• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendistribusian Logistik a. Persiapan Logistik

Dalam dokumen BAB III TAHAPAN PELAKSANAAN (Halaman 63-70)

NO PAKET PEKERJAAN

2. Pendistribusian Logistik a. Persiapan Logistik

Berdasarkan ketentuan Pasal 77 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang sebagaimana di ubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam merencanakan dan menetapkan standar serta kebutuhan pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara. Sedangkan Pasal 7 ayat (6) mengamanatkan bahwa perlengkapan pemungutan suara sebagaimana di maksud harus sudah diterima Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) paling lambat 1 (satu) hari sebelum hari/tanggal pemungutan suara.

Pendistribusian logistik pemilihan dilaksanakan oleh Sekretariat KPU Kota Pontianak secara swakelola, dengan mempertimbangkan nilai

efisiensi dan efektifitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sebelum melaksanakan pendistribusian logistik pemilihan harus membuat langkah- langkah perencanaan yang matang agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan baik sesuai dengan asas tepat jenis, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran sebagai berikut :

- Langkah-langkah yang dilakukan KPU Pontianak terkait persiapan distribusi pemilihan ini adalah dengan diterimanya kebutuhan logistik dari rekanan yang selanjutnya di periksa oleh Pejabat Penerima Barang. Sebelum di distribusikan ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS), maka KPU Pontianak terlebih dahulu memilah logistik pemungutan suara sesuai dengan jumlah kebutuhan tingkat kecamatan, kemudian tingkat desa/kelurahan dan terakhir pada tingkat TPS.

- Khusus surat suara, untuk meminimalisir kesalahan jumlah dalam pengepakan kedalam sampul, pada saat penyetingan surat suara digunakan mekanisme/tata cara sebagai berikut:

i. Surat suara yang telah di terima oleh KPU Kota Pontianak dari percetakan, diterima dan dihitung sesuai dengan jumlah yang tertera dalam kardus. Serah terima tersebut dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima Barang.

ii. Surat suara yang di terima oleh KPU Kota Pontianak sudah dalam keadaan setengah lipatan, sehingga KPU Kota Pontianak perlu melakukan sortir dan lipat. Pensortiran dan pelipatan ini dilakukan oleh masyarakat dengan diawasi oleh semua Staf Sekretariat KPU Kota Pontianak bersama Panwaslu Kota Pontianak. Dalam proses pensortiran tersebut ada beberapa katagori surat suara rusak yang ditemukan antara lain robek, cetakannya kurang pas dan tintanya tidak terang.

iii. Surat suara yang sudah tersortir dan dilipat kemudian diikat, satu ikatan berisi 25 lembar surat suara.

iv. Apabila surat suara dalam kardus ditemukan ada robek, rusak, tidak Sortir Surat Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2018

ke percetakan sehingga kebutuhan suara untuk Kota Pontianak dapat terpenuhi.

v. Tahap awal penyettingan yang di lakukan adalah menghitung jumlah surat suara sesuai kebutuhan per kecamatan, dari jumlah kecamatan tersebut kemudian dipilah per desa/kelurahan dalam satu kecamatan. Setting selanjutnya adalah memasukkan surat suara ke sampul sesuai dengan jumlah kebutuhan per TPS di tambah 2,5% pemilih per TPS. Untuk meminimalisir kekurangan surat suara di hari pemungutan suara dalam penyetingan surat suara ke sampul, KPU Kota Pontianak mengikutsertakan PPK dan PPS dalam menghitung kembali sebelum surat suara di masukkan ke dalam sampul dan selanjutnya di segel. vi. Untuk menghindari surat suara rusak karena cuaca, setelah di setting ke

dalam sampul kemudian sampul tersebut di masukkan ke plastik yang selanjutnya di masukkan ke dalam kotak suara per TPS beserta dengan kebutuhan logistik yang lainnya.

- Untuk logistik formulir sesuai dengan PKPU Nomor 10 Tahun 2 015 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota bahwa untuk menjaga legalitas Formulir C yang nantinya di pakai pembuktian apabila terjadi sengketa hukum, maka satu set Formulir C di tempel hologram, khusus untuk Formulir C dan lampiran serta C1 Plano yang di masukkan ke dalam kotak suara dari masing-masing TPS.

- Setelah semua logistik tersetting sesuai dengan jumlah kebutuhan per TPS, selanjutnya logistik tersebut dipilah ada yang masuk ke dalam kotak suara maupun di luar kotak suara. Jenis logistik pemilihan yang berada di luar dan di dalam kotak adalah sebagai berikut:

Tabel

Logistik di luar Kotak Suara

2 Tanda pengenal KPPS 7 Buah

3 Tanda pengenal petugas

Keamanan 2 Buah

4 Tanda Pengenal Saksi 3 Buah 5 Lem Perekat Kertas 1 botol

6 Ballpoint 5 buah

7 Spidol besar TPS 1 buah 8 Spidol kecil TPS 3 buah

Tabel

Logistik di dalam Kotak Suara

NO JENIS JUMLAH KET

1 Kotak Suara Berstiker 1 Buah

2 Surat Suara DPT DI TPS + 2,5

% 3 Tinta Sidik jari 2 botol 4 Segel Pemilu TPS 19 keping 5 Alat Pemberi Tanda Pilihan 4 Buah

Bantalan 4 buah

Alat pengikat alat pemberi tanda pilihan

1 Roll (minimal @ 20 M / roll) 6 w. Sampul formulir model C-KWK 1 Buah

Sampul surat suara rusak 1 Buah Sampul surat suara yang tidak

digunakan

1 Buah

Sampul surat suara tidak sah 1 Buah Sampul surat suara sah 2 Buah

Sampul anak kunci 4 Buah 7 Karet pengikat surat suara 40 buah 8 Kantong plastik besar 1 buah 9 Gembok dan anak kunci 1 set 10 Formulir Model C - KWK 7 set

Formulir Model C-1 KWK dan

lampiran berhologram 1 set Formulir Model C-1 KWK dan

lampiran 8 set

Formulir Model C-1 KWK (Plano) 1 set Formulir Model C-2 - KWK 5 set Formulir Model C-3 - KWK 10 lembar Formulir Model C-4 - KWK 2 set Formulir Model C-5 - KWK 1 set

Alat bantu Tuna Netra Alat bantu Tuna Netra

9 Daftar Pasangan Calon (DPC) 1 lembar

10 Salinan Dafar Pemilih Tetap 6 Set

11 Salinan Dafar Pemilih Tetap 6 Set

12 Model A-4 KWK 1 Set

13 Model A.Tb-2 KWK 1 Set

14 Bilik 3 Buah

b. Pelaksanaan Distribusi

Setelah semua logistik dimasukkan ke dalam kotak suara, tahapan selanjutnya adalah mendistribusikan logistik tersebut ke masing-masing

- Untuk alokasi waktu pendistribusian KPU Kota Pontianak terlebih dahulu berkordinasi dengan PPK dan PPS.

- Menyiapkan Berita Acara Serah Terima Barang (BAST) dari KPU Kota Pontianak ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

- Logistik pemilihan yang akan di kirim ke PPK, PPS, KPPS terlebih dahulu diperiksa oleh petugas pemeriksa barang.

- KPU Kota Pontianak berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pendistribusian dan pengamanan Logistik Pemilihan.

Adapun jadwal pendistribusian logistik masing-masing kecamatan adalah sebagai berikut:

Tabel

Jadwal Pendistribusian Logistik ke Tingkat Kecamatan

NO KECAMATAN LOGISTIK LUAR LOGISTIK DALAM

HARI/TANGGAL HARI/TANGGAL

Dalam dokumen BAB III TAHAPAN PELAKSANAAN (Halaman 63-70)

Dokumen terkait