Untuk kelengkapan data dalam skripsi ini diperlukan sumber dari penelitian terdahulu seperti yang pertama penelitian yang dilakukan Dyah yang bertujuan menganalisis Kinerja Perbankan. Penelitian ini merupakan studi kasus Komparasi Antara Perbankan Syariah Dan Konvensional.
Sumber data yang digunakan penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Metode yang digunakan Independent t-test. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan Rasio LDR, CAR, NPL, ROA dan ROE. Hasil menunjukan
dengan CAR dan NPL tidak berbeda secara signifikan antara bank syariah dengan konvensional. Dilihat dari efisiensi BOPO menunjukan bank konvensional lebih baik daripada bank syariah, begitu pula dengan ROA dan ROE. Untuk LDR bank syariah lebih baik di banding bank konvensional32
Penelitian yang dilakukan oleh Suci yang bertujuan menganalisis Komparatif Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Menggunakan Metode CAMEL Pada Sebelum Selama Dan Sesudah Krisis Global Tahun 2008.
Periode yang digunakan pada tahun 2007-2009. Jenis penelitian Komparatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Syariah Mega Indonesia.
Berdasarkan analisis data dari hasil penelitian menunjukan bahwa secara perhitungan KPMM, KAP, NOM, STM dengan menggunkan metode CAMEL. bahwa kinerja keuangan dengan metode CAMEL pada BSM, BMI dan BSMI pada periode 2007-2009 tidak diperoleh temuan bahwan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangannya. Serta mempunyai rata-rata tingkat kesehatan dalam kategori peringkat komposit kedua33.
Penelitian yang dilakukan Nurhayani, Zulfadil, Edyanus yang bertujuan menganalisis Kinerja Perusahaan. Penelitian ini merupakan studi
32 Dyah Rosna Yustani Toin, Analisis Kinerja Keuangan (Studi Komparsi antara Perbankan Syariah dan Konvensional), Jurnal Siasat Bisnis, Vol.18 No.2 Juli 2014. Hal.,202-209
33 Suci kurniawati, Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Menggunakan Metode Camels Pada Sebelum, Selama Dan Sesudah Krisis Global Tahun 2008, Kebumen, Jurnal Akuntansi dan Investasi. Vol.12 No.2, Halaman; 130-160, juli 2012
kasus Perbandingan Dua Periode Krisis Di Indonesia. Sumber data yang digunakan penelitian ini adalah data sekunder. Jenis penelitian komparatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Metode yang digunakan uji t dua sampel. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan Rasio CAR, NIM, NPM, ROA, LDR dan BOPO. Hasil menunjukan bahwa terdapat perbedaan CAR, NIM, NPM, ROA, BOPO dan Return Saham perusahaan perbankan sebelum krisis 1997 dan sebelum krisis 2008. Sedangkan dari penguji tidak ada perbedaan sesudah krisis 1997 dan sesudah krisis 2008 untuk variabel LDR34.
Penelitian yang dilakukan Christine yang bertujuan menganalisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Nasional, Bank Campuran dan Bank Asing Sebelum dan Sesudah Krisis Keuangan Global. Periode yang digunakan tahun 2005-2011. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitafif di bantu dengan uji statistic paired sample test. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan kinerja keuangan Risk Profile, REC (Capital dan Earning). Rasio yang digunakan CAR, ROA dan LDR. Hasil menunjukan bahwa kinerja bank nasional, bank campuran dan bank asing sama-sama tidak menunjukan perbedaan yang signifikan.
Dimana pada bank nasional perbedaan signifikan hanya pada variabel CAR. Pada bank campuran perbedaan signifikan hanya pada variabel
34 NurhayaniLubis, Zulfadil, Edyanus Herman Halim, Kinerja Perusahaan Perbankan (Studi Perbandingan Dua Periode Krisis Di Indonesia), Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Pekanbaru Jurnal Tepak Manajemen Bisnis. Vol.VI. No.2 Mei 2014
ROA dan CAR. Sedangkan pada bank asing perbedaan signifikan hanya pada variabel LDR35.
Penelitian yang dilakukan Dian, Afiati yang bertujuan menganalisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah.
Penelitian ini menggunakan kasus BNI Syariah dan BRI Syariah. Alat analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan kinerja keuangan CAR, NPF, FDR, BOPO ROA dan ROE.
Kinerja keuangan BNI Syariah dan BRI Syariah mendapatkan profit yang besar di bandiingkan perbankan syariah yang lain. Dari pengolahan data tersebut adanya beberapa perbedaan besarnya rasio-rasio BNI Syariah dan BRI Syariah. Dengan demikian BNI Syariah memiliki kinerja lebih baik dari pada BRI Syariah36.
Penelitian yang dilakukan oleh Nur yang bertujuan menganalisis Perbedaan Rasio Keuangan PT. Bank Mandiri tbk dan PT Bank Syariah Mandiri tbk periode 2010-2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Dengan menggunakan rasio keuangan CAR, NPL, NIM, ROE, dan BOPO. Berdasarkan analisis data dari hasil penelitian menunjukan bahwa hasil rata-rata NIM dan ROE BSM lebih baik kinerjanya dibandingkan Bank Mandiri, sedangkan untuk
35Christine Cesilia, Hery Gunawan; Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Nasiional Bank Campuran Dan Bank Asing Sebelum Dan Sesudah Krisis Keuangan Global.
Jakarta. Universitas Bina Nusantara.
36 Dian Asri Fitriah, Afiati Kurniasih, Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah (Studi: BNI Syariah Dan BRI Syariah), Jurnal Nisbah Vol.1.2 No, 2 Tahun 2016.,Hal256
hasil rata-rata CAR, NPL dan BOPOBank Mandiri menunjukan lebih baik kinerjanya dari pada BSM. Dilihat hasil pengujian hipotesis dengan uji beda menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada rasio CAR, NPL, ROE dan BOPO. Sedangkan NIM tidak terdapat perbedaan yang signifikan37.
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu yaitu : (1) Penelitian terdahulu meneliti menggunakan data sekunder dan menggunakan rasio LDR, CAR, NPL, ROA dan ROE. Obyek yang digunakan bank syariah dan konvensional. Sedangkan penelitian ini menggunakan kinerja keuangan CAR, ROA dan BOPO, metode yang digunakan T-test dua sampel bebas berpasangan dan menyangkut kasus dalam PT. Bank Syariah Mandiri; (2) penelitian terdahulu meneliti analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perbankan Syariah menggunakan metode CAMEL, sedangkan penelitian ini menggunakan metode t-test dua sampel bebas berpasangan sebelum dan sesudah serta menggunakan kasus; (3) penelitian terdahulu menggunakan 5 metode kinerja keuangan CAR, NIM, NPM, ROA, dan BOPO. Studi kasus yang digunakan sebelum dan sesudah krisis 1997 dan sebelum krisis 2008. Data yang digunakan data sekunder sedangkan peneliti menggunakan 3 kinerja keuangan CAR, ROA dan BOPO. Studi kasus yang digunakan sebelum dan sesudah Krisis keuangan global 2008 pada PT. Bank Syariah Mandiri. Uji yang digunakan t-test dua sampel berpasangan ; (4) penelitian terdahulu membahas kinerja keuangan
37 Nur Azizah, Perbedaan Rasio Keuangan PT. Bank Mandiri tbk dan PT Bank Syariah Mandiri tbk periode 2010-2014, Jurnal An-Nisbah, Vol. 03, No.01, Oktober 2016
CAR, ROA dan LDR dengan menggunakan 3 bank serta studi kasus Sebelum dan Sesudah Krisis Keuangan Global, sedangkan peneliti menggunakan kinerja keuangan CAR, ROA dan BOPO studi kasus yang di ambil sebelum dan sesudah Krisis keuangan global 2008 pada PT. Bank Syariah Mandiri ; (5) penelitian terdahulu membahas kinerja keuangan bank umum syariah dengan mengambil kasus dari BNI syariah dan BRI Syariah. Periode yang digunakan pada tahun 2011-2015. Analisis yang dipakai deskriptif kuantitatif, dan menggunakan metode T-test dan regresi.
Kinerja yang digunakan penelitian terdahulu menggunakan 6 rasio yaitu CAR, NPF, FDR, BOPO, ROA dan ROE. Sedangkan peneliti ini menggunakan Kinerja keuangan yang digunakan 3 rasio CAR, ROA dan BOPO. Dengan menggunakan studi kasus sebelum dan sesudah Krisis keuangan global 2008 pada PT. Bank Syariah Mandiri. Periode yang di ambil tahun 2004-2012; (6) penelitian terdahulu membahas kinerja keuangan bank syariah dan bank konvensional dengan menggunakan 5 rasio CAR, NPL, NIM, ROE dan BOPO. Metode yang digunkan Independent sample t-test. Periode yang digunakan pada tahun 2010-2014.
Sedangkan peneliti menggunakan 3 rasio keuangan CAR, ROA dan BOPO. Metode yang di gunakan T-test sample bebas berpasangan dengan mengambil kasus sebelum dan sesudah Krisis keuangan global 2008 pada PT. Bank Syariah Mandiri. Periode yang digunakan tahun 2004-2012.
Berdasarkan penelitian terdahulu yang telah dilakukan sebelumnya, terdapat perbedaan dalam penelitian yang akan dilakukan ini, antara lain
(1) penelitian terdahulu menggunakan rasio permodalan, aktiva produktif, profitabilitas, rentabilitas, dan likuiditas sedangkan peneliti menggunakan rasio permodalan, rasio rentabilitas dan rasio efisiensi sedangkan, (2) penelitian terdahulu menggunakan bank syariah dan konvensional, sedangkan peneliti menggunakan bank syariah (3) metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode T-test dua sampel berpasangan sebelum dan sesudah. sedangkan penelitian terdahulu menggunakan metode Independent sample t-test, Regresi, CAMEL, uji statistic paired sample test, dan komparatif. (4) penelitian terdahulu menggunakan periode tahun 2007-2015 sedangkan peneliti menggunakan periode tahun 2004-2012. (5) penelitian terdahulu menggunakan studi kasus, antara bank syariah, studi kasus sebelum krisis 1997, dan sebelum krisis 2008, studi kasus sebelum dan sesudah krisis pada bank syariah dan bank konvensional. Sedangkan peneliti menggunakan studi kasus krisis keuangan global 2008.