REKAPITULASI STATUS TEMUAN
A. Pengembangan Pengawasan Partisipatif Bawaslu Bulukumba
Bawaslu Bulukumba di Bawah Kepemimpinan Ambo Radde Junaid, SE sebagai Ketua, Abdul Rahman, S.Pd sebagai Kordiv Pencegahan, Hubal dan Humas dan Bakri Abubakar, S.Pd sebagai Kordiv Hukum ,Penindakan Pelanggaran dan Sengketa memandang bahwa Pemilu harus diubah agar tidak dibayangkan sebagai sekedar menjadi pesta demokrasi semata, pemilu harus diarahkan sebagai bagian penting dari proses investasi demokrasi. Di dalam prosesnya, tidak hanya berbagai asas penting pelaksanaan pemilu harus dilaksanakan secara konsisten, tetapi secara sungguh-sungguh mengaktualisasikan kedaulatan rakyat dengan tidak hanya menjadikan sebagai obyek tapi lebih sebagai obyek dalam penyelenggaraan pemilu.
Salah satu ciri penting dari proses penyelenggaraan pemilu yang demokratis adalah proses pemilu. Proses pemilu haruslah diseleggarakan tanpa adanya kekerasan, tanpa adanya KKN, dan tanpa adanya pelanggaran dan kecurangan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Untuk mencegah semua itu maka dibutuhkan proses pengawasan secara aktif dan masif dari pengawas pemilu dan masyarakat, untuk memastikan hal diatas tidak pernah
Laporan Komprehensif Bawaslu Kabupaten Bulukumba Page 195 terjadi. Karena jika terjadi warga masyarakat bisa langsung melaporkan kepada penyelenggara pemilu yang mempunyai kewenangan untuk melakukan penindakan jikalau ditemukan pelanggaraan terhadap penyelenggaraan pemilu.
Sesuai amanat Undang-undang 10 Tahun 2016 Pasal 131 ayat 1 dan 2 serta Perbawaslu Nomor 20 Tahun 2018 Pasal 14 dan Perbawaslu Nomor 21 Tahun 2018 Pasal 13, selama tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020, Bawaslu Kabupaten Bulukumba terus mengembangkan Pengawasan Partisipatif, diantaranya :
1. Pojok Pengawasan Pemilu
Pojok Pengawasan adalah sebuah ruang (sudut) di Gedung Bawaslu Kabupaten Bulukumba yang merupakan wadah sarana penyediaan berbagai informasi tentang pengawasan pemilu. Seperti namanya, Pojok Pengawasan berada pada sebuah sudut di lobi Kantor. Karena letaknya yang strategis dan mudah terlihat, Pojok Pengawasan dapat diakses oleh siapa saja, masyarakat yang berkunjung ke Kantor Bawaslu. Pada Pojok Pengawasan ini akan tersedia sarana dan pra sarana sebagai wadah penyimpanan dokumentasi mengenai pengawasan Pemilu dan hasil pengawasan Pemilu. Prasarana yang ada dalam Pojok Pengawasan adalah seperangkat meja kursi tamu, rak, lemari, komputer, dokumentasi Bawaslu seperti buku-buku, panduan, foto, dan perangkat lainnya. Adapun komputer yang disediakan berfungsi sebagai perpustakaan digital (e-library) yang menyediakan semua informasi terkait pengawasan Pemilu.
2. Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif
a) SKPP Daring
SKPP Daring adalah sarana pendidikan pemilu dan pilkada serta pengawasannya bagi masyarakat. Melalui SKPP Daring, Bawaslu berupaya menyediakan fasilitas yang baik dan optimal bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan melakukan pengawasan partisipatif. Tujuan penyelenggaraan SKPP Daring adalah untuk meningkatkan pengawasan partisipatif pemilu dan pilkada oleh masyarakat. Pengawasan partisipatif tersebut merupakan hasil dari semakin banyak pihak yang mengetahui tugas, pokok dan fungsi pengawasan pemilu dan pilkada.
Selain sebagai pengawas partisipatif, peserta SKPP Daring nantinya akan menjadi kader yang merupakan perpanjangan tangan Bawaslu dalam menggerakkan masyarakat untuk turut melakukan pengawasan partisipatif
Laporan Komprehensif Bawaslu Kabupaten Bulukumba Page 196 pemilu dan pilkada. Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020, Bawaslu Kabupaten Bulukumba pada bulan Mei-Juli telah mengikutkan 28 orang peserta SKPP Daring yang dilaksanakan Bawaslu Republik Indonesia.
Tabel 4.1 : Daftar Peserta SKPP Daring Bawaslu Bulukumba
No No. Peserta NamaLengkap Jenis Kelamin
1 03128/SKPP/04/2020 Sadri Saputra L 2 21526/SKPP/04/2020 Arfandi Mandala L 3 18712/SKPP/04/2020 Resky Wahdaniyah P 4 19757/SKPP/04/2020 Sofyan L 5 08675/SKPP/04/2020 Suriyandi Asbir L 6 00063/SKPP/04/2020 Nurdiansah L 7 09732/SKPP/04/2020 Israwati P 8 06147/SKPP/04/2020 Devi fitriani P 9 13499/SKPP/04/2020 Sunarti P 10 00951/SKPP/04/2020 Abdullah L 11 06176/SKPP/04/2020 Yuyung Yuliani P 12 00477/SKPP/04/2020 A. Adlu Rahman, SP L 13 04148/SKPP/04/2020 Rina Mardiana P 14 04552/SKPP/04/2020 Renti Oki P 15 17773/SKPP/04/2020 Juliana Gusra P 16 12151/SKPP/04/2020 Nurul suci ramadani P 17 11538/SKPP/04/2020 Rizki dwi ovitasari P 18 13693/SKPP/04/2020 Muhammad Askar L 19 15294/SKPP/04/2020 Dewi Sanda Allo P 20 19448/SKPP/04/2020 Reski Ramadhan L 21 04035/SKPP/04/2020 Mala Mutiara Raiz P
22 00966/SKPP/04/2020 Emil mangile L
23 18044/SKPP/04/2020 Muhammad nasrul ali L 24 05599/SKPP/04/2020 Apris Munandar L
25 09089/SKPP/04/2020 A. Syakila P
26 03818/SKPP/04/2020 Sulkifl.M L
27 00104/SKPP/04/2020 Hendra wiranto L
Laporan Komprehensif Bawaslu Kabupaten Bulukumba Page 197
Sumber Data : Dokumen SKPP Daring Bawaslu Bulukumba
b) SKPP Tatap Muka
Pelaksanaan Pilkada ditengah Pandemi Covid-19 terus mengembangkan pengawasan partisipatif, setelah pelaksanaan SKPP Daring oleh Bawaslu RI, juga dilaksanakan SKPP dengan tatap muka dan pertemuan langsung yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan pada 4-6 November di Hotel Aryaduta Makassar, pada kegiatan ini Bawaslu Bulukumba kembali mengirim 3 Orang peserta.
Tabel 4.2 : Daftar Peserta SKPP Tatap Muka Bawaslu Bulukumba
No No. Peserta NamaLengkap Jenis Kelamin
1 03128/SKPP/04/2020 Sadri Saputra L
2 18712/SKPP/04/2020 Resky Wahdaniyah P
3 19757/SKPP/04/2020 Sofyan L
Sumber Data : Dokumen SKPP Tatap Muka Bawaslu Bulukumba 3. Pengelolaan Media Sosial
Pengelolaan media sosial adalah pengelolaan media sebagai media sosialisasi dan transfer pengetahuan dan keterampilan pengawasan Pemilu dari pengawas Pemilu kepada masyarakat untuk mendorong pelibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu harus terlebih dulu melalui. Salah satu manifestasi kedaulatan rakyat adalah pelibatan langsung masyarakat dalam proses demokrasi, yang dalam hal ini adalah Pemilu. Pemilu juga merupakan medium aktualisasi partisipasi masyarakat sebagai pemegang kedaulatan dalam penentuan jabatan politik.
Di era teknologi informasi seperti saat ini, penggunaan media dalam jaringan (daring/online) sangat penting dilakukan. Penggunaan internet adalah sebuah keniscayaan. Untuk itu, media internet harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai salah satu upaya, langsung maupun tidak langsung, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu.
Selain situs resmi Bawaslu Bulukumba, salah satu media yang efektif untuk menyebarluaskan informasi dan pengetahuan kepengawasan Pemilu adalah media sosial. Hampir semua pengguna internet memiliki akun media sosial yang diaksesnya setiap hari. Bahkan, segmen pemilih muda dan pemilih pemula, sebagian besar, merupakan pengguna aktif media sosial. Oleh karena itu
Laporan Komprehensif Bawaslu Kabupaten Bulukumba Page 198 Bawaslu Bulukumba melakukan pengelolaan media sosial resmi dengan memaksimalkan penyebarluasan informasi melalui :
a. Website Resmi Bawaslu Bulukumba https://bulukumba.bawaslu.go.id/ b. Halaman FB Humas Bawaslu Kab. Bulukumba dengan 2.059 diikuti c. Instagram Humas Bawaslu Kab. Bulukumba dengan 683 teman d. Twitter Humas Bawaslu Bulukumba dengan 83 Follower
e. Youtube Bawaslu Bulukumba dengan 99 Suscriber
4. Membentuk Kampung Pengawasan dan Anti Politik Uang
Selama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020, Bawaslu Bulukumba telah membentuk Kampung Pengawasan dan Anti Politik Uang sebanyak 5 Desa yakni :
a) Gerakan Masyarakat Desa Taccorong sadar Demokrasi Kecamatan Gantarang yang dibentuk pada Sabtu, 23 November 2020
b) Kampung Anti Politik Uang Desa Benteng Palioi Kecamatan Kindang dibentuk pada Minggu, 25 Oktober 2020
c) Kampung Demokrasi dan Anti Politik Uang Desa Balong kecamatan Ujung Loe yang dibentuk pada Kamis, 12 November 2020
d) Kampung Pengawasan dan Anti Politik Uang Desa Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang yang dibentuk pada Kamis, 19 November 2020
e) Kampung Menolak Politik Uang Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa yang dibentuk pada Jumat, 28 November 2020
5. MOU (memorandum of understanding) Pengawasan Partisipatif
Selama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020, Bawaslu Bulukumba aktif melakukan kerjasasama dengan melakukan MOU bersama sejumlah Lembaga, Organisasi Masyarakat, Organisasi Keagamaan dan Organisasi Pemuda, kegiatan ini adalah wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Bulukumba untuk membangun kesepahaman berbagai stakeholder untuk mengoptimalkan keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan seluruh tahapan pilkada.