• Tidak ada hasil yang ditemukan

Selain dalam bentuk uang muka (down payment), Wajib Bayar juga bisa melakukan pembayaran sekaligus atas kontrak yang bersifat multitahun.

Dengan menggunakan pendekatan Neraca, pengakuan atas Pendapatan–LO dilakukan di awal timbulnya hak atas pendapatan tersebut. Jika pada saat terbit Dokumen Penetapan tidak dilakukan pembayaran oleh Wajib Bayar dan masa pendapatan belum jatuh tempo, maka tidak ada jurnal yang harus dicatat oleh fungsi akuntansi di PPK―SKPD.

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

4,500,000 Rp

3,000,000 Rp

Pendapatan–LO Rp 7,500,000

Pendapatan Diterima Di Muka Uraian

5 Maret 2020

Surat Perjanjian

Sewa

Jurnal di PPK—SKPDTidak ada jurnal

Jurna l L R A

Piutang Pendapatan

Jurna l L O

(mencatat timbulnya hak pendapatan atas sewa gedung Islamic Center) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Tidak ada jurnal

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

4,500,000

8 Maret 2020 Nota Kredit

Jurnal di PPK—SKPD

Jurna l L R A

R/K PPKD

Jurna l L O

(mencatat penerimaan uang muka sewa gedung Islamic Center) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Perubahan SAL

(mencatat pelunasan sewa gedung Islamic Center)

Kas di Kas Daerah

(mencatat penerimaan uang muka sewa gedung Islamic Center)

Jika bersamaan dengan terbitnya Dokumen Penetapan, Wajib Bayar membayar sekaligus di muka atas barang/jasa yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, jurnal yang dibuat adalah sebagai berikut:

Setelah menerima pembayaran dari Wajib Bayar, Bendahara Penerimaan/Bendahara Penerimaan Pembantu menyetorkannya ke RKUD dengan menggunakan STS. Jurnal yang dicatat adalah sebagai berikut:

Pada akhir periode pelaporan, dilakukan jurnal penyesuaian untuk mengakui Pendapatan–LO yang menjadi hak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dengan menggunakan Memo Koreksi, fungsi akuntansi di PPK–SKPD membuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

xxxx

Jurnal di PPK—SKPDTidak ada jurnal

Jurna l L R A

Kas di Bendahara Penerimaan (Pembantu)

Jurna l L O

(mencatat penerimaan uang muka pendapatan) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Tidak ada jurnal

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

xxxx

Pendapatan–LRA xxxx

xxxx Kas di Bendahara

Penerimaan/Pembantu xxxx

xxxx Pendapatan Diterima Di

Muka xxxx

Jurnal di PPK—SKPD

Jurnal L R A

Perubahan SAL

(mencatat penerimaan pendapatan diterima di muka multitahun)

Pendapatan yang Ditangguhkan R/K PPKD

Jurnal L O

(mencatat penerimaan pendapatan diterima di muka multitahun) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Kas di Kas Daerah

(mencatat penyetoran pendapatan yang diterima di muka multitahun)

2.3.4.5. Pembayaran Pendapatan secara Angsuran

Beberapa jenis pendapatan dilakukan dengan cara mengangsur, seperti sewa rumah, sewa lahan, dan lain-lain. Dikatakan mengangsur karena kontrak perjanjian antara SKPD dengan pihak ketiga atau masyarakat dilakukan dalam satu periode tertentu, namun periode pembayarannya disepakati untuk dilakukan setiap subperiode.

Sebagai ilustrasi, Ahmad membuat perjanjian sewa rumah susun dengan SKPD. Dalam kontrak perjanjian tersebut disepakati bahwa sewa rumah susun dimulai pada tanggal 1 Oktober 2020 selama 1 (satu) tahun dengan biaya sewa per bulan Rp 800.000,00. Jatuh tempo pembayaran setiap akhir bulan berkenaan. Pada tanggal 1 Oktober 2020 diterbitkan SKRD atas perjanjian sewa rumah susun tersebut dan Wajib Bayar belum melakukan pembayaran.

Analisis atas transaksi tersebut dapat diringkas sebagai berikut:

TMT 1 Oktober 2020

Tanggal Jatuh Tempo Kontrak 30 September 2021 Periode Pembayaran Bulanan

Tanggal Jatuh Tempo

Pembayaran Akhir bulan

Hak pendapatan per bulan Rp 800.000

Jurnal yang dibuat atas transaksi tersebut antara lain:

1) Pada saat SKRD terbit tidak terdapat penjurnalan karena hak pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum muncul.

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

xxxx

Pendapatan–LO xxxx

Uraian

Tanggal Pelaporan

Keuangan

Memo Penyesuaian

Jurnal di PPK—SKPDTidak ada jurnal

Jurna l L R A

Pendapatan Diterima Di Muka

Jurna l L O

(mencatat penyesuaian untuk mengakui hak pendapatan Pemprov Jatim) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Tidak ada jurnal

2) Tanggal 30 September 2021 saat jatuh tempo, dan Wajib Bayar membayar sebesar uang sewa 1 bulan, jurnal yang dibuat adalah sebagai berikut:

3) Tanggal 1 Oktober 2021, Bendahara Penerimaan menyetorkan penerimaan pendapatan sewa ke RKUD. Fungsi akuntansi di PPK―SKPD mencatat sebagai berikut:

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

800,000 Rp

Pendapatan yang

Ditangguhkan Rp 800,000

Uraian

30-Sep-20 No. SKRD

Jurnal di PPK—SKPDTidak ada jurnal

Jurna l L R A

Kas di Bendahara Penerimaan/Pembantu

Jurna l L O

(mencatat penerimaan uang sewa rumah susun bulan September) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD

Tidak ada jurnal

Tanggal No. Bukti Debit Kredit

800,000 Rp

Pendapatan–LRA Rp 800,000

800,000 Rp

Kas di Bendahara

Penerimaan/Pembantu Rp 800,000 800,000

Rp

Pendapatan–LO Rp 800,000

800,000 Rp

R/K SKPD Rp 800,000

Pendapatan yang Ditangguhkan

Kas di Kas Daerah

(mencatat penyetoran angsuran sewa rumah susun ke RKUD) Uraian

1 Oktober

2020 TBP

Jurnal di PPK—SKPD

Jurna l L R A

R/K PPKD

Jurna l L O

(mencatat penyetoran angsuran sewa rumah susun ke RKUD) Jurnal di Bidang Akuntansi BPKAD Perubahan SAL

(mencatat penyetoran angsuran sewa rumah susun ke RKUD)

2.3.4.6. Pendapatan Kurang Bayar

Apabila terdapat kurang bayar atas pendapatan yang menjadi hak Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka perlakuannya sebagai berikut:

1. Jika kekurangan bayar tersebut terjadi karena kesalahan dalam Dokumen Penetapan, maka SKPD terkait menerbitkan Surat Ketetapan Pendapatan Kurang Bayar atau dokumen yang dipersamakan.

2. Jika kekurangan bayar terjadi karena kelalaian/kesalahan dari Wajib Bayar, maka Bendahara Penerimaan/Bendahara Penerimaan Pembantu melakukan penagihan dan menyetorkannya ke RKUD.

2.3.4.7. Pendapatan atas Pengembalian Belanja

Pendapatan atas pengembalian belanja terjadi ketika terdapat kelebihan pembayaran yang dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran/Bendahara Pengeluaran Pembantu baik pembayaran melalui UP/GU/TU ataupun LS.

Persyaratan dari transaksi Pendapatan dari Pengembalian Belanja ini adalah:

1. Sudah diterbitkan Pengesahan SPJ atas belanja tersebut, atau 2. SP2D–LS telah divalidasi oleh bank persepsi, dan

3. Penetapan dan/atau penyetoran dilakukan pada tahun anggaran berikutnya.

Pengembalian belanja bisa terjadi berdasarkan hasil temuan dari aparat pengawas, hasil keputusan pengadilan yang bersifat mengikat, atau hasil pertanggungjawaban belanja LS yang lebih kecil dibandingkan SP2D–LS (misalnya belanja hibah). Dokumen sumber yang digunakan sebagai dasar untuk meminta pengembalian belanja yang sudah dibayarkan adalah Berita Acara Hasil Pemeriksaan yang diterbitkan oleh aparat pengawas, pertangggungjawaban belanja LS oleh pihak ketiga atau masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau keputusan pengadilan.

Pendapatan dari pengembalian belanja ini disetorkan oleh Bendahara Pengeluaran/Bendahara Pengeluaran Pembantu yang menangani belanja tersebut dengan menggunakan TBP dan STS secara daring.