HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil penelitian dan pembahasan
9. Pencarian informasi yang paling baru dengan cepat (up to date)
Salah satu ciri perpustakaan yang baik dan ideal adalah selalu up to date. Perpustakaan yang up to date selalu memiliki koleksi yang lengkap dan mengikuti perubahan serta perkembangan zaman. Pustakawan yang tugasnya bagian perpustakaan digital akan menambahakan setiap saat hasil penelitian yang telah dilakukan di pangkalan data perpustakaan. Terkait hal tersebut, berikut tanggapan responden terhadap perpustakaan digital menyediakan informasi yang Up to date.
Tabel 35
Pencarian informasi yang paling baru dengan cepat (up to date) Pernyataan Responden Frekuensi Persentase(%)
Tidak Setuju 2 2,0
Ragu-Ragu 26 26,3
Setuju 60 60,6
Sangat Setuju 11 11,1
Total 99 100,0
(sumber: hasil analisis SPSS 2019)
Tabel di atas menunjukan bahwa repository memberikan informasi terbaru, hal ini dapat kita lihat dari tanggapan pemustaka yang tidak satu pun yang memberikan tanggapan sangat tidak setuju (STS) hanya terdapat 2 responden atau 2,0% yang menjawab tidak setuju (TS), cukup banyak yang memberikan tanggapan
80
ragu-ragu (N) yaitu sebanyak 26 responden atau 26,3%, sedangkan yang menanggapi setuju (S) terdapat 60 responden atau 60,6%, dan terdapat 11 responden atau 11,1% yang menjawab sangat setuju (SS).
Gambar 31
Pencarian informasi yang paling baru dengan cepat (up to date)
(sumber: hasil analisis SPSS 2019) 10. Bisa diakses 24 jam dalam sehari
Adanya perpustakaan digital sangat membantu, memungkinkan kita mengaksesnya kapan pun bahkan bisa diakses saat malam hari. Perpustakaan tersedia dan tidak dibatasi ruang dan waktu, kapan saja kita membutuhkannya bisa langsung diakses. Perpustakaan digital menyediakan pengaksesan mudah dengan alat yang menyenangkan pada waktu dan kesempatan yang tidak terbatas. Bisa diakses sumber-sumber informasi tersebut tanpa harus terikat dengan jam operasional perpustakaan. Terkait hal tersebut, berikut tanggapan responden terhadap perpustakaan digital mengenai pengaksesan 24 jam tak terbatas waktu.
Tabel 36
Bisa diakses 24 jam dalam sehari
Pernyataan Responden Frekuensi Persentase (%)
Valid Tidak Setuju 1 1,0
Ragu-Ragu 19 19,2
Setuju 60 60,6
Sangat Setuju 19 19,2
Total 99 100,0
(sumber: hasil analisis SPSS 2019)
Tabel di atas menunjukkan bahwa repository memberikan kebebasan akses informasi sepanjang waktu pemustaka membutuhkan, hal ini dapat kita lihat dari tidak satu pun responden yang menjawab sangat tidak setuju (STS) juga hanya terdapat 1 responden atau 1,0% yang menanggapi tidak setuju (TS), terdapat 19 responden atau 19,2% yang memberikan tanggapan ragu-ragu (N) sedangkan yang menjawab setuju (S) tedapat 60 responden atau 60,6% dan yang menjawab sangat setuju (SS) terdapat 19 responden atau 19,2%.
Gambar 32
Bisa di akses 24 jam dalam sehari
(sumber: hasil analisis SPSS 2019) B. Hasil Rekapitulasi Data
Berdasarkan uraian tabel hasil tanggapan responden di atas, tentang efektivitas kemas ulang informasi untuk meningkatkan minat kunjung pemustaka di
82
Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan, maka peneliti memperoleh hasil rekapitulasi data sebagai berikut:
Tabel 37
Hasil Rekapitulasi Data
Pernyataan Skor STS TS N S SS 1 1 3 10 59 26 2 - 8 10 67 14 3 - 4 20 64 11 4 - 8 16 60 15 5 - 7 22 54 16 6 - 6 9 54 30 7 1 7 12 68 11 8 1 3 39 39 17 9 1 5 16 60 17 10 1 7 23 52 16 11 3 3 28 56 9 12 - 11 13 60 15 13 - 7 19 65 8 14 2 6 17 53 21 15 1 5 17 62 14 16 - 5 18 58 18 17 - 1 16 65 17 18 - 6 21 60 12 19 1 4 9 64 21 20 2 4 12 65 16 21 - 1 15 67 16 22 - 3 18 64 14 23 - 1 15 60 23 24 - 2 14 65 18 25 - 1 12 67 19 26 - 2 21 66 10 27 - 2 16 61 20
28 1 2 20 69 7 29 - 2 26 60 11 30 - 1 19 60 19 Jumlah 15 127 523 1780 496 Presentase 0,5% 4,3% 17,8% 60,5% 16,9% Jumlah Total 2943
(Sumber: Hasil analisis data 2019)
Dari uraian tabel di atas, maka diketahui 30 butir pernyataan mengenai bagaimana tingkat efektifitas kemas ulang informasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, maka diketahui nilai rata-rata yaitu terdapat sebagian kecil 15 responden atau 0,5% yang memberikan tanggapan sangat tidak setuju (STS), terdapat 127 responden atau 4,3% yang memberikan tanggapan tidak setuju, namun terdapat 523 responden atau 17,8% yang memberikan tanggapan netral/ragu-ragu (N), sedangkan sebagian besarnya 1780 responden atau 60,5% yang memberikan tanggapan setuju (S) dan terdapat 496 responden atau 16,9% yang memberikan tanggapan (SS).
Jumlah kriterium (apabila setiap item mendapat skor tertinggi yaitu: (skor tertinggi tiap item = 5) x (jumlah item = 30) x (jumlah responden = 99) adalah 14850. Dengan demikian tingkat efektifitas kemas ulang informasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menurut 99 responden, yaitu 2943 : 14850 x 100% = 19,8%.
84
Dari uraian di atas, jika dikaitkan dengan teori kemas ulang informasi menurut Rosa Widyawan dalam bukunya Kemas Ulang Informasi Membuat Informasi Menjadi Lebih Seksi berisikan “kemas ulang menjamin keterbaruan, ketepatan, kesahihan, kelengkapan, kemudahan pemahaman, kenyamanan penggunaan, dan penyesuain informasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna Informasi yang dikemas kembali memberi kemudahan dalam penyebaran informasi dan temu kembali informasi” maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat efektivitas kemas ulang informasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar tidak efektif dalam meningkatkan minat kunjung.
BAB V PENUTUP
B. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti tentang efektivitas kemas ulang informasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dapat disimpulkan bahwa bentuk layanan kemas ulang informasi terhadap pemustaka tidak efektif yaitu sebab pihak perpustakaan hanya menyediakan bentuk kemas ulang informasi seperti katalog online atau online public acces (OPAC), video profil dan repository. Katalog online yang telah disediakan oleh pihak perpustakaan sejauh ini cukup banyak digunakan dan dimanfaatkan oleh pemustaka untuk pencarian buku, adapun video profil yang disediakan pihak perpustakaan sebagai bentuk promosi mengenai layanan yang ada diperpustakaan, dan repository yang menyediakan skripsi dan jurnal dalam bentuk elektronik.
C. Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, saran yang bisa peneliti sarankan kepada pihak-pihak terkait atau pustakawan agar lebih meningkatkan layanan kemas ulang informasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar agar bisa memenuhi kebutuhan pemustaka melalui beberapa hal berikut:
1. Agar kemas ulang Informasi yang ada di perpustakaan dapat terealisasikan dengan baik maka peneliti menyarankan agar pihak perpustakaan memiliki tenaga pustakawan yang professional khususnya dalam hal melakukan
86
proses pengemasan ulang informasi serta menambah peralatan yang akan menunjang pustakawan dalam melakukan penambahan bentuk-bentuk kemas ulang informasi.
2. Jika perpustakaan telah membuat suatu bentuk kemas ulang informasi, maka pihak perpustakaan hendaknya melakukan desiminasi informasi untuk memberikan informasi kepada pemustaka bahwa Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pusat perpustakaan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar siap melakukan pengemasan ulang informasi yang berorientasi dengan kebutuhan pemustaka.