• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Diferensiasi Berbasis Atribut Subjektif (X2) terhadap Kepuasan konsumen (Y)

C. Pengujian Hipotesis

3. Pengaruh Diferensiasi Berbasis Atribut Subjektif (X2) terhadap Kepuasan konsumen (Y)

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda diketahui bahwa besarnya koefisien regresi Diferensiasi Berbasis Atribut Subjektif (X3) sebesar 0,204. Pada hasil analisis terlihat baik pengaruhnya terhadap kepuasan konsumen hal ini terlihat dari hasil pengolahan data pada spss dengan Koefisien hasil uji t dari Variabel Diferensiasi berbasis atribut subjektif (X3) menunjukkan signifikansi 0,046 yaitu lebih kecil dibandingkan dengan 0,05 (ukuran standar signifikansi). Untuk t hitung dihasilkan adalah sebesar 2.023 sedangkan t tabel adalah 1,661. Karena t hitung lebih besar dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Diferensiasi Berbasis atribut subjektif (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y).

Hal ini ditunjukkan dengan iklan motor Honda di media cetak maupun elektronik dalam intensitas yang cukup tinggi serta iklan tersebut telah mampu menarik perhatian dan minat konsumen untuk membeli motor Honda. Promosi penjualan yang dilakukan oleh motor Honda juga sudah baik dengan memberikan jaminan garansi pembelian seta pemberian hadiah langsung pembelian yang juga mampu memberikan kepuasan bagi

konsumennya. Selain melaui periklanan dan promosi penjualan, motor Honda juga menerapkan publisitas yang sangat baik dengan selebaran-selebaran yang juga mampu menarik pihak konsumen Berdasarkan hasil penelitian juga diketahui ada sebagian kecil responden yang menyatakan tidak puas dengan promosi yang dilakukan oleh motor Honda karena selama ini Honda jarang melakukan promosi melalui kegiatan sosial ataupun menjadi sponsor pada suatu kegiatan olah raga untuk menarik minat atau simpati dari konsumen. Temuan dalam penelitian ini menguatkan pendapat yang dikemukakan oleh Reinhardt dalam Susetyo (2006:16) yang menyatakan bahwa syarat lain keberhasilan diferensiasi adalah penyebaran informasi. Serta didukung pendapat dari Stanton dalam Susetyo (2006:24) yang menyatakan diferensiasi produk mencakup kegiatan mempromosikan perbedaan yang ada antara produk perusahaan dengan produk pesaingnya.

70 A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya, maka dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut :

1. Diferensiasi berbasis fungsi produk, Diferensiasi berbasis bentuk produk, Diferensiasi berbasis atribut subjektif berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pengguna motor Honda.

2. Diferensiasi berbasis fungsi produk mempunyai pengaruh yang paling besar (dominan) terhadap kepuasan konsumen pengguna motor Honda, yang kemudian diikuti diferensiasi berbasis bentuk produk dan diferensiasi berbasis atribut subjektif.

B. Saran

Saran yang dapat diajukan berdasarkan kesimpulan diatas adalah sebagai berikut :

Bagi perusahaan motor Honda.

a. Terkait diferensiasi berbasis fungsi produk, Diferensiasi berbasis bentuk produk, Diferensiasi berbasis atribut subjektif yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pengguna motor Honda agar dapat ditingkatkan lagi dari semua segi diferensiasi sehingga dapat lebih berpengaruh terhadap kepuasan

konsumen atau dengan memperoleh nilai pengaruh yang lebih besar dari 30,9%.

b. Terkait variabel diferensiasi berbasis fungsi produk yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kepuasan konsumen, maka bagi perusahaan hendaknya tetap mempertahankan atau meningkatkan penggunaan fitur-fitur tambahan seperti penggunaan pengaman kunci motor dengan kode tertentu ataupun penambahan alaram keamanan untuk memberikan keamanan motor dari tindakan pencurian.

LAMPIRAN

Lampiran 1 : Angket Penelitian

Identitas Responden : No. Kuesioner : ...

Jenis Kelamin :

Laki-laki

Perempuan

Jenis Sepeda Motor Honda :

2 tak (bebek)

4 tak

scooter matic Petunjuk Pengisian :

Pilihlah salah satu jawaban dengan cara ceklis (√) pilihan jawaban yang telah tersedia pada kolom dan sesuai dengan pilihan Anda.

Ket: SS = Sangat Setuju S= Setuju

N = Netral TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

NO PERNYATAAN SS S N TS STS

1 A. Diferensiasi Berbasis Fungsi Produk (X1)

1. Kecanggihan

Motor Honda memiliki teknologi injeksi yang membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih irit dibandingkan motor merek lain.

2 Teknologi injeksi membuat motor Honda bisa melaju lebih kencang dibandingkan motor merek lain.

3 Motor Honda lebih lincah dalam bermanufer dibandingkan motor merek lain.

4 2. Kemudahan

Motor Honda memberikan kemudahan dalam pemakaiannya dibandingkan motor merek lain.

5 Mesin motor Honda lebih mudah dalam perawatannya dibandingkan motor merek lain.

6 Tombol-tombol pada stang kemudi motor Honda lebih mudah dipahami dan dioperasikan dibandingkan motor merek

lain.

7 3. Fitur Tambahan

Motor Honda menyediakan fitur tambahan berupa pengunci rem tangan pada produk motor matic-nya yang tidak terdapat pada motor matic merek lain.

8 Pengaman standard samping (mesin tidak dapat dioperasikan sebelum standard samping diangkat) pada motor matic Honda membuat motor lebih aman dikendarai dari pada motor merek lain.

9 B. Diferensiasi Berbasis Bentuk Produk (X2)

1. Desain

Motor Honda memiliki lebih banyak pilihan warna cat dibandingkan motor merek lain

10 Striping atau desain garis pada body motor Honda lebih bervariasi dibandingkan motor merek lain.

11

2. Tampilan

Motor Honda memiliki body yang lebih ramping dibandingkan motor merek lain.

12 Motor Honda memiliki body yang lebih aerodinamis dibandingkan motor merek lain.

13 C. Diferensiasi Berbasis Atribut Subjektif (X3)

1. Periklanan

Iklan motor Honda lebih sering muncul di televisi ataupun pada media cetak (surat kabar atau majalah) dibandingkan iklan motor merek lain.

14 Iklan motor Honda lebih menarik minat saya untuk membeli dibandingkan iklan motor merek lain.

15 2. Promosi Penjualan

Garansi pembelian yang diberikan pada setiap pembelian motor Honda membuat konsumen tidak perlu khawatir membeli motor Honda dibandingkan membeli motor merek lain.

16 Hadiah langsung yang diberikan pada setiap pembelian motor Honda lebih menarik dibandingkan hadiah langsung

yang diberikan oleh motor merek lain.

17 3. Publisitas

Dengan publisitas (melalui surat kabar dan majalah), saya menjadi lebih mudah mendapatkan informasi tentang motor Honda dibandingkan motor merek lain.

18 Motor Honda lebih populer dibandingkan dengan motor merek lain.

19 D. Kepuasan Konsumen (Y) 1. Konfirmasi Harapan

Saya merasa puas dengan produk motor Honda dibandingkan motor merek lain.

20 Desain motor Honda sesuai dengan keinginan saya dibandingkan motor merek lain.

21 Saya merasa puas dengan pilihan warna pada motor Honda dibandingkan motor merek lain.

22 2. Minat Beli Ulang

Setelah memakai motor Honda, saya akan melakukan pembelian ulang produk motor Honda (baru atapun bekas), bukan motor merek yang lain

23 3. Kesediaan Merekomendasi

Setelah puas memakai motor Honda, saya akan merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli motor Honda , bukan motor merek yang lain.

24 Setelah puas memakai motor Honda, saya akan merekomendasikan kepada keluarga saya untuk membeli motor Honda , bukan motor merek yang lain.

25 4. Ketidakpuasan

Saya tidak pernah melayangkan keluhan selama menggunakan motor Honda dibandingkan motor merek lain.

26 Setelah puas memakai motor Honda, saya tidak akan beralih ke produk motor

merek lain.

77

s 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ∑ 13 14 15 16 17 18 ∑ 19 20 21 22 23 24 25 26 ∑

1 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 4 4 4 16 3 4 4 4 4 4 23 4 4 3 4 3 4 4 4 30

2 4 4 4 4 4 4 4 4 32 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 4 23 4 4 4 4 4 4 4 4 32

3 3 3 2 3 3 3 3 3 23 3 3 3 2 11 3 3 3 3 3 2 17 2 2 3 3 3 3 3 3 22

4 4 3 3 4 4 4 3 3 28 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 3 22 3 3 4 3 4 4 3 4 28

5 4 4 4 4 4 4 4 4 32 4 4 4 4 16 4 4 4 4 4 4 24 4 4 4 4 4 4 4 4 32

6 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 3 4 3 14 4 4 4 4 4 4 24 3 3 4 3 4 4 3 4 28

7 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 4 4 4 16 3 4 4 4 4 4 23 4 4 3 4 3 4 4 4 30

8 4 3 3 4 4 4 3 3 28 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 3 22 3 3 4 3 4 4 3 4 28

9 5 4 4 4 4 5 4 5 35 5 5 5 5 20 5 5 5 5 5 5 30 4 4 5 4 5 4 5 4 35

10 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 4 4 4 16 3 4 4 4 4 4 23 4 4 3 4 3 4 4 4 30

11 4 3 3 4 4 4 3 3 28 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 3 22 3 3 4 3 4 4 3 4 28

12 3 4 4 4 5 3 4 4 31 5 4 5 4 18 3 4 5 4 5 4 25 4 4 3 4 3 5 4 4 31

13 3 3 2 3 4 2 3 2 22 4 4 4 4 16 3 3 4 3 4 3 20 3 2 2 3 3 4 3 3 23

14 3 4 4 3 4 3 4 4 29 4 4 4 4 16 3 4 4 3 4 4 22 4 4 3 4 3 4 4 3 29

15 4 3 3 5 5 4 3 3 30 5 3 5 3 16 4 3 5 5 5 3 25 3 3 4 3 4 5 3 5 30

16 4 4 4 4 4 4 3 3 30 4 5 4 5 18 5 5 4 4 4 5 27 3 4 3 4 5 4 5 4 32

17 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 4 4 4 16 3 4 4 4 4 4 23 4 4 3 4 3 4 4 4 30

18 3 3 3 4 4 3 3 3 26 4 4 4 4 16 3 3 4 4 4 3 21 3 3 3 3 3 4 3 4 26

19 4 4 4 5 4 4 4 4 33 4 4 4 4 16 4 4 4 5 4 4 25 4 4 4 4 4 4 4 5 33

20 4 3 3 4 4 4 3 3 28 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 3 22 4 4 3 4 3 4 4 4 30

21 4 5 4 5 5 4 4 5 36 3 5 5 3 16 4 4 3 4 5 4 24 4 4 4 5 4 5 5 5 36

78

34

28 3 4 4 4 4 3 4 4 30 4 4 4 4 16 3 4 4 4 4 4 23 4 4 3 4 3 4 3 4 29

29 3 2 2 4 3 3 2 2 21 3 2 3 2 10 3 2 3 4 3 2 17 2 2 3 2 3 3 3 4 22

30 4 3 3 4 4 4 3 3 28 4 3 4 3 14 4 3 4 4 4 3 22 3 3 4 3 4 4 3 4 28

Lampiran 3: Tabel Uji Validitas dan Reliabilitas dengan korelasi product moment Tabel uji validitas dan reliabilitas X1

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.867 8

Correlations

1 2 3 4 5 6 7 8 Total skor X1

Item 1 Pearson Correlation 1 .545** .328 .463** .383* .593** .259 .259 .680**

Sig. (2-tailed) .002 .076 .010 .037 .001 .166 .166 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 2 Pearson Correlation .545** 1 .662** .548** .440* .218 .462* .572** .785**

Sig. (2-tailed) .002 .000 .002 .015 .247 .010 .001 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 3 Pearson Correlation .328 .662** 1 .537** .422* .327 .588** .689** .816**

Sig. (2-tailed) .076 .000 .002 .020 .077 .001 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 4 Pearson Correlation .463** .548** .537** 1 .665** .218 .242 .352 .697**

Sig. (2-tailed) .010 .002 .002 .000 .247 .197 .056 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 5 Pearson Correlation .383* .440* .422* .665** 1 .365* .175 .284 .647**

Sig. (2-tailed) .037 .015 .020 .000 .047 .355 .128 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 6 Pearson Correlation .593** .218 .327 .218 .365* 1 .130 .130 .537**

Sig. (2-tailed) .001 .247 .077 .247 .047 .492 .492 .002

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 7 Pearson Correlation .259 .462* .588** .242 .175 .130 1 .821** .681**

Sig. (2-tailed) .166 .010 .001 .197 .355 .492 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

item 8 Pearson Correlation .259 .572** .689** .352 .284 .130 .821** 1 .753**

Sig. (2-tailed) .166 .001 .000 .056 .128 .492 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Total skor X1

Pearson Correlation .680** .785** .816** .697** .647** .537** .681** .753** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .002 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Tabel uji validitas dan reliabilitas X2

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.812 4

Correlations

item 9 item 10 item 11 item 12 Total skor X2

item 9 Pearson

Correlation 1 .234 .629** .180 .649**

Sig. (2-tailed) .214 .000 .342 .000

N 30 30 30 30 30

item 10 Pearson

Correlation .234 1 .292 .672** .786**

Sig. (2-tailed) .214 .117 .000 .000

N 30 30 30 30 30

item 11 Pearson

Correlation .629** .292 1 .222 .699**

Sig. (2-tailed) .000 .117 .238 .000

N 30 30 30 30 30

item 12 Pearson

Correlation .180 .672** .222 1 .764**

Sig. (2-tailed) .342 .000 .238 .000

N 30 30 30 30 30

Total skor X2

Pearson

Correlation .649** .786** .699** .764** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Tabel uji validitas dan reliabilitas X3

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.825 6

Correlations

item 13 item 14 item 15 item 16 item 17 item 18 total skor X3

item 13 Pearson

Correlation 1 .185 .024 .416* -.079 .124 .484**

Sig. (2-tailed) .329 .902 .022 .677 .515 .007

N 30 30 30 30 30 30 30

item 14 Pearson

Correlation .185 1 .235 .165 .349 .768** .743**

Sig. (2-tailed) .329 .211 .384 .058 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

item 15 Pearson

Correlation .024 .235 1 .155 .562** .190 .531**

Sig. (2-tailed) .902 .211 .414 .001 .313 .003

N 30 30 30 30 30 30 30

item 16 Pearson

Correlation .416* .165 .155 1 .319 .232 .578**

Sig. (2-tailed) .022 .384 .414 .086 .217 .001

N 30 30 30 30 30 30 30

item 17 Pearson

Correlation -.079 .349 .562** .319 1 .481** .655**

Sig. (2-tailed) .677 .058 .001 .086 .007 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

item 18 Pearson

Correlation .124 .768** .190 .232 .481** 1 .769**

Sig. (2-tailed) .515 .000 .313 .217 .007 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

total skor X3

Pearson

Correlation .484** .743** .531** .578** .655** .769** 1

Sig. (2-tailed) .007 .000 .003 .001 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Tabel uji validitas dan reliabilitas Y

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.852 8

Sig. (2-tailed) .000 .209 .000 .378 .003 .000 .168 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 20

Pearson

Correlation .675** 1 .236 .775** .167 .522** .605** .382* .827**

Sig. (2-tailed) .000 .209 .000 .378 .003 .000 .037 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 21

Pearson

Correlation .236 .236 1 .069 .752** .086 -.085 .394* .509**

Sig. (2-tailed) .209 .209 .717 .000 .650 .654 .031 .004

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 22

Pearson

Correlation .775** .775** .069 1 .147 .611** .814** .221 .834**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .717 .438 .000 .000 .241 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 23

Pearson

Correlation .167 .167 .752** .147 1 .154 .056 .318 .516**

Sig. (2-tailed) .378 .378 .000 .438 .416 .771 .087 .004

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 24

Pearson

Correlation .522** .522** .086 .611** .154 1 .360 .337 .634**

Sig. (2-tailed) .003 .003 .650 .000 .416 .051 .069 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 25

Pearson

Correlation .605** .605** -.085 .814** .056 .360 1 .200 .672**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .654 .000 .771 .051 .289 .000

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item 26

Pearson

Correlation .258 .382* .394* .221 .318 .337 .200 1 .543**

Sig. (2-tailed) .168 .037 .031 .241 .087 .069 .289 .002

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Sig. (2-tailed) .000 .000 .004 .000 .004 .000 .000 .002

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

86

87

88

89

90

91

Lampiran 5 : Tabel Distribusi Frekuensi

item 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 2 2.1 2.1 2.1

netral (3) 40 41.7 41.7 43.8

setuju (4) 46 47.9 47.9 91.7

sangat setuju (5) 8 8.3 8.3 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (4) 8 8.3 8.3 8.3

netral (3) 55 57.3 57.3 65.6

setuju (4) 32 33.3 33.3 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 5 5.2 5.2 5.2

netral (3) 43 44.8 44.8 50.0

setuju (4) 45 46.9 46.9 96.9

sangat setuju (5) 3 3.1 3.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 4 4.2 4.2 4.2

netral (3) 42 43.8 43.8 47.9

setuju (4) 47 49.0 49.0 96.9

sangat setuju (5) 3 3.1 3.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju(2) 9 9.4 9.4 9.4

netral(3) 34 35.4 35.4 44.8

setuju(4) 48 50.0 50.0 94.8

sangat setuju (5) 5 5.2 5.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 12 12.5 12.5 12.5

netral (3) 49 51.0 51.0 63.5

setuju (4) 29 30.2 30.2 93.8

sangat setuju(5) 6 6.2 6.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 2 2.1 2.1 2.1

netral (3) 46 48.9 48.9 51.0

setuju (4) 47 49.0 49.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 10 10.4 10.4 10.4

netral (3) 33 34.4 34.4 44.8

setuju (4) 52 54.2 54.2 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 9

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 4 4.2 4.2 4.2

netral (3) 57 59.4 59.4 63.5

setuju (4) 34 35.4 35.4 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 10

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 11 11.5 11.5 11.5

netral (3) 59 61.5 61.5 72.9

setuju (4) 25 26.0 26.0 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 11

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 7 7.3 7.3 7.3

netral (3) 66 68.8 68.8 76.0

setuju (4) 23 24.0 24.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 12

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid sangat tidak

setuju (1) 2 2.1 2.1 2.1

tidak setuju (2) 10 10.4 10.4 12.5

netral (3) 58 60.4 60.4 72.9

setuju (4) 24 25.0 25.0 97.9

sangat setuju (5) 2 2.1 2.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 13

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 3 3.1 3.1 3.1

netral (3) 52 54.2 54.2 57.3

setuju (4) 39 40.6 40.6 97.9

sangat setuju (5) 2 2.1 2.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 14

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 5 5.2 5.2 5.2

netral (3) 49 51.0 51.0 56.2

setuju (4) 40 41.7 41.7 97.9

sangat setuju (5) 2 2.1 2.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 15

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 2 2.1 2.1 2.1

netral (3) 56 58.3 58.3 60.4

setuju (4) 37 38.5 38.5 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 16

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 3 3.1 3.1 3.1

netral (3) 49 51.0 51.0 54.2

setuju (4) 41 42.7 42.7 96.9

sangat setuju (5) 3 3.1 3.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 17

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 6 6.2 6.2 6.2

netral (3) 59 61.5 61.5 67.7

setuju (4) 30 31.2 31.2 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 18

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 9 9.4 9.4 9.4

netral (3) 62 64.6 64.6 74.0

setuju (4) 24 25.0 25.0 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 19

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 6 6.2 6.2 6.2

netral (3) 52 54.2 54.2 60.4

setuju (4) 36 37.5 37.5 97.9

sangat setuju (5) 2 2.1 2.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 20

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 4 4.2 4.2 4.2

netral (3) 54 56.2 56.2 60.4

setuju (4) 37 38.5 38.5 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 21

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 5 5.2 5.2 5.2

netral (3) 52 54.2 54.2 59.4

setuju (4) 38 39.6 39.6 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 22

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 3 3.1 3.1 3.1

netral (3) 43 44.8 44.8 47.9

setuju (4) 44 45.8 45.8 93.8

sangat setuju (5) 6 6.2 6.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 23

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 4 4.2 4.2 4.2

netral (3) 39 40.6 40.6 44.8

setuju (4) 52 54.2 54.2 99.0

sangat setuju (5) 1 1.0 1.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 24

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 4 4.2 4.2 4.2

netral (3) 38 39.6 39.6 43.8

setuju (4) 43 44.8 44.8 88.5

sangat setuju (5) 11 11.5 11.5 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 25

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 6 6.2 6.2 6.2

netral (3) 58 60.4 60.4 66.7

setuju (4) 26 27.1 27.1 93.8

sangat setuju (5) 6 6.2 6.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

item 26

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju (2) 6 6.2 6.2 6.2

netral (3) 49 51.0 51.0 57.3

setuju (4) 36 37.5 37.5 94.8

sangat setuju (5) 5 5.2 5.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

Lampiran 6 : Tabel Regresi

a. All requested variables entered.

b. Dependent Variable: Y

a. Predictors: (Constant), X3, X2, X1

1 Regression 192.125 3 64.042 13.739 .000a

Residual 428.833 92 4.661

Total 620.958 95

a. Predictors: (Constant), X3, X2, X1

b. Dependent Variable: Y

1 (Constant) 8.879 2.920 3.041 .003

X1 .314 .095 .332 3.309 .001 .473 .326 .287 .747 1.338

X2 .365 .152 .214 2.400 .018 .320 .243 .208 .946 1.057

X3 .260 .129 .204 2.023 .046 .413 .206 .175 .740 1.351

a. Dependent Variable: Y

Collinearity Diagnosticsa

Model Dimension Eigenvalue Condition Index

Variance Proportions

(Constant) X1 X2 X3

1 1 3.980 1.000 .00 .00 .00 .00

2 .011 19.322 .00 .11 .81 .10

3 .005 28.625 .02 .62 .00 .83

4 .004 30.578 .98 .26 .19 .07

a. Dependent Variable: Y

72

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta : Rineka Cipta

Chandra, Gregorius. 2002. Strategi dan Program Pemasaran. Yogyakarta : Andi Ferdinand, Augusty. 2000. Manajemen Pemasaran Sebuah Pendekatan Strategik.

Semarang : Program Magister Manajemen UNDIP

Isrofiyah, Rini. 2005. Analisis Pengaruh Diferensiasi Produk Terhadap Kepuasan Pembeli Rumah Dengan Lingkungan sebagai Variabel Moderating.

Tesis UNDIP. Tidak dipublikasikan.

Kartajaya, Hermawan, Yuswohady, Mussry Jacky, Taufik. 2005. Positioning, Differensiasi, dan Brand. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kotler, Philip (2002), Manajemen Pemasaran Jilid I, Edisi Milenium, PT.

Prenhallindo, Jakarta.

Maylina, Wenny. 2003. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesetiaan Terhadap Merek Pada Konsumen Pasta Gigi Pepsodent Di Surabaya. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi : Ventura, Vol.6 No.1, pp. 102 Porter, Michael. 1993. Keunggulan Bersaing. Jakarta : Erlangga.

Raharjo, Novie. 2007. Analisis Pengaruh Variabel-Variabel Yang Berkaitan Dengan Strategi Diferensiasi Terhadap Kinerja Pasar Dalam Memenangkan Keunggulan Bersaing. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia

Rangkuti, Fredy. 2006. Measuring Customer Satisfaction. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung : Tarsito.

Sugiyono. 2005. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta

Suwarsono, Muhammad. 2002. Manajemen Strategik Konsep dan Kasus.Yogyakarta :Alfabeta.

SWA. 2014. Indeks Customer Satisfaction Indonesia. Jakarta : Yayasan Sembada Swakarsa.

Tjiptono, Fandy. 2001. Strategi Pemasaran. Yogyakarta : ANDI OFFSET.

_____________. 2003. Total Quality Management. Yogyakarta : ANDI.

Dokumen terkait