BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.2. Landasan Teori
2.2.7. Pengertian umum industri
ndustrialisasi bisa di lihat dari sisi permintaan maupun sisi penawa
engerjakan sesuatu barang untuk masyarakat di
l,
enjualan di bawah Rp. 100.000.000,- (Mudrajad
bagai ind
i industri dan industri kecil
Industrialisasi adalah suatu proses peningkatan kapasitas negara dalam memproses bahan mentah dan mengolah bahan-bahan untuk tujuan konsumsi atau produksi lebih lanjut (Arsyad lincolin, 1997 : 18). Terjadinya i
ran.
Pada dasarnya definisi industri itu bermacam-macam, namun pada dasarnya tidak berbeda satu sama lain. Menurut Sumodisastro (1985 : 1) Industri adalah tiap usaha yang merupakan unit produksi yang membuat barang dan atau yang m
sesuatu tempat tertentu :
a. Industri kecil adalah industri berskala kecil, baik dalam ukuran moda jumlah produksi maupun tenaga kerjanya (Sentot Herman, 2001 : 1) b. KADIN mendefinisikan industri kecil sebagai sektor usaha yang
memiliki asset maksimal Rp. 250.000.000,- tenaga kerja paling banyak 300 orang dan nilai p
Kuncoro, 1998 : 35 )
c. Departemen perindustrian mendefinisikan industri kecil se ustri yang mempunyai asset tidak lebih dari Rp.600.000.000,-
Berdasarkan berbagai penjelasan mengenai industri, maka dapat di simpulkan bahwa industri adalah kumpulan dari perusahaan yang
27
memproduksi barang-barang tertentu dan menempati areal tertentu dengan memproduksi barang subtitusi. Sedangkan mengenai penjelasan industri kecil dapat di simpulkan sebagai berikut : Industri kecil adalah perusahaan yang memiliki struktur organisasi yang sederhana, jumlah tenaga kerja paling banyak 300 orang serta modal jumlahnya relatif kecil.
2.2.7.2 Macam
ng di lakukan perindustrian di bagi 3 kelompok yaitu :
1.
hnya industri hilir dan kegiatan ya. (Arsyad, 1992 : 306)
2.
-macam Industri
Untuk mengetahui macam-macam industri ini bisa dilihat dari beberap sudut pandang, yaitu pengelompokan industri ya
oleh depatartemen Industri besar
Yang meliputi kelompok industri mesin dan logam dasar (IMDL) dan kelompok kimia dasar. Dari misinya industri besar mempunyai misi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membantu penjualan struktur industri dan besifat padat modal, teknologi maju, teruji dan tidak padat karya namun dapat mendorong terciptanya lapangan kerja baru secara besar sejajar dengan tumbu
ekonomi lainn Industri kecil
Antara lain industri pangan, industri sedang, industri sandang, industri kimia dan bahan-bahan bangunan, industri logam dan bukan logam serta industri pengolahan lainnya. Kelompok industri ini mempunyai misi melaksanakan pemerataan teknologi yang di gunakan menengah
atau sederhana dan padat karya. Pengembangan industri kecil ini di harapkan dapat menambah kesempatan kerja dan memanfaatkan pasar
maupun luar negeri. (Arsyad 1992 : 306). 3.
modal dan teknologi yang di gunakan teknologi menengeh dan
ggi nilainya bagi masyar
rian secara garis besar maka industri dapat di kategorikan sebagai
a. Industr dalam negeri Industri hilir
Kelompok industri yang meliputi : industri yang mengelola sumberdaya hutan, industri yang mengolah sumber daya pertanian secara luas. Kelompok industri ini mempunyai misi meningkatkan pertumbuhan industri dan pemerataan, memperluas kesempatan kerja, tidak padat
maju.
Dari pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa industri adalah proses bahan dan barang agar menjadi lebih tin
akat dan pemakai barang (Arsyad, 1992 : 306).
Dalam pengelompokan jenis industri nasional menurut Departamen Perindust
berikut :
i kecil modern
Industri modern meliputi industri yang menggunakan teknologi proses daya, di libatkan dalam sistem produksi besar dan menengah dan dengan sistem pemasaran domestik dan eksport, menggunakan mesin khusus. Dengan kata lain industri kecil yang modern dan mempunyai akses untuk menjangkau sistem pemsaran yang relatif
29
telah berkembang baik di pasar domestik atau pasar eksport (Wie, 1
b.
nologi yang sederhana, mesin yang d
sensus industri yang menggolongkan industri orang yang bekerja serta jumlah investasi yang di tan
a.
h pertumbuhan ekonomi
jang dan mempunyai investasi lebih dari
b.
mempekerjakan sekitar 20 ampai 99 orang yang pada umumnya mempunyai investasi antara
0.000.000,- sampai 100.000.000,-. 994 : 111).
Industri kecil tradisional
Berlainan dengan industri kecil yang modern, industri kecil pada umunya mempunyai ciri-ciri tek
i gunakan dan alat perlengkapannya juga sederhana, lokasi nya di daerah pedesaan (Wie, 1994 : 111).
Pada tahun 1992 ada beberapa kriteria dalam penggolongan industri tersebut yang di antaranya menurut interdepermental pada waktu persiapan
berdasarkan jumlah amkan yaitu :
Industri besar
Yaitu kumpulan dari perusahaan-perusahaan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang. Pada umumnya industri yang padat modal serta menggunakan teknologi tinggi dan kurang menyerap tenaga kerja. Sasaran yang ingin di capai adala
dalam jangka pan
Rp. 100.000.000,- (Anonim, 1992 : 229). Industri menengah
Yaitu perusahaan-perusahaan yang s
Industri kecil
Yaitu perusahaan-perusahaan yang mempeker c.
jakan sekitar 5
dalam meningkatkan guna atau manfaat dari suatu industri juga sebagai menghasilkan.
2.2.7.3
ang di gunakan menga
gertian industri kecil adalah sampai 9 orang yang berdasarkan keterampilan dengan mempunyai investasi maksimal tidak lebih dari 70.000.000,-.
Berdasarkan definisi di atas ternyata ada suatu kesamaan yaitu mengenai proses proses produksi yang merupakan rangkaian kegiatan
keseluruhan perusahaan yang
Pengertian Industri Kecil
Industri kecil dalah industri yang memperkerjakan 5 sampai 19 orang pekerja dan sebagai suatu usaha dalam proses produksi yang di dalam nya ada proses perubahan bentuk atau sifat barang. Dalamproses produksi ini faktor alam dan juga misi difiteknologi y
rah pada misi pemerataan dan penerapan teknologimadya atau sedaerhana serta bersifat padat karya. ( Wie, 1994 : 90 ).
Dari pengertian di atas bisa di tarik kesimpulan industri kecil adalah suatu usaha dalam proses produksinya ada perubahan bentuk atau sifat barang dan di samping itu faktor manusia sangat menentukan dari faktor alam. Pengertian tersebut menitik beratkan pada aspek tenaga kerja dari aspek lainnya. Secara konsepsional pen
31
industr
kerja yang bersifat padat karya.
liputi industri informal dan industri kecil tradisional
a.
tara lain petani penggarap, industri rumah tangga, agang keliling dan pedagang kaki lima. (anonim
b.
dalah industri yang menggunakan alat produksi sederhana yang te
pedesaan. Oleh sebab itu industri kecil perlu mendapat perhatian khusus dalam
n yang lebih lanjut. ( Anonim, 1997 : 27 )
2.2.8 Teori P