• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN

4.2. Faktor Predisposisi ( Predisposing Factor )

4.2.5. Pengetahuan Responden

Pada tabel berikut ini akan menyajikan hasil penelitian tentang pengetahuan responden mengenai pertolongan persalinan yaitu :

Tabel 4.5. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Responden Tentang Perilaku dalam Pemilihan Pertolongan Persalinan

No. Pernyataan dan Jawaban Jumlah %

1. Persalinan yang aman :

a. Persalinan tanpa munculnya resiko persalinan

b. Persalinan yang tidak diganggu oleh siapapun

c. Persalinan yang sepi

28 24 3 50,9 43,6 5,5 Jumlah 55 100,0

2. Usia kehamilan seorang ibu yang normal melahirkan :

a. Umur kehamilan antara 37 minggu – 42 minggu

b. Umur kehamilan < 37 minggu c. Tidak tahu 3 38 14 5,5 69,1 25,5 Jumlah 55 100,0

3. Tanda-tanda persalinan yang ibu ketahui :

a. Rasa sakit mules yang kuat, keluar lendir bercampur darah b. Sering buang air kecil

c. Tidak tahu 10 33 12 18,2 60,0 21,8 Jumlah 55 100,0

4. Cara mewujudkan persalinan yang aman :

a. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin

b. Mengikuti penyuluhan tentang kehamilan dan persalinan c. Mendapatkan dukungan penuh

dari keluarga dan orang sekitar

14 33 8 25,5 60,0 14,5 Jumlah 55 100,0

5. Tempat pemeriksaan kehamilan yang paling baik :

a. Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat) b. Dukun bayi 13 42 23,6 76,4

56

Jumlah 55 100,0

6. Ibu memeriksa kehamilan ibu sebanyak :

a. 1 kali dalam 3 bulan b. 1 kali dalam 4 bulan

17 38

30,9 69,1

Jumlah 55 100,0

7. Alasan tidak memeriksa kehamilan : a. Merasa sehat b. Tidak sempat c. Malas 10 43 2 18,2 78,2 3,6 Jumlah 55 100,0

8. Tempat mencari informasi tentang kehamilan dan persalinan :

a. Posyandu b. Puskesmas

c. Rumah dukun bayi

6 41 8 10,9 74,5 14,5 Jumlah 55 100,0

9. Informasi yang ketahui tentang kehamilan dan persalinan :

a. Kondisi kehamilan b. Larangan dalam masa

kehamilan c. Tidak ada 24 29 2 43,6 52,7 3,6 Jumlah 55 100,0 10. Penolong persalinan :

a. Orang yang membantu ibu dalam menolong persalinan b. Orang yang mendampingi ibu

pada saat persalinan

a. Orang yang menunjukkan ibu dimana tempat persalinan

15 39 1 27,3 70,9 1,8 Jumlah 55 100,0

11. Yang sebaiknya melakukan pertolongan persalinan :

a. Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat) b. Dukun bayi 29 26 52,7 47,3 Jumlah 55 100,0

12. Alasan memilh penolong persalinan tersebut :

a. Anjuran keluarga

b. Pelayanan kesehatan yang terjamin

c. Tidak percaya dengan

16 29

29,1 52,7

penolong persalinan yang lain 10 18,2

Jumlah 55 100,0

13. Tempat yang baik untuk proses persalinan :

a. Rumah sendiri b. Rumah dukun bayi c. Rumah sakit/klinik bidan

19 8 28 34,5 14,5 50,9 Jumlah 55 100,0

14. Bentuk dukungan keluarga yang paling baik berupa :

a. Memberikan informasi dan saran untuk menggunakan tenaga kesehatan sebagai tenaga penolong persalinan yang paling aman

b. Menemani selama proses persalinan

c. Membantu biaya persalinan

4 44 7 7,3 80,0 12,7 Jumlah 55 100,0

15. Rasa sakit yang kuat, sering dan teratur yang dialami ibu hamil menjelang melahirkan merupakan :

a. Tanda-tanda persalinan

b. Tanda-tanda bahaya persalinan c. Adanya komplikasi yang

dialami ibu hamil

5 40 10 9,1 72,7 18,2 Jumlah 55 100,0

16. Penyulit pada persalinan : a. Panggul sempit, letak

sungsang, pendarahan setelah melahirkan

b. Jika anak yang dilahirkan meninggal dunia c. Tidak tahu 6 43 6 10,9 78,2 10,9 Jumlah 55 100,0

17. Tanda-tanda bahaya pada ibu bersalin: a. Bayi tidak lahir dalam 12jam

sejak terasa mules, pendarahan lewat jalan lahir, setelah bayi lahir ari-ari tidak keluar b. Ibu tidak kuat mengejan c. Tidak tahu 5 44 6 9,1 80,0 10,9 Jumlah 55 100,0

58

sakit atau masalah kesehatan pada saat hamil :

a. Periksa ke dokter atau bidan b. Periksa ke dukun bayi c. Minum obat warung

28 10 17 50,9 18,2 30,9 Jumlah 55 100,0

19. Bahaya yang dapat terjadi apabila persalinan ditolong oleh dukun :

a. Pendarahan, infeksi, dan eklamsia (keracunan kehamilan)

b. Bayi berat badan lahir lendah c. Tidak ada akibat buruk

7 33 15 12,7 60,0 27,3 Jumlah 55 100,0

20. Hal yang dapat mencegah terjadinya penyakit penyakit selama persalinan :

a. Melakukan pemeriksaan kepada dukun bayi b. Melakukan pemeriksaan

kepada tenaga kesehatan minimal 3 kali selama masa kehamilan

c. Melakukan ritual-ritual dalam adat sendiri 19 28 8 34,5 50,9 14,5 Jumlah 55 100,0

Dari berbagai pertanyaan dan jawaban mengenai pengertian persalinan yang aman, sebagian besar responden menjawab persalinan yang aman adalah persalinan tanpa munculnya resiko persalinan yaitu sebanyak 28 responden (50,9%). Kemudian dari pertanyaan mengenai usia kehamilan seorang ibu yang normal, sebagian besar responden menjawab umur kehamilan yang normal adalah < 37 minggu yaitu sebanyak 38 responden (69,1%).

Selanjutnya adalah pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan, sebagian besar responden menjawab tanda-tanda persalinan berupa sering buang air kecil, yaitu sebanyak 33 responden (60,0%). Kemudian untuk jawaban responden mengenai cara

mewujudkan persalinan yang aman, sebagian besar responden menjawab cara mereka dengan mengikuti penyuluhan tentang kehamilan dan persalinan, yaitu sebanyak 33 responden (60,0%). Sedangkan pengetahuan mengenai tempat pemeriksaan kehamilan yang paling baik, sebagian besar responden menjawab dukun bayi adalah tempat pemeriksaan kehamilan yang paling baik, yaitu berupa 42 responden (76,4%). Jawaban responden selanjutnya adalah tentang banyaknya pemeriksaan kehamilan, sebanyak 38 responden (69,1%) menjawab mereka memeriksakan kehamilan sebanyak 1 kali dalam 4 bulan. Selanjutnya adalah mengenai alasan ibu untuk tidak memeriksa kehamilan mereka, yaitu sebanyak 43 responden (78,2%) menjawab tidak sempat untuk memeriksakan kehamilan mereka.

Pertanyaan selanjutnya adalah mengenai informasi tentang kehamilan dan persalinan, untuk jawaban responden mengenai tempat mencari informasi sebanyak 41 responden (74,5%) menjawab puskesmas sebagai sumber informasi tentang kehamilan dan persalinan. Selanjutnya jenis informasi yang diperoleh, sebanyak 29 responden (52,7%) menjawab mendapatkan informasi tentang larangan dalam masa kehamilan. Untuk jawaban pengetahuan responden mengenai pengertian penolong persalinan, sebanyak 39 responden (70,9%) menjawab penolong persalinan adalah orang yang mendampingi ibu pada saat persalinan. Kemudian mengenai tenaga penolong yang sebaiknya melakukan pertolongan persalinan, sebanyak 29 responden (52,7%) lebih memilih tenaga kesehatan (dokter, bidan, dan perawat) sebagai penolong persalinan mereka. Kemudian untuk pertanyaan pengetahuan mengenai alasan responden dalam memilih tenaga penolong tersebut, sebanyak 29 responden (52,7%) menjawab

60

pelayanan kesehatan yang terjamin menjadi alasan utama responden dalam memilih tenaga penolong persalinan tersebut. Sedangkan untuk pertanyaan mengenai tempat yang baik untuk proses persalinan, sebanyak 28 responden (50,9%) menjawab rumah sakit/klinik bidan. Kemudian untuk pertanyaan mengenai dukungan keluarga, sebanyak 44 responden (80,0%) mengharapkan dukungan dari keluarga dengan cara menemani selama proses persalinan.

Pertanyaan selanjutnya adalah pengetahuan mengenai penyulit persalinan, sebagian besar responden menjawab jika anak yang dilahirkan meninggal dunia, yaitu sebanyak 43 responden (78,2%). Kemudian sebanyak 40 responden (72,7%), menjawab rasa sakit yang kuat, sering dan teratur yang dialami ibu adalah merupakan dari tanda-tanda bahaya persalinan. Untuk pertanyaan mengenai tanda-tanda-tanda-tanda persalinan berikutnya, sebanyak 33 responden (60,0%) menjawab ibu yang tidak kuat mengejan dapat membahayakan proses persalinan.

Kemudian untuk pertanyaan tentang pemeriksaan masalah kesehatan, sebanyak 28 responden (50,9%) memilih untuk memeriksakan masalah kesehatan selama masa kehamilan ke dokter atau bidan. Jawaban responden selanjutnya adalah tentang bahaya persalinan yang dilakukan oleh dukun bayi, sebanyak 33 responden (60,0%) menjawab bahaya persalinan oleh dukun bayi berupa bayi berat badan lahir rendah. Jawaban pengetahuan mengenai hal yang dapat mencegah terjadinya penyakit selama persalinan, sebanyak 28 responden (50,9%) menjawab melakukan pemeriksaan kepada tenaga kesehatan minimal 3 kali selama masa kehamilan.

a. Kategori Tingkat Pengetahuan Responden

Berikut merupakan pengkategorian pengetahuan responden disajikan ke dalam tabel.

Tabel 4.6. Distribusi Frekuensi Kategori Pengetahuan Responden

No. Kategori Frekuensi %

1. Baik 5 9,1

2. Sedang 39 70,9

3. Kurang 11 20,0

Jumlah 55 100,0

Berdasarkan tabel mengenai kategori pengetahuan responden dapat dilihat bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan yang sedang tentang pertolongan persalinan yaitu sebanyak 39 responden (70,9%), kemudian 11 responden (20,0%) mempunyai tingkat pengetahuan kurang, sedangkan 5 responden (9,1%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang pertolongan persalinan. Untuk mengetahui lebih jelas simaklah diagram dibawah ini :

Gambar 4.1. Diagram Pie Distribusi Proporsi Kategori Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Pertolongan Persalinan

11 (20,0%)

39 (70,9%) 5 (9,1%)

Kategori Pengetahuan Responden

Pengetahuan Kurang Pengetahuan Sedang Pengetauan Baik

62

Dokumen terkait