PENERAPAN PEMBIAYAAN PENSIUN DI BANK SYARIAH MANDIRI PONOROGO
B. Penerapan Akad Pembiayaan Pensiun Di Bank Syariah Mandiri Ponorogo
Akad adalah suatu perjanjian antara dua belah pihak dimana keduanya saling memberikan kesepakatan yang nantinya akan di jadikan sebuah komitmen tertentu. Bank mandiri merupakan lembaga keuangan yang ada di ponorogo, salah satu bank syariah dengan sistem layanan dan teknologi mutakhir yang melampaui harapan nasabah.
Dalam pelaksanaan akad pembiayaan pensiunan yang ada di bank syariah mandiri Ponorogo, penjelasan dari Putri Vita (salah satu koordinasi pembiayaan pensiunan), mengatakan bahwa:
” Pihak bank syariah mandiri menawarkan tiga akad dalam produk dana pensiun syariah yaitu mura>bah}ah, dalam akad mura>bah}ah ada dua pilihan yang pertama mura>bah}ah retail (dengan agunan), yang kedua mura>bah}ah
(tanpa agunan), wakalah dengan mura>bah}ah, dan take over (qard al-bay mura>bah}ah).”8
Mura>bah}ah merupakan salah satu bentuk jual beli yang mengharuskan penjual memberikan informasi kepada pembeli tentang biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan komoditas (harga pokok
7
Ibid., 8
pembelian) dan tambahan profit yang diinginkan yang tercermin dalam harga jual.9
Penjelasan dari Putri Vita (salah satu koordinasi pembiayaan pensiun)
“Seperti di bank syariah mandiri Ponorogo, akad tersebut di gunakan untuk transaksi apabila pihak pensiunan ingin membeli sesuatu. Seperti halnya nasabah ingin meminjam uang juta 1 juta. Nanti di akad murabahah 1 juta itu harga beli untuk pembeliannya itu terserah untuk apa saja. Dan bank hanya memberikan uang atau modal saja. Di situ nanti aja margin, misalnya 50 juta total harga jualnya 150 juta. Jadi ada harga beli, ada margin, ada keuntungan dan ada penjual. Presentasinya tidak bisa ditentukan”.10
Berdasarkan pernyataan dari Putri Vita di atas, maka produk-produk pembiayaan pensiunan syariah sudah dijelaskan dalam brosur seperti di bawah ini:
Didalam akad mura>bah}ah terdapat dua akad yaitu mura>bah}ah retail (dengan agunan) dan mura>bah}ah retail (tanpa agunan). Agunan atau jaminan yaitu sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban nasabah apabila nasabah wanprestasi. Surat keterangan atau ijasah merupakan obligation. Dalam pembiayaan iplan, pensiun dan mikro aliansi yang menjadi sumber pengembalian pembiayaan berasal dari sumber gaji nasabah, bukan SK atau ijazah.11
Untuk produk Bank Syariah Mandiri implan, Bank Syariah Mandiri pensiun dan mikro (aliansi) menggunakan mura>bah}ah retail (tanpa agunan) dengan memastikan beberapa hal sebagai berikut:
9
Ismail Nawawi, Fikih Muamalah Klasik Dan Kontemporer, (Bogor: Ghalia Indonesia, 2012), 91.
10
Putri Vita, Hasil Wawancara, 2 Oktober 2018. 11
47
1. Rincinan jaminan yang tertuang dalam RFP harus tercantum dengan jelas dan detail isi nomor dan tanggal atau tahun terbit SK atau ijazah. 2. Penguasaan SK atau ijazah di buktikan dengan tanda terima jaminan
antara nasabah dengan cabang.
Akad yang ditawarkan oleh bank syariah mandiri Ponorogo yang kedua adalah mura>bah}ah dengan wakalah. Mura>bah}ah adalah suatu bentuk jual beli tertentu ketika penjual menyatakan biaya perolehan barang, meliputi harga barang dan biaya-biaya lain yang di keluarkan untuk memperoleh barang tersebut, dan tingkat keuntungan (margin) yang di inginkan.12 Sedangkan Waka>lah merupakan perlimpahan kewenangan untuk melakukan tindakan kepada orang lain yang sesuai dengan syariah dan ketentuan yang telah di tentukan oleh kedua belah pihak untuk melakukan sesuatu tindakan tertentu. Islam mensyariatkan waka>lah karena manusia membutuhkannya. Tidak setiap orang mempunyai kemampuan atau kesempatan untuk menyelesaikan segalam urusannya sendiri. Pada suatu kesempatan, seseorang perlu mendelegasikan suatu pekerjaan kepada orang lain untuk mewakili dirinya.13
Penjelasan dari Putri Vita (salah satu koordinasi pembiayaan pensiunan)
“Begitupun juga di Bank Syariah Mandiri Ponorogo dalam akad waka>lah
yang dilakukan, yaitu dimana pihak pensiunan semula memiliki utang dibank lain, dapat dialihkan kepada Bank Syaiah Mandiri Ponorogo
12
Ascarya, Akad & Produk Bank Syariah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2013), 81-82.
13
dengan jaminan SK, dan potong gaji setiap bulan. Jadi disini tidak ada wanprestasi anatara pihak bank dengan pihak nasabah”.14
Berdasarkan pernyataan dari Vita Putri di atas, maka produk-produk pembiayaan pensiunan syariah sudah dijelaskan dalam brosur seperti di bawah ini:
Selama terdapat sequence waktu dengan urutan sebagai berikut: akad waka>lah-PO-akad mura>bah}ah-tanda terima barang.
Akad yang ditawarkan oleh bank syariah ponorogo yang ketiga adalah take over. Take over dari lembaga keuangan konvensional baik dengan agunan maupun tanpa agunan menggunakan akad qard al-bay mura>bah}ah sesuai template akad pada saati ini:
1. Untuk pembiayaan tanpa agunan, maka pada akad mura>bah}ah pasal 5 jaminan diisi dengan “sumber pembiayaan gaji berdasarkan SK/ijazah atas nama…. Nomor…. Yang diserahkan kepada bank dan disimpan di Ban sampai dengan pembiayaan nasabah dinyatakan lunas”.
2. Untuk pembiayaan dengan agunan, maka pada akad mura>bah}ah pasal 5 jaminan diisi dengan rincinan agunan yang diserahkan kepada bank sesuai dokumen agunan.15
Dalam untuk melaksanakan transaksi dana pensiun syariah diperlukan beberapa persyaratan diantaranya:
“SP3R (fom dari taspen), Karip asli, Fotocopy karip, SK asli, Fotocopy SK, Fotocopy KTP, Fotocopy tabungan, Pas poto 3x4”. 16
14
Ardyt, Hasil Wawancara, 2 Oktober 2018. 15
Ibid., 16
49
Sedangkan untuk melakukan membiayaan dana pensiun di bank syariah mandiri Ponorogo sebaga berikut:
“Fotocopy KTP sekalian, Fotocopy buku nikah, Fotocopy karip, Fotocopy
SK, Agunan SK pensiun asli, Slip gaji 3 bulan terakhir, Fotocopy NPWP (wajib pajak)”.17
17
50
BAB IV
ANALISIS PEMBIAYAAN PENSIUN DI BANK SYARIAH MANDIRI