METODE Konsep Tazkiyat
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan rancangan kasus tunggal. Yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasikan data deskriptif berupa kata kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.87 Data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka.88 Jadi dalam penelitian ini penulis berusaha semaksimal mungkin mendiskripsikan suatu gejala peristiwa, kejadian yang terjadi pada masa sekarang atau mengambil masalah-masalah aktual sebagaimana adanya pada penelitian.
Sedangkan jenis penelitian studi kasus adalah suatu serangkaian kegiatan ilmiah yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam tentang suatu program, peristiwa, dan aktivitas, baik pada tingkat perorangan, sekelompok orang, lembaga, atau organisasi untuk memperoleh pengetahuan mendalam tentang peristiwa tersebut.89
Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan konseptual dan analisis terhadap permasalahan yang diambil dengan membandingkan data-data di
87
Lexi Maleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1999), 3.
88
Maleong, 6.
89
Mudjia Rahardjo, ―STUDI KASUS DALAM PENELITIA N KUALITATIF: KONSEP DAN PROSEDURNYA,‖ 2017, 3.
78 lapangan dengan konsep-konsep yang ada baik dari buku-buku, makalah, jurnal, maupun dari sumber lain dengan kalimat yang tersusun secara sistematis.
Penelitian ini berusaha untuk menjawab dan mendiskripsikan tentang strategi apa yang digunakan dalam mengembangkan karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa di MIS Al Hikmah PPPI Jeru, proses pelaksanaanya serta keberhasilannya dalam membentuk karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa.
Dalam hal ini peneliti akan mengadakan pengamatan dan wawancara atau interview secara langsung terhadap obyek maupun subyek penelitian. Oleh karena itu menjadi sebuah kewajiban bagi peneliti untuk terjun langsung di lapangan dan terlibat secara aktif dengan obyek maupun subyek penelitian itu berada. Tujuannya adalah untuk bisa mendiskripsikan secara utuh tentang strategi pengembangan karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa di MIS Al Hikmah PPPI Jeru Tumpang.
79 B. Kehadiran Peneliti
Dalam penelitian ini peneliti berperan sebagai pengamat penuh terhadap proses pengembangan karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa serta kegiatan belajar mengajar yang menunjangnya di MIS Al Hikmah PPPI Jeru Tumpang.
Hal pertama yang dilakukan adalah peneliti mengajukan surat perizinan penelitian sebagai salah satu persyaratannya. Perizinan ini dilakukan secara formal dengan menyerahkan surat izin penelitian dari pihak Pasca Sarjana UIN Maliki Malang kepada pihak madrasah. Dalam hal ini kepala madrasah mempunyai kewenangan dalam mengambil keputusan terhadap proses perizinan. Pada tahap selanjutnya agar penelitian bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan awalnya, maka peneliti harus mampu untuk mempererat hubungan emosional dengan semua pihak yang ada pada madrasah tersebut. Tidak hanya dengan Kepala Madrasah nya saja, tetapi juga dengan semua dewan guru, para pegawai, komite madrasah, dan tidak menutup kemungkinan dengan sebagian wali muridnya.
Setelah itu peneliti akan memulainya dengan melakukan observasi di lapangan, wawancara secara mendalam dengan berbagai sumber data, dalam hal ini informan yang diperlukan, pengambilan dokumentasi dan permohonan surat keterangan telah diselesaikannya penelitian.
80 C. Latar Penelitian
Lokasi penelitian yang dipilih oleh peneliti sebagai obyek penelitian adalah Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah PPPI yang terletak di desa Jeru kecamatan Tumpang kabupaten Malang.
Sebagai pertimbangan rasionalnya, mengapa peneliti memilih Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda tersebut adalah, karena :
1. MIS Al Hikmah PPPI Jeru saat ini adalah madrasah yang mempunyai siswa terbanyak ke-2 dari 15 MI yang ada di Kecamatan Tumpang.
2. MIS Al Hikmah PPPI Jeru adalah salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Tumpang dari 15 MI, yang dipandang cukup mampu mengembangkan karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa melalui program program kegiatan yang dikembangkannya, seperti program keagamaan, sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, BTQ, ektra kurikuler serta program pembiasaan lainnya.
3. MIS Al Hikmah PPPI Jeru berada disebuah desa yang padat penduduk dan diminati tidak hanya oleh masyarakat desa Jeru, tetapi juga masyarakat desa lain di sekitarnya.
81 D. Data dan Sumber Data Penelitian
Sumber data dalam penelitian adalah subyek dari mana data dapat diperoleh. Apabila peneliti menggunakan kuesioner atau wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber data itu disebut responden, yaitu orang yang merespon atau menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti, baik pertanyaan tertulis maupun lisan.90
Berdasarkan pada sumber perolehan data, maka data dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :
1. Data Primer, ialah sumber penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli (tidak melalui perantara). Data primer dapat berupa opini subyek (orang) secara individual maupun kelompok. Hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan dan hasil pengujian.91
Hilman Hadi Kusuma mendefinisikan data primer adalah data dasar yang diperoleh peneliti dari tangan pertama, dari sumber asalnya yang pertama yang belum diolah dan diuraikan orang lain.92
Sumber data tersebut terdiri atas sumber data berupa manusia, meliputi orang-orang yang terlibat langsung dalam pengembangan karakter kesabaran, kejujuran dan keikhlasan siswa di MIS Al Hikmah PPPI
90
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta: PT. Rieneka Cipta, 2002), 129.
91
Gabriel Amin Silalahi, Metode Penelitian dan Studi Kasus (Sidoarjo: CV. Citra Media, 2003), 57.
92
Hilman Hadi Kusuma, Metodologi Pembuatan Kertas Kerja/ skripsi Ilmu Hukum (Bandung: CV. Mandar Maju, 1995), 65.
82 Jeru Tumpang. Dalam hal ini adalah Kepala Madrasah, Para Wakil Kepala Sekolah, Penjaga Sekolah,Tenaga pendidik dan Kependidikan, dan sebagian wali murid, juga sebagian siswa. Disampimg itu juga sumber-sumber lain yang dimungkinkan bisa memberi informasi seperti halnya dokumen-dokumen yang ada.
Tabel 3.1. Data Informan Peneliti
NO INFORMAN MI AL-HIKMAH PPPI JERU
1. Kepala MI 1 Orang
2. Wakil Kepala MI 2 orang
3. Guru Sesuai Kebutuhan
4. Siswa Sesuai Kebutuhan
5. Penjaga Sekolah 1 Orang
6. Wali Murid Sesuai Kebutuhan
2. Data Sekunder, ialah data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain). Data sekunder umumnya berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dari arsip (dokumenter) yang sudah dipublikasikan.93 Atau sumber informasi yang secara langsung mempunyai wewenang dan tanggung jawab informasi padanya.94
Selain dokumentasi juga ada literatur bacaan lain yang berkaitan dengan tema penelitian. Sumber data ini merupakan sumber data benda yang sifatnya mendukung, bisa berupa dokumen kurikulum, laporan,
93
Hadi Kusuma, 57.
94
Muhammad Ali, Penelitian Kependudukan Prosedur dan Strategi (Bandung: PN. Angkasa, 1987), 42.
83 notulen rapat, program kerja, arsip-arsip, foto foto kegiatan serta suasana dan kontak sosial yang terjadi di lokasi penelitian.