• Tidak ada hasil yang ditemukan

Layanan sirkulasi atau layanan peminjaman dan pengembalian buku merupakan ujung tombak jasa perpustakaan karena bagian inilah pertama kali

berhubungan dengan pengguna serta paling sering digunakan oleh pengguna . Secara umum, layanan sirkulasi mengandung pengertian “kegiatan peredaran

koleksi bahan pustaka baik yang dilakukan di dalam perpustakaan maupun keluar perpustakaan.”9

Kegiatan perpustakaan ini, di dalam ilmu fiqih dikenal dengan istilah

ariyah. Ariyah berarti datang dan pergi, namun ada juga yang artinya saling menukardanmengganti. Sedangkan menurut istilah, ulama fikih berbeda pendapat dalam mendefinisikannya, yaitu : Menurut Syarkasyi dan ulama Malikiyah :

pemilikan atas manfaat suatu benda tanpa ganti. Menurut ulama Syafi’iyah dan

Hambaliyah : pembolehan untuk mengambil manfaat tanpa ganti. Jadi dapat disimpulkan bahwa ‘Ariyah adalah perbuatan pembolehan memanfaatkan barang

milik oleh seseorang kepada orang lain pada waktu tertentu tanpa ada imbalan.10

Ulama sepakat ariyah boleh dilakukan terhadap barang yang bermanfaat

seperti rumah, hewan, dan seluruh barang yang diperbolehkan agama untuk memanfaatkannya (dalam hal ini termasuk buku perpustakaan). Berikut ini adalah

ayat Al Qur’an yang berhubungan dengan ariyah. Allah berfirman, dalam

Q.S.Almaidah/5: 2.

























9Muljani Achmad Nurhadi,et al, Pedoman Pelayanan Sirkulasi dan Referensi Perpustakaan PerguruanTtinggi (Cet. 1; Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud, 1980), h. 4.

10Khalik, “Ariyah: pinjam-meminjam,” Blog Khalik. http://khalik0589.wordpress.com /2010/03/15/%E2 %80%98ariyah-pinjam-meminjam.html (15 Maret 2010).









(2)...

(wa ta āwanũ alā al-birri wa attaqwā. Wa lā ta āwanũ alā al-iṣ mi wal udwān. Wattaqũllah. Innallaha sadḭdul iqābe)

...dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan

bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.11

Ini adalah merupakan prinsip dasar dalam menjalin kerjasama dengan siapapun, selama tujuannya adalah kebajikan dan ketakwaan. Firman Allah ini

merupakan dasar hukum ‘Ariyah’ penerapannya dalam konteks perpustakaan

adalah pinjam meminjam koleksi bahan pustaka karena dapat saling tolong menolong sesama manusia selama berada dalam kebajikan.

Koleksi sebuah perpustakaan merupakan salah satu unsur yang harus ada. Tanpa adanya koleksi bahan pustaka yang baik dan memadai, perpustakaan tidak dapat memberikan layanan yang baik kepada masyarakat penggunanya. Karena

pengguna mengunjungi perpustakaan dengan tujuan utama adalah mencari

koleksi bahan pustaka yang tersedia.

Untuk mencapai tujuan Perpustakaan, hendaknya memperhatikan kelengkapan koleksi bahan pustaka koleksi yang disediakan. Lengkap di sini

berarti bahwa segala jenis informasi yang dibutuhkan oleh pengguna telah

disediakan, diadakan, dan dilakukan untuk memberi pelayanan perpustakaan yang

maksimal. Kelengkapan koleksi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan

masyarakat yang dilayaninya, mencakup semua kurikulum maupun mata kuliah yang ada dalam perguruan tingginya.

11Al-Qur’an Al Karim dan Terjemahnya Departemen Agama Republik Indonesia (Semarang:Karya Toha Putra, 1999), h. 85.

Besarnya koleksi bahan pustaka di setiap perpustakaan belum ada standar. Hal tersebut menjadikan koleksi bahan pustaka di perpustakaan perguruan tinggi tidak sama, baik dari segi jumlah maupun jenis keragamannya. Koleksi perpustakaan perguruan tinggi harus dapat menunjang program Tridarma Perguruan Tinggi. Besarnya koleksi ditentukan oleh beberapa faktor, seperti banyaknya program studi, jumlah mata kuliah (dasar umum, dasar keahlian, bidang studi), bidang penelitian, banyaknya judul yang dipergunakan tiap mata-kuliah, dan lain-lain. Berbagai faktor tersebut perlu dipertimbangkan untuk menghitung jumlah judul yang harus dimiliki oleh perpustakaan. Jumlah dosen dan mahasiswa diperlukan juga untuk menghitung jumlah eksemplar setiap judul yang harus disediakan.

Untuk memperjelas apa yang dimaksud dengan koleksi perpustakaan di sini, maka penulis mengutip pendapat Soeatminah, yang menyatakan bahwa koleksi adalah kumpulan, sehingga koleksi perpustakaan berarti kumpulan buku

dan atau non buku (tercetak atau tidak tercetak).12 Koleksi perpustakaan biasanya

diatur dan ditata secara sistematis, sehingga setiap pustaka dapat dengan mudah dicari dan ditemukan bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sedangkan untuk pengertian koleksi perpustakaan perguruan tinggi,

penulis mengutip pendapat Pawit M. Yusuf, yang menyatakan bahwa

perpustakaan perguruan tinggi adalah :

Mulai dari bahan bacaan berupa buku-buku teks dasar sampai kepada informasi hasil penelitian yang kompleks, (harus) ada tersedia di perpustakaan

perguruan tinggi.13

12Soeatminah,Perpustakaan Kepustakawanan dan Perpustakaan(Cet. 2; Yogyakarta: Kanisius, 1992), h. 30.

Berdasarkan pengertian tersebut di atas, tergambar bahwa koleksi perpustakaan merupakan kumpulan data dan informasi yang terkemas dalam bentuk dokumen yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi berupa bahan tercetak (buku, buku teks, majalah, surat kabar, prosiding dan lain-lain) maupun tidak tercetak (mikro film, mikrofis, film strip dan lain-lain).

1. Buku teks

Hampir setengah dari seluruh koleksi perpustakaan berisi buku teks. Buku teks adalah buku tentang suatu bidang studi tertentu yang ditulis dengan tujuan untuk memudahkan pencapaian proses belajar mengajar antara mahasiswa dan dosen. Ia disusun dengan sistematika organisasi tertentu sehingga pembahasannya disesuaikan dengan besarnya beban topik dan waktu belajar yang tersedia. Dengan kata lain, buku teks itu berarti “buku mengajar”

bagi guru atau dosen, dan “buku belajar” bagi siswa maupun mahasiswa.

Informasi yang terkandung di dalam buku teks tersebut, sesuai dengan pengertian di atas, hanya bahan-bahan yang ada sangkut pautnya dengan bidang studi. Oleh karena itu, suatu topik pelajaran tertentu biasanya diupayakan dibahas secara lengkap pada buku teks ini sehingga, dapat memudahkan mahasiswa maupun dosen melaksanakan proses belajar mengajar.

2. Koleksi Majalah dan Surat Kabar

Koleksi perpustakaan tidak hanya berupa buku-buku teks atau sejenisnya, akan tetapi perpustakaan juga memiliki koleksi berupa majalah dan surat kabar yang lazim disebut dengan koleksi berkala.

Koleksi berkala dapat diartikan atau dikategorikan ke dalam kelompok

terbitan berkala atau periodical, disebut juga dengan istilah continuations.

Biasanya diterbitkan oleh suatu lembaga/badan korporasi, dan biasanya

berbentuk buletin, proceeding, transactions, dan sebagainya. Ada juga istilah

lain yaitu serial terbit secara regular (teratur) dan irregular (tidak teratur)

dan biasanya terdiri dari satu set. Serial juga biasanya dalam satu edisi dilengkapi dengan suplemen.

C. Pengertian Layanan Referensi

Dokumen terkait