• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENALAN & PENERJEMAHAN KATA KERJA IBRANI

Dalam dokumen 02. BAHASA IBRANI 2 (2015) STT REAL.pdf (Halaman 40-43)

Disuruh/dibiarkan

9. PENGENALAN & PENERJEMAHAN KATA KERJA IBRANI

Ada beberapa petunjuk/bimbingan untuk menolong kita dalam pengenalan dan penerjemahan kata kerja Ibrani, yakni :

9.1. Langkah Pertama adalah mempertimbangkan ada tidaknya Prefix pada bentuk kata kerja tersebut. Ingatlah bahwa hanya Nifal, Hitpa’el, dan Hofal yang memiliki Prefix pada bentuk Perfek. Ingatlah pula bahwa Waw Conjunction mungkin di-prefix-kan kepada bentuk kata kerja apapun & pada stem apapun. 9.2. Bila tidak ada Prefix apapun pada bentuk Perfek, kecuali mungkin Waw

Conjunction, maka kemungkinan bentuk tersebut adalah Qal, Pi’el, atau Pu’al, sebab hanya tiga bentuk stem ini yang tidak memiliki prefix pada Perfeknya. Setelah pengenalan ini, maka akan relatif mudah sekali untuk menentukan stem kata kerja tersebut ( Qal, Pi’el, atau Pu’al ), sebab keduanya, Pi’el & Pu’al mudah dikenal dengan adanya Dagesh Forte pada Radikal Kedua.

9.3. Bila bentuk Perfek di-prefix-kan, maka Prefix tersebut harus dipisahkan dari tiga konsonan akar kata kerja itu, dan selanjutnya kita dapat mengenali stem kata kerja tersebut.

1



adalah Prefix untuk Nifal Perfek 2



adalah Prefix untuk Hitpa’el Perfek 3



adalah Prefix untuk Hifil Perfek 4



adalah Prefix untuk Hofal Perfek

9.4. Setelah memisahkan dan mengenali Prefix dari suatu bentuk Perfek serta mengenali stem kata kerja itu tergolong, maka langkah berikutnya adalah memisahkan & menganalisa Suffix untuk mengenali Person, Gender, dan Bentuk dari kata kerja itu. Bentuk satu-satunya dari Perfek yang TIDAK MEMILIKI SUFFIX adalah untuk orang ketiga Maskulin tunggal.

1



3.F.Tunggal 5



3.M/F. Jamak 2



2.M. Tunggal 6



2.M.Jamak 3



2.F. Tunggal 7



2.F.Jamak 4



1.M/F. Tunggal 8



1.M/F.Jamak

9.5. Langkah selanjutnya adalah merekonstruksi akar kata kerja dari konsonan-konsonan yang tersisa setelah semua Prefix & Suffix telah disingkirkan. Pada semua Strong Verbs, dan bahkan pada Weak Verbs, hanya ada tiga konsonan yang ditinggalkan untuk rekonstruksi akar kata kerja itu.

9.6. Langkah terakhir adalah menemukan akar kata kerja itu pada BDB Lexicon untuk menemukan arti kata itu. Pada bagian ini pula kita dapat menemukan arti selengkapnya dari bentuk stem kata kerja apa saja.

Langkah-langkah tersebut di atas sudah lengkap, dan kita sudah siap untuk penempatan ataupun penterjemahan kalimat bahasa Ibrani dengan tepat. Contoh :

(1)



Kata kerja dalam kalimat (1) adalah



. Ia tidak memiliki Prefix sehingga dapat digolongkan pada Qal, Pi’el, atau stem Pu’al. Adanya Dagesh Forte pada Radikal Kedua memberikan indikasi bahwa ia adalah intensif dan vokal yang dipakai menunjukkan pola Pi’el. Tidak ditemukan adanya aformatif lain, maka jelaslah ia adalah bentuk untuk orang ketiga Maskulin Tunggal, yang terdaftar dalam BDB Lexicon dengan arti “mencari”.



Pi’el Perfect 3 ms from (



), “ia telah mencari”.

Terjemahan seluruh kalimat (1) adalah : “Ia telah mencari TUHAN Allah Israel”.

(2)



Kata kerja dalam kalimat (2) adalah



. Ia di-prefix-kan dengan Waw

Conjunction, namun tidak memiliki Prefix lainnya pada stemnya. Ini berarti ia mungkin sebagai Qal, Pi’el, atau Pu’al. Ia tidak bisa sebagai Qal, sebab bentuk vokalnya amat berbeda ( lagipula



tidak dipakai dalam bentuk Qal ). Tinggal dua kemungkinan saja, yakni Pi’el atau Pu’al.

Kita mungkin berharap akan menemukan adanya Dagesh Forte pada Radikal Kedua. Namun, dalam kasus kata kerja yang muncul, Dagesh Forte itu dihilangkan sebab didahului oleh sebuah vokal Shewa. Adanya Khireq di bawah Radikal Pertama menunjukkan bahwa kata kerja ini adalah Pi’el. Akhiran yang terlihat itu adalah untuk orang ketiga jamak.



Pi’el Perfect 3 cp. plus Waw-conjunction dari (



) “Ia telah mencari”. Terjemahan : “dan mereka telah mencari”.

Terjemahan seluruh kalimat (2) : “dan mereka telah mencari damai”.

(3)



Kata kerja pada kalimat (3) adalah



. Ia di-prefix-kan dengan



, yang merupakan Prefix dari Hifil Perfek. Suffix-nya adalah



, yang menunjukkan Person, gender, dan bentuk dari orang pertama tunggal ( 1 cs ). Konsonan yang tersisa adalah



terdaftar dalam BDB Lexicon sebagai [



], tanda kurung yang terlihat ini menunjukan bahwa ia tidak muncul dalam stem Qal dalam Alkitab Bahasa Ibrani. Akar kata kerja ini berarti “dipisahkan”.



Hifil Perfect 1 cs from [



] , “ia telah memisahkan” Terjemahan : “Aku telah memisahkan”

Terjemahan seluruh kalimat (3) : “Aku telah memisahkanmu dari bangsa-bangsa ITU”

(4)



Kata kerja pada kalimat (4) adalah



. Ia memiliki sebuah Prefix



, yang adalah Prefix untuk Hitpa’el Perfek. Ia tidak mempunyai Suffix, jadi memberikan indikasi bahwa ia adalah orang ketiga Maskulin tunggal ( 3 ms ). Akar kata kerja tersebut adalah



, dan BDB Lexicon memberikan arti “pergi, datang, berjalan”. Untuk Hitpa’el berarti “berjalan ke sana ke mari”.



Hitpa’el Perfect 3 ms from



, “ia telah berjalan”. Terjemahan : “Ia telah berjalan ke sana ke mari”.

Terjemahan seluruh kalimat (4) : “Dengan Allah Nuh telah berjalan ( ke sana ke mari ).

(5)



Kata kerja untuk kalimat (5) adalah



. Konsonan Pertama

tidak menunjukkan sebagai sebuah Prefix, jadi ia harus dipertimbangkan sebagai salah satu konsonan akar kata kerja. Suffix-nya adalah



, yang menunjukkan orang pertama jamak ( 1 cp ). Dagesh Forte yang muncul pada

berarti ia digandakan, dan akar kata kerjanya adalah



. Ketentuan yang dipakai di sini tepat sama dengan contoh-contoh yang diberikan di atas : Tatkala Radikal Ketiga dalam akar kata itu sama dengan huruf awal Suffix, maka dua konsonan digabungkan dengan memakai Dagesh Forte.

Sebab



tidak mempunyai Prefix, maka ia kemungkinan sebagai Qal, Pi’el, atau Pu’al. Oleh karena ia tidak mempunyai sebuah Dagesh Forte pada Radikal Kedua, maka sudah pasti ia adalah Qal. Kata kerja



terdaftar dalam BDB Lexicon dengan arti “memberi”.



Qal Perfect 1 cp from



, “ia telah memberi”. Terjemahan : “Kami telah memberi”.

Terjemahan seluruh kalimat : “Kami telah memberi putri-putri kepada kalian”

(6)



Kata kerja pada kalimat (6) adalah



, memiliki sebuah Prefix



dan harus diklasifikasi sebagai Nifal Perfek. Faktanya ia tidak memiliki Suffix, berarti ia adalah orang ketiga Maskulin tunggal ( 3 ms ). Akar kata kerja itu adalah



terdaftar dalam BDB Lexicon dengan arti “mendengar”.



Nifal Perfect 3 ms, from



, “ia telah mendengar”. Terjemahan : “Ia telah didengar”.

Terjemahan seluruh kalimat (6) : “Sebab suara TUHAN telah didengar dari

Yerusalem”.

TUGAS (8)

A. Tunjukkan tiga konsonan sebagai akar kata dari bentuk kata kerja di bawah ini !

Dalam dokumen 02. BAHASA IBRANI 2 (2015) STT REAL.pdf (Halaman 40-43)

Dokumen terkait