Jumlah 13.940 19.209 Rincian umur utang usaha dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
31 Maret 2012 31 Desember 2011
US$ US$
Belum jatuh tempo 6.244 7.841
0 s/d 30 hari 2.357 6.087 31 s/d 60 hari 663 1.222 61 s/d 90 hari 534 892 91 s/d 120 hari 1.348 413 > 120 hari 2.794 2.754 Jumlah 13.940 19.209 Transaksi dengan pihak berelasi lihat Catatan 27.
13. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
31 Maret 2012 31 Desember 2011
US$ US$
Pihak berelasi:
DP Marketing International Limited (MCO) 24.881 25.823
Pihak ketiga:
Belinto Morida Wahana UD 56 100
Nirma UD – 30
Herpanta Mas Abadi PT 3 –
Maju Lestarindo UD 6 6
Mora Naga PT 14 32
Rianto Mora Jaya CV – 5
Sagala UD 1 –
Anugrah Lestari CV 5 13
Gandavita Karya Utama PT 2 2
28 31 Maret 2012 31 Desember 2011 US$ US$ Dolok Mas CV – 2 Makmur UD 1 12 Bukit Arol UD 2 – Basam Nauli UD 7 1 100 213 Jumlah 24.981 26.036
Transaksi dengan pihak berelasi lihat Catatan 27. 14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
31 Maret 2012 31 Desember 2011
US$ US$
Pengembangan masyarakat 1.746 2.451
Bunga atas pinjaman 1.054 502
Bonus 1.616 1.211
Pajak bumi dan bangunan 82 –
Ongkos angkut 91 133
Konsultan dan audit 489 36
Sewa – 51 Premi asuransi 6 1 Lain-lain 1.314 1.704 Jumlah 6.398 6.089 15. UTANG PIHAK BERELASI
31 Maret 2012 31 Desember 2011
US$ US$
Pinnacle Company Limited 15.037 15.037
Jumlah 15.037 15.037
Utang kepada Pinnacle Company Limited (“Pinnacle”) merupakan bunga jatuh tempo yang timbul dari utang Perusahaan yang diambil alih oleh Pinnacle dari berbagai kreditur Perusahaan (lihat catatan 16).
29
Pinjaman ini sebagai hasil dari perjanjian restrukturisasi utang dan pinjaman dalam rangka pembukaan kembali pabrik Perusahaan yang terdiri dari:
31 Maret 2012 31 Desember 2011
US$ US$
a. Pinjaman hasil restrukturisasi: Utang - Tahap I
Pinnacle Company Limited 18.717 18.717
Kreditur lainnya – 17.461
Jumlah 18.717 36.178
b. Pinjaman lain-lain:
Pinnacle Company Limited 54.017 54.017
Jumlah 72.734 90.195
Pinjaman hasil restrukturisasi untuk utang tahap I dari Pinnacle Company Limited sebesar US$ 18.717 telah diperpanjangan dan akan jatuh tempo tanggal 1 Oktober 2015.
a. Pinjaman hasil restrukturisasi
Perusahaan telah mencapai kesepakatan dengan pihak kreditur untuk melakukan restrukturisasi utang sesuai dengan perjanjian damai yang telah disahkan oleh Pengadilan Niaga di Jakarta Pusat. Perusahaan telah mengikuti Perjanjian Restrukturisasi Utang tertanggal 22 Januari 2003 yang berlaku secara efektif sejak tanggal 28 Maret 2003 yang menyatakan bahwa 90 % dari utang dikonversi menjadi 40% saham dan 10% dari saldo utang akan tetap menjadi utang. Semua bunga yang telah jatuh tempo akan dihapuskan dan saham terbaru harus sudah diterbitkan dalam waktu 120 hari sejak tanggal berlaku efektif perjanjian ini.
Isi pokok dari Perjanjian Damai sebagai berikut: RENCANA PERDAMAIAN
Ringkasan
Perusahaan bersama Bank, Pemegang Obligasi, dan Kreditur Usaha Dagang lainnya, setuju atas rencana perdamaian yang dijabarkan di bawah ini yang akan menjadi batasan-batasan baru untuk semua utang Perusahaan:
Kreditur dan Jumlah Utang
a. Pemegang Obligasi : Perusahaan telah mengeluarkan tiga Obligasi (semua Pemegang Obligasi akan disebut Pemegang Obligasi dan bersama dengan Bank dan kreditur usaha dagang akan disebut "Kreditur")
I. US$ 75.550 - 9⅛% obligasi Senior Notes jatuh tempo tahun 2000 ii. US$ 150.000 - 10% Obligasi Guaranteed Notes jatuh tempo tahun 2001 iii. US$ 60.000 - 7% Obligasi Convertible Notes jatuh tempo tahun 2006
b. Bank adalah pihak-pihak yang memberikan fasilitas kredit pinjaman dalam jumlah total sebesar US$ 46.830.
30 a. Pinjaman hasil restrukturisasi (lanjutan)
c. Kreditur dagang lainnya memberi pinjaman sebesar kurang lebih US$ 3.200 Jumlah utang yang akan direstrukturisasi
Utang pokok. 10% dari utang pokok kepada Bank, kreditur dagang dan Pemegang Obligasi sekitar US$ 332.100 akan direstrukturisasi sebagai Pinjaman Tahap I. Sisa 90% dari utang pokok ini akan dikonversikan menjadi 40% saham Perusahaan pada basis dilusi penuh.
Pinjaman pengoperasian kembali
Akan diperlukan pinjaman baru sampai dengan US$ 50.000 untuk pengoperasian kembali pabrik yang terdiri dari biaya perawatan/perbaikan mesin, biaya overhead pra-operasional, dan kebutuhan modal kerja untuk jangka waktu 12 bulan. Pinjaman ini akan dijadikan sebagai pinjaman tahap II. Penerbitan saham baru
a. Perusahaan akan mengeluarkan saham baru kepada Bank dan Pemegang Obligasi sehingga
mereka akan menguasai 40% dari ekuitas Perusahaan (basis dilusi penuh).
b. Sebesar 30% dari ekuitas Perusahaan akan dikeluarkan (basis dilusi penuh) secara proporsional kepada investor investor yang bersedia menyetorkan dana pengoperasian kembali pabrik pulp sejumlah maksimal US$ 50.000.
c. Sisa 30% (basis dilusi penuh) dari ekuitas Perusahaan akan tetap dikuasai oleh seluruh pemegang saham Perusahaan.
Utang Tahap I
Jumlah keseluruhan : US$ 33.200 Bunga : 5% per tahun
Jatuh tempo : 10 tahun
Bunga : Dibayar setiap 6 bulan; pembayaran bunga pertama akan dilakukan 6 bulan setelah pabrik berproduksi; dan akan dibayar sesuai dengan mekanisme penggunaan arus kas Perusahaan yang dijelaskan di bawah ini,
Pokok : Akan dibayar kembali melalui mekanisme penggunaan arus kas setelah pembayaran utang pokok tahap II
Tanggal 28 Desember 2007, Pinnacle Company Limited, pemegang saham utama Perusahaan mengambil alih sebesar 53 % dari total utang tahap I.
Utang Tahap II
Jumlah Pokok : Sampai dengan US$ 50.000 Bunga : 10% per tahun
Bunga dan Pokok : Dibayar setiap 6 bulan; pembayaran bunga dan pokok pertama akan dilakukan 6 bulan setelah pabrik berproduksi; dan akan dibayar sesuai dengan mekanisme penggunaan arus kas Perusahaan yang dijelaskan di bawah ini.
Jatuh tempo : 7 tahun.
31 a. Pinjaman hasil restrukturisasi (lanjutan)
Penggunaan Arus Kas
70% dari jumlah arus kas akan dipergunakan sesuai dengan urutan sebagai berikut: 1. Pembayaran bunga dari seluruh Tahap secara pro rata.
2. Amortisasi utang pokok dari Tahap II.
3. Amortisasi utang pokok dari Tahap I setelah pelunasan utang tahap II selesai. Arus Kas
Adalah pendapatan sebelum biaya bunga, pajak, pos luar biasa ditambah depresiasi/amortisasi setelah dikurangi pajak lainnya, perubahan modal kerja, biaya hubungan masyarakat dan biaya pembelian barang modal (untuk perbaikan dan pengembangan mesin pabrik).
Hukum yang berlaku
Republik Indonesia
Pembelian Kembali
Perusahaan diperkenankan untuk membeli kembali utang utangnya dibawah nilai nominal.
b. Pinjaman lain-lain
Tanggal 28 Desember 2007, Pinnacle Company Limited mengambil alih utang Perusahaan pada Agriwood Finance BV, pada saat pengalihan bersaldo sebesar US$ 43.017 yang akan jatuh tempo tanggal 1 Oktober 2015 dengan tingkat suku bunga LIBOR + 3,5% per tahun. Pada tanggal yang sama, Pinnacle Company Limited juga mengambil alih utang Perusahaan pada PEC-Tech Limited dan pada saat pengalihan bersaldo sebesar US$ 11.000 yang akan jatuh tempo tanggal 1 Oktober 2015 dengan tingkat suku bunga LIBOR + 3,5% per tahun. Bunga efektif rata - rata selama tanggal 31 Maret 2012 dan pada tanggal 31 Maret 2011 masing - masing sebesar 4,00% sampai 4,08%, dan 3,79% sampai 4,91% per tahun.