KEPALA DESA BANYUBIRU,
Menimbang : g) bahwa upaya untuk menyegarkan modal sosial seperti hidup gotong royong dalam masyarakat membanlu pemberdayaan keluarga secara terpadu dan membangun keluarga bahagia dan sejahtera diantaranya dengan dengan Posdaya;
h) bahwa dengan posdaya dapat memberi kesempatan kepada setiap keluarga untuk memberi atau menerima pembaharuan yang dapat dipergunakan dalam proses pembangunan keluarga yang bahagia dan sejahtera;
i) bahwa berdasarkan berita acara rapat pada hari Jumat, 5 Mei 2017 bertempat di rumah Kepala Dusun Pancuran Perihal pembentukan Posdaya “Adyuta” Dusun Pancuran Desa Banyubiru;
j) Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana huruf (a), huruf (b), dan huruf (c) perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa Banyubiru.
Mengingat : 1. Undag-undang Nomor 10 Tahun 1950 Tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah (Himpunan Peraturan-peraturan Neara Tahun 1950 Halaman 86-92);
2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 246);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa ;
5. Peraturan Meteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendampingan Desa;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539);
7. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah;
8. Undang-Undang Nomor 67 Tahun 1958 tentang Perubahan
Batas-batas Wilayah Kotapraja Salatiga Dan Daerah Swatantra Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958
Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1652);
9. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3951);
10. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4296);
11. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
12. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan Dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
13. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
14. Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
15. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5149);
16. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
17. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1976 tentang Perluasan Kotamadya Daerah Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1976 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3079);
18. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1992 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Salatiga Dan Kabupaten Daerah Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3500);
19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 tahun Tahun 2007 Tentang Pedoman Penataan lembaga Kemasyarakatan;
20. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 414/560 dan Surat Edaran Menteri Pembangunan daerah tertinggal Nomor 12/2011 Tentang Penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat;
21. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 56 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pemberian Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa Provinsi Jawa Tengah sebagaimana di ubah dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 56 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pemberian bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa Provinsi Jawa Tengah;
22. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 25 Tahun 2006 tentang Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan di Desa dan Kelurahan (Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 25
Tahun 2006 Nomor 25 seri D Nomor 25, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 20);
23. Peraturan Desa Banyubiru Nomor 01 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Di Desa Banyubiru;
24. Peraturan Desa Banyubiru Nomor 05 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017 (Lembaran Desa Banyubiru Nomor 13 Tahun 2016);
MEMUTUSKAN Menetapkan :
KESATU : Mengesahkan Pengurus Posdaya “Adyuta” Dusun Pancuran Desa Banyubiru dengan susunan pengurus sebagai mana tercantum dalam lampiran surat keputusan ini.
KEDUA : Tugas pengurus Posdaya “Adyuta” Dusn Pancuran sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu adalah membantu Kepala Desa dalam rangka :
1. Menyegarkan modal sosial seperti hidup gotong royong dalam masyarakat untuk membantu pemberdayaan keluarga secara terpadu dan membangun keluarga bahagia dan sejahtera.
2. Ikut memelihara lembaga sosial kemasyarakatan yang terkecil, yaitu keluarga, yang dapat menjadi perekat masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai dan memiliki dinamika tinggi.
3. Memberi kesempatan kepada setiap keluarga untuk memberi atau menerima pembaharuan yang dapat dipergunakan dalam proses pembangunan keluarga yang bahagia dan sejahtera.
4. Sebagai mitra kerja Pemerintah Desa.
KETIGA : Pengurus Posdaya “Adyuta” Dusun Pancuran Desa Banyubiru sebagaimana dimaksud diktum kesatu bertugas sampai dengan 10 Mei 2022.
KEEMPAT : Keputusan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari ada kekeliruan akan dilakukan pembetulan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Desa Banyubiru Pada tanggal : 10 Mei 2017
KEPALA DESA BANYUBIRU
TTD
SRI ANGGORO SISWAJI
TEMBUSAN disampaikan kepadaYth. : 1. Camat Banyubiru;
2. Ketua BPD Banyubiru;
3. Kepala Dusun Pancuran;
4. Yang bersangkutan;
5. Arsip.
Lampiran :
Keputusan Kepala Desa Banyubiru Nomor 36 Tahun 2017
Tanggal 10 Mei 2017