• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V Manajemen Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati

DAFTAR LAMPIRAN

A. Kajian Teori

6. Penelitian Terdahulu

Pendidikan karakter baik di institusi pendidikan maupun di masyarakat sudah banyak dilaksanakan dengan penekanan yang berbeda-beda. Disini penulis mencantumkan beberapa penelitian yang berkaitan sebagai gambaran awal pada aspek dan bagaian apa saja yang sudah diteliti berkaitan dengan pendidikan karakter di sini diberikan berapa penelitian tersebut.

1. Emy Budiastuti. 2010. Penelitiannya berjudul “Strategi Penerapan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Praktek Busana”. Hasil penelitiannya meyatakan bahwa pendidikan karakter dapat diterapkan pada pembelajaran busana dengan suasana yang menyenangkan. Penerapan pendidikan karakter yang menyenangkan akan menghasilkan

37 Certo, C. Samuel and S. Trevis Certo. Modern Management: Concept and skill. 2012. P.2. Boston:

Prentice Hall.

siswa yang cerdas dan seimbang antara kecerdasan intelektuan dan emosional serta menghasilkan siswa yang bertaqwa yang dapat dilihat dari karya mahasiswa.38

2. Reza Armin Abdillah Dalimunte. 2015. Penelitiannya berjudul “Strategi dan Implementasi Pelaksanaan Pendidikan Karakter di SMP N 9 Yogyakarta”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan strategi pendidikan karakter di sekolah SMP N 9 yogyakarta. Hasil peneitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan karakter terlaksana melalui integrasi antar warga sekolah, pembiasaan dan pelatihan, contoh teladan. Implementsinya melalui pembelajaran, manajemen sekolah, dan kegiatan ekstra kurikuler.39

3. Thompson, B. William. 2002. Penelitiannya berjudul ” The Effects of Character Education on Student Behavior” tujuan penelitian ini untuk melihat sebarapa jauh pengaruh pendidikan karakter mempengaruhi prilaku murid-murid. Penelitiannya melibatkan murid-murid, guru dan orang tua melalui persepsi mereka terhadap pendidikan karakter. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yang positif terhadap prilaku siswa. Penelitian ini lebih lanjut merekomendasikan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk dilaksanakan terutama pada jenjang sekolah dasar. Pendidikan karakter harus dimasukkan kedalam kurikulum bukan diajarkan secara terpisah.40

4. Tesis Rizal Siregar (2018), Konstruksi Program Pembinaan Karakter di Ma‟had Al-Jami‟ah IAIN Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter yang ingin dibina melalui program Ma‟had Al-Jami‟ah adalah karakter religius, jujur, disiplin, sikap kritis, dan kepedulian sesuai dengan karakteristik dan kode etik mahasiwa IAIN Padangsidimpuan. Karakter religius dapat dibina melalui program kegiatan Ma‟had Al-Jami‟ah IAIN Padangsidimpuan yaitu bimbingan Al-Qur‟an; bimbingan ta‟lim;

bimbingan qira‟ah; bimbingan tahfiz;bimbingan tilawah; khotmul qur‟an bidang ibadah;

shalat berjama‟ah; shaat rawatib; puasa sunnah Senin dan Kamis. Karakter lainnya dapat dibina melalui pengembangan kepribadian, Mahkamah Ma‟had, materi mahfuzat, materi hadist, nasyid, liga ma‟had, pembekalan etika dan rolling kamar asrama.41

5. Magdalena (2013), Pembinaan Karakter Mahasiswa Melalui Pengembangan Matrikulasi Kepribadian di STAIN Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter mahasiswa dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang ajaran agama yang baiks sebagai pondasinya. Penggunaan masjid sebagai tempat pelaksanaan matrikulasi kepribadian, memanfaatkan waktu luang diluar perkuliahan, nara sumber terbatas, jumlah mahasiswa yang terlalu banyak, dan pengunaan metode ceramah yang

38 Emy Budiastuti. Character Building for Vocational Education. Disampaikan pada Seminar Nasional di UNY 2010.

39 Reza Armin Abdillah Dalimunte. 2015. Strategi dan Implementasi Pelaksanaan Pendidikan Karakter di SMP N 9 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun V, Nomor 1, April 2015 hal. 102-111.

40 Thompson, B. William. The Effects of Character Education on Student Behavior. Dissertation. 2002.

School of Graduate studies. East Tennesse State

University.https://dc.etsu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1863&context=etd diakses tgl 14 Juli 2021.

41 Rizal Siregar. Konstruksi Program Pembinaan Karakter di Ma‟had Al-Jami‟ah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan (Tesis tidak diterbitkan). IAIN Padangsidimpuan, 2018

monoton menjadi hambatan dalam pembinaan karakter mahasiswa di IAIN Padangsidimpuan.42

6. Joko Santoso (2018), Membangun Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Ungkapan Hkmah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi pesan ungkapan hikmah yang bersumber dari judul, penggalan lirik lagu, perkataan tokoh, isi Hadis, dan ayat Al-Qur‟an menjadi inspirasi bagi siswa sekolah dasar. Isinya meliputi nasehat kultural dan nilai arif ungkapan himah. Karater mereka dapat dibangun melalui sosialisasi dan digitalisasi stiker bijak yang berisi ungkapan hikmah.43

7. Magdalena (2020), Penguatan Karakter Bersih dan jujur melalui video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan video yang ditampilkan pada prinsipnya ada dua, yaitu pesan karakter kebersihan dan karakter kejujuran. Video ini didesain berdasarkan Theory Of Gaining Compliance. Terdapat beberapa isi pesan dalam video antara lain tentang : Pertama, karakter bersih dan jujur dapat dilihat dalam desain video dalam bagian cerita pendek tentang kebersihan yang menggambarakan mahasantriah merapikan handuk dan mukena yang bergantungan, menyapu kamar, menyuci piring, dan merapikan tumpukan buku. Perbuatan yang dilakukan dengan kesadaran bahwa kebersihan memberikan konsekuensi sehat. Mahasantriah sadar akan perilaku hidup bersih dan mengetahui bahwa perbuatannya akan mendapatkan penghargaan dari orang lain, sehingga mereka lebih rajin menjaga kebersihan. Kedua, Desain video dalam bagian cerita pendek tentang kebersihan tersebut juga menggambarkan bahwa pakaian bergelantngan, piring kotor, peralatan belajar berserakan, dan tempat tidur kotor memberikan akibat bau, banyak nyamuk, banyak semut, dan batuk-batuk. Hal ini menunjukkan bawha video karakter bersih ini didesain dengan menunjukkkan hukuman karakter kotor pada diri Mahasantriah yang diuraikan dalam Theory Of Gaining Compliance. Ketiga,Desain video dalam gambaran kondisi nyata di Ma‟had Al-Jami‟ah IAIN Padangsidimpuan. Karakter bersih yang ditunjukkan dengan membuang sampah pada tempatnya dapat diimplemetasikan jika fasilitas tempat sampah telah disediakan. Keempat, desain video dalam bagian cerita pendek menunjukkan bahwa pemilik dompet yang hilang tersebut mengucapkan terimakasih atas kebaikan mahasantriah yang mengembalikan hak miliknya berupa dompet. Hal ini menunjukkan bahwa karakter jujur akan dipatuhi jika terdapat penghargaan dalam implementasinya. Kelima, desain video dalam cerita pendek ini juga menunjukkan bahwa mahasantriah mengkhayalkan bahwa merek memperolah musibah jika menggunakan uang yang diperoleh dari dompet yang bukan hak milik mereka. Hal ini tentu menunjukan bahawa karater tidak jujur mendapatkan hukuman sebagai konsekuensinya.44

42 Magdalena. Pembinaan Karakter Mahasiswa Melalui Pengembangan Matrikulasi Kepribadian di STAIN Padangsidimpuan. Laporan Penelitian. (STAIN Padangsidimpuan, 2013)

43 Santoso, Joko, Atika Sabardila, Agus Budi Wahyudi, Rani Setiawaty, dan Hari Kusmanto.

“Membangun Karaketr Siswa Sekolah Dasar melalui Media Ungkapan Hikmah.” Juni 2021.

http:publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/10595

44 Magdalena dkk. Penguatan Karakter Bersih dan Jujur Melalui Video. Jakarta:Kencana, 2020.

BAB III

METODE PENELITIAN