Executive Secretary
4. Hasil Penelitian
8. Chief Enginer memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan perbaikan, jika ada suatu kerusakan serta perawatan baik itu interior maupun eksterior.
9. Room Division Manager yang bertugas mempersiapkan kamar 10. Personal Manager memilik tugas dan wewenang dalam
melakukan perencanaan, pengawasan, dan berperan serta dalam perekrutan karyawan, serta membantu dalam pengarahan program pelatihan bagi karyawan dalam suatu hotel.
11. Front Office Manager adalah tempat yang ada paling depan didalam suatu hotel yang bertugas mengurusi registrasi tamu sebelum menginap didalam hotel atau check out.
4. Hasil Penelitian
a. Prosedur Pencatatan Piutang Pada Apartement PT Vida Home 1) Bagian reservasi tugasnya membuat register card (RC) 2
rangkap yang didistribusikan kepada resepsionis dan satu lembar lagi sebagai arsip
2) Bagian resepsionis setelah menerima RC dari bagian reservasi, bagian ini membuat voucher reservation yang digunakan untuk membuat registration form (RF), dan kemudian diserahkan pada Font Office Cashier.
3) Bagian Kasir (Front Office Cashier) setelah menerima RF dari resepsionis bagian ini membuat master bill, kemudian diserahkan ke bagian piutang usaha.
4) Bagian Piutang Usaha menerima master bill dari kasir FO dan juga menerima nota kredit rangkap 2 dari Bank. Kemudian master bill digunakan sebagai dasar pembuatan invoice rangkap 2 yang didistribusikan kepada tamu dan arsip, serta untuk pencatatan ke dalam jurnal penjualan.
5) Bagian general cashier memeriksa rekening Koran pada bank jika ada tamu yang melakukan pembayaran transfer bank.
b. Prosedur penagihan piutang pada PT Vida Home
1) Proses konfirmasi penerimaan faktur /invoice melalui telepon
harus dilakukan 7(tujuh) hari setelah pengiriman
faktur/invoice
2) Proses penagihan harus dimulai pada hari ke 14 (empat belas) setelah tagihan dikirim dan harus dilakukan secara konsisten
3) Pembayaran invoice tidak boleh dilakukan dalam 30 hari, tetapi harus 14 hari setelah invoice dikirim. Jika pembayaran belum dilakukan maka akan diberikan surat peringatan (reminder letter) yang sudah di cap / stempel tanggal jatuh tempo
4) Reminder Letter harus dikirimkan oleh credit manager ketika account Receivable ( Bidang Piutang ) memberitahukan data yang sudah over due selama 30 hari
45
1. Bagian penagihan menerima pembayaran piutang dapat berupa cash, giro, cek, tunai atau transfer atau lainnya 2. Setelah menerima pembayaran maka bagian collection akan
membuat perincian penerimaan piutang dagang dengan dilengkapi supporting document (invoicing, faktur dan perincian penerimaan piutang dan supporting lainnya).
3. Selanjutnya bagian collection menyerahkan hasil
pembayaran serta supporting ke kasir untuk disetorkan ke bank, dibuatkan receipt voucher dan diotorisasi oleh yang berhak, bila penerimaan melalui transfer maka nota bank dan slip setoran cash /giro sebagai tambahan lampirannya 4. Kasir membukukan ke buku bank begitu juga collection
mempostingnya kedalam kartu piutang dari bukti bukti tersebut di file untuk diarsip
d. Pengelolaan piutang yang dilakukan di Vida Home Hotel:
1. Alur kebijakan kredit perusahaan yang ditetapkan di perusahaan yaitu prosedur yang dijalankan melibatkan beberapa divisi di dalam fungsi manajemen perusahaan seperti divisi marketing, sales dan bidang general manager 2. Prosedur standar manajemen piuta ng apartement
melibatkan bagian sales dan marketing, bidang front of manager, bagian finance, dan bagian account receivable 3. Kriteria pelanggan yang diberikan kredit yaitu mayoritas
bonafiditas, kredibilitas, dan integritas yang baik, dan
konsumen memiliki kemampuan keuangan yang
diandalkan untuk membayar segala transaksi penyewaan kamar di PT Vida Home.
4. Dokumen pendukung untuk penagihan invoice yaitu memiliki kelengkapan dokumen yang lengkap purchase Order, customer dan faktur pajak
5. Penagihan piutang dilakukan dengan cara mengirimkan surat peringatan pembayaran piutang (reminder letter) kepada pelanggan
e. Analisis Perputaran dan Pengumpulan Piutang
Data yang diperoleh mengenai kondisi piutang di PT Vida Home sebagai berikut:
Tabel 4.1
Data Keuangan Vida Home Hotel 2017 – 2018
Sumber : Laporan Keuangan PT Vida Home diolah
No Keterangan 2017 (Rupiah) 2018 (Rupiah)
1 Piutang Usaha 450,000,000 990,000,000
2 Pendapatan 500,000,000 550,000,000
47
Untuk mengetahui berapa kali (dalam rata rata) piutang itu terjadi atau timbul dan diterima pembayarannya dalam suatu periode tertentu dapat digunakan Receivable Turn Over (RTO) dan periode pengumpulan piutang Average Collection Period (ACP).
Rumus perputaran piutang (Receivable Turn Over) dan pengumpulan piutang (Average Collection Periode) yaitu:
Penjualan Kredit
RTO = = Kali
Piutang Rata rata
ACP= 360 : Rata rata piutang
Dimana,
Piutang Periode sebelumnya + Piutang Selama 1 Tahun Piutang Rata – rata =
2
Tahun 2017
Piutang Periode sebelumnya + Piutang Selama 1
Tahun
Piutang Rata – rata =
2 = 100,000,000 + 450,000,000 2 = 550,000,000 2 = 275,000,000
= 450,000,000 275,000,000 RTO = 1,63 kali
Average collection period = 365 hari : Turn Receivable
ACP = 360 hari : 1,63 kali
= 220 Hari
Tahun 2018
Piutang Periode sebelumnya + Piutang Selama 1 Tahun
Piutang Rata – rata =
2 = 450,000,000 + 990,000,000 2 = 1,440,000,000 2 = 720,000,000 RTO = 990,000,000 720,000,000 = 1,37 Kali
ACP = 360 : Turn Receivable
= 360 Hari : 1, 37 Kali
= 262 Hari -
Hasil penghitungan perputaran piutang Receivable Turn Over (RTO) dan Average Collection Period di tahun 2017 dan 2018 menunjukkan bahwa rata rata piutang di PT Vida Home pada tahun 2017 sebanyak 1,63 kali dan
49
pengumpulan piutangnya atau Average Collection Period (ACP) terjadi selama 220 Hari. Dan di tahun 2018 perputaran piutang terjadi sebanyak 1,37 kali dan pengumpulan piutang (ACP) terjadi selama 262 hari. Sedangkan harapan perusahaan piutang terjadi setiap bulan sehingga dalam 1 tahun terjadi 12 kali perputaran piutang. Sehingga perputaran piutang dan pengumpulan piutang di Vida Home Hotel pada Periode 2017 dan 2018 belum maksimal dari target yang diinginkan sebanyak 12 kali.
Tabel 4.2
Arus Kas dan Perputaran Piutang Vida Home Hotel Tahun 2017 – 2018
(Disajikan dalam satuan Rupiah)
Sumber : Laporan Keuangan PT Vida Home diolah
Berdasarkan jumlah arus kas operasi, Jumlah arus kas pada tahun 2017 sebesar 570,000,000 dan ditahun 2018 sebesar 1,200,000,000 dan tingkat perputaran piutang atau receivable turn over (RTO) Vida Home Hotel pada tahun 2017 sebanyak 1,63 kali dan di tahun 2018 sebanyak 1,37 kali dan hanya mengalami penurunan sebesar 0.26 ini menunjukkan penagihan piutang masih belum maksimal dan efektif sehingga target
Tahun Jumlah Arus Kas Operai
(Rupiah)
Perputaran Piutang
2017 570,000,000 1,63 kali
perputaran piutang di PT Vida Home belum maksimal karena belum memenuhi target perusahaan yaitu 12 kali dalam 1 (satu) tahun.
B. Pembahasan
Analisis Pengelolaan Piutang terhadap efektivitas arus kas di Vida Home Hotel
Laporan arus kas merupakan salah satu alat untuk mengukur tingkat likuiditas perusahaan. Informasi arus kas berguna untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas. Arus kas adalah dasar bagi manajemen untuk membuat keputusan tentang apakah untuk membayar dividen kepada pemegang saham atau untuk mempertahankan dana dan untuk ekspansi dan pertumbuhan perusahaan dimasa depan (Sani, 2016).
1. Pengelolaan piutang yang dilakukan di PT Vida Home
a. Penjualan Barang atau jasa secara kredit oleh perusahaan membuat suatu perusahaan secara otomotis akan mempengaruhi perputaran piutang dan pengelolaan piutang dan mempengaruhi arus kas suatu perusahaan.
b. Prosedur pengelolaan piutang di PT Vida Home sudah maksimal dengan pencatatan dan penyusunan dokumen selama mulai terjadinya transaksi penjualan jasa oleh PT Vida Home dari pencatatan dokumen piutang, penyusunan dokumen penagihan piutang dan pencatatan dokumen penerimaan piutang
2. Berdasarkan hasil penelitian diatas perputaran piutang dan pengumpulan piutang yang terjadi di PT Vida Home menunjukkan
51
bahwa belum memenuhi target dari perputaran piutang yang terjadi pada tahun 2017 sebanyak 1,63 kali dan di tahun 2018 sebanyak 1,37 kali sedangkan keinginan perusahaan menginginkan perputaran piutang terjadi setiap bulan sehingga terjadinya piutang sebanyak 12 kali dalam satu tahun, serta pengumpulan piutang yang terjadi di PT Vida Home di tahun 2017 pengumpulan piutang terjadi selama 220 hari dan di tahun 2018 selama 262 hari ini menunjukkan tidak sesuai target perusahaan yang diinginkan untuk terjadi setiap bulannya sesuai PT Vida Home dimana pengumpulan piutang terjadi setiap bulannya sehingga perputaran piutang di PT Vida Home bisa terjadi 12 kali dalam 1 (satu tahun).
52
BAB V PENUTUP A. KesimpulanPengelolaan piutang terhadap efektivitas arus kas menjadi sangat efektif apabila perusahaan dapat mengumpulkan penerimaan uang dari pelanggan lebih cepat maka akan dapat menggunakan uang tunai untuk membayar tagihan dan kewajiban lainnya dengan cepat. Sebaliknya apabila perputaran piutang rendah berarti perusahaan membutuhkan waktu yang lama untuk dapat mengumpulkan atau menagih piutang yang dapat mempengaruhi arus kas dari pengumpulan kas yang dibayarkan dari penerimaan dari hasil piutang di PT Vida Home.
B. Saran
Berdasarkan hasil pengamatan dan kesimpulan yang telah dikemukakan, penulis dapat memberikan saran kepada PT VIDA HOME sebagai berikut :
1. Pengelolaan piutang yang dilakukan pada PT Vida Home sudah memadai perlu dipertahakankan, agar pengelolaan piutang dapat berjalan lancar
2. Faktor pendukung dalam melaksanakan pengelolaan piutang
merupakan proses penagihan dari kesepakatan awal yang dilakukan perusahaan dan pelanggan ketika piutang di berikan perusahaan agar di tingkatkan lagi tata cara penagihannya dan perputaran piutang dalam perusahaan agar selalu melakukan upaya upaya agar hasil piutang
53
menjadi efisien serta membuat arus kas dalam operasional perusahaan lancar dan efektif.