• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

PENYELENGGARAAN URUSAN DESENTRALISASI

B. Urusan Pemerintahan Wajib Non Pelayanan Dasar 1. Tenaga Kerja

8. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Alokasi anggaran urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera sebesar Rp9.414.892.294,00 dengan realisasi mencapai Rp9.037.455.045,00 atau 95,99%. Pelaksanaan urusan pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

a. Program Pembangunan yang Dilaksanakan

1) Program Data/Informasi Pengendalian Penduduk; 2) Program Pelayanan Keluarga Berencana;

3) Program Ketahanan Keluarga, Generasi Berencana, dan Kesejahteraan Keluarga;

4) Program Penyuluhan dan Penggerakan Keluarga Berencana.

Tabel 4.14

Target dan Realisasi Program/Kegiatan Urusan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Tahun Anggaran 2018

NO URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN TARGET ANGGARAN (Rp) REALISASI ANGGARAN (Rp) SISA ANGGARAN (Rp) CAPAIAN KINERJA ANGGARAN KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA 9.414.892.294,00 9.037.455.045,00 377.437.249,00 95,99% I DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA 9.414.892.294,00 9.037.455.045,00 377.437.249,00 95,99% A PROGRAM DATA/INFORMASI PENGENDALIAN PENDUDUK 1.417.265.644,00 1.374.775.135,00 42.490.509,00 97,00% 1 Pengumpulan, Updating,

Analisa, dan Informasi Data

47.324.250,00 46.399.750,00 924.500,00 98,05%

2 Pendataan PUS Beresiko Tinggi (CONTRA WAR)

76.648.750,00 58.498.750,00 18.150.000,00 76,32%

3 Pengumpulan Data Tahapan Keluarga Pra Sejahtera yang

Update (SKS)

29.364.750,00 29.364.750,00 0,00 100,00%

4 Pemaduan dan Sinkronisasi kebijakan Kependudukan

56.417.750,00 55.467.750,00 950.000,00 98,32%

5 Perencanaan dan Perkiraan Pengendalian Penduduk

60.923.100,00 60.323.100,00 600.000,00 99,02%

6 Pengumpulan, Updating,

Analisa, dan Informasi Data (DAK)

672.795.044,00 654.039.035,00 18.756.009,00 97,21%

7 Pemaduan dan Sinkronisasi Kebijakan Kependudukan (DAK)

420.332.000,00 418.932.000,00 1.400.000,00 99,67%

8 Perencanaan dan Perkiraan Pengendalian Penduduk (DAK) 53.460.000,00 51.750.000,00 1.710.000,00 96,80% B PROGRAM PELAYANAN KELUARGA BERENCANA 513.761.400,00 513.761.400,00 0,00 100,00% 1 Pelayanan Pemasangan Kontrasepsi dan Medis Operasi

123.636.700,00 123.636.700,00 0,00 100,00%

2 Pembinaan PUS Risti Ber-KB (CONTRA WAR)

28.374.800,00 28.374.800,00 0,00 100,00%

3 Pembinaan Kesertaan Ber-KB 37.204.000,00 37.204.000,00 0,00 100,00%

4 Penyediaan Sarana Pelayanan Alat, Obat Kontrasepsi

NO URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN TARGET ANGGARAN (Rp) REALISASI ANGGARAN (Rp) SISA ANGGARAN (Rp) CAPAIAN KINERJA ANGGARAN

5 Pembinaan PUS Risti ber KB (CONTRA WAR) (DAK)

158.400.000,00 158.400.000,00 0,00 100,00%

6 Penyediaan Sarana Pelayanan Alat, Obat Kontrasepsi (DAK) 136.490.000,00 136.490.000,00 0,00 100,00% C PROGRAM KETAHANAN KELUARGA, GENERASI BERENCANA, DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA 2.261.825.000,00 2.109.030.200,00 152.794.800,00 93,24% 1 Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (SKS) 90.040.000,00 89.512.800,00 527.200,00 99,41%

2 Bina Ketahanan Keluarga Balita, Anak, dan Lansia

55.300.000,00 54.825.000,00 475.000,00 99,14%

3 Bina Ketahanan Remaja 70.000.000,00 68.660.000,00 1.340.000,00 98,09%

4 Bina Ketahanan Remaja (DAK)

811.800.000,00 661.347.400,00 150.452.600,00 81,47%

5 Bina Ketahanan Keluarga Balita, Anak, dan Lansia (DAK) 1.026.785.000,00 1.026.785.000,00 0,00 100,00% 6 Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (SKS) (DAK) 207.900.000,00 207.900.000,00 0,00 100,00% D PROGRAM PENYULUHAN DAN PENGGERAKAN KELUARGA BERENCANA 5.222.040.250,00 5.039.888.310,00 182.151.940,00 96,51% 1 Fasilitasi Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli KB

74.157.000,00 74.157.000,00 0,00 100,00%

2 Komunikasi Informasi Edukasi Massa

180.585.000,00 174.769.000,00 5.816.000,00 96,78%

3 Penyuluhan Program KB 33.225.250,00 33.225.250,00 0,00 100,00%

4 Fasilitasi Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli KB (DAK)

3.397.640.000,00 3.397.640.000,00 0,00 100,00%

5 Komunikasi Informasi Edukasi Massa (DAK)

386.383.000,00 210.047.060,00 176.335.940,00 54,36%

6 Penyuluhan Program KB (DAK)

1.150.050.000,00 1.150.050.000,00 0,00 100,00%

c. Capaian Urusan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera

1) Upaya peningkatan kualitas keluarga yang dilaksanakan melalui Program Keluarga Berencana, Pasangan Usia Subur (PUS) terus mengalami penyesuaian seiring dengan dinamika jumlah penduduk. Pasangan Usia Subur tahun tahun 2017 sebanyak

519.379 pasangan dan tahun 2018 sebanyak 508.649 pasangan. Sedangkan Pasangan Usia Subur yang menjadi peserta KB tahun 2017 sebesar 393.379 akseptor atau 75,74% dan tahun 2018 sebesar 384.628 akseptor atau 75,62%;

2) Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD)

mandiri yang secara sukarela berperan aktif

melaksanakan/mengelola program KB di tingkat desa/kelurahan tahun 2017 sebesar 151 orang dan tahun 2018 sebanyak 153 orang;

3) Pasangan Usia Subur anggota Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) tahun 2017 sebanyak 48.405 keluarga dan tahun 2018 sebanyak 46.039 keluarga. Pasangan Usia Subur anggota Kelompok Bina Keluarga Balita yang ber KB tahun 2017 sebanyak 40.564 keluarga dan tahun 2018 sebanyak 39.012 keluarga.

d. Prestasi

1) Pencapaian Peserta KB Baru MKJP terbanyak Tahun 2017 dari Gubernur Jawa Timur, a.n. Kabupaten Malang;

2) Public Services of The Year Jawa Timur Tahun 2018 dari Mark

Plus Inc, Surabaya-Jawa Timur, a.n. Kabupaten Malang;

3) Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 (CONTRA WAR), dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, a.n. Kabupaten Malang;

4) Otonomi Award Bidang Pembangunan Inklusif-Sistem Informasi Cegah Wanita Resiko Tinggi Hamil (SI CANTIK HAMIL) dari The

Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), a.n. Kabupaten Malang;

5) Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 (CONTRA WAR) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, a.n. Kabupaten Malang.

e. Permasalahan dan Solusi

1) Permasalahan

a) Masih rendahnya jumlah peserta KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) dan masih tingginya Unmet Need;

b) Masih rendahnya partisipasi aktif masyarakat dalam

penggerakan Program Kependudukan dan Keluarga

c) Masih rendahnya partisipasi aktif remaja dalam kegiatan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja;

d) Masih rendahnya kualitas kader Bina Ketahanan Keluarga (Bina Keluarga Balita dan Bina Keluarga Lansia);

e) Masih rendahnya kualitas tenaga pendamping kelompok

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera

(UPPKS);

f) Masih rendahnya kapasitas petugas dan kader

pendata/pencatatan/pelaporan berbasis TI (Teknologi Informasi), dan masih rendahnya tingkat kepatuhan petugas pencatatan/pelaporan dalam input data sesuai dengan waktu yang ditentukan.

2) Solusi

a) Meningkatkan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepesertaan KB MKJP;

b) Meningkatkan Pembinaan Institusi Masyarakat Perdesaan (PPKBD, Sub PPKBD), Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam penggerakan Program KKB;

c) Meningkatkan pembinaan dan kegiatan integrasi bersama lembaga/instansi terkait yang membidangi permasalahan remaja;

d) Meningkatkan pembinaan kader Bina Ketahanan Keluarga (BKB dan BKL);

e) Meningkatkan pembinaan tenaga pendamping kelompok UPPKS;

f) Meningkatkan pembinaan pendataan/pencatatan/pelaporan berbasis TI.

9. Perhubungan

Alokasi anggaran urusan perhubungan sebesar

Rp11.504.445.300,00 dengan realisasi mencapai Rp9.754.371.431,00 atau 84,79%. Pelaksanaan urusan pada Dinas Perhubungan.

a. Program Pembangunan yang Dilaksanakan

1) Program Peningkatan Pelayanan Angkutan; 2) Program Terminal dan Perparkiran;

4) Program Peningkatan Keselamatan Transportasi; 5) Program Pelayanan UPT Perhubungan.

b. Realisasi Program dan Kegiatan

Tabel 4.15

Target dan Realisasi Program/Kegiatan Urusan Perhubungan Tahun Anggaran 2018 NO URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN TARGET ANGGARAN (Rp) REALISASI ANGGARAN (Rp) SISA ANGGARAN (Rp) CAPAIAN KINERJA ANGGARAN PERHUBUNGAN 11.504.445.300,00 9.754.371.431,00 1.750.073.869,00 84,79% I DINAS PERHUBUNGAN 11.504.445.300,00 9.754.371.431,00 1.750.073.869,00 84,79% A PROGRAM PENINGKATAN KESELAMATAN TRANSPORTASI 885.400.000,00 877.451.000,00 7.949.000,00 99,10% 1 Promosi Keselamatan Transportasi 352.400.000,00 351.460.000,00 940.000,00 99,73% 2 Manajemen Keselamatan Transportasi 268.000.000,00 265.407.000,00 2.593.000,00 99,03% 3 Pengembangan Keselamatan Prasarana Transportasi 265.000.000,00 260.584.000,00 4.416.000,00 98,33% B PROGRAM PENYELENGGARAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

3.194.045.300,00 3.093.239.731,00 100.805.569,00 96,84%

1 Perekayasaan Lalu Lintas Perlengkapan Jalan

1.484.443.300,00 1.459.073.000,00 25.370.300,00 98,29%

2 Manajemen Lalu Lintas 571.827.000,00 544.401.731,00 27.425.269,00 95,20% 3 Pengawasan dan

Pengendalian

693.920.000,00 693.570.000,00 350.000,00 99,95%

4 Perekayasaan Lalu Lintas Marka Jalan

443.855.000,00 396.195.000,00 47.660.000,00 89,26%

C PROGRAM PENINGKATAN PELAYANAN ANGKUTAN.

325.000.000,00 323.845.000,00 1.155.000,00 99,64%

1 Angkutan Orang tidak dalam Trayek

100.000.000,00 98.845.000,00 1.155.000,00 98,85%

2 Angkutan Orang dalam Trayek 131.935.000,00 131.935.000,00 0 100,00% 3 Pembinaan Angkutan 93.065.000,00 93.065.000,00 0 100,00% D PROGRAM TERMINAL DAN PERPARKIRAN 1.030.000.000,00 1.024.590.000,00 5.410.000,00 99,47% 1 Manajemen Perparkiran 100.000.000,00 100.000.000,00 0 100,00% 2 Pembangunan dan Rehabilitasi Terminal/Halte/Rest Area 630.000.000,00 624.930.000,00 5.070.000,00 99,20% 3 Ketertiban Perparkiran 300.000.000,00 299.660.000,00 340.000,00 99,89% E PROGRAM PELAYANAN UPT PERHUBUNGAN 6.070.000.000,00 4.435.245.700,00 1.634.754.300,00 73,07%

NO URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN TARGET ANGGARAN (Rp) REALISASI ANGGARAN (Rp) SISA ANGGARAN (Rp) CAPAIAN KINERJA ANGGARAN

1 Pelayanan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor

5.750.000.000,00 4.115.245.700,00 1.634.754.300,00 71,57%

2 Pelayanan UPT Singosari 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 3 Pelayanan UPT Pujon 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 4 Pelayanan UPT Tumpang 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 5 Pelayanan UPT Kepanjen 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 6 Pelayanan UPT Pagak 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 7 Pelayanan UPT Turen 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00% 8 Pelayanan UPT

Gondanglegi

40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00%

9 Pelayanan UPT Dampit 40.000.000,00 40.000.000,00 0 100,00%

c. Capaian Urusan Perhubungan

1) Dalam upaya meningkatkan kelancaran dan keselamatan arus barang dan jasa serta mobilitas orang, maka selain dilakukan pembangunan ataupun perbaikan terhadap prasarana jalan, juga dilakukan upaya menciptakan kendaraan bermotor yang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Upaya dimaksud melalui uji kendaraan bermotor dengan peralatan pengujian yang lulus kalibrasi sesuai ambang batas toleransi penyimpangan pengukuran masing-masing alat. Tahun 2017 tercatat 50.694 kendaraan wajib yang lulus uji dan tahun 2018 sebanyak 51.070 kendaraan wajib yang lulus uji atau naik 0,74%;

2) Dalam rangka memenuhi kelengkapan keselamatan bagi pengguna jalan, sudah dilaksanakan penambahan fasilitas kelengkapan jalan yang terdiri dari rambu, APILL, paku jalan, patok pengaman jalan dan cermin tikungan, di tahun 2017 terpasang 1.495 unit pada jalan kabupaten dan tahun 2018 menjadi 1.418 unit. Untuk membagi dan mengarahkan arus lalu lintas agar lebih meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kelancaran serta ketertiban lalu lintas, maka dibuat fasilitas perlengkapan jalan (marka jalan) di tahun 2017 terpasang seluas 3.920 m2 dan tahun 2018 menjadi 11.443 m` (meter lari) atau

1.373.16 m2. Penurunan di tahun 2018 terjadi karena alokasi pagu anggaran juga menurun, sehingga target kinerja disesuaikan dengan pagu anggaran;

3) Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang di tahun 2017 mencapai 84,16 dan meningkat di tahun 2018 sebesar 84,30.

d. Permasalahan dan Solusi

1) Permasalahan

a) Terjadi pengurangan jumlah trayek angkutan umum yang dilayani oleh angkutan umum, hal ini disebabkan oleh:

(1) Demand penumpang angkutan umum rendah;

(2) Tingginya penggunaan kendaraan roda 2 dan 4 sebagai akibat mudahnya kepemilikan kendaraan oleh masyarakat; (3) Load factor penumpang angkutan umum rendah;

(4) Biaya Operasi Kendaraan Angkutan Umum meningkat sebagai akibat terjadinya inflasi dan meningkatnya suku cadang kendaraan;

b) Jumlah kendaraan wajib uji yang sengaja tidak dioperasikan oleh pemiliknya semakin bertambah, hal ini disebabkan beberapa hal antara lain jumlah pengguna kendaraan pribadi semakin meningkat.

2) Solusi

a) Melaksanakan studi evaluasi angkutan umum di wilayah Kabupaten Malang secara bertahap, guna melihat kinerja angkutan umum pada masing-masing trayek dan mencari jalan keluar penanganan permasalahan tersebut;

b) Validasi jumlah kendaraan wajib uji dengan kendaraan mati uji lebih dari 5 tahun.