H. Metode Penelitian
I. Sistematika Pembahasan
1. Pengertian Pemasaran
23
BAB II
PEMASARAN PROMOSI OPENTABLE A. Pemasaran
1. Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalamnya terdapat individu dan kelompok untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Tujuan utama dalam konsep pemasaran ini adalah konsumen merasa puas terhadap apa yang diinginkan.34
Adapun definisi yang dikemukakan oleh para ahli tentang pemasaran antara lain:
Pertama, pemasaran menurut Mc Carty, pemasaran (marketing) menyangkut peranan pemasaran secara efisien penggunaan sumber–sumber dan pendistribusian barang dan jasa dari produsen ke konsumen, sehingga tujuan kedua pihak (produsen dan konsumen) tercapai. Lebih tegas lagi ia mengatakan pemasaran menunjukkan performance kegiatan bisnis yang menyangkut penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen, untuk memuaskan konsumen dan mencapai tujuan produsen.35
34 Martiman, “Strategi Pemasaran Barang dan Jasa Perusahaan Melalui Media Iklan”, Jurnal Ilmia Widya, No. 2, Vol. 2 (Mei-Juli 2014), 56.
24
Kedua, pemasaran menurut Philip Kotler, adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia melalui proses pertukaran.36
Ketiga, pemasaran menurut Willam J. Stanton, Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditunjukkan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik pada pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial.37
Dari definisi pemasaran yang dikemukakan oleh para ahli tersebut dapat dipahami bahwa pemasaran adalah suatu sistem dari kegiatan bisnis yang saling berhubungan dan ditujukan untuk merencanakan, menciptakan, mendistribusikan dan mempromosikan barang dan jasa yang dilakukan oleh perusahaan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen.
Pemasaran juga merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan yang sangat mendukung keberlanjutannya untuk mencapai suatu tujuan. Sukses atau tidaknya sebuah perusahaan juga sangat tergantung dari segi pemasarannya. Jika pemasaran itu mampu menarik konsumen maka perusahaan tersebut mendapat profit (laba), dan begitu juga sebaliknya
36 Marius P. Angipora, Dasar-Dasar Pemasaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1999), 3.
37 Sahuri, “Strategi Pemasaran Syariah Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA) Muyassaroh Dalam Menarik Minat Peserta Didik”, (Thesis—Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, 2017), 26.
25
apabila suatu perusahaan akan mengalami kerugian jika pemasarannya tidak berjalan sesuai dengan rencana.38
Setiap perusahaan juga mempunyai tujuan untuk selalu tetap berkembang. Tujuan tersebut dapat dicapai apabila bagian pemasaran perusahaan melakukan konsep dan strategi yang mantap untuk dapat menggunakan kesempatan atau peluang yang ada dalam pemasaran. 2. Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran adalah salah satu kunci untuk mencapai tujuan-tujuan oganisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan penyerahan produk yang memuaskan secaa lebih efektif dan efesien dibandingkan dengan para pesaing.konsep pemasaan pada dasarnya berusaha untuk mengabaikan konflik antara keinginan konsumen, kepentingan konsumen dan kesejahteraan masyarakat jangka panjang.
Unsur-unsur konsep pemasaran antara lain adalah:39
a. Para konsumen harus dikelompokkan dalam bagian-bagian pasar yang berbeda tergantung kepada kebutuhan dan keinginan mereka.
b. Konsumen memilih tawaran perusahaan yang paling mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka tertentu.
38 Saftahul Khoirot, “Stategi Pemasaran Pembiayaan KPR Syariah Bersubsidi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di PT BTN Syariah Kantor Cabang Surabaya Periode 2013-2016”
26
c. Tugas oganisasi adalah meneliti dan memilih pasar yang menjadi sasaran dan mengembangkan tawaran dan program pemasaran yang efektif sebagai kunci untuk menarik dan mempertahankannya.
Perusahaan yang berpedoman pada konsep pemasaran bersandar pada empat tiang utama, yaitu:40
1. Fokus pasar
Suatu pasar merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh perusahaan dalam kondisi penuh persaingan seperti sekarang ini dan akan datang. Hal ini berdasarkan suatu pertimbangan bahwa tidak ada perusahaan yang dapat beroprasi disemua pasar dan memenuhi semua kebutuhan dan keinginan mereka.
2. Orientasi kepada pelanggan
Konsep pemasaran didasarkan pada pandangan “dari luar ke dalam”, maka dasar pemikiran yang beroientasi kepada pelanggan berasal dai sudut pandang pelanggan, bukan dari sudut pandang sendiri. Dengan demikian keputusan penetapan progam pemasaran perusahaan harus didasarkan pada kebutuhan dan keinginan pelanggan yang dituju, baik yang menyangkut produk, harga, distribusi, dan promosi secara terpadu dalam kesatuan yang utuh. Sebab mempertahankan pelanggan melalui pemenuhan kepuasan kepuasan pelanggan akan memberikan implikasi seperti:41
40 Marius P. Angipora, Dasar-Dasar Pemasaran..., 38
27
a. Membeli lagi
b. Mengatakan hal-hal yang baik tentang perusahaan kepada orang lain.
c. Kuang memperhatikan merk dan iklan produk pesaing. d. Membeli produk lain dari peusahaan yang sama. 3. Pemasaran terpadu
Pemasaran terpadu pada dasarnya bermakna ganda: pertama, berbagai fungsi pemasaran, armada penjualan, periklanan dan riset pemasaran harus terekoordinasi secara baik dan benar. Kedua, pemasaran harus terkoordinasi secara baik dengan bagian-bagian lain dari perusahaan. Dengan demikian keberhasilan pemasaran harus ditentukan oleh seluruh karyawan perusahaan yang selalu menyadari bagaimana kegiatan yang mereka lakukan mempunyai dampak tehadap terhadap kepuasan pelanggan.
Konsep pemasaran juga menuntut perusahaan melaksanakan pemasaran intern dan pemasaran ekstern. Pemasaran intern tugasnya memperkerjakan, melatih dan memotivasi karyawan yang berhasil melayani pelanggan dengan baik, bahkan pemasaran intern harus dilakukan terlebih dulu sebelum pemasaran ekstern.42
Dakam konsep pemasaran terdapat juga konsep penjualan seing kali banyak orang yan mengira konsep penjulan dan konsep
28
pemasaran sama. Dalam konsep penjualan lebih mengutamakan kebutuhan pokok pihak penjual dan dipenuhi dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai. Sedangkan konsep pemasaran lebih mengutamakan kebutuhan pihak pembeli untuk memuaskan kebutuhan pelanggan melalui poduk dan segala hal yang berkaitan dengan pencipta.
Perbedaan konsep penjualan dan konsep pemasaran oleh William J. Stanton yaitu:43
Konsep penjualan Konsep pemasaran
1. Tekanan pada produk 2. Perusahaan pertama-tama
membuat produk dan
kemudian mereka
bagaimana menjualnya. 3. Manajemen berorientasi ke
volume penjualan dengan
mengubah produknya
menjadi uang tunai.
4. Perencanaan berorientasi ke hasil jangka pendek, berdasarkan produk dan pasar.
1. Tekanan pada keinginan
dan kebutuhan
konsumen.
2. Perusahaan pertama menentukan apa yang dibutuhkan dan inginkan oleh konsumen dan
kemudian mereka
bagaimana membuat dan menyerahkan produknya
untuk memenuhi
keinginan tesebut.
43 Ibid., 41.
29
3. Manajemen berorientasi ke laba usaha melalui upaya menciptakan dan mempertahankan
kepuasan pelanggan. 4. Perencanaan berorientasi
kehasil jangka panjang, berdasarkan gagasan-gagasan produk baru, pasar hari esok, dan pertumbuhan yang akan datang.