• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI DAN PROGRAM PEMBANGUNAN INDUSTRI PROVINSI

3) Strategi Penyediaan Infrastruktur

4.2 Program Pembangunan Industri

4.2.3 Pengembangan Perwilayahan Industri Provinsi

Pembangunan Industri di Provinsi Jambi akan diarahkan agar terjadi keterkaitan antara satu wilayah kota dan kabupaten lain (Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Kerinci serta Kabupaten Sarolangun) serta kabupaten yang ada disekitar rencana pusat-pusat pertumbuhan industri Provinsi Jambi dalam suatu sistem yang utuh terintegrasi mulai dari:

a. Subsistem bisnis hulu yang mencakup: penelitian, pengembangan, sarana perikanan, permodalan dan lain-lain

b. Subsistem usaha Sawit, Karet, Kelapa, Perikanan yang mencakup usaha, pembenihan, pembesaran, penangkapan, penyediaan sarana penangkapan ikan serta penanganan hasil.

c. Subsistem bisnis hilir yang meliputi industri pengolahan dan pemasarannya termasuk perdagangan untuk kegiatan ekspor

d. Subsistem penunjang seperti perkreditan, asuransi, transportasi, pendidikan, penyuluhan, infrastruktur dan kebijakan pemerintah.

e. Keterkaitan antar Kawasan Industri di Provinsi Jambi dengan WPPI yang ada di provinsi lain seperti Riau dan WPPI di Provinsi Sumatera Selatan dan WPPI di Sumatera Utara dan kawasan pendukung dan pengembangan serta kawasan keterkaitan bersifat saling timbal balik serta saling membutuhkan.

Dalam rangka pelaksanaan pengembangan perwilayahah industri, yang terkait dengan pengembangan kawasan peruntukan industri, kawasan industri maka pengembangannya dilakukan melalui berbagai program. Berikut ini diantara program-program prioritas pembangunan perwilayahan industri di Jambi yang paling tidak harus dimunculkan dalam rencana pengembangan perwilayahan industri di Provinsi Jambi.

Tabel 4.22 Program Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri dan Kawasan Industri

No Program Tahun

2020-2025 2026-2030 2031-2035 2036-2040 A Pengembangan KPI

1 Penyusunan konsep dan perencanaan pengembangan KPI masing-masing kabupaten/ kota termasuk pertimbangan kelayakan teknis dan lingkungan

(Min 1 2 Penyiapan instrument legalisasi dan

prosedur serta dukungan regulasi terkait (Min 1 3 Implementasi program, evaluasi dan

penyelenggaraan berkelanjutan (Min 1

1 Pengkajian mendalam konsep untuk pemprioritasan KI di Provinsi Jambi(khususnya prioritas untuk mendukung pembangunan industri komoditas unggulan, seperti KI Kemingking-Muarojambi)

2 Percepatan penuntasan permasalahan dan konsep pengembangan KI prioritas serta kelengkapan administrative dan regulasinya

(100%) - - -

3 Percepatan penuntasan permasalahan dan

pembebasan lahan utama KI prioritas

(50%)

(100%) - -

4 Percepatan pembangunan sarana dan prasarana KI prioritas, termasuk diantaranya penyiapan dan realisasi penyediaan jaringan jalan, energy listrik dan air bersih, serta jaringan komunikasi

(25%)

(50%)

(100%) -

5 Pengembangan berkelanjutan untuk KI dan

kawasan lainnya

4.2.3.1 Pembentukan Kawasan Peruntukan Industri (KPI)

Pembangunan industri baik itu sentra maupun kawasan industri (KI) diarahkan pada KPI yang sudah ditetapkan oleh Provinsi Jambi, yang mana KPI tersebut adalah sebagai berikut:

Tabel 4.23 Lokasi, Luas dan Rekomendasi Pembangunan Industri KPI Provinsi Jambi

NO KABUPATEN LUAS KAWASAN

(Ha) JENIS INDUSTRI

1 BATANGHARI 4928,93 Industri unggulan yang berbasis Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan

Penolong dan Jasa Industri, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas

dan Batubara

2 BUNGO 784,39 Industri unggulan yang berbasis Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Transportasi, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan Batubara 3 KOTA JAMBI 1451,82 Industri unggulan yang berbasis Industri

Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Transportasi, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan

Jasa Industri

4 MERANGIN 313,82 Industri unggulan yang berbasis Industri Pangan, Industri Farmasi, Kosmetik dan Alat Kesehatan, Industri Tekstil, Kulit, Alas

Kaki dan Aneka, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan Batubara 5 MUAROJAMBI 7225,31 Industri unggulan yang berbasis Industri

Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Transportasi, Industri Hulu Agro,

Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan Batubara

6 SAROLANGUN 2057,51 Industri unggulan yang berbasis Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Transportasi, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan Batubara 7 TANJUNG

JABUNG BARAT 961,47 Industri unggulan yang berbasis Industri Pangan, Industri Farmasi, Kosmetik dan Alat Kesehatan, Industri Tekstil, Kulit, Alas

Kaki dan Aneka, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan

Batubara 8 TANJUNG

JABUNG TIMUR 12816,11 Industri unggulan yang berbasis Industri Pangan, Industri Farmasi, Kosmetik dan Alat Kesehatan, Industri Tekstil, Kulit, Alas

Kaki dan Aneka, Industri Hulu Agro 9 TEBO 294,22 Industri unggulan yang berbasis Industri

Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka, Industri Barang Modal, Komponen, Bahan

NO KABUPATEN LUAS KAWASAN

(Ha) JENIS INDUSTRI

Penolong dan Jasa Industri, Industri Hulu Agro, Industri Kimia Dasar Berbasis Migas

dan Batubara

10 SUNGAI PENUH 289,13 Industri unggulan yang berbasis Industri Pangan,dan Industri Tekstil, Kulit, Alas

Kaki dan Aneka

11 KERINCI 421,11 Industri unggulan yang berbasis Industri Pangan,dan Industri Tekstil, Kulit, Alas

Kaki dan Aneka

TOTAL 24.820,77

4.2.3.2 Kawasan Industri

Untuk di Provinsi Jambi pengembangan kawasan industri mutlak diperlukan untuk menyokong pengembangan bisnis di Sumatera dan di Jambi khususnya. Penambahan infrastruktur di Sumatera seperti Jalan Tol, Pelabuhan, utilitas bisnis dan Kawasan Industri dapat mempercepat pengembangan bisnis di Sumatera. Kawasan Industri yang direncanakan dikembangkan di Provinsi Jambi adalah Kawasan Industri Kemingking.

Saat ini izin lokasi Pembangunan Kawasan Industri Kemingking yang terletak di Kabupaten Muaro Jambi masih terhambat oleh permasalahan tata ruang, untuk itu diperlukan revisi RTRW. Percepatan proses revisi RTRW ini sendiri telah difasilitasi oleh Kemenperin dan BPKM Pusat bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Revisi RTRW sendiri diperkirakan akan selesai di bulan Desember 2020. Dukungan infrastruktur seperti jalan akses alternatif, Interchange TOL Trans Sumatera dan pelebaran jalan akses eksisting juga masih diperlukan oleh Kawasan Industri Kemingking. Roadmap Pengembangan Kawasan Industri Kemingking dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.24 Roadmap Kawasan Industri Kemingking Provinsi Jambi

2017 - 2019 2020 - 2022 2023 – 2025 2026 – 2028