• Tidak ada hasil yang ditemukan

19.

Penundaanoleh

Pengawas

Pekerjaan

20.

Rapat

Pemantauan

90

18.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal, penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal MulaiKerja danmenyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnyapada TanggalPenyelesaianyangditetapkandalam SPMK.

18.2 JikapekerjaantidakselesaipadaTanggalPenyelesaianbukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyediamakapenyediadikenakandenda.

18.3 TanggalPenyelesaianyangdimaksuddalam ketentuanangka 18iniadalahtanggalpenyelesaiansemuapekerjaan.

Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk

menunda pelaksanaan pekerjaan. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskankepadaPPK.

20.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat

pemantauan, dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat

tersebut. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas

perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untukmenindaklanjutiperingatandini.

20.2 Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan

dalamberitaacararapat,danrekamannyadiserahkankepadaPPKdan pihak-pihakyangmenghadirirapat.

20.3 Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan, Pengawas

Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat

melaluipernyataantertuliskepadasemuapihakyangmenghadirirapat.

21.

PeringatanDini

21.1 PenyediaberkewajibanuntukmemperingatkansedinimungkinPengawas

Pekerjaanatasperistiwaataukondisitertentuyangdapatmempengaruhi mutupekerjaan,menaikkanNilaiKontrakatau menundapenyelesaian pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikansecaratertulisperkiraandampakperistiwaataukondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia.

21.2 PenyediaberkewajibanuntukbekerjasamadenganPengawasPekerjaan

untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi

tersebut.

B.3 PenyelesaianKontrak 22. SerahTerima

Pekerjaan

22.1 Setelahpekerjaanselesai100%(seratusperseratus),penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahanpekerjaan.

22.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/PejabatPenerimaHasilPekerjaan.

91

22.3 Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan, penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya,atasperintahPPK.

22.4 PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil

pekerjaandilaksanakansesuaidenganketentuanKontrakdanditerima olehPanitia/PejabatPenerimaHasilPekerjaan.

22.5 Pembayarandilakukansebesar100%(seratusperseratus)setelahBerita AcaraSerah TerimaPekerjaanTahapPertamadarinilaikontrakdan penyedia harus menyerahkan JaminanPemeliharaansebesar5% (lima perseratus)darinilaikontrak.

22.6 Penyediawajibmemeliharahasilpekerjaanselamamasa pemeliharaan

sehinggakondisitetapsepertipadasaatpenyerahanpertamapekerjaan.

22.7 Setelahmasapemeliharaanberakhir, penyediamengajukanpermintaan

secaratertuliskepadaPPKuntukpenyerahanakhirpekerjaan.

22.8 PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia

melaksanakansemuakewajibannyaselamamasapemeliharaandengan

baik.PPKwajibmengembalikanJaminanPemeliharaan.

22.9 Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan

sebagaimana mestinya, maka PPK berhak mencairkan Jaminan

Pemeliharaanuntukmembiayaiperbaikan/pemeliharaan.

23.

Pengambilalihan

PPKakanmengambilalihlokasidanhasilpekerjaandalamjangkawaktutertentu

setelahdikeluarkansuratketeranganselesai/pengakhiranpekerjaan.

24.

Pedoman

Pengoperasian

danPerawatan

B.4 Adendum 25. Perubahan Kontrak 26. Perubahan Lingkup

24.1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang

pedomanpengoperasiandanperawatansesuaidenganSSKK.

24.2 Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan

perawatan,PPKberhakmenahanJaminanPemeliharaan.

25.1 Kontrakhanyadapatdiubahmelaluiadendumkontrak. 25.2 Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh

parapihak,meliputi:

a. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubahlingkuppekerjaandalamkontrak;

b. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahanpekerjaan;

c. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan, perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaianharga.

25.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak, PA/KPA dapat membentukPanitia/PejabatPenelitiPelaksanaanKontrakatas usulPPK.

26.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak, maka PPK

92

Pekerjaan bersama penyediadapatmelakukanperubahankontrakyang meliputiantaralain:

a. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantumdalamkontrak;

b. mengurangiataumenambahjenispekerjaan;

c. mengubah spesifikasi teknis sesuai dengan kebutuhan lokasipekerjaan;dan/atau

d. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruhpekerjaan.

26.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggarandanpalingtinggi10%(sepuluhperseratus)darinilai kontrakawal.

26.3 PerintahperubahanpekerjaandibuatolehPPKsecaratertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknisdanhargadengantetapmengacupadaketentuanyang tercantumdalamkontrakawal.

26.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagaidasarpenyusunanadendumkontrak.

27. PerubahanJadwal Pelaksanaan Pekerjaan

27.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPKatas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagaiberikut:

a. pekerjaantambah; b. perubahandisain;

c. keterlambatanyangdisebabkanolehPPK;

d. masalahyangtimbuldiluarkendalipenyedia;dan/atau e. keadaankahar.

27.2 Waktupenyelesaianpekerjaandapatdiperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaankahar.

27.3 PPKdapatmenyetujuiperpanjanganwaktupelaksanaanatas kontraksetelahmelakukanpenelitianterhadapusulantertulis yangdiajukanolehpenyedia.

27.4 PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktupelaksanaan.

27.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalamadendumkontrak.

B.5 KeadaanKahar

28. KeadaanKahar 28.1 Suatu keadaan yang terjadidiluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya, sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.

28.2 YangdigolongkanKeadaanKaharmeliputi: a. bencanaalam;

b. bencananonalam; c. bencanasosial; d. pemogokan;

e. kebakaran;dan/atau

f. gangguanindustrilainnyasebagaimanadinyatakanmelalui keputusanbersamaMenteriKeuangandanMenteriteknis

93

terkait.

28.3 Apabila terjadi Keadaan Kahar, maka penyedia memberitahukankepadaPPKpalinglambat14(empatbelas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar, dengan menyertakan pernyataanKeadaanKahardaripejabatyangberwenang. 28.4 Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk

pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harusdiperpanjang sekurang-kurangnyasamadenganjangka waktuterhentinyaKontrakakibatKeadaanKahar.

28.5 Keterlambatanpelaksanaanpekerjaan akibatKeadaanKahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinyaKeadaanKahar,tidakdikenakansanksi.

28.6 Pada saat terjadinya Keadaan Kahar, Kontrak ini akan dihentikansementarahinggaKeadaanKaharberakhirdengan ketentuan, Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuaidenganprestasiataukemajuanpelaksanaanpekerjaan yang telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhakuntukmenerimapembayaransebagaimanaditentukan dalamKontrak danmendapat penggantianbiaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatuadendumKontrak.

B.6 PenghentiandanPemutusanKontrak 29. Penghentiandan

PemutusanKontra k

29.1 Penghentiankontrakdapatdilakukankarenapekerjaansudah selesaiatauterjadiKeadaanKahar.

29.2 Dalam hal kontrak dihentikan, maka PPK wajib membayar kepadapenyediasesuaidenganprestasipekerjaanyang telah dicapai.

29.3 Pemutusankontrakdapatdilakukanolehpihakpenyediaatau pihakPPK.

29.4 MenyimpangdariPasal1266dan1267KitabUndang-Undang Hukum Perdata,pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulisdapatdilakukanapabila:

a. penyedialalai/ciderajanjidalammelaksanakan

kewajibannyadantidak memperbaikikelalaiannyadalam jangkawaktuyangtelahditetapkan;

b. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan, tidak memulaipelaksanaanpekerjaan;

c. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan)haridantanpapersetujuanPengawasPekerjaan; d. penyediaberadadalamkeadaanpailit;

e. penyediaselama MasaKontrak gagalmemperbaikiCacat MutudalamjangkawaktuyangditetapkanolehPPK; f. penyediatidakmempertahankankeberlakuanJaminanPelaksanaan

g. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan;

h. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan, dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh

94

delapan)hari;

i. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantumdalamSSKK;

j. penyediaterbukti melakukan KKN,kecurangan dan/atau pemalsuandalamprosesPengadaanyangdiputuskanoleh instansiyangberwenang;dan/atau

k. pengaduantentangpenyimpanganprosedur,dugaanKKN dan/ataupelanggaranpersaingansehatdalampelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.

29.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia:

a. JaminanPelaksanaandicairkan b. penyediamembayardenda;dan/atau c. penyediadimasukkandalamDaftarHitam.

29.6 DalamhalpemutusanKontrakdilakukankarenaPPKterlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN dan/atau pelanggaranpersaingansehat dalam pelaksanaanpengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan.

C. HakdanKewajibanParaPihak 30. Hak dan

KewajibanPara Pihak

Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak, meliputi:

30.1 HakdankewajibanPPK:

a. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan olehpenyedia;

b. membayarpekerjaan sesuaidenganhargayang tercantum dalamkontrakyangtelahditetapkankepadapenyedia;dan c. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyediauntuk kelancaran pelaksanaan pekerjaansesuaiketentuankontrak.

30.2 Hakdankewajibanpenyedia:

a. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuaidenganhargayangtelahditentukandalamkontrak; b. berhakmemintafasilitas-fasilitasdalambentuksaranadan

prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaansesuaiketentuankontrak;

c. melaksanakandanmenyelesaikanpekerjaansesuaidengan jadwalpelaksanaanpekerjaanyangtelahditetapkandalam kontrak;

d. melaksanakandanmenyelesaikanpekerjaansecaracermat, akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan,peralatan, angkutan ke atau dari lapangan, dan segala pekerjaan permanen maupun sementarayangdiperlukanuntukpelaksanaan,

penyelesaiandan perbaikanpekerjaan yang dirinci dalam kontrak;

e. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untukpemeriksaanpelaksanaanyangdilakukanPPK; f. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal

penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak;dan

g. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun

31. Penggunaan Dokumen- Dokumen Kontrakdan Informasi 32. HakKekayaan Intelektual 33. Penanggungan danRisiko 34.

Perlindungan

TenagaKerja

95

miliknyaakibatkegiatanpenyedia.

Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain, misalnya spesifikasi teknis dan/ataugambar-gambar,kecualidenganijintertulisdariPPK.

Penyedia wajib melindungiPPK dari segalatuntutan atau klaimdari pihakketigayangdisebabkanpenggunaanHakKekayaanIntelektual (HAKI)olehpenyedia.

33.1 Penyediaberkewajibanuntukmelindungi,membebaskan,dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan, tanggung jawab, kewajiban, kehilangan, kerugian, denda, gugatan atau tuntutan hukum, proses pemeriksaan hukum, dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan denganklaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahanakhir:

a. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia,danPersonil;

b. cideratubuh,sakitataukematianPersonil;

c. kehilanganataukerusakanhartabenda,dancideratubuh, sakitataukematianpihakketiga.

33.2 Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (BeritaAcaraSerahTerimaPekerjaanTahapPertama)semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini, Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia, kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan olehkesalahan atau kelalaianPPK.

33.3 Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam ketentuan pada angka42ini.

33.4 Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatudenganHasilPekerjaanselamaTanggal MulaiKerjadanbatasakhirMasaPemeliharaanharusdiganti ataudiperbaikiolehpenyediaatastanggungannyasendirijika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan ataukelalaianpenyedia.

34.1 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan

Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimanadiaturdalamperaturanperundang-undangan.

34.2 PenyediaberkewajibanuntukmematuhidanmemerintahkanPersonilnya untukmematuhiperaturankeselamatankerja.Padawaktupelaksanaan pekerjaan, penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahamiperaturankeselamatankerjatersebut.

34.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai.

35.

Pemeliharaan

Lingkungan

36. Tindakan Penyediayang Mensyaratkan PersetujuanPPK

atauPengawas

Pekerjaan

37. Kepemilikan Dokumen 96

34.4 Tanpa mengurangi kewajibanpenyedia untuk melaporkan kecelakaan

berdasarkanhukum yang berlaku, penyedia akan melaporkan kepada

PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan

pelaksanaanKontrakinidalamwaktu24(duapuluhempat)jamsetelah kejadian.

Penyediaberkewajibanuntukmengambillangkah-langkahyang memadaiuntuk

melindungilingkunganbaikdidalammaupundiluartempatkerjadanmembatasi

gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan

denganpelaksanaanKontrakini.

36.1 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakanberikut:

a. mensubkontrakkansebagianpekerjaan;

b. menunjuk Personil yang namanyatidaktercantum dalam LampiranASSKK;

c. tindakanlainyangdiaturdalamSSKK.

36.2 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan

tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan

berikut:

a. menggunakanspesifikasidalamAngka14SSUK;

b. mengubahPersonilIntidan/atauPeralatan;

c. tindakanlainyangdiaturdalamSSKK.

Semuarancangan,gambar,spesifikasi,disain,laporan,dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan pirantilunaktersebutbesertadaftarrinciannyakepadaPPK.Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumendanpiranti lunaktersebut di atasdi kemudianhari diatur dalamSSKK.

38. Keselamatan Penyediabertanggungjawabataskeselamatansemua pihakdilokasi kerja.

39. Pembayaran Denda

Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajibanpenyediadalamKontrak ini. PPKmengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktualpenyedia.

40.

Jaminan

40.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14

(empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan

Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan

kontrakdenganbesar:

a. 5%(limaperseratus)darinilaikontrak;atau

b. 5%(limaperseratus)darinilaitotalHargaPerkiraanSendiri(HPS) bagipenawaranyanglebihkecildari80%(delapanpuluhperseratus) HPS.

97

tanggalpenanda-tanganankontraksampaidenganserahterimapertama

pekerjaan (Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Tahap

Pertama/BERITA ACARASERAHTERIMA PEKERJAANTAHAP

PERTAMA).

40.3 JaminanPelaksanaandikembalikansetelahpekerjaandinyatakanselesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan sebesar5%(limaperseratus)darinilaikontrak;

40.4 Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan

dinyatakan selesai 100%(seratus perseratus)yang dibuktikandengan

diterbitkannya BERITA ACARA SERAH TERIMA PEKERJAAN

TAHAPPERTAMA.

40.5 PengembalianJaminanPemeliharandilakukanpalinglambat14(empat

belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterimadenganbaiksesuaidenganketentuankontrak;

40.6 MasaberlakunyaJaminanPemeliharaanadalahselama1(satu)tahun

sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (BERITA ACARA

SERAHTERIMAPEKERJAANTAHAPPERTAMA)sampaidengan

tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Berita Acara Serah Terima

PekerjaanTahapKedua).

D. Personildan/atauPeralatanPenyedia

41.

PersonilInti

dan/atau

Dalam dokumen LPSE KEMENKOPOLHUKAM SBD egov (Halaman 89-96)

Dokumen terkait