• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2. Penerapan Model Make a Match di Kelas V MINU

48

Sisklus ini terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.

1. Tahap Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran, instrumen penilaian dan soal tes siklus I.

2. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan tindakan pada siklus I ini dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2016 di kelas V dengan jumlah siswa 31 siswa, namun pada saat penelitian berlangsung ada dua siswa yang tidak masuk dikarenakan sakit. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai guru. Proses pembelajaran dilakukan berdasarkan perencanaan pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pada tahap ini dilakukan proses pembelajaran dengan model make a match untuk memahami mufrada>t mata pelajaran bahasa Arab, sedangkan peran siswa adalah mencari pasangan dari kartu yang dipegangnya, sedangkan guru mata pelajaran bahasa Arab bertugas sebagai fasilitator dan pembimbing siswa untuk belajar.

Pembelajaran diawali dengan bermain tepuk-tepuk untuk memunculkan semangat para siswa, kemudian sedikit

49

mengulas pelajaran minggu lalu dan memotivasi agar siswa semangat belajar. Pada kegiatan inti semua siswa mengamati gambar tentang ّيباتكلا اودأا بتكم يف yang ada di buku siswa kemudian diikuti pertanyaan yang berhubungan dengan gambar. Setelah itu guru membagikan kartu yang berisi mufra>dat atau terjemahannya kepada masing-masing siswa sedangkan siswa mencari pasangan yang cocok dari kartu yang dipegang. Selanjutnya siswa yang sudah menemukan pasangan dari kartu yang dipegang berkumpul membuat kelompok dan membacakan kartu yang dibawanya secara bergiliran.

Ketika siswa terlihat mulai jenuh dan kurang fokus guru kembali mengajak siswa untuk melakukan tepuk-tepuk seperti yang berada di awal pembelajaran. Kemudian dilanjutkan kembali dengan membaca kartu yang dipegang pada setiap kelompok.

Setelah semua siswa sudah membacakan kartu yang dipegang, dilanjutkan dengan mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan pelajaran untuk mengetahui seberapa jauh siswa memahami pelajaran yang telah dipelajari.

Sebelum kegiatan berakhir bersama-sama menyimpulkan pembelajaran yang sudah dilakukan dan melakukan refleksi. Dan kegiatan belajar mengajar ditutup

50

dengan memberikan semangat atau motivasi kepada siswa untuk tetap semangat belajar.

3. Tahap Observasi

Observasi (pengamatan) dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pembelajaran. Mulai dari mengamati perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, perhatian siswa terhadap media, mengamati keaktifan siswa dalam pembelajaran mufrada>t, kemampuan siswa dalam menyampaikan hasil diskusinya sampai pada kemampuan siswa dalam menjawab soal yang berhubungan dengan pembelajaran mufrada>t.

Dalam pembahasan ini akan disajikan data berupa hasil observasi kegiatan guru dengan siswa selama pelaksanaan tindakan. Dari lembar observasi kegiatan guru dan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung diperoleh data sebagai berikut:

a) Hasil observasi kegiatan guru Tabel 4.3

Hasil Observasi Kegiatan Guru Siklus I

No Aspek Yang Diamati Skor

P

ersia

pa

n

1 Persiapan fisik guru dalam mengajar

3 2 Persiapan perangkat pembelajaran (RPP) 4 3 Persiapan media pembelajaran 4

51 P elaksa na an Kegiatan awal:

1 Guru mengucapkan salam

4 2 Guru dan siswa berdoa bersama-sama 3 3 Guru menanyakan kabar peserta didik 3 4 Guru mengabsen kehadiran siswa 3 5 Guru dan siswa melakukan tepuk semangat 3 6 Guru menanyakan pelajaran minggu lalu

4 7 Guru menyampaikan tema dan tujuan

pembelajaran. 4

8 Guru mengondisikan siswa 3

Kegiatan Inti:

1 Guru membimbing siswa untuk mengamati

gambar yang ada di buku siswa 3 2 Guru memancing siswa untuk bertanya

tentang gambar 4

3 Guru menyampikan materi 4

4 Guru membagikan kartu 3

5 Guru menjelaskan aturan main 3 6 Guru meminta siswa agar memikirkan

jawaban dari kartu yang dipegang 3 7 Guru meminta siswa untuk mencari

pasangan dari kartu yang mereka pegang 4 8 Guru meminta siswa agar mereka

berkumpul dengan kelompoknya. 4 9 Guru membimbing Setiap kelompok untuk

membacakan soal dan jawaban dari kartu yang dipegang

3 10 Guru membimbing semua siswa untuk

52

dibaca.

11 Guru meminta semua siswa untuk menuliskan 5 mufrada>t beserta terjemahannya

4 Kegiatan akhir:

1 Guru dan siswa menyimpulkan tentang

materi yang dipelajari. 3

2 Guru meminta siswa merefleksikan kegian

pembelajran yang sudah dilakukan 4 3 Guru bertanya tentang materi yang sudah di

pelajari 3

4 Guru menyampiakan tema yang akan

dipelajari minggu depan 3

5 Guru berdoa 4

6 Guru mengucapkan salam 4

Jumlah Skor Perolehan 98

Berdasarkan tabel hasil observasi kegiatan guru pada siklus I di atas, kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran dapat diketahui dengan rumus:

= 88%

Dari perhitungan di atas, dengan skor yang diperoleh dari kegiatan guru sebesar 98 dari skor maksimal 112

53

menghasilkan persentase sebanyak 88%. Dengan persentase tersebut maka tingkat keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran masuk dalam kriteria Baik.

b) Hasil Observasi Kegiatan Siswa. Tabel 4.4

Hasil Observasi Kegiatan Siswa Siklus I

No Aspek Yang Diamati Skor

P

ersia

pa

n

1 Persiapan fisik siswa dalam mengikuti

pembelajaran 4

2 Persiapan alat perlengkapan belajar 4 3 Persiapan performance siswa 4 Kegiatan awal:

1 Siswa menjawab salam

4

2 Siswa berdoa bersama-sama 4

3 Siswa menjawab pertanyaan kabar dari guru 4 4 Siswa memperhatikan guru saat

mengabsensi 3

5 Siswa melakukan tepuk semangat 3 6 Siswa masih mengingat materi yang

diajarkan sebelumnya 2

7 Siswa menyimak tema dan tujuan

pembelajaran yang disampaikan guru 3

8 Siswa terkondisikan 3

Kegiatan Inti:

54

siswa

2 Siswa bertanya tentang gambar 3 3 Siswa menyimak penjelasan dari guru

tentang materi 3

4 Siswa menerima kartu 4

5 Siswa menyimak aturan main 4

6 Siswa-siswi memikirkan jawaban dari kartu

yang dipegang 4

7 Semua siswa bersemangat mencari pasangan dari kartu yang mereka pegang. 4 8 Dengan senang mereka berkumpul dengan

kelompoknya 4

9 Setiap kelompok membacakan soal dan

jawaban dari kartu yang dipegang 4 10 Kelompok lain mengkoreksi jawaban

temannya 3

11 Setiap siswa menuliskan 5 mufrada>t beserta

terjemahannya 2

Kegiatan akhir:

1 Siswa menyimpulkan tentang materi yang

dipelajari bersama guru 2

2 Siswa merefleksikan kegian pembelajran

yang sudah dilakukan 2

3 Siswa menjawab pertanyaan guru tentang

materi yang sudah di pelajari 4 4 Siswa menyimak materi yang akan

dipelajari minggu depan dari guru 3

5 Siswa berdoa 4

6 Siswa menjawab salam 4

55

Berdasarkan hasil observasi kegiatan siswa yang dilakukan, diperoleh skor sebesar 95 dari skor maksimal 112. Dengan demikian maka persentase kegiatan siswa pada siklus I ini adalah:

= 85%

Berdasarkan persentase yang diperoleh yakni 84% maka kegiatan siswa pada siklus I ini termasuk dalam kriteria Baik.

c) Hasil Tes Siswa Tabel 4.5

Hasil Tes Pemahaman Kosakata (Mufrada>t) Bahasa Arab Siklus I

No. Nama Siswa Nilai

Keterangan T TT 1. AMR 78 2. AEM 75 3. ARM 77 4. AF 58 5. APA 79

56 6. DAF 78 7. DARN 66 8. HA 49 9. INN 10. JF 75 11. LA 66 12. MAF 24 13. MIA 75 14. MIM 55 15. MMMF 16. MAD 78 17. MBR 78 18. MFA 60 19. MFA 83 20. MG 76 21. MJF 35 22. MNF 48 23. MUN 50 24. NWA 75 25. NMK 98 26. OS 76

57 27. RR 34 28. RFS 75 29. RAN 79 30. VHU 83 31. WDS 83 Jumlah Skor 1966 18 11 Keterangan: T : Tuntas TT : Tidak Tuntas Tabel 4.6

Distribusi Hasil Tes Pada Siklus I Nilai rata-rata tes pemahaman

mufrada>t siswa = 67,79

Jumlah siswa yang tuntas 18

Persentase ketuntasan belajar

58

Dari data tabel di atas rata-rata tes siswa dalam memahami mufrada>t pada siklus I sebesar 66,79, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa sebanyak 62,06%.

Tabel 4.7

Hasil Non Tes Keterampilan Menulis (Mufrada>t) Bahasa Arab Siklus I

No Nilai T TT No Nilai T TT 1. 25 17 25 2. 83 18 25 3. 100 19 100 4. 83 20 83 5. 83 21 25 6. 83 22 25 7. 100 23 42 8. 42 24 100 9. 25 83 10. 100 26 67 11. 25 27 100 12. 100 28 25 13. 42 29 83 14. 83 30 100 15. 31 67

59 16. 100 Jumlah 17 12 Keterangan: T : Tuntas TT : Tidak Tuntas Tabel 4.8

Distribusi Hasil Non Tes Pada Siklus I Nilai rata-rata non tes

keterampilan menulis mufrada>t

siswa = 68,93

Jumlah siswa yang tuntas 17

Persentase ketuntasan belajar

Dari data tabel di atas menunjukan nilai rata-rata tes keterampilan menulis mufrada>t siswa pada siklus I adalah 68,93, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa sebanyak 58,62%.

Setelah peneliti mengetahui hasil evaluasi siklus I di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata tes siswa dari kemampuan memahami dan keterampilan menulis mufrada>t

60

adalah 68,36, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan 60,34%. Ini menunjukkan adanya peningkatan dari 61 menjadi 69,36. Sehingga peningkatan yang terjadi sebesar 8,36. Begitupula dengan persentase ketuntasan belajar siswa yang awalnya 26,66% menjadi 60,34%. Dari persentase tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 33,68%. Dengan demikian dapat disimpulkan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I ini masuk pada kriteria kurang.

4. Tahap Refleksi

Pada tahap ini akan dikaji apa yang telah terlaksana dengan baik maupun yang masih kurang baik dalam proses belajar mengajar dengan penerapan model make a match.

Pada siklus I ini memang telah terjadi peningkatan pada hasil tes siswa jika dibandingkan dengan hasil pretest. Namun peningkatan tersebut masih belum memenuhi indikator keberhasilan sebagaimana yang diharapkan. Masih terdapat 18 dari 31 siswa yang nilainya belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal sebagaimana yang ditentukan.

Pada siklus I ini masih banyak kekurangan yang perlu mendapatkan perhatian. Diantaranya adalah masih ada beberapa siswa yang masih belum memperhatikan ketika guru menjelaskan serta kurangnya antusias siswa ketika bermain

61

make a match. Hal ini yang dapat mempengaruhi hasil tes siswa pada siklus I. kemudian jika dilihat dari segi penulisannya siswa juga masih banyak mengalami kesalahan meskipun mayoritas siswa sudah hafal mufra>dat. Hal ini bisa dilihat ketika peneliti mengoreksi hasil tes siklus I.

b. Hasil Penelitian Siklus II a. Tahap Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran, instrumen penilaian dan soal tes siklus I.

b. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk siklus II dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2016 di kelas V dengan jumlah siswa 31 siswa. Dalam hal ini peneliti tetap menjadi guru. Adapun proses belajar mengajar pada siklus II ini juga mengacu pada rencana pelaksanaan pembelajaran dengan memperhatikan revisi yang ada pada siklus I, sehingga pada siklus II ini tidak terjadi kesalahan ulang yang ada pada siklus II.

62

Berdasarkan hasil refleksi pada siklus I diketahui bahwa salah satu kekurangannya adalah peneliti kurang mengembangkan model pembelajaran yang digunakan.

Kegiatan pembelajaran pada siklus ini tidak jauh beda dengan siklus I hanya saja ada sedikit penambahan. Pembelajaran masih tetap diawali dengan kegiatan bermain tepuk-tepuk untuk memusatkan perhatian siswa, kemudian bertanya tentang pembelajaran minggu lalu, setelah itu guru menyampaikan tema yang akan dipelajari tentang بتكم يف

ّيباتكلا اودأا serta tujuan yang akan dicapai setelah melakukan

pembelajaran. Pada kegiatan inti siswa diminta untuk memperhatikan gambar yang ada di buku siswa dan bertanya tentang gambar, setelah itu guru menjelaskan sekilas tentang materi dan bermain make a match dengan cara membagikan kartu kepada semua siswa yang berisi mufrada>t atau terjemahannya sedangkan siswa mencari pasangan dari kartu yang mereka pegang.

Penambahan pada siklus II ini ada pada cara pengelompokannya. Setelah semua siswa menemukan pasangan dari kartu yang mereka pegang para siswa berkumpul dengan kelompok lain dan saling bertukar kartu agar pengetahuan tentang mufrada>t semakin bertambah banyak. Setelah itu masing-masing kelompok membacakan kartu yang

63

mereka pegang di depan untuk dikoreksi bersama. Selanjutnya setiap siswa menuliskan satu mufrada>t yang telah dipelajari sebelumnya.

Pada kegiatan penutup siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari serta mereflesikannya dan ditutup dengan

membaca do’a.

c. Tahap Observasi

Observasi (pengamatan) dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pembelajaran. Mulai dari mengamati perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, perhatian siswa terhadap media, mengamati keaktifan siswa dalam pembelajaran mufrada>t, kemampuan siswa dalam membacakan mufrada>t sampai pada kemampuan siswa dalam menjawab soal yang berhubungan dengan pembelajaran mufrada>t.

Dalam pembahasan ini akan disajikan data berupa hasil observasi kegiatan guru dengan siswa selama pelaksanaan tindakan serta hasil evaluasi pemahaman mufrada>t. Dari lembar observasi kegiatan guru dan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung diperoleh data sebagai berikut:

64

Tabel 4.9

Hasil Observasi Kegiatan Guru Siklus II

No Aspek Yang Diamati Skor

P

ersia

pa

n 1 Persiapan fisik guru dalam mengajar 4 2 Persiapan perangkat pembelajaran (RPP) 4 3 Persiapan media pembelajaran 4

P

elaksa

na

an

Kegiatan awal:

1 Guru mengucapkan salam

4 2 Guru dan siswa berdoa bersama-sama 4 3 Guru menanyakan kabar peserta didik 4 4 Guru mengabsen kehadiran siswa 4 5 Guru dan siswa melakukan tepuk semangat 4 6 Guru menanyakan pelajaran minggu lalu

3 7 Guru menyampaikan tema dan tujuan

pembelajaran. 4

8 Guru mengondisikan siswa 4

Kegiatan Inti:

1 Guru membimbing siswa untuk mengamati

gambar yang ada di buku siswa 3 2 Guru memancing siswa untuk bertanya

tentang gambar 3

3 Guru menyampikan materi 4

4 Guru membagikan kartu 4

5 Guru menjelaskan aturan main 3 6 Guru meminta siswa agar memikirkan

jawaban dari kartu yang dipegang 4 7 Guru meminta siswa untuk mencari 4

65

pasangan dari kartu yang mereka pegang 8 Guru meminta siswa agar mereka

berkumpul dengan kelompoknya. 4 9 Guru meminta setiap kelompok untuk

berkumpul dengan kelompok lain dan saling bertukar kartu

4 10 Guru membimbing Setiap kelompok untuk

membacakan soal dan jawaban dari kartu yang dipegang

4 11 Guru membimbing semua siswa untuk

mengkoreksi jawaban dari soal yang sudah dibaca.

3 12 Guru meminta semua siswa untuk

menuliskan 5 mufrada>t beserta terjemahannya

4 Kegiatan akhir:

1 Guru dan siswa menyimpulkan tentang

materi yang dipelajari. 4

2 Guru meminta siswa merefleksikan kegian

pembelajran yang sudah dilakukan 3 3 Guru bertanya tentang materi yang sudah di

pelajari 4

4 Guru menyampiakan tema yang akan

dipelajari minggu depan 4

5 Guru berdoa 4

6 Guru mengucapkan salam 4

66

Berdasarkan tabel hasil observasi kegiatan guru pada siklus II di atas, kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran dapat diketahui dengan rumus:

= 95%

Dari perhitungan di atas, dengan skor yang diperoleh dari kegiatan guru sebesar 110 dari skor maksimal 116 menghasilkan persentase sebanyak 95%. Dengan persentase tersebut maka tingkat keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran masuk dalam kriteria Sangat Baik.

e) Hasil Observasi Kegiatan Siswa. Tabel 4.10

Hasil Observasi Kegiatan Siswa Siklus II

No Aspek Yang Diamati Skor

P

ersia

pa

n

1 Persiapan fisik siswa dalam mengikuti

pembelajaran 4

2 Persiapan alat perlengkapan belajar 4 3 Persiapan performance siswa 4 Kegiatan awal:

1 Siswa menjawab salam

4

67

3 Siswa menjawab pertanyaan kabar dari guru 4 4 Siswa memperhatikan guru saat

mengabsensi 4

5 Siswa melakukan tepuk semangat 4 6 Siswa masih mengingat materi yang

diajarkan sebelumnya 3

7 Siswa menyimak tema dan tujuan

pembelajaran yang disampaikan guru 3

8 Siswa terkondisikan 3

Kegiatan Inti:

1 Siswa mengamati gambar yang ada di buku

siswa 4

2 Siswa bertanya tentang gambar 4 3 Siswa menyimak penjelasan dari guru

tentang materi 4

4 Siswa menerima kartu 4

5 Siswa menyimak aturan main 4

6 Siswa-siswi memikirkan jawaban dari kartu

yang dipegang 4

7 Semua siswa bersemangat mencari pasangan dari kartu yang mereka pegang. 4 8 Dengan senang mereka berkumpul dengan

kelompoknya 3

9 Dengan semangat siswa berkumpul dengan

kelompok lain dan saling bertukar kartu 4 10 Setiap kelompok membacakan soal dan

jawaban dari kartu yang dipegang 4 11 Kelompok lain mengkoreksi jawaban

temannya 4

68

terjemahannya Kegiatan akhir:

1 Siswa menyimpulkan tentang materi yang

dipelajari bersama guru 4

2 Siswa merefleksikan kegian pembelajran

yang sudah dilakukan 4

3 Siswa menjawab pertanyaan guru tentang

materi yang sudah di pelajari 4 4 Siswa menyimak materi yang akan

dipelajari minggu depan dari guru 3

5 Siswa berdoa 4

6 Siswa menjawab salam 4

Jumlah Skor Perolehan 107

Berdasarkan hasil observasi kegiatan siswa yang dilakukan, diperoleh skor sebesar 107 dari skor maksimal 116. Dengan demikian maka persentase kegiatan siswa pada siklus II ini adalah:

= 92%

Berdasarkan persentase yang diperoleh yakni 92% maka kegiatan siswa pada siklus I ini termasuk dalam kriteria Sangat Baik.

69

f) Hasil Tes Siswa Tabel 4.11

Hasil Tes Pemahaman Kosakata (Mufrada>t) Bahasa Arab Siklus II

No. Nama Siswa Nilai

Keterangan T TT 1. AMR 100 2. AEM 75 3. ARM 93 4. AF 88 5. APA 84 6. DAF 76 7. DARN 93 8. HA 50 9. INN 10. JF 81 11. LA 94 12. MAF 93 13. MIA 93 14. MIM 76 15. MMMF 75 16. MAD 58

70 17. MBR 98 18. MFA 55 19. MFA 91 20. MG 91 21. MJF 81 22. MNF 82 23. MUN 100 24. NWA 87 25. NMK 93 26. OS 81 27. RR 59 28. RFS 100 29. RAN 85 30. VHU 91 31. WDS 80 Jumlah Skor 2503 26 4 Keterangan: T : Tuntas TT : Tidak Tuntas

71

Tabel 4.12

Distribusi Hasil Tes Pada Siklus II Nilai rata-rata tes pemahaman

mufrada>t siswa →

= 83,43

Jumlah siswa yang tuntas 26

Persentase ketuntasan belajar

Dari data tabel di atas rata-rata tes siswa dalam memahami mufrada>t pada siklus II sebesar 83,43, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa sebanyak 86,66%.

Tabel 4.13

Hasil Non Tes Keterampilan Menulis (Mufrada>t) Bahasa Arab Siklus II

No Nilai T TT No Nilai T TT 1. 25 17 100 2. 100 18 83 3. 100 19 100 4. 100 20 100 5. 83 21 100 6. 100 22 100 7. 100 23 100

72 8. 100 24 100 9. 25 100 10. 100 26 100 11. 100 27 83 12. 83 28 100 13. 100 29 83 14. 100 30 100 15. 100 31 100 16. 82 Jmlh 2822 29 1 Keterangan: T : Tuntas TT : Tidak Tuntas Tabel 4.14

Distribusi Hasil Non Tes Pada Siklus II Nilai rata-rata tes keterampilan

menulis mufrada>t siswa

= 94,06

Jumlah siswa yang tuntas 29

Persentase ketuntasan belajar

73

Dari data tabel di atas menunjukan nilai rata-rata tes keterampilan menulis mufrada>t siswa pada siklus II adalah 94,06, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa sebanyak 96,66%.

Setelah melakukan dua tes di atas maka dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran

make a match dalam pembelajaran bahasa Arab terutama untuk memahami mufrada>t siklus II, diperoleh nilai rata-rata siswa adalah 88,74 ini dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. hasil tersebut menunjukkan bahwa secara klasikal nilai yang dapat dicapai siswa sudah tuntas karena siswa yang

memperoleh nilai ≥ 75 sebesar 91,66% lebih besar dari

persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sbesar 75%. Dari perolehan persentase ketuntasan belajar di atas, menurut tabel tingkat keberhasilan belajar menunjukkan bahwa pemahaman mufrada>t bahasa Arab dikategorikan sangat baik.

d. Tahap Refleksi

Pada tahap ini akan dikaji apa yang telah terlaksana dengan baik maupun yang masih kurang baik dalam proses belajar mengajar dengan penerapan model belajara make a match.

Dari data-data yang telah diperoleh dapat diuraikan sebagai berikut:

74

1. Selama proses belajar mengajar guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, meskipun ada beberapa aspek yang belum sempurna tetapi prosentase pelaksanaanya untuk masing-masing aspek cukup besar. 2. Berdasarkan data hasil pengamatan diketahui bahwa siswa

aktif selama proses belajar berlangsung.

3. Kekurangan pada siklus sebelumnya sudah mengalami perbaikan dan peningkatan sehingga hasil menjadi lebih baik.

4. Prestasi belajar siswa pada siklus II mencapai ketuntasan. e. Hasil Wawancara

Berdasarkan hasil wawancara kepada siswa setelah dilakukan siklus II, diperoleh informasi bahwa pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan model make a match ini sangat menyenangkan dan mempermudah siswa dalam memahami mufrada>t.

B. Pembahasan

Berdasarkan pengamatan pada pelaksanaan pembelajaran siklus I dan siklus II diperoleh hasil sebagai berikut:

1. Aktivitas Guru dan Siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar pada Siklus I dan Siklus II Diperoleh Data Sebagai Berikut:

75

Dalam proses kegiatan belajar mengajar aktivitas guru dan siswa tiap siklus mengalami peningkatan. Nilai akhir pada aktivitas guru meningkat dari 88 pada siklus I, menjadi 95 pada siklus II. Begitu juga dengan aktivitas siswa meningkat dari 84 pada siklus I, menjadi 92 pada siklus II.

Gambar Diagram 4.1

Diagram Observasi Aktivitas Guru dan Siswa 78 80 82 84 86 88 90 92 94 96

Observasi Aktivitas Guru Kelas Observasi Aktivitas Siswa Kelas

Siklus 1

76 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Rata-rata Hasil Belajar

Pra Siklus

Siklus I

Siklus II 2. Hasil Belajar Siswa pada 2 Siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II

Diperoleh Data Sebagai Berikut: a. Rata-Rata Hasil Belajar

Gambar Diagram 4.2 Diagram Rata-Rata Hasil Belaja

Dari diagram batang di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar tiap siklus terdapat peningkatan, yaitu diperoleh nilai rata- rata kelas sebesar 61 pada pra siklus, kemudian meningkat 68,36 pada siklus I, dan terus meningkat menjadi 88,74 pada siklus II.

77

b. Ketuntasan belajar siswa (%) pada siklus I dan siklus II diperoleh data sebagai berikut:

Gambar diagram 4.3

Diagram Ketuntasan Belajar Siswa

Dari diagram batang di atas dapat disimpulkan bahwa persentase ketuntasan belajar terdapat peningkatan pada tiap siklusnya, yaitu dengan persentase 26,66% pada pra siklus, kemudian pada siklus I mencapai 60,34% dan pada siklus II mencapai 91,66%.

c. Hasil Penelitian Peningkatan Pemahaman Mufrada>t Mata Pelajaran Bahasa Arab dengan Menggunakan Model Make a Match.

0.00% 10.00% 20.00% 30.00% 40.00% 50.00% 60.00% 70.00% 80.00% 90.00% 100.00%

Ketuntasan belajar siswa

Pra siklus

Siklus I

78

Tabel 4.15

Hasil Penelitian Peningkatan Pemahaman Mufrada>t Mata Pelajaran Bahasa Arab dengan Menggunakan Model Make a Match

No Aspek Pra Siklus Siklus I

Siklus II Persentase peningkatan 1. Aktivitas guru - 88 95 7 2. Aktivitas siswa - 84 92 8 3. Rata-rata kelas 61,00 68,36 88,74 20,38 4. Ketuntasan belajar 26,66% 60,34% 91,66% 31,32%

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian peningkatan pemahaman mufrada>t mata pelajaran bahasa Arab dengan menggunakan model make a match terjadi peningkatan dalam empat aspek: yakni (1) aspek aktivitas guru siklus I dan siklus II terjadi peningkatan sebesar 7. (2) aspek akitivitas siswa siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 8. (3) aspek rata-rata kelas dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 20,38. (4) aspek ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan persentase sebesar 31,32%.

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model make a match dapat meningkatkan pemahaman mufrada>t mata pelajaran bahasa Arab materi ّيباتكلا اودأا بتكم يف.

BAB V

PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dari data yang diperoleh selama dua siklus dengan menerapkan modelmake a matchdapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Penerapan model make a match dalam mata pelajaran bahasa Arab siswa kelas V di MINU Ngingas Waru Sidoarjo, dapat dilihat dari langkah-langkah model pembelajaran make a match, diantaranya: (a) Pada kartu indeks yang terpisah, tulislah pertanyaan tentang apapun yang diajarkan di kelas. Buatlah kartu pertanyaan dengan jumlah yang sama dengan setengah jumlah siswa. (b) Pada kartu yang terpisah, tulislah jawaban atas masing-masing pertanyaan itu. (c) Campurkan dua kumpulan kartu tersebut. (d) Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soal atau jawaban. (e) Setiap siswa memikirkan jawaban atau soal dari kartu yang dipegang. (f) Setiap siswa mencari

Dokumen terkait