Siswa adalah salah satu komponen manusiawi yang menempati posisi penting dalam proses pembelajaran karena siswa sebagai pihak yang ingin mraih cita-cita memiliki tujuan dan kemudian ingin mencapainya secara optimal . Dalam konsep pendidikan islam,siswa (peserta didik) adalah mahluk yang sedang berkembang dan pertumbuhan menurut fitrahnya masing-masing .
Adapun hadistnya yaitu:
ر س ﺎﺑﻋ نﺑا نﻋ
Dari ibnu abbas r.a ia berkata: Rasulullah SAW Bersabda: barang siapa yang menghendaki allah menjadi baik ,maka dia akan di fahamka dalam hal agama. Dan sesungguhnya ilmu itu dengan belajar.( HR. Bukhori)
Menurut Abu Ahmadi( 2008) menyatakan bahwa :
Peserta didik (siswa) adalah orang yang belum dewasa,yang membutuhkan usaha, bantuan bimbingan dari orang lain yang telah dewasa guna melaksanakan tugas sebagai salah satu mahluk tuhan ,sebagai umat manusia, sebagai warga negara yang baik, dan sebagai salah satu masyarakat serta sebagai suatu pribadi atau individu.
Penulis dapat menyimpulkan bahwa siswa adalah seseorang yang membutuhkan bantuan untuk mendapatkan suatu ilmu kepada seorang pendidik (guru) yang berperan aktif untuk mentransfer ilmu tersebut kepada siswa guna untuk mencapai cita-cita yang di inginkan kelak nanti.
Pendapat para ahli di perkuat dengan pasal 1 ayat 4 Undang-undang Republik Indonesia No.20 tahun 2013 mengenai sistem pendidikan nasional, dimana peserta didik atau siswa adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan diri mereka melalui proses pendidikan pada jalur dan jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Dengan penjelasan dari para ahli dan telah di perkuat dengan salah satu peraturan perundang-undangan mengenai pemahaman atas pengertian siswa atau peserta didik maka ini penting sekali untuk di lakukan dalam proses pengembangan potensi diri dan juga lebih mengenai potensi diri mereka sendiri.
a. Peran siswa dalam belajar
Di Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia murid ,berarti orang anak (yang sedang berguru belajar(bersekolah). Sedangkan menurut prof.
Dr. Shafique Ali Khan,murid ( pelajar ) adalah orang yang datang ke suatu lembaga untuk memperoleh atau mempelajari beberapa tipe pendidikan . Seorang pelajar adalah orang yang mempelajari ilmu pengetahuan tidak mengenal usianya,dari mana pun,siapapun,dengan biaya apapun untuk meningkatkan intelek dan moralnya dalam rangka mengembangkan dan membersihkan jiwanya dan mengikuti jalan kebaikan .
Adapun hadistnya yaitu sebagai berikut :
ا ﺎﻘﯾرط ضﺳ دﻣ رﺛ ر ه ) ﺔﻧﺟﻟا ﻲﻟ
Artinya:
Rasulullah SAW bersabda : Barang Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu nisacaya allah memudahkannya ke jalan menuju surga.(HR. Turmudzi)
Murid atau anak didik adalah salah satu komponen manusiawi yang menempati posisi sentral dalam proses belajar mengajar. Dalam proses belajar mengajar ,murid sebagai pihak yang ingin meraih cita-cita memiliki tujuan dan kemudian ingin mencapainya murid akan jadi faktor penentu, sehingga dapat memengaruhi segala sesuatu yang di perlukan untuk mencapai tujuan belajarnya .
Peranan siswa sebagai peserta didik memiliki tugas utama belajar, sedangkan guru berperan sebagai pendidik mempunyai tugas utama mendidik,mengajar,dan melatih.Perbedaan status guru dan siswa membawa konsekuensi terhadap perbedaan tugas dan tanggung jawab diantara keduanya . Siswa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dalam bentuk kemampuan menghasilkan prestasi yang maksimal, sedangkan guru bertanggung jawab terhadap keberhasilan siswa dalam meyerap pengetahuan yang di sampaikan kepada siswanya.
Dalam aktifitas siswa,tugas-tugas yang harus di lakukan siswa secara umum menurut Al- Ghazali dalam Muhammad Rahman (2008) antara lain:
1. Belajar sebagai sarana ibadah kepada Allah
2. Semampu mungkin siswa mengurangi ketergantungan dirinya 3. Bersifat rendah hati
4. Harus mempelajari ilmu pengetahuan yang terpuji baik ilmu agama maupun dunia
5. Siswa perlu mengetahui nilai pengetahuan dari segi manfaat yang ia peroleh
1. Tugas siswa di sekolah
Adapun tugas siswa pada saat belajar sebagai berikut :
a. Memahami dan mempelajari materi yang di ajarkan b. Mengerjakan tugas-tugas yang di berikan oleh guru
c. Mempelajari kembali materi yang telah di ajarkan dan mengerjakan PR yang di berikan oleh guru
Adapun ayat yang terdapat di surah at-taubah ayat 122 :
Tidak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semua nya(kemedan perang). mengapa tidak pergi di tiap-tiap golongan antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya,supaya mereka itu menjaga dirinya. (Kementrian agama RI 2011:122)
Penjelasannya:Tentang suatu kaum tersebut di perintahkan untuk mencari ilmu dan sebagian yang lain diperintahkan untuk berjihat di jalan Allah, karena sesunnguhnya berjihat itu merupakan fardu kifayah bagi manusia . dan diriwayatkan pula oleh imam turmudzi dari ab bard: aku mendengar rasulullah S.A.W bersabda :“ barang siapa menjalani suatu jalan untuk menuntut ilmu maka di anugerahi Allah kepadanya jalan ke surga dan sesungguhnya malaikat-malaikat merebahkan sayap-sayapnya karena ridha untuk orang yang mencari ilmu dan sesungguhnya orang yang berilmu akan dia mohon ampunkan baginya oleh mahluk yang di langit dan dibumi .
C. Pengertian pembelajaran di sekolah 1. Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran merupakan suatu komponen yang tersusun atas unsur-unsur manusiawi,material,fasilitas,perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Komponen-komponen tersebut,di antaranya tujuan,guru,peserta didik, materi metode, sarana ,alat atau media ,evaluasi, dan lingkungan .
Kemudian adapun ayat yang t terdapat dalam surat hud ayat 120:
Dan semua kisah dari rasul-rasul kami ceritakan kepadamu,ialah kisah-kisah yang dengannya kami teguhkan hatimu,dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenrana serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (Kementrian agama RI.2011:120)
Menurut Muhaimin(2010) menyatakan bahwa :
Pembelajaran merupakan sebagai upaya membelajarkan peserta didik untuk belajar. Kegiatan pembelajaran akan mengakibatkan peserta didik mempelajari sesuatu dengan cara yang lebih efektif dan efesien.
Dengan itu penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran adalah suatu proses kerja sama antara guru dan peserta didik dalam memanfaatkan segala potensi dan sumber yang ada, baik potensi yang bersumber dari dalam diri peserta didik seperti minat,bakat,dan kemampuan,dan potensi yang ada di luar peserta didik seperti lingkungan, dan sarana untuk mencapai tujuan belajar. Adapun Ayat Yang Terdapat Di Surah Al-Imran Ayat 164 :
Terjemahnya:
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika alla mengutus di antara merekaseorang rasul dari golongan mereka sendiri,yang membacakan kepada mereka ayat-ayat allah,membersihkan jiwa,dan mengajarkan kepada mereka al-kitab dan hikmah.Dan sesungguhnyasebelum (kedatangan nabi)itu mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
(Kementrian agama RI.2011:164)
Berikut ini adalah uraian mengenai pembelajaran menyenangkan beserta fungsinya :
1. Pembelajaran menyenangkan dapat memenuhi seluruh kebutuhan peserta didik.Dengan kata lain dalam pembelajaran menyenangkan ini guru mampu mengetahui,serta dapat memenuhi seluruh keinginan peserta didik yang beragam dan bervariasi antara satu dan yang lain.
2. Pembelajaran menyenangkan semua peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang optimal .
3. Pembelajaran yang menyenangkan memang membuat dan menambah pengetahuan serta pengalaman tersendiri . Pengetahuan dan pengalaman banyak di peroleh melalui penerapan pembelajaran ini.
Ayat yang terdapat dalam surah aL- alaQ ayat 1-5 :
Terjemahnya :
1.bacalah dengan (menyebut) nama tuhan-mu yang menciptakan 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah menciptakan manusia dari segumpal darah 3. Bacalah dan tuhan-mulah yang maha pemurah 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam 5. Dan mengajarkan kepada manusia apa yang tidak di ketahuinya.(Kementrian agama RI 2011)
Adapun ayat yang terdapat dalam surah aL-Qashash ayat 51:
Dan sesungguhnya telah kami turunkan berturut-turut perkataan ini ( al-qur’an) kepeda mereka agar mereka mendapat pembelajaran.
Penulis pun menyimpulkan bahwa dalam ayat ini Allah menjelaskan agar seseorang menggunakan bahasa sebagai alat untuk memperoleh pelajaran
D. Faktor-faktor yang menjadi tantangan guru dalam mengajar