BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
6.2. Saran
6.2.3. Penelitian Selanjutnya
Pada penelitian ini semua variabel didapatkan dengan hasil yang baik. Penelitian dengan menggunakan kuesioner kemungkinan tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya karena bisa saja responden mengisi dengan tidak jujur. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan wawancara mendalam dengan kepala ruangan dan responden.
DAFTAR PUSTAKA
Bidang Keperawatan, (2012). Data Tenaga Bidang Keperawatan RSU Dr.
Pirngadi Medan Berdasarkan Pendidikan Tahun 2012. Medan: RSU Dr.
Pirngadi.
Gillies, D.A. (2000). Manajemen Keperawatan: Suatu Pendekatan Sistem. Edisi kedua. Philadelphia: W. B. Saunders.
Hasibuan, M.S.P. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Bumi Aksara, Jakarta.
Hidayat, A.A.A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Hidayat, T. (2009). Aspek-Aspek Manajemen Keperawatan yang Berpengaruh terhadap Kompetensi Interpersonal Perawat di Rawat Inap RSUD
Brigjend H. Hassan Basri Kandangan Kalimantan Timur.
http://eprints.undip.ac.id/17880/1/Taufik_Hidayat.pdf . Di akses pada tanggal 10 April 2012.
Huber, D. (2000). Leadership and Nursing Care Management. Second edition. Philadelphia: W.B. Saunders Company.
. (2006). Leadership and nursing care Management. Third edition. Philadelphia: W. B. Saunders Company.
Hurlock, E.B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.
Kelly & Heidental, (2004). Essential of Nursing leadership and Management. New York: Thomson Delmar Learning.
Maramis, W. (2006). Ilmu Perilaku dalam Pelayanan Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Marquis, B.L. & Huston, C.J. (2010). Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Teori dan Aplikasi. Edisi keempat. Jakarta: EGC.
Mayasari, A. (2009). Analisis Pengaruh Persepsi Faktor Manajemen Keperawatan terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Semarang.
12 April 2012.
Notoadmojo, S. (2007). Pendidikan dan perilaku Kesehatan. Jakarta: Rhineka Cipta.
Nursalam. (2007). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika.
. (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
. (2012). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Edisi ketiga. Jakarta: Salemba Medika.
Pane, I. (2012). RSU Pirngadi Medan Menuju Blu. pukul 03.00 WIB. Panjaitan, T. (2011)
Parmin. (2010). Hubungan Pelaksanaan Fungsi Manajemen Keperawatan Kepala Ruangan dengan Motivasi Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap
RSUP Undata Palu.
Potter, A.P. & Perry, A.G. (2005). Buku Ajar Fundamental keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik. Edisi Keempat. Jakarta: EGC.
Robbins, S.P. (2003). Perilaku organisasi. Jakarta : PT. Indeks Kelompok Gramedia.
Sianipar, E.S. 2011. Profil Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. pada tanggal 30 April 2012, pukul 18.00 WIB.
Sigit, A.S. (2012). Pengaruh Fungsi Pengarahan Kepala Ruang dan Ketua Tim Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di RSUD Blambangan Banyuwangi.
Soeroso, S. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia: Suatu Pendekatan Sistem. Jakarta: EGC.
Suarli & Bahtiar. (2009). Manajemen Keperawatan: Dengan Pendekatan Praktis. Jakarta: Erlangga.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto. (2009). Mengenal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.
Swanburg, R.C. (2000). Pengantar Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Untuk Perawat Klinis. Jakarta: EGC.
Warsito, E.B. (2006). Pengaruh Persepsi Perawat Pelaksana tentang Fungsi Manajerial Kepala Ruang Terhadap pelaksanaan manajemen asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSJD Dr. Amino Gondohutomo
Semarang.
Lampiran 1
LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN
Judul penelitian : Analisis Peran Kepala Ruangan dalam Pelaksanaan Fungsi Manajemen Keperawatan; Persepsi Perawat Pelaksana di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan
Peneliti : Manatap Halasson Simanullang
Saya mahasiswa Ekstensi Keperawatan Pagi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang akan melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepala ruangan dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajemen keperawatan yang dipersepsikan oleh perawat pelaksana di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. Penelitian ini merupakan syarat dalam menyelesaikan tugas akhir di Ekstensi Keperawatan Pagi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Untuk keperluan tersebut, saya mengharapkan ketersediaan saudara untuk menjadi responden dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner yang ada.
Saya berharap jawaban yang saudara berikan adalah pendapat pribadi tanpa dipengaruhi orang lain. Partisipasi saudara bersifat sukarela tanpa ada unsur paksaan, saudara dapat mengundurkan diri tanpa ada sanksi apapun. Informasi yang saudara berikan akan dipergunakan hanya untuk keperluan penelitian ini saja tanpa ada maksud lain.
Apabila saudara bersedia silahkan menandatangani formulir ini. Terimakasih atas partisipasi saudara dalam penelitian ini.
Medan, November 2012
Lampiran 2
No Responden : ………….
Tanggal : .…………
KUESIONER PENELITIAN
A. Data Demografi Responden1. Usia : 21-40 tahun > 40 tahun 2. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan
3. Pendidikan Terakhir : SPK D IV Keperawatan D III Keperawatan Sarjana keperawatan 4. Status Pekerjaan : PNS Non PNS
5. Lama bekerja : tahun 6. Unit Bekerja/ruangan :
B. Kuesioner Pelaksanaan Supervisi yang Dilakukan oleh Kepala Ruangan
1. Bacalah pernyataan terlebih dahulu
2. Pilihlah pernyataan yang sesuai dengan pendapat saudara, dengan cara memberi tanda contreng (√) pada kolom jawaban yang tersedia dengan kriteria sebagai berikut:
Ya = dilakukan oleh kepala ruangan Tidak = tidak dilakukan oleh kepala ruangan
1. Fungsi Perencanaan
No. Pernyataan
Berdasarkan pengetahuan saudara:
Ya Tidak
1. Kepala ruangan melibatkan perawat untuk berpartisipasi dalam perencanaan asuhan keperawatan
2. Kepala ruangan menginformasikan perencanaan pelatihan bagi perawat
3. Kepala ruangan mensosialisasikan jumlah kebutuhan tenaga perawat
4. Kepala ruangan mensosialisasikan kegiatan pengendalian mutu seperti pencegahan infeksi nosokomial kepada perawat
5. Kepala ruangan mengkaji sumber daya yang ada di ruangan
6. Kepala ruangan merencanakan kegiatan pertemuan sekali sebulan di ruangan
7. Kepala ruangan mensosialisasikan format penilaian kinerja perawat
8. Kepala ruangan memperkirakan peluang dan tantangan dalam pelayanan keperawatan
9. Kepala ruangan membuat perencanaan anggaran ruangan 10. Kepala ruangan menyusun urutan kegiatan asuhan
keperawatan berdasarkan skala prioritas
2. Fungsi Pengorganisasian
No. Pernyataan
Berdasarkan pengetahuan saudara:
Ya Tidak
11. Kepala ruangan membentuk struktur organisasi di ruangan
12. Kepala ruangan membuat rincian tugas (job description) perawat
13. Kepala ruangan mempertahankan kesatuan komando (komunikasi berdasarkan struktur organisasi)
14. Kepala ruangan memberi tugas kepada perawat berdasarkan tanggung jawaab masing-masing perawat 15. Kepala ruangan memberi tugas asuhan keperawatan
berdasarkan tim
16. Kepala ruangan menciptakan kerja sama yang selaras antar perawat
18. Kepala ruangan mendelegasikan tugas kepada saudara atau perawat lain apabila berhalangan hadir
19. Kepala ruangan membuat uraian tugas masing-masing perawat dengan jelas
20. Kepala ruangan menciptakan kerja sama den kebersamaan antar perawat
3. Fungsi Ketenagaan No. Pernyataan
Berdasarkan pengetahuan saudara:
Ya Tidak
21. Kepala ruangan terlibat dalam perekrutan perawat 22. Kepala ruangan mengadakan orientasi baru
23. Kepala ruangan memastikan setiap pegawai baru memahami kebijakan organisasi dengan tepat
24. Kepala ruangan mengetahui kemampuan keterampilan perawat dalam memberikan pelayanan
25. Kepala ruangan mengatur jumlah tenaga perawat dalam memberikan pelayanan
26. Kepala ruangan mengadakan pelatihan bagi perawat setiap minggu
27. Kepala ruangan mengatur jumlah tenaga keperawatan berdasarkan ruangan
28. Kepala ruangan memperhatikan kelebihan beban kerja perawat di ruangan
29. Kepala ruangan membuat jadwal dinas sekali sebulan 30. Kepala ruangan membuat jadwal libur, jam kerja, waktu
putaran dan waktu istirahat secara merata
4. Fungsi Pengarahan
No. Pernyataan
Berdasarkan pengetahuan saudara:
Ya Tidak
31. Kepala ruangan memotivasi saudara dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan
32. Kepala ruangan memberi pujian kepada saudara dalam melaksanakan asuhan keperawatan
33. Kepala ruangan mengarahkan sudara untuk memberi umpan balik dalam pelayanan keperawatan
34. Kepala ruangan membimbing saudara dalam melaksanakan asuhan keperawatan
35. Kepala ruangan menyediakan waktu dan tenaga untuk memberikan semangat bagi saudara
36. Kepala ruangan acuh dengan konflik yang terjadi di ruangan
37. Kepala ruangan bersikap objektif dalam menghadapi perawat
38. Kepala ruangan bersikap objektif dalam menghadapi persoalan dalam pelayanan keperawatan
39. Kepala ruangan mengesampingkan kelebihan dan kelemahan yang saudara miliki
40. Kepala ruangan memberi kepercayaan kepada perawat pelaksana dalam menjalankan tugas
5. Fungsi pengendalian No. Pernyataan
Berdasarkan pengetahuan saudara:
Ya Tidak
41. Kepala ruangan melakukan penilaian kinerja perawat di ruang rawat inap
42. Kepala ruangan melakukan supervisi dokumentasi proses keperawatan
43. Kepala ruangan melakukan survei kepuasan klien 44. Kepala ruangan melakukan survei kepuasan perawat 45. Kepala ruangan menghitung lama hari rawat pasien
46. Kepala ruangan melakukan pengendalian mutu tanpa bantuan saudara
47. Kepala ruangan menindaklanjuti hasil untuk perbaikan mutu pelayanan keperawatan
48. Kepala ruangan menghitung Bed Occupancy Rate (BOR) pasien setiap bulan
49. Kepala ruangan mengadakan survei kejadian infeksi nosokomial
Lampiran 3
Distribusi frekuensi setiap item pernyataan dari variable fungsi manajemen keperawatan
1. Perencanaan
No Pernyataan Ya Tidak
1 Kepala ruangan melibatkan perawat untuk berpartisipasi dalam perencanaan asuhan keperawatan
154 99,4%
1 0,6% 2 Kepala ruangan menginformasikan
perencanaan pelatihan bagi perawat
141 91,0%
14 9,0% 3 Kepala ruangan mensosialisasikan jumlah
kebutuhan tenaga perawat
124 80%
31 20% 4 Kepala ruangan mensosialisasikan kegiatan
pengendalian mutu seperti pencegahan infeksi nosokomial kepada perawat
147 94,8%
8 5,2% 5 Kepala ruangan mengkaji sumber daya
yang ada di ruangan
133 85,8
22 14,2% 6 Kepala ruangan merencanakan kegiatan
pertemuan sekali sebulan di ruangan
106 68,4%
49 31,6% 7 Kepala ruangan mensosialisasikan format
penilaian kinerja perawat
139 89,7%
16 10,3% 8 Kepala ruangan memperkirakan peluang
dan tantangan dalam pelayanan keperawatan 121 78,1% 34 21,9% 9 Kepala ruangan membuat perencanaan
anggaran ruangan
96 61,9%
59 38,1% 10 Kepala ruangan menyusun urutan kegiatan
asuhan keperawatan berdasarkan skala prioritas 135 87,1% 20 12,9%
2. Pengorganisasian
No Pernyataan Ya Tidak
1 Kepala ruangan membentuk struktur organisasi di ruangan
150 96,8%
5 3,2% 2 Kepala ruangan membuat rincian tugas (job
description) perawat
138 89,0%
17 11,0% 3 Kepala ruangan mempertahankan kesatuan
komando (komunikasi berdasarkan struktur organisasi)
135 87,1%
20 12,9% 4 Kepala ruangan memberi tugas kepada
perawat berdasarkan tanggung jawab masing-masing perawat
144 92,9%
11 7,1% 5 Kepala ruangan memberi tugas asuhan
keperawatan berdasarkan tim
143 92,3%
12 7,7% 6 Kepala ruangan menciptakan kerja sama
yang selaras antar perawat
148 95,5%
7 4,5% 7 Kepala ruangan menciptakan suasana kerja
yang kondusif
142 91,6%
13 8,4% 8 Kepala ruangan mendelegasikan tugas
kepada saudara atau perawat lain apabila berhalangan hadir
145 93,5%
10 6,5% 9 Kepala ruangan membuat uraian tugas
masing-masing perawat dengan jelas
122 78,7%
33 21,3% 10
Kepala ruangan menciptakan kerja sama den kebersamaan antar perawat
143 92,3% 12 7,7% 3. Ketenagaan No Pernyataan Ya Tidak
1 Kepala ruangan terlibat dalam perekrutan perawat
67 43,2%
88 56,8% 2 Kepala ruangan mengadakan orientasi
baru 76,8% 23,2%
3 Kepala ruangan memastikan setiap pegawai baru memahami kebijakan organisasi dengan tepat
138 89,0%
17 11,0%
4 Kepala ruangan mengetahui kemampuan keterampilan perawat dalam memberikan pelayanan
147 94,8%
8 5,2% 5 Kepala ruangan mengatur jumlah tenaga
perawat dalam memberikan pelayanan
144 92,9%
11 7,1% 6
Kepala ruangan mengadakan pelatihan bagi perawat 80 51,6% 75 48,4% 7
Kepala ruangan mengatur jumlah tenaga keperawatan berdasarkan ruangan
112 72,3%
43 27,7% 8 Kepala ruangan memperhatikan
kelebihan beban kerja perawat di ruangan
113 72,9%
42 27,1% 9 Kepala ruangan membuat jadwal dinas
sekali sebulan
133 85,8%
22 14,2% 10 Kepala ruangan membuat jadwal libur,
jam kerja, waktu putaran dan waktu istirahat secara merata
129 83,2% 26 16,8% 4. Pengarahan No Pernyataan Ya Tidak
1 Kepala ruangan memotivasi saudara dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan
139 89,7%
16 10,3% 2 Kepala ruangan memberi pujian kepada
saudara dalam melaksanakan asuhan keperawatan
111 71,6 %
44 28,4% 3 Kepala ruangan mengarahkan sudara untuk
memberi umpan balik dalam pelayanan keperawatan 133 85,8% 22 14,2% 4 Kepala ruangan membimbing saudara
dalam melaksanakan asuhan keperawatan
146 94,2%
9 5,8% 5 Kepala ruangan menyediakan waktu dan
tenaga untuk memberikan semangat bagi saudara 119 76,8% 16 23,2% 6 Kepala ruangan acuh dengan konflik yang
terjadi di ruangan
39 25,2%
116 74,8% 7 Kepala ruangan bersikap objektif dalam
menghadapi perawat
142 91,6%
13 8,4%
8 Kepala ruangan bersikap objektif dalam menghadapi persoalan dalam pelayanan keperawatan 142 91,6% 13 8,4% 9 Kepala ruangan mengesampingkan
kelebihan dan kelemahan yang saudara miliki 34 21,9% 121 78,1% 10 Kepala ruangan memberi kepercayaan
kepada perawat pelaksana dalam menjalankan tugas 150 96,8% 5 3,2% 5. Pengendalian No Pernyataan Ya Tidak
1 Kepala ruangan melakukan penilaian kinerja perawat di ruang rawat inap
126 81,3%
29 18,7% 2 Kepala ruangan melakukan supervisi
dokumentasi proses keperawatan
136 87,7 %
19 12,3% 3 Kepala ruangan melakukan survei kepuasan
klien
101 65,2%
54 34,8% 4 Kepala ruangan melakukan survei kepuasan
perawat
93 90,0%
62 40,0% 5 Kepala ruangan menghitung lama hari rawat
pasien
123 79,4%
32 20,6% 6 Kepala ruangan melakukan pengendalian
mutu tanpa bantuan saudara
61 39,4%
94 60,6% 7 Kepala ruangan menindaklanjuti hasil untuk
perbaikan mutu pelayanan keperawatan
137 88,4%
18 11,6% 8 Kepala ruangan menghitung Bed Occupancy
Rate (BOR) pasien setiap bulan
142 91,6%
13 8,4% 9 Kepala ruangan mengadakan survei kejadian
infeksi nosocomial
128 82,6%
27 17,4% 10 Kepala ruangan mengabaikan kebutuhan
psikis perawat
54 34,8%
101 65,2%
Uji Reliabilitas dengan menggunakan Rumus KR-21. ∑X = 720 ∑X2 = 18276 (∑X)2 = 518400 M =∑X N M =720 30 M = 24 �� = ∑�2−(∑��)2 � �� = 18276−51840030 30 �� =18276−17280 30 �� = 48,2 �11 =�k−k 1� �1−M(kk. Vt−M)� �11 =� 50 50−1� �1−24(50−24) 50.48,2 � �11 = (1,02)�1− 624 2410� �11 = (1,02)(1−0,25) �11 = 0,76
Lampiran 9
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Manatap Halasson Simanullang Tempat Tanggal Lahir : Huta Balian, 22 Mei 1990 Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Kristen Protestan
Alamat : Jln. Pakkat, Desa Huta Bagasan, Doloksanggul
Riwayat pendidikan:
1. 1996-2002 : SD N 173402 Sihite 2. 2002-2005 : SMP N 1 Doloksanggul 3. 2005-2008 : SMA N 1 Doloksanggul 4. 2008-2011 : D III Keperawatan USU 5. 2011- sekarang : S-1 Kerawatan Ekstensi USU