• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Terakhir : S 1 Kimia, IKIP Malang 7 Penataran/Pelatihan

Dalam dokumen T PKKH 1005006 Appendix (Halaman 31-39)

PEDOMAN WAWANCARA, OBSERVASI DAN STUDI DOKUMENTAS

HASIL WAWANCARA TERHADAP GURU

6. Pendidikan Terakhir : S 1 Kimia, IKIP Malang 7 Penataran/Pelatihan

yang pernah diikuti : -

PERTANYAAN

Bagaimanakah kondisi objektif pelaksanaan pembelajaran IPA bagi siswa tunanetra dalam seting pendidikan inklusif di SMA YPI 45” Kota Bekasi

1) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mendeskripsikan kompetensi / tujuan pembelajaran ?

Tujuan pembelajaran harus menggambarkan proses dan asil belajar yang diharapkan dan sesuai dengan KD.

Sesuai dengan indicator pencapaian kompetensi.

3) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mangorganisasi materi ?

Materi harus memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan dan sesuai dengan indicator pencapaian kompetensi.

4) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menentukan strategi/metode pembelajaran ?

Disesuaikan dengan materi pembelajaran dan dipusatkan pada peserta didik, disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik.

5) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menentukan sumber belajar dan media pembelajaran ?

Berdasrkan SK dan KD serta materi ajar kegiatan pembelajaran dan indicator.

6) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menyususn perangkat penilaian ?

Dilakukan secara berkesinambungan untuk melihat proses kemajuan dan perbaikan dalam bentuk ulangan harian, UTS, ulangan semester dan ulangan kenaikan kelas, penugasan dan lain-lain sesuai dengan karakteristik materi yang di nilai.

7) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menentukan teknik penilaian ?

Disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan peserta didik, dapat berupa tes tulis, lisan dan tes praktek, penugasan dan lain-lain.

8) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mengalokasikan waktu ?

Disesuaikan dengan pencapaian KD dan beban belajar dan sudah dirancang di prota dan promes.

Didahului dengan salam, absensi siswa, Apersepsi kemudian mengajukan pertanyaan sebagai motivasi yang berkaitan dengan materi ajar.

10) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menyajikan materi ?

Disesuaikan dengan KD, melalui tatap muka di kelas, dan dengan praktikum di laboratorium.

11) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menggunakan metode ?

Disesuaikan dengan KD Tujuan pembelajaran dan materi ajar bisa dengan ceramah, diskusi, tanya jawab, tugas bahkan praktikum.

12) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menggunakan media/alat peraga ?

Disesuaikan dengan materi ajar Contoh : Materi tentang struktur atom dan system periodic, maka kita gunakan alat peraga susuan berkala / system periodic unsure.

13) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menggunakan bahasa yang komunikatif ?

Kita pakai bahasa Indonesia yang baik dan diselingi dengan bahasa gaul siswa, sehingga mudah diserap siswa.

14) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memotivasi siswa ?

Pelajaran kimia kita kaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari dengan lingkungan sekitar, sehingga siswa merasa belajar kimia sangat penting untuk mereka.

15) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mengorganisasi kegiatan ?

Disesuaikan dengan kalender pendidikan.

Dalam PBM pusatnya adalah peserta didik jadi lebih banyak Tanya jawab, kemudian menuntun/menggiring siswa sampai mereka memahami, diskusi kelompok dan lain-lain saling menghargai terbuka dan akrab sehingga siswa merasa nyaman belajar.

17) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menyimpulkan pembelajaran ?

Pembelajaran dianggap tuntas jika diakhir pelajaran delapan puluh persen siswa sudah bias menjawab pertanyaan dan menyimpulkan pembelajaran disaat itu dan ulangan hariannya mencapai KKM.

18) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memberikan umpan balik ?

Memberikan pertanyaan pada siswa baik secara individu atau kelompok, kemudian bersama siswa menarik suatu kesimpulan.

19) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam melaksanaan penilaian ?

Nilai Afektif setiap tatap muka dengan siswa, dari sikapnya, tugas-tugasnya, Nilai kognitif ulangan harian, UTS, UAS, UKK, Nilai psikomotor praktikum mengerjakan ke depan kelas dan lain-lain.

20) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menggunakan waktu ?

Sepuluh menit pertama pendahuluan (apesepsi, motivasi), enam puluh menit kegiatan inti, sepuluh menit terakhir penutup (kesimpulan, penugasan).

21) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memilih soal berdasarkan tingkat kesukaran ?

Berdasarkan SK dan KD (indicator) 20% sukar, 30% mudah, 50% sedang.

22) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memilih soal berdasarkan tingkat pembeda ?

Berdasarkan SK dan KD (indicator) 20% sukar, 30% mudah, 50% sedang.

Setiap ulangan hasilnya dianalisis sehingga akan ketahuan soal yan tidak valid, maka soal itu harus diperbaiki sesuai dengan indikatornya.

24) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memeriksa jawaban ?

Jawaban diperiksa secara manual oleh guru.

25) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mengklasifikasikan hasil penilaian ?

Lebih atau sama dengan nilai KKM dikatakan tuntas dan Kurang dari nilai KKM dikatakan belum tuntas dan harus dilaksanakan remedial.

26) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam mengolah hasil penilaian ?

Nilai raport = 50% UH + 20% UTS + 30% UAS.

27) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menganalisis hasil penilaian ?

Dianalisis sesuai dengan aturan.

28) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam menyimpulkan hasil penilaian secara logis ?

Jika siswa mendapatkan nilai ulanan harian dan tugas tugas sudah mencapai KKM, dianggap sudah tuntas, tapi jika nilai kurang dari KKM maka harus remedial dan kita bimbing lagi sampai tuntas.

29) Bagaimanakah cara bapak/ibu dalam memberikan tugas rumah ?

Setelah PBM berakhir dan siswa sudah memahami materi ajar dengan contoh-contohnya maka soal berikutnya dikerjakan di rumah sebagai PR.

Pada akhir pelajaran, siswa kita beritahu bahwa pertemuan berikutnya materi yang akan dipelajari adalah materi selanjutnya mohon untuk dipelajari terlebih dahulu dirumah.

Kebutuhan-kebutuhan apa yang diperlukan oleh guru dan siswa tunanetra dalam pembelajaran IPA dengan seting pendidikan inklusif di SMA YPI 45” Kota

31) kurikulum apakah yang digunakan oleh bapak/ibu gurudisekolah ?

KTSP

32) Apakah kurikulum yang ada sudah mencukupi ?

Mencukupi tapi kami ingin mengetahui juga kurikulum khusus untuk tunanetra.

33) buku sumber apakah yang digunakan oleh bapak/ibu guru disekolah ?

Buku paket dari Diknas, LKS, Buku lainnya yang menunjang.

34) Apakah buku sumber yang ada sudah mencukupi ?

Sudah mencukupi, Karena selain buku yang tersedia di sekolah, masih ditambah oleh buku milik pribadi.

35) bahan ajar apakah yang dipakai oleh bapak/ibu gurudisekolah ?

Bahan ajar yang sesuai ngan KTSP.

36) Apakah bahan ajar yang ada sudah mencukupi ?

Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dan siswa tunanetra dalam pembelajaran IPA bagi siswa tunanetra dalam seting pendidikan inklusif di SMA YPI 45” Kota Bekasi?

37) Hambatan apakah yang dihadapi oleh bapak dan ibu tentang anak tunanetra ?

Tidak adanya buku sumber yang ditulis dengan hurup Braille, kecuali Al Qur’an Braille yang kita miliki

sumbangan dari orang tua siswa.

38) Hambatan apakah yang dihadapi oleh bapak dan ibu guru tentang kurikulum yang digunakan untuk anak tunanetra

?

Kita belum punya kurikulum khusus untuk anak tunanetra sehingga kita membimbing mereka seperti teman- temannya yang normal.

39) Hambatan apakah yang dihadapi oleh bapak dan ibu guru tentang buku sumber yang digunakan untuk anak

tunanetra ?

Semua buku sumber belum ada yang ditulis Braille sehingga harus dibacakan oleh teman, guru atau tutor diluar sekolah.

40) Hambatan apakah yang dihadapi oleh bapak dan ibu tentang keterbatasan alat peraga bagi anak tunanetra ?

Kurang lancarnya proses belajar mengajar sehingga harus kita jelaskan dengan penuh kesabaran.

41) Sarana dan prasarana pendukung apakah yang dirasakan sangat diperlukan di sekolah bapa/ibu ?

Buku sumber dam bentuk tulisan Braille, Alat peraga, Komputer Braille, tape recorder.

Upaya-upaya yang dilakukan guru dan siswa tunanetra dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pembelajaran IPA bagi siswa tunanetra dalam seting pendidikan inklusif di SMA YPI 45” Kota Bekasi?

dan Ibu tentang anak tumanetra ?

Kami udah menyampaikan ke pihak yang mengurusi anak-anak tunanetra untuk bias memberikan pada guru-guru tapi sampai sekarang belum terwujud.

43) Upaya apakah yang dilakukan oleh bapak dan ibu tentang kurikulum yang digunakan untuk anak tunanetra ?

Kurikulum yang digunakan sama KTSP.

44) Upaya apakah yang dilakukan oleh bapak dan ibu tentang buku sumber yang digunakan untuk anak tunanetra ?

Buku sumber sama seperti anak yang lainnya tapi untuk anak tunanetra jika disekolah kita bacakan, diluar sekolah oleh tutornya masing-masing.

45) Upaya apakah yang dilakukan oleh bapak dan ibu untuk mengatasi keterbatasan alat peraga bagi anak tunanetra ?

Kita Usahakan menjelaskan dan memberikan gambaran secara individu khususnya pada anak tunanetra.

46) Upaya apakah yang dilakukan oleh bapak dan ibu untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana pendukung

lainnya ?

Secara umum untuk sarana dan prasarana disekolah cukup lengkap yang dirasakan sangat kurang untuk anak tunanetra.

HASIL WAWANCARA TERHADAP GURU

Hari/Tanggal : Selasa, 09Oktober 2013

Dalam dokumen T PKKH 1005006 Appendix (Halaman 31-39)

Dokumen terkait