• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

B. Analisis Hasil Penelitian

4. Pengendalian Intern Pada Pelayanan Rawat Inap

Sistem informasi akuntansi di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan dikelola dengan menggunakan komputer terpusat yaitu melalui bagian EDP yaitu Elektronik Data Processing. Walaupun dalam pelaksanaanya belum sepenuhnya menggunakan sistem komputerisasi karena keterbatasan keterampilan karyawan dalam mengoperasikan komputer. Sistem komputerisasi dirancang dengan sistem Local Area Network (LAN) dengan menempatkan terminal input dan output pada setiap bagian.

Tugas dan wewenang dari bagian EDP adalah :

a. mengkoordinir pelaksanaan kegiatan Pengolahan Data Elektronik, b. memelihara dan mengembangkan perangkat lunak dan perangkat keras,

c. melakukan kegiatan Perencanaan program aplikasi komputer, pelaporan, pengamanan data atau informasi,

d. melakukan pengawasan atas transaksi yang dibebankan pada pasein melalui komputer pusat.

Sistem pengolahan data elektronik ini didukung oleh perangkat keras (hardware) yang cukup memadai. Sebuah Central Prosessing Unit (CPU) yang memiliki kapasitas yang cukup besar dan waktu pemrosesan data yang relatif cepat. Setiap bagian ditempatkan terminal input atau output pada bagian terkait (user) yang terjalin dalam suatu jaringan komunikasi dengan

sistem Local Area Network (LAN). Dengan diterapkannya sistem komputerisasi ini dapat mengendalikan kesalahan pembebanan biaya perawatan pasien khususnya pasien rawat inap. Kesalahan pembebanan biaya rawat inap ini dapat mempengaruhi penilaian pasien terhadap pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit dan juga bagi rumah sakit sendiri dapat mengakibatkan kerugian karena tidak dibayarnya tindakan perawatan yang telah dilakukan. Proses komput erisasi sistem pengolahan data pada Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan memerlukan adanya suatu sistem pengendalian intern. Pengendalian intern ini meliputi hal- hal sebagai berikut :

1). pengendalian umum, yaitu :

a). pengendalian organisasi dan operasi, pengendalian ini mencakup pemisahan tugas antara bagian pemrosesan data elektronik dengan para pemakai,

b). pengendalian atas pengembangan sistem yang diterapkan dan pengendalian pemeliharaan yaitu dengan adanya kerjasama Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan dengan pihak luar dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja rumah sakit, c). pengendalian Askes ke sistem, dalam hal ini rumah sakit telah membuat kebijakan

bahwa tidak semua orang dapat mengakses ke komputer. Hal tersebut dikarenakan hanya pihak-pihak tertentu yang mempunyai password saja yang dapat melakukannya,

d). pengendalian pengoperasian pusat data, dalam hal ini Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan telah melakukan duplikasi atas data file sistem dan prosedur-prosedur yang penting serta mengasuransikan peralatan EDP nya dari kemungkinan bencana yang merugikan,

a). pengendalian masukan, semua formulir atau dokumen yang digunakan diberi nomor. Adanya otorisasi dalam penggunaan dokumen. Contohnya pada formulir resep atau yang harus ditandatangani oleh dokter yang berwenang serta diberi nomor oleh bagian apotik. Petugas order entry memeriksa dokumen sebelum di input ke komputer kemudian menandatangani dokumen tersebut,

b). pengendalian pemrosesan, data yang sudah diinput ke komputer tidak dapat diubah oleh bagian lain karena hanya pihak-pihak tertentu yang berwenang saja yang dapat mengubah dengan menggunakan password,

c). pengendalian keluaran, pada pengendalian ini misalnya bagian billing melakukan perbandingan antara data pasien yang tersimpan dengan slip atau dokumen yang diterima. Apabila cocok maka dibuatkan bill yang kemudian dikirim kebagian kasir sebagai dasar penetapan jumlah tagihan untuk pasien.

Pengendalian intern di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan cukup memadai karena telah menerapkan hampir semua prosedur pengendalian intern yang efektif. Prosedur-prosedur tersebut adalah :

(1). personel yang kompeten dan perputaran tugas

Pihak manajemen rumah sakit telah menerapkan pelatihan yang memadai kepada para pegawai didalam melakukan tugas secara efisien dan efektif. Selain itu didalam suatu divisi juga dilakukan perputaran personel dari satu tugas ke tugas yang lain. Hal ini untuk mencegah penyelewengan yang terjadi. Para karyawan juga diberikan kesempatan untuk mengambil cuti untuk beristirahat dan tugas sementara dapat diisi oleh karyawan lainnya, (2). pemberian tanggung jawab

Para karyawan rumah sakit telah mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga setiap karyawan diharapkan dapat melakukan tugas dan tanggung jawab yang telah ditentukan,

(3). pemisahan tanggung jawab untuk operasi yang berhubungan

Pemisahan tanggung jawab telah terlaksana dengan baik. Contohnya dalam prosedur penagihan dan pembayaran biaya perawatan dimana terdapat batas-batas tanggung jawab,yaitu bagian Kasir, Billing dan bagian lain yang terkait dalam pembayaran,

(4). pembuktian dan sarana pengamanan

Prosedur ini telah dilaksanakan oleh rumah sakit antara lain dengan menggunakan dokumen-dokumen bernomor serta laporan harian kasir sehingga dapat dilakukan pengendalian atas dokumen-dokumen yang beredar serta pengendalian atas jumlah uang yang beredar.

.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian dan analisis diatas, maka penulis membuat kesimpulan sebagai berikut :

1. pengaruh dari diterapkannya Sistem Informasi Akuntansi yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati ternyata sangat membantu proses kerja dari Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan terbukti mulai penginputan data pasien, pembebanan biaya perawatan kepada pasien yang bersangkutan berdasarkan pemakaian alat-alat kesehatan, obat-obatan serta pemeriksaan penunjang diagnostik (USG Radiologi, EKG dan Laboratorium) serta pembebanan biaya honor Dokter dan biaya administrasi lainnya menjadi terlaksana dengan baik tanpa terjadi kesalahan-kesalahan seperti sebelum diterapkannya Sistem Informasi Akuntansi. Sistem Informasi Akuntansi juga sangat membantu manajemen dalam hal pelaporan data jumlah pasien secara keseluruhan (rawat inap dan rawat jalan) serta dalam pencarian data pasien yang sudah pernah berobat sebagai pasien rawat jalan maupun rawat inap yang mana sebelumnya sangat sukar untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat.

2. Dapat mengetahui gambaran Sistem Informasi Akuntansi pada Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan. Adapun Sistem Informasi pada Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan terdiri dari 3 ( tiga ) prosedur: (1). Prosedur Pendaftaran Pasien: Pasien melakukan registrasi Administrasi, Kasir yaitu dengan menerima pembayaran uang jaminan baik berupa uang tunai ataupun barang/surat berharga lainnya, Rekam Medis yaitu pembuatan kartu pasien dan diserahkan pada perawat pendamping ; (2). Prosedur Pelayanan dan Pembebanan : yaitu dengan pembebanan atas pelayanan

medis dan penunjang medis yaitu biaya ruangan perawatan, biaya tindakan dokter, obat – obatan dll yang sudah dibuat akan didistribusikan ke Arsip Pasien, Billing dan Bagian Akuntansi ; (3). Prosedur Penagihan dan Pembayaran yaitu pencatatan oleh admisi menyiapkan surat pemulangan pasien yang akan dikirimkan ke beberapa unit yaitu bagian billing dan rekam medis sehingga jika ada pencatatan yang salah atau kekurangan maka dilakukan penambahan atau perbaikan dengan menelepon ke unit masing – masing.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka penulis ingin memberikan saran, yaitu :

1. dibutuhkan adanya suatu pelatihan kepada para pegawai dalam menggunakan perangkat komputer sehingga dapat membantu dan mempercepat proses pelayananan administrasi kepada pasien dan keluarganya,

2. Struktur organisasi yang ada sebaiknya juga dilengkapi dengan uraian tugas. Dengan adanya uraian tugas dalam bentuk tertulis, terperinci dan mencakup seluruh bagian yang terkait dirumah sakit ini yang kemudian didistrubusikan ke seluruh bagian sehingga dapat dipakai sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan sehari – hari. Prosedur – prosedur administrasi dan keuangan pada pelayanan kesehatan untuk pasien rawat inap dan rawat jalan perlu segera dibuat secara tertulis seperti prosedur medis yang telah ada dan telah dilaksanakan agar efektifitas dan efisiensi kerja bertambah baik.

DAFTAR PUSTAKA

Aditama, Candra Yoga, 2003. Manajemen Administrasi Rumah Sakit, Edisi Kedua, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta

Anthony, Robert N, 2001. Management Control System, Terjemahan Tjakrawala, F,X, Kurniawan, Edisi Pertama, Penerbit Salemba Empat, Jakarta

Bodnar, George H., William S. Hopwood, 2000. Sistem Informasi Akuntansi, Terjemahan Amir Abadi Jusuf, Buku Satu, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Hall, James A, 2003. Sistem Informasi Akuntansi, Terjemahan Oleh Amir Abadi Yususf, Edisi Pertama, Jilid II, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Hansen,Don R & Moryanne M. Mowen, 2000. Manajemen Biaya, Terjemahan Dewi Fitriasari, Edisi Pertama, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Mulyadi, 2001. Sistem Akuntansi, Cetakan Ketiga, Penerbit Salemba Empat, Jakarta

... , 2002. Auditing, Cetakan Pertama, Penerbit Salemba Empat, 2002, Jakarta

Romney, Marshall B., Paul J. Steinbart, 2004. Sistem Informasi Akuntansi, Terjemahan Dewi Fitriasari Dan Denny Aenos Kwary, Edisi Sembilan, Jilid Satu, Salemba Empat, Jakarta.

Sabarguna, H.Boy S., 2004. Manajemen Keuangan Rumah Sakit, Cetakan Kedua, Kosarium, Yogyakarta

..., 2007. Manajemen Rumah Sakit, Cetakan Pertama, Kosarium, Yogyakarta

Soemarso S.R., 2002. Akuntansi Suatu Pengantar , Penerbit Salemba Empat, Jakarta

Sugiyono, 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, cetakan pertama, Alfabeta

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, 2004. Buku Petunjuk

Laporan Pesediaan Barang

RSU Mitra Sejati Medan

Per Juli 2009

Sumber : Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan

No Nama Barang Nilai

1 Alkes Rp. 260.000.000,- 2 Laboratorium Rp. 160.000.000,- 3 Obat - Obatan Rp. 200.000.000,- 4 Radio farmasi Rp. 95.000.000,- 5 Gas Medis Rp. 85.000.000,- 6 ATK Rp. 25.000.000,- 7 Barang Cetakan Rp. 17.000.000,- 8 RT Rp. 28.000.000,- Jumlah Rp. 870.000.000,-

Laporan Piutang Dagang

RSU Mitra Sejati Medan

Per Juli 2009

No Nama Perusahan Rekanan Nilai

1 PT. Socfindo Rp. 82.244.000 ,-

2 PT. Cessa Wood working Industri Rp. 4.465.000,-

3 PT. Soltech Utama Rp. 2.895.000,- 4 MPKS - HMO Rp. 3.583.000,- 5 BNI Life Rp. 6.044.000,- 6 YKP – BTN Rp. 6.504.000,- 7 PT. BRI (Persero) Tbk Rp. 3.649.000,- 8 PT. PLN (Persero) Rp. 6.381.000,- Jumlah Rp. 115.765.000,-

Laporan Hutang Dagang

RSU Mitra Sejati Medan

Per Juli 2009

No Nama Barang Nilai

1 Mesin Rotgen Rp. 200.000.000,-

2 Mesin Laboratorium Rp. 400.000.000,-

3 Obat dan Alat Kesehatan Rp. 1.100.000.000,-

4 Barang Cetakan Rp. 50.000.000,-

Jumlah Rp. 1.750.000.000,-

Dokumen terkait