BAB II KAJIAN TEORI
B. Penyelesaian Tugas Perkuliahan
1. Pengertian Penyelesaian Tugas Perkuliahan
Tugas merupakan suatu pekerjaan yang harus diselesaikan. Di dalam proses belajar dan mengajar di perguruan tinggi mahasiswa harus mengikuti perkuliahan dengan tertip, mahasiswa tidak terlepas dari rutinitas tugas yang diberikan oleh dosen, yang merupakan sebuah kewajiban yang harus diselesaikan sebagai seorang mahasiswa. Menurut Syaiful Bahri menyatakan bahwa, tugas adalah suatu pekerjaan yang menuntut pelaksanaan untuk diselesaikan.21 Syaiful Sagala dalam bukunya menyatakan pemberian tugas adalah cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar, kemudian harus dipertangguang jawabkan.22 Pemberian tugas sebagai salah satu metode mengajar yang dilakukan oleh dosen dalam bentuk pemberian pelajaran untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu.
Dengan pemberian tugas, mahasiswa akan lebih sering belajar atau berlatih sehingga menguatkan pemahaman mahasiswa dalam materi perkuliahan yang diberikan. Dengan pemberian tugas diharapkan memperoleh suatu hasil ialah perubahan tingkah laku tertentu dengan tujuan yang telah ditetapkan. Berkaitan dengan tugas, dalam sebuah hadis diceritakan bahwa rasulullah pernah ditanya mengenai bagai mana cara sholat, sebagai mana hadis berikut:
َ◌ ٓ◌ي غ ح ا ٌ◌ ي ٕ◌ث ذ ح َ◌ ي ا ل َ◌ ْ◌ ا ط ٙ◌ ّ◌ َ◌تٓ◌ َ◌ع ٓ◌ َ◌ ُ◌ ي ٘◌ا ش ت إ َ◌ ﻞ ﻟا ّ◌ َ◌ذ ث ع َ◌ع ٓ◌
َ◌ ْ◌ ا ذ ث ع ا ٕ◌ث ذ ح
َ◌ ي ا ل َ◌ ٗ◌ي ٍ◌ ع َ◌ﻞ ﻟا ّ◌ َ◌ ي ض س َ◌ ٓ◌ي ص ح َ◌تٓ◌ َ◌ ْ◌ اش ّ◌ ع َ◌ع ٓ◌ َ◌ج ذ ي ش ت َ◌ ٓ◌ت ا
َ◌ع ٓ◌ َ◌ ة ر ى ا ٌ◌ ّ◌
َ◌ ي ا م ف َ◌ ٓ◌ع ج ل ص ا ٌ◌ َ◌ ُ◌ ٍ◌ ع ٚ◌ َ◌ ٗ◌ي ٍ◌ ع ا َ◌ ﻞﻟ ّ◌ ى ص ٍ◌ َ◌ي ث ٕ◌ا ٌ◌ َ◌د ٌ◌ أ غ ف
َ◌ ش ي ع ا َ◌ ٛ◌ت ي ت َ◌ د ٔ◌ا و
21Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, (2006). Strategi Belajar Mengajar.
Jakarta: PT Rineka Cipta, hal. 153.
22
Syaiful Sagala,(2011), Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membantu
َ◌ ة ٕ◌ج ى ٍ◌ ع ف َ◌ ع ط ر غ ذ َ◌ ُ◌ ٌ◌ َ◌ ْ◌ إ ف ا ذ ع ا م ف َ◌ع ط ر غ ذ َ◌ ُ◌ ٌ◌
َ◌ ْ◌ إ ف ا ّ◌ ئ ا ل َ◌ص ً◌
Telah menceritakan kepada kami 'Abdan dari 'Abdullah dari Ibrahim bin Thohman berkata, telah menceritakan kepada saya Al Husain Al Muktib dari Abu Buraidah dari 'Imrah bin Hushain radliallahu 'anhu berkata: "Suatu kali aku menderita sakit wasir lalu aku tanyakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang cara shalat. Maka Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Shalatlah dengan berdiri, jika kamu tidak sanggup lakukanlah dengan duduk dan bila tidak sanggup juga lakukanlah dengan berbaring pada salah satu sisi badan". ( HR. Bukhari No.1050).23 Dari paparan hadis diatas dapat dipahami bahawa rasulullah saw memberikan tugas atau memerintahkan untuk melaksanakan sholat dengan berdiri, namun apa bila tidak sanggup maka boleh dilakukan dengan duduk namun apabila itu juga tidak sanggup maka dapat dilakukan dengan berbaring pada salah satu sisi badan. Hal ini dilakukan oleh nabi dengan tujuan memberikan pemahaman kepada para sahabat agar dapat melaksanakan sholat dalam berbagai keadaan sebgai tugas dari seorang hamba kepada Allah swt.
Tugas juga dapat merangsang mahasiswa untuk lebih aktivitas belajar, baik idividual maupun kelompok. Karena itu tugas dapat diberikan secara individu maupun kelompok. Sebagaimana rasulullah juga pernah memerintahkan dengan memberi tugas kepada para wanita untuk mengajak serta keluar para gadis dan wanita untuk melakukan sholat idul fitri dan idul adha sebagaimana hadis berikut :
َ◌ ح ص ف ح َ◌ ٓ◌ع َ◌ َ◌ ا ش ٘◌ ا ٕ◌ث ذ ح َ◌ظ ٔ◌ ٛ◌ي َ◌تٓ◌ ى غ ي ع ا ٕ◌ث ذ ح َ◌ ذ ل ا ٌ◌ ٕ◌ا
ٚ◌ش ّ◌ ع ا ٕ◌ث ذ ح ٚ◌
َ◌ ٍ◌ ُ◌ ٚع َ◌ ٗ◌ي ٍ◌ ع َ◌ﻞ ﻟا ّ◌
ى ٍ◌ ص ّﻞﻟا َ◌
َ◌ ي ٛ◌ع س ا ٔ◌ش ِ◌ أ َ◌ د ٌ◌ ا ل َ◌ح ي ط ع َ◌ َ◌ أ َ◌ ٓ◌ع َ◌ ٓ◌ي
َ◌ ش ي ع َ◌د ٕ◌ت
َ◌ خ ا ٚ◌ر ٚ◌س ذ ٚ◌خ ٌ◌ ا َ◌ ض ي ح ا ٌ◌ ٚ◌ َ◌ك ا ذ ع ٛ◌ ٌ◌ ا ى ﺾ ﺣ ْل ا ٚ◌ َ◌ ش ط ف ٌ◌ ا ي ف
َ◌ ٓ◌ ٙ◌ج َ◌ ْ◌ أ ش خ ٔ◌
23Lidwa Pusaka i-Software, Kitab 9 Imam Hadist,Sumber:Bukhari, Kitab: Jum’at, Bab: Jika Tidak Mampu Duduk, Maka Sholat Dengan Berbaring, No.924.
َ◌ د ٍ◌ ل َ◌ ٓ◌ي ّ◌ ٍ◌ غ ّ◌ ٌ◌ ا َ◌ ْ◌ ٙذش ي ٚ◌ش ي خ ا ٌ◌ ج ٛ◌ع د ٚ◌ َ◌ ج ل ص ٌ◌ ا
َ◌ ٓ◌ ٌ◌ ض ر ع ي ف َ◌ ض ي ح ٌ◌ ا ا ِ◌ أ ف ا ٙ◌ت ا ث ٍ◌ ج َ◌ ِ◌ٓ◌ ا ٙ◌ر خ أ ا ٙ◌غ ث ٍ◌ ر ٌ◌ َ◌ ي ا ل
َ◌ ب ا ث ٍ◌ ج ا ٙ◌ ٌ◌ َ◌ ْ◌ ٛ◌ى ي َ◌ ل ا ا ٔ◌ذ ح َ◌ﻞ ﻟا ّ◌ َ◌ي ٛ◌ع س ا ي
Dan telah menceritakan kepada kami Amru An Naqid telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah binti Sirin dari Ummu Athiyyah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepada kami agar mengajak serta keluar melakukan shalat idul fithri dan idul Adlha para gadis, wanita haid dan wanita yang sedang dipingit. Adapun mereka yang sedang haidl tidak ikut shalat, namun turut menyaksikan kebaikan dan menyambut seruan kaum muslimin. Saya bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Wahai Rasulullah, di antara kami ada yang tidak memiliki baju." Beliau menjawab"Hendaknya saudaranya yang memiliki jilbab memakaikannya." (HR. Muslim, No.1475).24
Dari pemaparan hadis diatas rasulullah saw memberikan tugas kepada para wanita agar mengajak para gadis, wanita haid, wanita yang sedang dipingit agar melaksanakan sholat idul fitri dan adha. Untuk wanita yang sedang haid tidak ikut sholat namun turut ikut menyaksikan kebaikan dan menyambut seruan kaum muslim. Dan kepada mereka diperintahkan untuk memakaikan jilbab kepada saudaranya. Hal ini rasulullah perintahkan dan tugaskan kepada para wanita mengingat begitu banyak kebaikan yang di dapat ketika idul fitri dan idul adha.
Selanjutnya Allah berfirman di dalam Alquran mengenai tugas, salah satunya adalah tugas manusia yaitu mengabdi atau menyembah kepada Allah. Hal ini terdapat didalam surah Az zariyat ayat 56 :
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
Artinya : Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.25
24 Lidwa Pusaka i-Software, Kitab 9 Imam Hadist ,Sumber: Muslim, Kitab:
Shalat dua hari raya, Bab: Bolehnya wanita keluar untuk shalat dua hari raya ke tempat
shalat,No.1475)
25
Menurut M.Quraish shihab dalam tafsirnya Al-Mishbah, ayat ini menjelaskan tentang ibadah merupakan bentuk dari ketundukan dan ketaatan untuk mencapai rasa keagungan kepada siapa dia mengabdi, ibadah adalah tujuan dari penciptaaan manusia.26 Kandungan dari ayat di atas menjelaskan bahwa semua makhluk Allah, termasuk jin dan manusia diciptakan ditugaskan untuk mengabdikan diri, taat, tunduk, serta menyembah hanya kepada Allah SWT.
Selanjutnya Allah juga menerangkan didalam Alquran salah satu tugas manusia adalah menjadi khalifah, surah Al-Baqarah ayat 30:
Artinya: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. mereka berkata: Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.27
Menurut M.Quraish shihab dalam tafsirnya Al-Mishbah, ayat ini menunjukkan bahwa kekhalifahan terdiri dari wewenang yang dianugrahkan Allah SWT, makhluk yang diserahi tugas, yakni Adam as dan anak cucunya, serta wilayah tempat bertugas, yakni bumi yang terhampar.Kekhalifahan mengharuskan makhluk yang diserahi tugas itu melaksanakan tugasnya sesuai dengan petunjuk Allah yang memberinya tugas dan wewenang.28
26
M. Quraish Shihab,Tafsir Al-Mishbah,Volume.13,Ibid,hal. 108
27
28
M. Quraish Shihab, (2009) Tafsir Al-Mishbah, Volume 1, Jakarta: Lentera
Dari ayat ini dapat dijelaskan bahwasanya Allah menciptakan manusia di bumi agar manusia menjadi khalifah. yang dimaksud dengan khalifah ialah manusia ditugaskan untuk menjadi pemimpin atau penguasa yang mengatur apa yang ada di bumi, dan dimanfaatkan untuk kemaslahatannya.
Kemudian Allah juga menjelaskan dalam Alquran bahwa tugas sangat perlu dalam menilai dan mengetahui keseriusan seseorang dalam satu masalah yang dihadapi dengan menyerukan kepada hamba-Nya agar memerintahkan dan menyuruh setiap orang dan anggota keluarga harus melaksanakan kewajiban baik yang hubungan dengan khalik, manusia, alam, maupun kewajiban yang menyangkut duniawi. Hal ini termuat dalam surah Taha ayat 132 yaitu :
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌
َ◌ َ◌ َ◌
َ◌
َ◌
َ◌Artinya: Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.29
Menurut M. Quraish Shihab dalam tafsirnya Al-Mishbah, ayat ini memerintahkan Nabi Saw, dan setiap kepala keluarga agar memerintahkan setiap anggota keluarganya melaksanakan sholat dengan baik dan berkesinambungan pada setiap waktunya, serta bersungguh-sungguh dan sabar dalam melaksanakannya.30 Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa pemberian tugas sangat
29
Q.S. Thaha ayat : 132
30
M. Quraish Shihab, (2009) Tafsir Al-Mishbah, Volume 7, Jakarta: Lentera
penting, ibaratkan tugas adalah sholat, dimana Allah menyuruh kita mengerjakan sholat agar selamat dunia dan akhirat, dengan melaksanakan sholat maka banyak manfaat yang bisa diambil. Begitu pula dengan melaksanakan tugas dengan sunguh-sungguh maka akan menghasilkan yang baik pula.
Berdasarkan pemaparan di atas penulis menyimpulkan bahwa penyelesaian tugas perkuliahan merupakan usaha yang dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa berupa tugas-tugas tertentu, kemudian mahasiswa mengerjakannya dengan sabar dan bersungguh-sungguh serta dapat mempertanggung jawabkannya apa yang ia kerjakan.