BAB 6 STRATEGI PENGEMBANGAN LANJUTAN
6.4. Pengembangan Perpustakaan Umum dengan Partisipasi
6.3.
Pesatnya perkembangan teknologi telah banyak mempengaruhi sistem pelayanan dan pengelolaan perpustakaan. Pada perpustakaan umum hal ini perlu diantisipasi melalui perubahan pada penataan ruang yang mempertimbangkan berbagai aspek perkembangan berikut.
Pemanfaatan Teknologi Dalam Pengelolaan Perpustakaan
v
Sistem keamananTeknologi juga dapat diterapkan untuk mendukung keamanan koleksi. Penggunaan sensor pengaman pada pintu keluar perpustakaan dapat mendeteksi koleksi yang keluar dari perpustakaan. Dengan demikian dapat mengurangi kemungkinan kehilangan koleksi perpustakaan akibat dibawanya koleksi ke luar ruangan tanpa dicatatkan terlebih dahulu.
6.4. Pengembangan Perpustakaan Umum Dengan Partisipasi Masyarakat
Perpustakaan umum masa kini diharapkan mampu berperan penting sebagai pusat kegiatan masyarakat dan merupakan fasilitas milik bersama. Rasa memiliki terhadap perpustakaan umum sangat perlu dikembangkan sehingga perpustakaan dapat terus berkembang. Berbagai upaya dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan perpustakaan, sehingga masyarakat lebih merasa menjadi bagian dari perpustakaan umum. Masyarakat umum dapat dilibatkan dalam berbagai upaya berikut.
v
Sistem pelayananRuang perpustakaan perlu mengantisipasi pergantian sistem katalog menjadi sistem katalog digital, sehingga lemari katalog akan digantikan dengan terminal katalog digital. Demikian pula pelayanan sirkulasi dapat memanfaatkan teknologi dan tidak lagi melalui pencatatan secara manual. Pada sistem yang lebih maju peminjaman dan pengembalian dapat dilakukan secara mandiri oleh pengunjung perpustakaan, dengan terminal yang ditempatkan di dekat pintu keluar perpustakaan.
68
v
Perkembangan koleksiDengan perkembangan teknologi maka koleksi perpustakaan tidak hanya berbentuk koleksi cetak saja. Penambahan koleksi dalam bentuk non-cetak, baik berupa kaset, video, CD, DVD, mikrofilm dan sebagainya perlu diantisipasi dengan perabot penyimpanan yang memadai serta peralatan untuk pemanfaatan koleksi tersebut, berupa tape recorder, video/CD/DVD player, komputer dll. Untuk penggunaan peralatan elektronik diperlukan titik-titik sumber daya listrik yang memadai di berbagai lokasi di dalam ruang perpustakaan.
v
InternetUntuk memenuhi kebutuhan akses internet yang sudah menjadi kebutuhan penting pada masyarakat masa kini, perpustakaan umum perlu secara bertahap meningkatkan jumlah komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Selain itu diperlukan area yang memadai untuk memanfaatkan komputer dan mengakses internet, baik berupa area yang terintegrasi ataupun terpisah dengan area perpustakaan lain.
6.3.
Pesatnya perkembangan teknologi telah banyak mempengaruhi sistem pelayanan dan pengelolaan perpustakaan. Pada perpustakaan umum hal ini perlu diantisipasi melalui perubahan pada penataan ruang yang mempertimbangkan berbagai aspek perkembangan berikut.
Pemanfaatan Teknologi Dalam Pengelolaan Perpustakaan
v
Sistem keamananTeknologi juga dapat diterapkan untuk mendukung keamanan koleksi. Penggunaan sensor pengaman pada pintu keluar perpustakaan dapat mendeteksi koleksi yang keluar dari perpustakaan. Dengan demikian dapat mengurangi kemungkinan kehilangan koleksi perpustakaan akibat dibawanya koleksi ke luar ruangan tanpa dicatatkan terlebih dahulu.
6.4. Pengembangan Perpustakaan Umum Dengan Partisipasi Masyarakat
Perpustakaan umum masa kini diharapkan mampu berperan penting sebagai pusat kegiatan masyarakat dan merupakan fasilitas milik bersama. Rasa memiliki terhadap perpustakaan umum sangat perlu dikembangkan sehingga perpustakaan dapat terus berkembang. Berbagai upaya dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan perpustakaan, sehingga masyarakat lebih merasa menjadi bagian dari perpustakaan umum. Masyarakat umum dapat dilibatkan dalam berbagai upaya berikut.
v
Sistem pelayananRuang perpustakaan perlu mengantisipasi pergantian sistem katalog menjadi sistem katalog digital, sehingga lemari katalog akan digantikan dengan terminal katalog digital. Demikian pula pelayanan sirkulasi dapat memanfaatkan teknologi dan tidak lagi melalui pencatatan secara manual. Pada sistem yang lebih maju peminjaman dan pengembalian dapat dilakukan secara mandiri oleh pengunjung perpustakaan, dengan terminal yang ditempatkan di dekat pintu keluar perpustakaan.
70
v
Menata isi perpustakaanMasyarakat dapat dilibatkan dalam membantu penyusunan koleksi perpustakaan di bawah bimbingan pustakawan yang menguasai aturan penyusunan koleksi. Masyarakat yang bersedia membantu penataan koleksi dapat bersama-sama membuat petunjuk atau tanda-tanda yang diperlukan di perpustakaan, seperti label rak koleksi, petunjuk bagian-bagian perpustakaan, serta nama ruang perpustakaan. Pembuatan dekorasi dan display di ruang perpustakaan dapat dilakukan dengan melibatkan anak-anak dan remaja secara berkala, sehingga dapat diperoleh suasana perpustakaan yang terus berubah secara berkala dan tidak membosankan. Anak-anak dan remaja dapat menata dekorasi dan display di ruang perpustakaan dengan berbagai tema. Berbagai bahan bekas atau bahan yang sederhana, tidak harus mahal, dapat digunakan
v
Merencanakan bangunan atau ruang perpustakaanPada saat akan dilakukan perancangan sebuah perpustakaan umum, masyarakat dapat dilibatkan untuk menyumbangkan gagasannya. Masyarakat dapat diminta memberikan masukan terhadap desain perpustakaan yang akan didirikan di sebuah wilayah, sehingga aspirasi mereka dapat tertampung dalam desain tersebut. Pedoman penataan perpustakaan yang ada dapat menjadi panduan umum, namun masyarakat dapat menyumbangkan ide dalam berbagai aspek, mulai dari tampilan bangunan atau ruang, pemilihan perabot, pemilihan warna, hingga penyusunan perabot, dekorasi dan display dalam ruang perpustakaan. Masyarakat juga dapat diminta keterlibatannya dalam melaksanakan kegiatan membangun perpustakaan.
v
v
Mengelola perpustakaan
Masyarakat yang memiliki waktu dapat pula dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan sehari-hari, misalnya secara bergantian menjadi petugas yang melayani peminjaman dan pengembalian perpustakaan. Keterlibatan masyarakat sebagai petugas perpustakaan ini diharapkan dapat lebih mudah memotivasi anggota masyarakat yang lain untuk memanfaatkan perpustakaan.
Mengadakan kegiatan di perpustakaan
Perpustakaan diharapkan dapat menjadi pusat tempat berlangsungnya berbagai kegiatan. Masyarakat yang ada di sekitar perpustakaan umum dapat didorong untuk mengadakan berbagai kegiatan dengan memanfaatkan ruang di perpustakaan. Dengan peningkatan penggunaan perpustakaan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan masyarakat, maka perpustakaan umum akan menjadi lebih terasa perannya di tengah masyarakat.
70
v
Menata isi perpustakaanMasyarakat dapat dilibatkan dalam membantu penyusunan koleksi perpustakaan di bawah bimbingan pustakawan yang menguasai aturan penyusunan koleksi. Masyarakat yang bersedia membantu penataan koleksi dapat bersama-sama membuat petunjuk atau tanda-tanda yang diperlukan di perpustakaan, seperti label rak koleksi, petunjuk bagian-bagian perpustakaan, serta nama ruang perpustakaan. Pembuatan dekorasi dan display di ruang perpustakaan dapat dilakukan dengan melibatkan anak-anak dan remaja secara berkala, sehingga dapat diperoleh suasana perpustakaan yang terus berubah secara berkala dan tidak membosankan. Anak-anak dan remaja dapat menata dekorasi dan display di ruang perpustakaan dengan berbagai tema. Berbagai bahan bekas atau bahan yang sederhana, tidak harus mahal, dapat digunakan
v
Merencanakan bangunan atau ruang perpustakaanPada saat akan dilakukan perancangan sebuah perpustakaan umum, masyarakat dapat dilibatkan untuk menyumbangkan gagasannya. Masyarakat dapat diminta memberikan masukan terhadap desain perpustakaan yang akan didirikan di sebuah wilayah, sehingga aspirasi mereka dapat tertampung dalam desain tersebut. Pedoman penataan perpustakaan yang ada dapat menjadi panduan umum, namun masyarakat dapat menyumbangkan ide dalam berbagai aspek, mulai dari tampilan bangunan atau ruang, pemilihan perabot, pemilihan warna, hingga penyusunan perabot, dekorasi dan display dalam ruang perpustakaan. Masyarakat juga dapat diminta keterlibatannya dalam melaksanakan kegiatan membangun perpustakaan.
v
v
Mengelola perpustakaan
Masyarakat yang memiliki waktu dapat pula dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan sehari-hari, misalnya secara bergantian menjadi petugas yang melayani peminjaman dan pengembalian perpustakaan. Keterlibatan masyarakat sebagai petugas perpustakaan ini diharapkan dapat lebih mudah memotivasi anggota masyarakat yang lain untuk memanfaatkan perpustakaan.
Mengadakan kegiatan di perpustakaan
Perpustakaan diharapkan dapat menjadi pusat tempat berlangsungnya berbagai kegiatan. Masyarakat yang ada di sekitar perpustakaan umum dapat didorong untuk mengadakan berbagai kegiatan dengan memanfaatkan ruang di perpustakaan. Dengan peningkatan penggunaan perpustakaan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan masyarakat, maka perpustakaan umum akan menjadi lebih terasa perannya di tengah masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Benneicke, A., Biesek, J., & Brandon, K. (2001). Wayfinding and Signage in
Library Design. Libris Design.
Commision for Architecture and the Built Environment (2003). Better Public
Libraries. London: CABE.
Graham, C. & Demmers, L. (2001). Furniture for Libraries. Libris Design.
International Federation of Library Associations and Institutions (1994).
IFLA/UNESCO Public Library Manifesto.
Perpustakaan Nasional RI (2006). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan
Umum. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Sands, J. (2001). Sustainable Library Design. Libris Design.
Siems, E. & Demmers, L. (2001). Library Stacks and Shelving. Libris Design.
Worpole, K. (2004). 21st Century Libraries: Changing Forms, Changing
Futures. London: Building Futures.