Dengan metode kontingensi ini juga, responden pengunjung dan masyarakat menentukan kesediaan untuk dibayar sebagai kompensasi bila tidak diperbolehkan melakukan aktivitas wisata atau tidak diperbolehkan beraktivitas lainnya di kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu karena terjadi penurunan kualitas lingkungan di kawasan ini.
Berdasarkan penelitian ini, nilai kesediaan dibayar responden pengunjung dan masyarakat lebih besar dari nilai kesediaan membayarnya, yaitu Rp. 877.092.044,13 dengan rata-rata per responden sebesar Rp. 3.995,37. Nilai kesediaan untuk dibayar ini merupakan nilai yang diharapkan oleh responden apabila tidak diperbolehkan masuk ke kawasan Situ Lengkong Panjalu karena terjadi kerusakan lingkungannya.
Jika pengelola harus membayar dengan sejumlah uang tersebut, maka pengelola akan mengalami kerugian dan kekurangan untuk membiayai perbaikan kualitas ekologi kawasan ini. Dengan nilai kesediaan dibayar yang lebih besar tersebut, kawasan Situ Lengkong Panjalu sangat penting sekali bagi kepentingan pengunjung untuk berwisata dan bagi masyarakat untuk mencari nafkah di kawasan ini.
Nilai ekonomi melalui pendekatan nilai kesediaan membayar dan dibayar pengunjung dan masyarakat sangat penting sekali sebagai pertimbangan dalam pengelolaan kawasan yang lebih baik lagi untuk masa yang akan datang. Pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh pemerintah tidak maksimal, karena dalam upaya pengelolaaan dan pelestarian kawaan Situ Lengkong Panjalu ini harus memiliki alokasi dana yang tidak sedikit. Retribusi yang dibayar pengunjung untuk melakukan pengelolaan kawasan berjalan dengan baik. Tiket masuk yang diberlakukan oleh pemerintah daerah sebesar Rp. 2.500 per orangnya. Biaya retribusi yang ditetapkan tersebut apabila dibandingkan dengan keindahan yang dinikmati dan upaya pelstarian
keberadaan kawasan Situ Lengkong Panjalu yang memiliki sejarah dan budaya yang tinggi masih kurang memadai. Perbaikan lingkungan kawasan Situ Lengkong Panjalu harus dilakukan untuk menjaga kelestariannya. Kegiatan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengelolaan yang optimal.
Dari seluruh responden pengunjung, sekitar enam persen atau 15 orang respondennya tidak bersedia untuk membayar atau pun bersedian untuk dibayar.
Mereka berpendapat apabila kawasan tersebut mengalami penurunan kualitas lingkungan, maka yang harus memperbaikinya adalah pemerintah. Kesediaan untuk dibayar pun mereka tidak mengharapkannya, karena mereka sadar datang ke kawasan ini tidak mengeluarkan atau mendapatkan sejumlah uang. Responden tersebut merupakan pengunjung yang berasal dari daerah Panjalu dan dekat dengan kawasan ini, sehingga untuk masuk ke kawasan wisata tersebut mereka masuk melalui jalur ilegal atau tidak membayar tiket masuk. Pengunjung yang bersedia membayar sebanyak 229 orang atau 94% dari total responden, menginginkan adanya perubahan dalam penataan lingkungan obyek wisata Situ Lengkong Panjalu ke arah yang lebih baik dari kondisi yang mereka lihat saat itu. Responden yang memiliki kesediaan membayar sangat memahami pentingnya keberadaan kawasan Situ Lengkong Panjalu.
Pendapatan pemerintah dari tiket masuk pengunjung ke Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu pada tahun 2006 sebesar Rp. 548.490.000. Sedangkan pendapatan dari masyarakat melalui pajak usaha Paguyuban Kawula Muda Cukangpadung Panjalu (PKMC) yang merupakan komunitas pedagang di Desa Panjalu pada tahun 2006 sebesar Rp.39.300.000,00. Sehingga total pendapatan melalui retribusi wisata Situ Lengkong Panjalu pada tahun 2006 sebesar Rp. 587.790.000,00 (Kantor Desa Panjalu,2007). Adanya perbedaan nilai kesediaan membayar yang lebih besar dari pendapatan wisata akan terjadi surplus konsumen. Surplus konsumen ini merupakan selisih nilai total kesediaan membayar responden dengan pendapatan wisata (retribusi wisata).
Surplus Konsumen = (WTP) – (Pendapatan wisata)
= (Rp. 701.147.640,51) – (Rp. 587.790.000,00) = Rp. 113.357.640,51
Dengan adanya surplus konsumen, maka dirasakan sangat penting sekali arti dari keberadaan kawasan Situ Lengkong Panjalu. Selain untuk kegiatan wisata alam atau wisata budaya, kawasan tersebut sangat penting fungsi ekologinya sebagai pengatur tata air Situ Lengkong Panjalu yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti penambak/pencari ikan, petani dan penyedia jasa perahu wisata. Pemerintah dapat mempertimbangkan alokasi dana untuk kegiatan penghijauan/pelestarian kawasan dengan menaikkan sedikit lebih tinggi harga tiket masuk dan atau pajak usaha masyarakat di obyek wisata ini. Dana pelestarian tersebut harus benar-benar untuk kegiatan peningkatan kualitas lingkungan kawasan Situ Lengkong Panjalu agar terjaga keutuhannya.
Hasil pendugaan nilai ekonomi ini merupakan hasil perhitungan berdasarkan pada data tahun pelaksanaan penelitian. Hasil kesediaan membayar atau pun kesediaan untuk dibayar responden dapat berubah pada tahun-tahun berikutnya. Salah satu faktor yang berbengaruh, yaitu tingkat ekonomi responden serta tingkat pemahaman responden terhadap fungsi keberadaan kawasan Situ Lengkong Panjalu.
Tetapi hasil pendugaan ini dapat menjadi pertimbangan dan sebagai bahan acuan bagi pengelolaan kawasan Situ Lengkong Panjalu di masa yang akan datang. Baik bagi pengelola, pengunjung maupun masyarakat sekitar diharapkan dapat lebih tinggi tingkat pengetahuan terhadap lingkungan supaya dapat membantu, sehingga keberadaan kawasan Situ Lengkong Panjalu ini tidak terjadi penurunan kualitas lingkungannya.
Penelitian nilai ekonomi wisata kawasan Situ Lengkong Panjalu ini dirasakan belum maksimal. Oleh karena itu, penulis mengharapkan adanya penelitian lebih lanjut lagi mengenai nilai ekonomi wisata di kawasan ini baik menggunakan metode kontingensi maupun dengan menggunakan metode-metode lain yang mendukung terhadap pengelolaan bagi pelestarian kawasan Situ Lengkong Panjalu.
6.1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa nilai ekonomi kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu dengan menggunakan metode kontingensi melalui pendekatan kesediaan membayar masyarakat di kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu, yaitu sebesar Rp. 701.147.640,51 per tahun. Sedangkan melalui pendekatan kesediaan dibayar masyarakat di kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu, yaitu sebesar Rp. 877.092.044,13.
6.2 SARAN
Adapun beberapa saran yang dapat dijadikan pedoman bagi pengelolaan dalam upaya pelestarian kawasan Situ Lengkong Panjalu, yaitu :
1. Berdasarkan hasil penelitian nilai ekonomi kawasan wisata Situ Lengkong Panjalu ini, pengelola dapat menaikkan sedikit lebih besar tiket masuk pengunjung dari Rp.2.500,00 menjadi sebesar Rp.3.500,00 yang alokasi dari nilai kenaikan tersebut digunakan untuk keperluan pengelolaan dan pelestariaan kawasan Situ Lengkong Panjalu.
2. Pengelola wisata dapat membuat paket-paket wisata alam ataupun wisata ziarah secara terpadu.
3. Pengelola harus lebih memperhatikan kepentingan lingkungan dengan melakukan penghijauan di sekitar pinggiran situ dan mengatur banyaknya jumlah pengunjung yang dapat masuk ke Nusa Gede.
Cooper,C.; Gilbert,D.; Pletcher,J. Wanhill,S & Shepherd,R. 1998. Tourism Principles and Practise. Second Edition. Pearson Education Limited.
England.
Cropper,M. 1999. Valuing Environmental Benefits. Edward Elgar. UK.
Departemen Kehutanan. 2002. Data dan Informasi Kehutanan Propinsi Jawa Barat. Pusat Inventarisasi dan Statistik Kehutanan, Badan Planologi Kehutanan. hhttp://dephut.go.id/. [2 Agustus 2002]
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis. 2006. Buku Laporan Pengunjung Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis. Ciamis.
Dixon, J.A. & Hufschmidt, M.M. 1991. Teknik Penilaian Ekonomi Terhadap Lingkungan : Suatu Buku Kerja Studi Kasus.Terjemahan. Gadjah Mada Unuversity Press. Yogyakarta.
Haab,T.C. & McConnell,K.E. 2002. Valuing Environmental and Natural Resources. The Econometrics of Non-Market Valution. Edward Elgar.USA.
Hufschmidt,M.M.; James,D.E.; Meister,A.D.; Bower,B.T. & Dixon,J.A. 1987.
Lingkungan, Sistem Alami, dan Pembangunan. Pedoman Penilaian Ekonomis. Terjemahan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Kantor Desa Panjalu, 2007. Laporan Pengunjung Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu 2006. Kantor Desa Panjalu, Kabupaten Ciamis.Ciamis.
Ko, R.K.T. 2001. Obyek Wisata Alam.Pedoman Identifikasi, Pengembangan, Pengelolaan, pemeliharaan dan Pemasarannya. Yayasan Buena Vista.
Bogor.
Latifah,S. 2004. Faktor-faktor Pendukung Pengembangan Wisata Alam Taman Hutan Raya Bukit Barisan Tongkoh. Program Ilmu Kehutanan Universitas Sumatra Utara. http://www.library.usu.ac.id/modules.
php?op=modload&name=Downloads&file=index&req=getit&lid=818.
[28 Februari 2007]
Marpaung, H. 2002. Pengetahuan Kepariwisataan. Alfabeta. Bandung.
McNeely, J.A. 1992. Ekonomi dan Keanekaragaman Hayati. Terjemahan.
Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
Pendit,N.S. 1999. Ilmu Pariwisata. Sebuah Pengantar Perdana. PT.Pradnya Paramita. Jakarta.
Pranata,A.Y. 2007. Perencanaan Paket Wisata di Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tugas Akhir Program Diploma III Ekowisata, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Institut Pertanian Bogor. Bogor. Tidak dipublikasikan.
Pratomo,J. 2003. Analisis Permintaan dan Surplus Konsumen Pengunjung Kebun Raya Cibodas Dengan Metode Penilaian Kontingensi. Skripsi.
Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. Tidak dipublikasikan.
Reksohadiprodjo,S. 1994. Ekonomi Sumberdaya Alam dan Energi. BPFE.
Yogyakarta.
Retno, H.Y. 2005. Nusa Gede di Tengah Situ Panjalu Cagar Alam Sekaligus Cagar Budaya. http://www.pikiran-rakyat.com/ .[1 mei 2006]
Sabda,A. 2003. Aplikasi Metode Biaya Perjalanan untuk Menduga Fungsi Permintaan dan Manfaat Rekreasi di Objek Wisata Pasir Putih Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. Tidak dipublikasikan.
Sevilla,C.G; Ochave,J.A; Punsalan,T.G; Regala,B.P; Uriarte,G.G. 1993.
Pengantar Metode penelitian. Terjemahan. UI-Press. Jakarta.
SMKN 1 Ciamis. 2006. Pariwisata Ciamis. http://smkn1-cms.sch.id/ ciamis/
situlengkong.html [1 mei 2006]
Soemarwoto,O. 2001. Atur-Diri-Sendiri: Paradigma Baru Pengelolaan Lingkungan Hidup. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Suganda, H. 2003. Situ Lengkong dan Nusa Larang Wisata Alami yang Islami.http://www.kompas.com/ . [1 Mei 2006]
Suhendar,H.R. 2007. Sejarah Panjalu. Yayasan Boros Ngora Panjalu. Ciamis.
Suparmoko, M. 1989. Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Suatu Pendekatan Teoritis). PAUSE UGM. Yogyakarta.
Suyitno. 2001. Perencanaan Wisata (Tour Planning). Kanisius. Yogyakarta.
Syakya. 2005. Analisis Willingness To Pay (WTP) dan Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai lampuuk di Nanggroe Aceh Darussalam. Tesis.
Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. Tidak dipublikasikan.
Wahab, S. 1992. Manajemen Pariwisata. Terjemahan. PT. Pradnya Paramita.
Jakarta.
Widada. 2004. Nilai Manfaat Ekonomi dan Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Halimun Bagi Masyarakat. Desertasi. Sekolah PascaSarjana.
Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Yahya,R. 2004. Studi Permintaan Terhadap Manfaat Rekreasi Alam di Wana Wisata Curug Cilember, KPH Bogor, BKPH Bogor. Skripsi.
Departemen Manajemen Hutan. Institut Pertanian Bogor.Bogor. Tidak dipublikasikan.
Yakin, A. 1997. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Teori dan Kebijaksanaan Pembangunan Berkelanjutan. Akademika Presindo. Jakarta.
Yoeti, H.O.A. 1997. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.
Lampiran 1 Karakteristik Pengunjung Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu
Tabel 4 Karakteristik Pengunjung Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu
No. Karakteristik Pengunjung* Persentase (%)
Tingkat pendidikan
Zona 1 Ciamis Utara 30
Zona 2 Priangan Timur diluar zona 1 39
Zona 3 Propinsi Jawa Barat diluar zona 2 22 Zona 4 diluar Propinsi Jawa Barat se-Pulau Jawa 8 3.
Zona 5 diluar Pulau Jawa 1
Pekerjaan
Pelajar 19
Mahasiswa 2
Wiraswasta 77 4.
Pegawai Negeri Sipil 2
Pendapatan
Tidak mempunyai tanggungan keluarga 38
1 orang 28
Keterangan : * Responden pengunjung berjumlah 244 orang
Lampiran 2 Motivasi Pengunjung Obyek Wisata Situ lengkong Panjalu
Tabel 5 Motivasi Pengunjung Obyek Wisata Situ lengkong Panjalu
Keterangan : * Responden pengunjung berjumlah 244 orang
No. Presepsi Pengunjung* Persentase (%)
Alasan kunjungan
Berziarah 46
1.
Mengisi waktu luang 54
Alasan pemilihan tempat
Keindahan alam 9
Tempat berziarah 46
2.
Ramai dikunjungi 45
Cara memperoleh informasi Situ Lengkong Panjalu
Teman/keluarga 84
Keliling situ dengan perahu, jalan-jalan di pinggiran situ,
belanja & berziarah ke Nusa Gede 7
Keliling situ dengan perahu, jalan-jalan di pinggiran situ &
makan bersama 26
Keliling situ dengan perahu, jalan-jalan di pinggiran situ,
berziarah ke Nusa Gede, belanja & berfoto-foto 3 Keliling situ dengan perahu & berziarah ke Nusa Gede 28 Keliling situ dengan perahu, berziarah ke Nusa
Gede,belanja & berfoto-foto 7
Keliling situ dengan perahu & makan bersama 28 6.
Jalan-jalan di pinggiran situ & memancing 1
7. Tujuan kunjungan merupakan tujuan utama 100
Lampiran 3 Karakterisik Masyarakat di Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu Tabel 6 Karakterisik Masyarakat di Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu
No. Karakteristik Masyarakat* Persentase (%) Jenis kelamin
> Rp.500.000 - Rp.1.000.000 13 5.
> Rp.1.500.00 0- Rp.2.000.000 13 Jumlah tanggungan keluarga
Keterangan : * Responden masyarakat berjumlah 16 orang
Lampiran 4 Persepsi Responden Penelitian
Tabel 7 Persepsi Pengunjung tentang Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu
No. Persepsi Pengunjung* Persentase (%)
Keindahan alam
4. Fasilitas wisata cukup lengkap 100
5. Kondisi keamanan yang aman 100
Keterangan : * Responden pengunjung berjumlah 244 orang
Tabel 8 Persepsi Masyarakat Tentang Obyek Wisata Situ Lengkong Panjalu
No Persepsi Masyarakat* Persentase (%)
Keindahan alam
5 Keamanan yang aman 100
Keterangan : * Responden masyarakat berjumlah 16 orang
Lampiran 5 Pendugaan Nilai Ekonomi Wisata
Tabel 9 Pendugaan Nilai Ekonomi Wisata Berdasarkan Kesediaan Membayar
Responden Pengunjung Responden Masyarakat
2.500 167 72,93 400.013.758 0 0 0
3.750 32 13,97 114.936.080 8 50,00 245.625,00
7.500 25 10,92 179.685.324 2 12,50 122.812,50
12.500 5 2,18 5.978.541 1 6,25 10.234,38
17.500 0 0 0 1 6,25 14.328,13
Jumlah 229 100 700.613.703 16 100 533.937,51
Nilai Total Kesediaan Membayar (Rp/tahun) = (4) + (7) = Rp. 701.147.640,51 Rata-rata Nilai Kesediaan membayar (per orang) = Rp. 3.193,92
Keterangan : * Jumlah pengunjung tahun 2006
** Jumlah anggota Paguyuban Kawula Muda Cukangpadung Panjalu (PKMC) sebanyak 131 orang (Kantor Desa Panjalu,2007)
Tabel 10 Pendugaan Nilai Ekonomi Wisata Berdasarkan Kesediaan Dibayar
Keterangan : * Jumlah pengunjung tahun 2006
Responden Pengunjung Responden Masyarakat
2.500 98 42,80 234.753.720 0 0 0
3.750 35 15,28 125.796.182 0 0 0
7.500 67 29,26 481.464.522 3 18,75 184.218,75
12.500 29 12,66 34.719.417 3 18,75 30.703,13
17.500 0 0 0 10 62,50 143.281,25
Jumlah 229 100 876.733.841 16 100 358.203,13
Nilai Total Kesediaan Dibayar (Rp/tahun) = (4) + (7) = Rp. 877.092.044,13 Rata-rata Nilai Kesediaan Dibayar (per orang) = Rp. 3.995,37
** Jumlah anggota Paguyuban Kawula Muda Cukangpadung Panjalu (PKMC) sebanyak 131 orang (Kantor Desa Panjalu,2007)
Lampiran 6 Quisioner Wawancara Pengunjung
Kuesioner Penelitian 2007
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera,
Sebelumnya saya mohon maaf apabila mengganggu aktifitas Bapak/Ibu/saudara/i di kawasan wisata ini. Saya mohon bantuan Bapak/Ibu/saudara/i untuk mengisi kuesioner ini. Data dari kuesioner ini dibutuhkan dalam rangka menyusun skripsi S1 saya di Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Oleh karena itu, data yang benar dan jujur serta akurat sangat membantu untuk menghasilkan sebuah hasil penelitian yang baik dan bisa dipertanggung jawabkan.
Sebelum dan sesudahnya,saya mengucapkan terima kasih. Wassalam.
Hormat saya, Peneliti
PETUNJUK
Pilih salah satu jawaban yang tertera di bawah ini. Jawaban yang dipilih diberi tanda silang (X) atau coret yang tidak perlu (*) dan apabila anda memiliki jawaban tersendiri yang tidak ada di dalam daftar jawaan, dapat dituliskan pada tempat yang telah disediakan.
No Rensponden : …..
DATA RESPONDEN
1. Nama :
2. Alamat :
3. Umur : tahun
4. Jenis Kelamin : (laki-laki / Perempuan)*
5. Status : (menikah / belum menikah)*
6. Pendidikan Terakhir :
7. Pekerjaan :
8. Pendapatan per bulan (Uang saku untuk mahasiswa / pelajar) : Rp...
9. Jumlah tanggungan keluarga : BIAYA REKREASI
1. Biaya yang anda anggarkan untuk berekreasi adalah Rp... / tahun. (jika ada) 2. Apakah biaya rekreasi anda saat ini sudah dianggarkan sebelumnya ? (Ya / Tidak)*
3. Menurut anda biaya rekreasi di tempat ini tergolong : a. Murah
b. Sedang c. Mahal
4. Menurut anda, sebaiknya harga tiket di sini : a. Cukup
b. Rp...
KEGIATAN WISATA
1. Sudah berapa kali anda melakukan rekreasi selama 1 (satu) tahun ke belakang ? ... kali
2. Sudah berapa kali anda berekreasi ke tempat ini selama 1 (satu) tahun ke belakang ? ... kali
3. Pada umumnya, kapankah anda berekreasi ke tempat ini?
a. Hari kerja b. Hari libur
c. Lainnya,Sebutkan...
4. Apakah tujuan anda berekreasi ke tempat ini?
a. Mengisi waktu luang b. Belajar/penelitian/study tour c. Berziarah
d. Lainnya, Sebutkan ...
5. Pemilihan tempat rekreasi di tempat ini karena : a. panorama alamnya indah
b. Topografi alam yang menimbulkan tantangan c. Ramai dan banyak pengunjung
d. Diajak teman / keluarga
e. Tempat ini unik/khas yang tidak mudah ditemui di tempat tinggal saya f. Lainnya, Sebutkan...
6. Aktivitas apa yang anda lakukan ketika berwisata ke tempat ini ? 7. Berapa lama anda berekreasi di tempat ini ?
a. ... jam
c. Rombongan/Keluarga/Instansi tertentu * (...orang) 9. Kedatangan anda ke tempat ini merupakan :
a. Tujuan utama
b. Tempat persinggahan. (Tujuan utamanya ke...) DAYA TARIK KAWASAN
1. Anda mengetahui tempat ini dari : a. Teman / Keluarga
b. Surat kabar / majalah c. Brosur / leaflet d. Radio
e. Televisi
f. Lainnya, Sebutkan...
2. Apakah anda berkeinginan untuk kembali berwisata ke tempat ini di waktu mendatang ? (Ya / Tidak)*
3. Jika Ya, karena :
a. Letaknya dekat dari tempat tinggal b. Tak ada tempat lain
c. Biaya rekreasi murah
d. Tempatnya indah dan menarik
e. Lainnya, Sebutkan...
PERSEPSI TENTANG KAWASAN
1. Bagaimana akessibilitas menuju Situ lengkong Panjalu?
a. Sangat mudah c. Cukup mudah
b. Mudah d. Tidak mudah
2. Bagaimana keindahan alam di Situ Lengkong Panjalu?
a. Sangat indah c. Kurang indah b. Cukup indah d. Tidak indah 3. Bagaimana kondisi lingkungan di Situ Lengkong Panjalu ?
a. Sangat baik c. Cukup baik
b. Baik d. Tidak baik
4. Bagaimana tingkat keamanannya ?
a. Sangat aman c. Kurang aman
b. Aman d. Tidak aman
5. Bagaimana fasilitas wisata di Situ Lengkong Panjalu?
a. Sangat lengkap c. Kurang lengkap
b. Lengkap d. Tidak lengkap
KESEDIAAN MEMBAYAR DAN DIBAYAR
1. Dengan adanya kawasan Situ Lengkong Panjalu, berapakah anda bersedia membayar untuk peningkatan kondisi lingkungan kawasan Situ lengkong Panjalu ini agar tetap terjaga kelestariannya?
a) Rp. 0 – Rp. 2.500,- b) Rp. 2.500,-
c) Rp. 2.500,- - Rp. 5.000,- d) Rp. 5.000,- - Rp. 10.000,- e) Rp. 10.000,- Rp. 15.000,- f) Rp. 15.000,- Rp. 20.000,-
2. Dengan adanya kawasan Situ Lengkong Panjalu, berapakah anda bersedia dibayar sebagai ganti rugi/kompensasi jika kondisi kawasan Situ Lengkong Panjalu ini mengalami kerusakan dan tidak diperbolehkan untuk kegiatan wisata?
a) Rp. 2.500,-
b) Rp. 2.500,- - Rp. 5.000,- c) Rp. 5.000,- - Rp. 10.000,- d) Rp. 10.000,- Rp. 15.000,- e) Rp. 15.000,- Rp. 20.000,- PESAN DAN SARAN ANDA
1. ...
2. ...
3. ...
”Terima Kasih”
-Lampiran 7 Quisioner Wawancara Masyarakat
Kuesioner Penelitian 2007
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera,
Sebelumnya saya mohon maaf apabila mengganggu aktifitas Bapak/Ibu/saudara/i di kawasan wisata ini. Saya mohon bantuan Bapak/Ibu/saudara/i untuk mengisi kuesioner ini. Data dari kuesioner ini dibutuhkan dalam rangka menyusun skripsi S1 saya di Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Oleh karena itu, data yang benar dan jujur serta akurat sangat membantu untuk menghasilkan sebuah hasil penelitian yang baik dan bisa dipertanggung jawabkan.
Sebelum dan sesudahnya,saya mengucapkan terima kasih. Wassalam.
Hormat saya, Peneliti
PETUNJUK
Pilih salah satu jawaban yang tertera di bawah ini. Jawaban yang dipilih diberi tanda silang (X) atau coret yang tidak perlu (*) dan apabila anda memiliki jawaban tersendiri yang tidak ada di dalam daftar jawaan, dapat dituliskan pada tempat yang telah disediakan.
No Rensponden : …..
9. Jumlah tanggungan keluarga : 10. Lama bekerja : 11. Jumlah jam kerja per hari :
PERSEPSI TENTANG KAWASAN
1. Bagaimana akessibilitas menuju Situ lengkong Panjalu?
a. Sangat mudah c. Cukup mudah
b. Mudah d. Tidak mudah
2. Bagaimana keindahan alam di Situ Lengkong Panjalu?
a. Sangat indah c. Kurang indah
b. Cukup indah d. Tidak indah
3. Bagaimana kondisi lingkungan di Situ Lengkong Panjalu ?
a. Sangat baik c. Cukup baik
b. Baik d. Tidak baik
4. Bagaimana tingkat keamanannya ?
a. Sangat aman c. Kurang aman
b. Aman d. Tidak aman
5. Bagaimana fasilitas wisata di Situ Lengkong Panjalu?
a. Sangat lengkap c. Kurang lengkap
b. Lengkap d. Tidak lengkap
KESEDIAAN MEMBAYAR DAN DIBAYAR
1. Dengan adanya kawasan Situ Lengkong Panjalu, berapakah anda bersedia membayar untuk peningkatan kondisi lingkungan kawasan Situ lengkong Panjalu ini agar tetap terjaga kelestariannya?
a) Rp. 0 – Rp. 2.500,- b) Rp. 2.500,-
c) Rp. 2.500,- - Rp. 5.000,- d) Rp. 5.000,- - Rp. 10.000,- e) Rp. 10.000,- Rp. 15.000,- f) Rp. 15.000,- Rp. 20.000,-
2. Dengan adanya kawasan Situ Lengkong Panjalu, berapakah anda bersedia dibayar sebagai ganti rugi/kompensasi jika kondisi kawasan Situ Lengkong Panjalu ini mengalami kerusakan dan tidak diperbolehkan untuk kegiatan wisata?
a) Rp. 2.500,-
b) Rp. 2.500,- - Rp. 5.000,- c) Rp. 5.000,- - Rp. 10.000,- d) Rp. 10.000,- Rp. 15.000,- e) Rp. 15.000,- Rp. 20.000,- PESAN DAN SARAN ANDA
1. ...
2. ...
3. ...
”Terima Kasih”