7. Unit Pelaksana Teknis Daerah
2.2. Kinerja Pelayanan
2.2.6. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
1. Pemeliharaan Kesehatan & Pencegahan Penyakit Menular Pada Ternak
Pemeliharaan Kesehatan & Pencegahan Penyakit Menular Pada Ternak Aspek penting dari suatu penyakit yang memerlukan adanya tindakan pengendalian atau pemberantasan penyakit yang dilakukan oleh suatu wilayah atau kelompok biasanya produsen dapat melakukan tindakan secara individual apabila mereka menginginkannya, namun karena risiko terjadinya infeksi kembali atau bobolnya program pengendalian karena faktor-faktor eksternal sangat tinggi, hal ini dapat menghilangkan motivasi individual untuk melakukan tindakan pengendalian terhadap penyakit-penyakit tersebut
Program pengendalian dan pengendalian penyakit dapat dilakukan terhadap penyakit-penyakit endemik atau berdasarkan kegiatan respons yang telah direncanakan.
Kegiatan Pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular merupakan kegiatan rutin bidang peternakan dan kesehatan hewan yang merupakan usaha Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung kesejahteraan hewan dan mendukung kualitas ternak dan hewan yang sehat dan unggul sehingga meningkatkan daya jual ternak. Tujuan Dari Kegiatan Ini adalah Kab. Way Kanan bebas penyakit menular ternak tahun 2021
2. Pengawasan Perdagana Ternak Antar daerah
Kegiatan pengawasan lalu lintas ternak dilaksanakan guna mencegah keluar masuknya penyebab atau agen penyakit hewan dari luar daerah yang masuk ke wilayah Kabupaten Way Kanan serta juga untuk meminimalkan penyebaran penyakit hewan, dengan didukung oleh dokumen kesehatan yang dikeluarkan dinas asal ternak.
Rencana Aksi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kab. Way Kanan 2020
42
Tujaun dari kegiatan ini adalah Pengawasan terhadap ternak yang masuk maupun keluar Kabupaten Way Kanan sehingga pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak dapat tercapai.
3. Pengawasan Pemotongan Hewan, Penjualan daging dan Produk Ternak di Pasar
Kesehatan Masyarakat Veteriner (kesmavet) merupakan bagian penting dari aktivitas masyarakat karena merupakan rantai penghubung antara bidang pertanian dan kesehatan manusia berkaitan dengan pengobatan, pengendalian dan pencegahan penyakit zoonosa (zoonosis) serta penyakit yang ditularkan melalui makanan.
Kesehatan Masyarakat Veteriner meliputi penjaminan hygiene dan sanitasi, penjaminan produk hewan dan pengendalian dan penanggulangan zoonosis.
Produk hewan yang dimaksud yang dimaksud terdiri atas produk pangan asal hewan, produk hewan non pangan yang berpotensi membawa resiko zoonosis secara langsung kepada manusia dan produk hewan non pangan yang beresiko menularkan penyakit ke hewan dan lingkungan.
4. Pembinaan petani peternak dalam pemeliharaan dan pencegahan penyakit menular pada ungags Tujuan kegiatan Pembinaan petani peternak dalam pemeliharaan dan pencegahan penyakit menular pada ungags
Sumber Daya Manusia di bidang peternakan dan kesehatan hewan sangat terbatas dimana hanya memiliki 1 dokter dewan, 6 paramedik dan 20 petugas inseminator
Luasnya wilayah kerja yang harus dijangkau oleh petugas peternakan dan keswan sehingga menyulitkan untuk penanganan kasus penyakit hewan
Pemberdayaan Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Pertanian yang tugas pokok dan fungsinya kofifalen dimana semua bidang pertanian dan peternakan harus dikuasai
5. Pedistribusian Vaksin & Pakan Ternak
Kabupaten Way Kanan belum bebas terhadap penyakit hewan yang bersifat zootik (menular ke manusia dan menyebabkan kematian) seperti Rabies yang menyerang pada HPR (Anjing, Kucing dan Kera) , Avian Influenza (pada unggas). Vaksinasi rabies harus rutin dilaksanakan untuk mencegah HPR menularkan
Rencana Aksi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kab. Way Kanan 2020
43
penyakit ke manusia melalui gigitannya.Kematian unggas akibat Avian Influenza dapat mencapai 80 % dari total populasi sehingga berdampak pada kerugian peternak.
6. Pengawasan Produk ternak Unggas dan Hasil Ternak Unggas
Kesehatan Masyarakat Veteriner (kesmavet) merupakan bagian penting dari aktivitas masyarakat karena merupakan rantai penghubung antara bidang pertanian dan kesehatan manusia berkaitan dengan pengobatan, pengendalian dan pencegahan penyakit zoonosa (zoonosis) serta penyakit yang ditularkan melalui makanan. Kesehatan Masyarakat Veteriner meliputi penjaminan hygiene dan sanitasi, penjaminan produk hewan dan pengendalian dan penanggulangan zoonosis. Produk hewan yang dimaksud yang dimaksud terdiri atas produk pangan asal hewan, produk hewan non pangan yang berpotensi membawa resiko zoonosis secara langsung kepada manusia dan produk hewan non pangan yang beresiko menularkan penyakit ke hewan dan lingkungan.
Tujuan dari Kegiatan ini adalah :
Adanya produk unggas yang higienis dan halal serta pencegahan penyakit zoonosis
Data pelaku perunggasan dan produksinya di Kabupaten Way Kanan
7. Pembinaan Teknologi Peternakan Pada Produk Hasil ternak Sapi/Kerbau Berkualitas
Peningkatan produksi hasil peternakan yang sudah baik telah mendorong dan sekaligus merupakan tantangan dalam teknologi pascapanen/penanganan dan pengolahan hasilnya, sehingga produksi hasil ternak dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan pendapatan peternak, meningkatkan gizi masyarakat, memperluas lapangan kerja, meningkatkan ekspor dan mengurangi impor serta memberikan dukungan yang kuat terhadap pembangunan. Hasil ternak merupakan bahan yang sangat mudah rusak sehingga perlu segera dilakukan penanganan. Berbagai teknologi penanganan/pengawetan dan pengolahan dapat meningkat kan kualitas dan nilai tambah produk. Teknik-teknik penanganan dan pengolahan hasil ternak diharapkan dapat mengamankan hasil produksi terhadap penurunan mutu agar dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil ternak, baik dari segi bobot, bentuk fisik, rupa dan gizi maupun rasa, bebas dari jazat renik patogen serta residu bahan kimia, sehingga produk aman (food safety) dan dapat memenuhi persyaratan pasar dalam dan luar negeri serta agroindustri pengolahan. Jenis olahan daging yang telah populer dalam dunia industri pengolahan pascapanen adalah: bakso, kornet, nugget, abon, dendeng, burger, sosis, dan daging asap.
Rencana Aksi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kab. Way Kanan 2020
44
Tujuan dari kegiatan ini adalah Penerapan penanganan pasca panen dan pengolahan hasil produk peternakan yang aman, sehat, utuh, halal dan higienis.
8. Pengawasan Produk ternak Kambing dan Hasil Ternak Kambing
Kesehatan Masyarakat Veteriner (kesmavet) merupakan bagian penting dari aktivitas masyarakat karena merupakan rantai penghubung antara bidang pertanian dan kesehatan manusia berkaitan dengan pengobatan, pengendalian dan pencegahan penyakit zoonosa (zoonosis) serta penyakit yang ditularkan melalui makanan. Kesehatan Masyarakat Veteriner meliputi penjaminan hygiene dan sanitasi, penjaminan produk hewan dan pengendalian dan penanggulangan zoonosis. Produk hewan yang dimaksud yang dimaksud terdiri atas produk pangan asal hewan, produk hewan non pangan yang berpotensi membawa resiko zoonosis secara langsung kepada manusia dan produk hewan non pangan yang beresiko menularkan penyakit ke hewan dan lingkungan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah
- Adanya produk kambing yang higienis dan halal serta pencegahan penyakit zoonosis.
- Data pelaku usaha kambing dan produksinya di Kabupaten Way Kanan
2.2.7. Peningkatan Produksi Hasil Peternakan 1. Pelayan Terpadu Peternakan & Kesehatan Hewan
Untuk mewujudkan Kabupaten Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021 serta meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan masyarakat dari kemiskinan serta menjaga kelestarian lingkungan melalui efektivitas dan optimalisasi pembangunan sub sektor peternakan dan kesehatan hewan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta kelompok tani ternak maupun pemerintah dalam meningkatkan produktivitas peternak.
2. Pengembangan Budidaya Ternak Itik & Puyuh
Pengembangan budidayaya itik dan puyuh diharapkan pada kelompok wanita tani/KWT untuk meningkatkan peran dan produktivitas wanita tani dalam upaya peningkatan pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dapat mengembangan budidaya tersebut dikelompoknya. Di kabupaten Way Kanan budidaya itik sudah dikembangkan tp untuk budidaya puyuh baru akan di budidaykannya, dalam
Rencana Aksi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kab. Way Kanan 2020
45
pengembangan kelompok wanita tani/kwt melakukan pembinaan dengan Tim Pengerak PPK yang ada sehingga dapat meningkatkan potensi itik dan puyuh.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatnya produksi dan produktivitas kelompok Wanita Tani/KWT, meningkatkan konsumsi telur itik dan puyuh dari hasil budidaya ternak itik dan puyuh. Sosialiasai pembutan telur asin dari budidaya itik tersebut.
3. Pengembangan Ternak Kambing Bagi Keluarga Miskin
Untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat rumah tangga miskin (RTM) dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejeahtraan masyrakat miskin.
4. Optimalisasi Inseminasi Buatan (IB)
Terciptanya peningkatan produktivitas ternak melalui pelayanan dan pembinaan pada kelompok tani dan peternak di masyarakat Guna meningkatkan populasi ternak maka diperlukan Inseminasi Buatan (IB), selaian kawin alam, inseminasi buatan merupakan cara tepat untuk mendapatkan kebuntingan pada ternak.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan populasi ternak.
5. Pembibitan Ternak Sapi Di Kawasan Introduksi
Untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat rumah tangga miskin (RTM) dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejeahtraan masyrakat miskin
2.2.8. Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan