HASIL DAN PEMBAHASAN
E. Pengenalan dan Pengoperasian ArcGis 10
a. Tujuan Kegiatan
? Untuk mmperkenalkan kegunanaan atau fungsi dari software ArcGis
? Menunjukkan tata cara yang digunakan dalam mengolah dan menampilkan Peta
? Untuk mengetahui cara dalam membuat layout peta
? Untuk mengetahui cara menghasilkan peta atau peta siap Print b. Dasar teori
Perangkat lunak ArcGis merupakan perangkat lunak SIG yang baru dari ESRI, yang memungkinkan kita memanfaatkan data dari berbagai format data. Dengan ArcGis pula kita dapat memakai fungsi pada level ArcView, Arc Editor, Arc Info dengan fasilitas ArcMap, ArcCatalog, dan Toolbox. ArcGis merupakan perangkat lunak (software) yang digunakan dalam menampilkan peta dalam bentuk output. Hasil pengukuran yang dilakukan dilapangan juga dapat ditampilkan melalui ArcGis melalui beberapa langkah. Dalam mengoperasikan ArcGis juga dibutuhkan peta dasar sebagai data data penunjang selain data hasil pengukuran lapangan. Koordinat yang dalam ArcGis adalah geografis dan UTM.(Anonim, 2001)
c. Alat Dan Bahan
Kegiatan dalam Pengenalan Dan Pengoperasian ArcGis membutuhkan alat dan bahan sebagai berikut.
1. Komputer
2. Software ArcGis 2010 3. Modul pelatihan ArcGis
4. Data-data penunjang seperti peta dasar, peta areal kerja UPTD Planologi Kehutanan Samarinda
5. Data hasil pengukuran lapangan yang diukur dengan GPS d. Prosedur Kerja
Prosedur dalam kegiatan Pengenalan dan Pengoperasian ArcGis ini adalah sebagai berikut.
1). Pengenalan Kebutuhan Perangkat Keras dan Sistem Operasi
ArcGis termasuk software yang membutuhkan persyaratan perangkat keras (hardware) dengan kualitas yang tinggi. Berikut ini disajikan persyaratan minimal perangkat keras dan sistem operasi yang dibutuhkan Software ArcGis 10.
? CPU speed 2.2 GHz dual core atau yang lebih tinggi. Penggunaan prosesor dengan dengan kecepatan tinggi akan sangat membantu kecepatan analisis data, terutama dalam analisis spasial dengan volume data yang besar.
? RAM (Random Acces Memory) direkomendasikan 2 GB atau lebih tinggi. Semakin tinggi kapasitas RAM yang digunakan akan semakin optimal kemampuan dan kinerja ArcGis.
? Ketersediaan ruang hard disk yang cukup. Kebutuhan sisa hard disk berbeda- beda, bergantung pada macam modul dan jumlah data yang diinstal. Program dan data membutuhkan ruang sekitar 2 GB. Diluar ruang tersebut kita harus menyisakan free space hard disk yang memadai untuk
menyimpan dan menganalisis data. Semakin besar dan banyak volume data yang diolah semakin banyak sisa hard disk yang diperlukan
? Monitor 24-bit yang mampu akselerator grafis
? Digitizer, printer dan plotter bersifat opsional. Digitizer diperlukan apabila melakukan digitasi peta, tetapi sekarang penggunaannya diganti dengan metode “on Screen digitizing”. Printer dan plotter dibutuhkan untuk melakukan percetakan.
? ArcGis 10 dapat dijalankan pada sistem operasi windows XP dengan service pack 3, atau versi windows yang lebih tinggi.
2). Instalasi software pada sehingga ArcGis digunakan. 3). Input Data
Langkah dalam menginput data sebagai berikut.
? Mengolah data pengukuran
? Data dalam bentuk digital seperti data hasil pengukuran lapang dan data dari GPS bisa dimasukkan dalam sistem SIG ( Sistem Informasi Geografis). Pada intinya SIG membutuhkan data spasial dalam format tertentu untuk membedakan apakah data tersebut berupa point, line atau polygon.
? Data dari GP S yang utama adalah koordinat (X,Y) dan data identity (ident), konversikan data tersebut dalam bentuk .DBF, atau .txt jika datanya dalam bentuk tabel. Format isian datanya sebagai berikut:
No titik koordinat X koordinat Y keterangan 1 2 3 4 5
? Dari hasil pengukuran harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sehingga mendapatkan koordinat x,y dan z. Setelah selesai, simpan file tesebut. Format datanya adalah .xls dan extension ini diberikan secara otomatis oleh Excel. Berikut adalah contoh data yang sudah diolah dalam Excel:
Gambar 1. Contoh Data yang Diolah D alam Microsoft Excel 4). Output Data
Data yang telah diinput dari microsoft Excel kedalam ArcGis akan menampilkan sebuat peta yang dalam bentuk titik (point), garis (line), dan
polygon tergantung data ukur yang digunakan. Berikut adalah contoh Layout dalam bentuk .shp yang siap untuk dicetak.
e. Hasil Yang Dicapai
Hasil yang diharapkan dalam Pengenalan dan pengoperasian ArcGis ini agar dapat menghasilkan peta output yang lebih baik, serta seni dalam membuat peta akan semakin baik. Dari hasil Pengenalan Dan Pengoperasian ArcGis meengasilkan peta output sederhana berikut.
Gambar 2. Layout Peta Kerja yang Sudah Jadi e. Pembahasan
Dari hasil pengukuran dilapangan, data dapat diolah dengan menggunakan microsoft Excel. Data dari hasil perhitungan Excel ditransfer ke dalam ArcGis yang sebelumnya Format datanya adalah .xls dan dan extension ini diberikan secara otomatis ole Excel.
Berikut adalah langkah dalam mentranfer data dari Excel kedalam ArcGis. ? Blok semua data yang pada tabel x,y , klik edit, Copy
? Klik new, kemudian pada menu utama klik Edit- paste spesial
? Delete kolom yang yang tidak diperlukan, sisakan kolom titik X, Ydan Z
Gambar 3. Contoh Data yang Diambil X, Y dan Z
? Simpan file,save as ke dalam tipe file text (Tab Delimited) (.TXT)
? Tutup Microsoft Excel, karena data tidak bisa diproses di ArcMap jika dibuka oleh dua program
? Buka ArcMap, pilih Blank Map
? Klik View, Data Frame Properties
? Klik pada tab Coordinates System
? Pada Select a Coordinates System, pilih Pre Defined, Projected Coordinates Systems, UTM, WGS 84, Southern Hemisphere, WGS 1984 UTM Zone 50S.prj
? Klik tombol Add Data, carilah lokasi penyimpanan file yang berformat .txt tersebut
? Klik Add
? Klik kana pada data tabular, pilih Display XY Data..., akan muncul kotak dialog Display XY Data
? Klik Edit...
? Klik Select...akan muncul kotak dialog pencarian sistem koordinat
? Pilih Projected Coordinates Systems , UTM, WGS 1984, Southern Hemisphere, WGS 1984 UTM Zone 50S.prj, klik Add, OK, OK, OK
? Akan muncul titk-titk pengukuran, yang sifatnya adalah sementara. ( jika ArcMap ditutup data tersebut tidak tersimpan)
? Jika ingin data titik tersebut tersimpan dalam format shp, maka harus di export
? Klik kanan pada layer titk, Data Export Data
? Pilihlah lokasi penyimpanan dan nama layernya
? Klik save
? Klik OK, akan ada pertanyaannya apakah kita ingin menampilkan data ke View, Klik Yes
? Berikut adalah contoh hasil data yang telah diinput kedalam program ArcGis dan telah menjadi point-point hasil
Gambar 4. Data Hasil Ukur Topografi dan Diexport dengan Peta Dasar Kalimantan dalam ArcGis 10
BAB IV