• Tidak ada hasil yang ditemukan

dan 13 orang (16,0%) menyatakan sangat setuju

4.8.7 Pengaruh Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Ulang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi yang bernilai positif 0,195 dan nilai thitung (2,129) yang lebih kecil dari nilai ttabel (1,99) dengan tingkat signifikansi 0,037. Artinya, jika variabel lokasi ditingkatkan sebesar satu satuan, maka keputusan pembelian ulang akan meningkat sebesar 0,037.

Lokasi The Coffee Crowd berada di lokasi yang aman dan terjangkau, hal ini dapat dilihat dari pendapat responden sebesar 58,0% dalam kategori setuju.

Namun sebesar 1,2% responden dalam kategori sangat tidak setuju pada tempat parkir yang luas. The Coffee Crowd berlokasi di mall-mall yang mudah dijangkau dan sudah pasti aman karena akan ada petugas mall yang akan menjaga kendaraan serta terdapat cctv. Namun, ketika hari libur maka sudah pasti mall akan ramai dan ini menyebabkan susahnya mendapat parkir.

Lokasi yang baik menjamin tersedianya akses yang cepat, dapat menarik sejumlah konsumen yangbesar dan cukup kuat untuk mengubah pola pembelian konsumen. Lokasi yang tepat dan strategis memudahkan akses bagi calon

konsumen untuk memenuhi kebutuhannya dan akan memberi sebuah keuntungan tersendiri bagi sebuah usaha untuk secara tidak langsung mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Jika perusahaan berhasil memperoleh dan mempertahankan lokasi yang strategis, maka dapat menjadi rintangan yang efektif bagi para pesaing untuk mendapatkan akses ke pasar. Faktor lokasi akan mempengaruhi kesuksesan sebuah bisnis (Paul & Jerry, 2000).

5.1 Kesimpulan

1. Harga, keandalan, ketanggapan, jaminan, empati, bukti fisik dan lokasi secara serempak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

2. Harga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

3. Keandalan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

4. Ketanggapan berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

5. Jaminan berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

6. Empati berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

7. Bukti fisik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

8. Lokasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang di Coffee Crowd Sun Plaza Medan Pada Mahasiswa FEB USU.

5.2 Saran

1. Penetapan harga yang diberikan oleh The Coffee Crowd Sun Plaza Medan

sudah sesuai dengan daya beli konsumen. Namun,ada beberapa konsumen yang kurang setuju dengan harga, maka dari itu lebih baik harga disesuaikan lagi mengingat konsumen yang rata-rata mahasiswa.

2. Pelayan The Coffee Crowd Sun Plaza Medan sudah baik dalam kecepatan mengantarkan pesanan, namun harus tetap ditingkatkan lagi. Karena ketika pengunjung sudah mulai ramai, pelayan harus tetap mudah dipanggil saat ingin memesan dan ketepatan waktu pelayanan.

3. Ketanggapan pelayan The Coffee Crowd tidak hanya saat ada keluhan tetapi juga saat pelanggan yang akan memesan, juga ketika pengunjung sudah sangat ramai pelayanan harus tetap tanggap dalam melayani.

4. Jaminan yang diberikan The Coffee Crowd yaitu pelayan menguasai tentang produk saat ditanya, serta memberikan senyum sopan saat melayani akan menimbulkan rasa puas bagi pelanggan. Namun, masih ada beberapa karyawan yang tidak memberikan senyum sopan saat melayani, ada baiknya diberikan lagi pelatihan agar lebih baik dalam memberikan pelayanan.

5. Empati yang dimiliki pelayan The Coffee Crowd Sun Plaza Medan harus ditingkatkan lagi, seperti menanggapi keluhan pelanggan dengan sopan, dapat menggapi kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan sopan, serta mengutamakan kepentingan pelanggan.

6. Bukti fisik yang dimiliki harus dipertahankan seperti ruangan yang rapi dan bersih, peralatan makan yang digunakan bersih. Serta diperhatikan lagi jika ada pelayan yang menggunakan pakaian kurang rapi dan penggunaan bell yang tersedia di setiap meja lebih dimaksimalkan lagi.

7. Lokasi yang dipilih juga sudah bagus karena berada di mall yang mudah dijangkau. Namun, ketika hari libur mall akan sangat ramai dan susah mendapatkan parkir. Ada baiknya untuk lokasi selanjutnya The Coffee Crowd memilih lokasi yang tidak berada di dalam mall dan memiliki area parkir yang luas.

8. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat terus mengembangkan penelitian ini dengan meneliti faktor-faktor lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini, diantaranya seperti promosi, kualitas produk dan Word of Mouth sehingga dapat mengukur keputusan pembelian ulang secara lebih mendalam.

Andreani, F., Lucy, T., Natalia, R., & Puspitasari, M. (2012). The Impact of Brand Image Towards Loyalty with Satisfaction as A Mediator in McDonald's. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan,14(1), 64-71.

Apriyani, Y. (2012). Pengaruh Brand Image, Harga dan Kualitas Pelayanan.

Jurnal Manajemen, 2(1) , 7-8.

Buchari, A. (2004). Manajemen Pemaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: CV Alfabeta.

Dharmmesta, B. S. (1999). Loyalitas Pelanggan: Sebuah Kajian Konseptual Sebagai Panduan Bagi Peneliti. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 73-88.

Dharmmesta, B. S., & Irawan. (2001). Manajemen Pemasaran Modern.

Yogyakarta: Liberty.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Dengan Program SPSS. Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.

Gitosudarmo, I. (2008). Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: BPFE.

Heizer, J., & Render, B. (2006). Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba Empat.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2001). Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta:

Erlangga.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta:

Erlangga.

Kuncoro, M. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Laksana, F. (2008). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Graha Ilmu.

Lamb, C. W., Hair, J. F., & McDaniel. (2001). Pemasaran Buku I. Jakarta:

Salemba Empat.

Lovelock, C., Wirtz, J., & Mussry, J. (2010). Pemasaran Jasa. Jakarta: Erlangga.

Lupiyoadi, R. (2001). Manajemen Pemasaran Jasa, Teori dan Praktek. Jakarta:

Salemba Empat.

Machfoedz, M. (2010). Komunikasi Pemasaran Modern. Yogyakarta: Cakra Ilmu.

Nugroho, M., & Paramita, R. (2009). Analisi Pengaruh Lokasi, Keanekaragaman Barang Terhadap Keputusan Berbelanja dan Loyalitas Konsumen di Carrefour Semarang. EKOBIS 2(1).

Parasuraman, A., Zeithaml, V., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-Item Scale for measuring consumer. Researchget.net , 12-37.

Paul, P. J., & Jerry, O. C. (2000). Consumer Behavior: Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

Rangkuti, F. (2009). Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Santoso, G. H. (2011). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening. Riset Manajemen & Akuntansi, 2(3) , 129-132.

Simamora, B. (2003). Memenangkan Pasar dengan Pemasaran Efektif dan Profitabel. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Situmorang, S. H., & Lufti, M. (2014). Analisis Data untuk Riset Manajemen dan Bisnis. Medan: USU Press.

Stanton, W. J. (1998). Prinsip Pemasaran Edisi Ketujuh. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sunarto. (2006). Pengantar Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: UST Press.

Suryana. (2001). Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat.

Sutojo, S. (2009). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Damar Mulia Pustaka.

Tjiptono, F. (2006). Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi.

Tjiptono, F. (2012). Service Management, Mewujudkan Layanan Prima.

Yogyakarta: Andi.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2005). Service Quality and Satisfaction.

Yogyakarta: Andi.

LAMPIRAN 1:Kuesioner Penelitian Skripsi

PENGARUH HARGA, KUALITAS PELAYANAN DAN LOKASI

Dokumen terkait