• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.4. Relevansi Pengembangan Koleksi

2.5.2 Pengguna perpustakaan

Pada perpustakaan, pengguna merupakan faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya suatu perpustakaan yang baik. Karena perpustakaan yang banyak dikunjungi dan dimanfaatkan seluruh fasilitas dan layanannya oleh pengguna dapat dikatakan perpustakaan yang berhasil apabila penguna sering keperpustakaan.

Reitz (2004:527) menjelaskan bahwa pengguna adalah“User is only who the resource and services of library”, yang artinya pengguna perpustakaan adalah setiap orang yang menggunakan fasilitas dan layanan yang ada di perpustakaan. Sedangkan Menurut Proboyekti (2008:3) ”Pengguna perpustakaan terdiri dari 2 jenis yaitu pengguna yang sudah menggunakan perpustakaan dan pengguna yang berpotensial menggunakan perpustakaan”.

Berdasarkan pendapat diatas dapat dijelaskan bahwa pengguna perpustakaan sekolah adalah setiap orang yang menggunakan bisa mengunakan fasilitas dan layanan diperpustakaan yakni para siswa, guru, dan pegawai.

BAB III

PENGEMBANGAN KOLEKSI PADA SMA NEGERI 1 PANCUR BATU

3.1 Sejarah Singkat SMA Negeri 1 Pancur Batu

3.1.1

SMA Negeri 1 Pancur Batu merupakan sekolah Negeri yang betempat di Jln Jamin Ginting. SMA Negeri 1 Pancur Batu merupakan sebuah yayasan yang dibimbing oleh Ibu-Ibu yang berpengalaman dibidang pendidikan. "Turut serta membantu Pemerintah dalam bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa".

Visi, Misi dan Fungsi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu

Adapun Visi, Misi dan Fungsi PerpustakaanSMA Negeri 1 Pancur Batu adalah sebagai

a. berikut:

Visi

b.

Visi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah turut serta mendapat kehidupan bangsa bersama-sama lembaga induk menggali sumber-sumber ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadikan SMA Negeri 1 Pancur Batu sebagai sekolah unggul dalam prestasi, menguasai IPTEK dan memiliki IMTAQ (iman dan taqwa)

Misi

3.1.2

Misi dari Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah menciptakan lembaga yang dapat memajukan pendidikan siswa yang mandiri, aktif dan prima. Serta menyelenggarakan pendidikan yang membekali skill.

Waktu Pelayanan Perpustakaan.

Waktu pelayanan sirkulasi pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah sebagai berikut :

Senin- Kamis : Pukul 07.30 s/d 14.00 Wib

Jumat : Pukul 07.30 s/d 11.30 Wib

Sabtu : Pukul 07.30 s/d 14.00 Wib

3.1.3 Struktur Oganisasi

Organisasi merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan secara efektif dan rasional. Pembentukan organisasi dan pembagian tugas merupakan unsur utama dan alat utama untuk mencapai

yang harus dilakukan dan batas-batas kekuasaan yang ada padanya. Adapun struktur organisasi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah sebagai berikut:

Struktur organisasi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu

Gambar 1

Bagan Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Pancur Batu

Sumber : Profil SMA Negeri 1 Pancur Batu (2013)

3.1.5 Anggaran

Salah satu syarat yang diperlukan dalam penyelenggaraan perpustakaan adalah tersedianya dana. Jumlah dana yang memadai harus disediakan agar perpustakaan mampu menunjang kurikulum, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat perguruan tinggi dengan baik. Tanpa dana yang memadai, maka suatu perpustakaan tidak akan dapat menambah jumlah koleksi perpustakaannya.

3.1.6

Anggaran pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu tidak disebutkan secara rinci atau dirahasiakan. Karena perpustakaan tidak menyebutkan besarnya anggaran pengadaan koleksi, peralatan, dan anggaran lainnya maka anggaran perpustakaan selain diperoleh melalui yayasan, juga diperoleh dari setiap penerimaan mahasiswa baru.

Peraturan Perpustakaan

Adapun peraturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung yang akan memasuki Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu yaitu :

(1)

Peraturan untuk pengunjung Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu dibuat dalam bentuk himbauan seperti berikut:

(2)

Masukkan baju anda bila memasuki ruang Perpustakaan.

(3)

Dilarang memakai topi, jeket di ruang perpustakaan.

(4)

Jangan tinggalkan barang berharga anda di rak penitipan barang seperti dompet, HP, dan lain-lain.

(5)

isilah daftar pengunjung bila anda memasuki ruangan perpustakaan.

(6)

Mohon tidak berisik di ruangan ini.

(7)

Tidak dibenarkan merokok dan membawa senjata tajam ke ruangan perpustakaan.

(8)

Tidak dibenarkan membawa makanan dan minuman ke ruangan perpustakaan.

(9)

Harap dikumpulkan bahan pustaka yang telah anda baca pada meja penitipan dan tidak dibenarkan mengembalikan ke rak semula.

(10)

Rapikan kursi baca bila anda hendak meninggalkan ruangan perpustakaan.

(11)

Bila anda ketahuan merusak (mengoyak, mencoret) atau mencuri bahan pustaka, maka anda akan diberikan sanksi (Peraturan Perpustakaan No. 008/14/UPT.P/2003 point N).

Bila anda butuh bantuan informasi mengenai bahan pustaka hubungi bagian pelayanan perpustakaan.

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa peraturan yang telah ditetapkan oleh Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu sudah baik. Dengan adanya peraturan-peraturan perpustakaan, maka dapat menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna perpustakaan. 3.1.7 Koleksi Perpustakaan.

Koleksi perpustakaan harusnya relevan dengan program pendidikannya. Selain itu koleksi perpustakaan hendaknya selalu mutakhir, untuk itu perpustakaan harus mengadakan dan memperbaharui koleksi perpustakaan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengadaan koleksi yang disediakan oleh perpustakaan ditentukan oleh jumlah mata pelajaran, kelas, dan jumlah pengguna. Koleksi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu terdiri dari : buku fiksi, jurnal, majalah, surat kabar, karya ilmiah, dan lain-lain. Jumlah koleksi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu hingga tahun 2011 ± 850 judul dengan ± 1.000 eksemplar. Jumlah koleksi tersebut mencakup bidang agama, matematika, ekonomi, teknik, komputer, dan buku fiksi. Jumlah anggota perpustakaan yang aktif adalah 650 orang, sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah koleksi buku teks yang dimiliki Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu sudah memadai.

Adapun jenis koleksi yang dimiliki oleh Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah

sebagai berikut : 1.Buku Teks.

Merupakan buku yang dianjurkan bagi siswa maupun guru untuk membantu proses belajar mengajar.

Koleksi Umum Judul Eksmplar

000 : Karya Umum 50 Judul Buku 65 Eksmplar

100 : Ilmu Filsafat 35 Judul Buku 40 Eksmplar

200 : Agama 25 Judul Buku 30 Eksmplar

300 : Ilmu Sosial 60 Judul Buku 65 Eksmplar

400 : Bahasa 80 Judul Buku 95 Eksmplar

500 : Ilmu Murni 60 Judul Buku 85 Eksmplar

600 : Ilmu Terapan 50 Judul Buku 90 Eksmplar

700 : Kesenian 30 Judul Buku 45 Eksmplar

800 : Kesusastraan 25 Judul Buku 40 Eksmplar

Gambar 2

Ruang Baca SMA Negeri 1 Pancur Batu Sumber : SMA Negeri 1 Pancur Batu

2. Penerbitan Sendiri

a.

Merupakan koleksi bahan pustaka yang diterbitkan sendiri oleh Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu yang terdiri dari:

b. Jurnal 3. Bullettin siswa Terbitan Berseri a.

Merupakan koleksi perpustakaan yang memuat informasi yang terbaru dan mutakhir. Koleksi Terbitan Berseri, antara lain:

b.

Majalah : Komputer, Islam, Pertanian: Trubus, Berita: Forum Keadilan. Tempo, Gatra, Olahraga, Otomotif

Koran, Seperti : Analisa, Waspada, Sinar Indonesia Baru, Kompas, Bola, dll.

3.2 Sistem Pengadaan Bahan Pustaka

Salah satu kegiatan pembinaan koleksi adalah pengadaan bahan pustaka. Menurut Soetminah (1992 : 71) defenisi Pengadaan koleksi adalah proses menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi suatu perpustakaan.

Bahan pustaka yang dihimpun dan dijadikan koleksi oleh perpustakaan harus relevan dengan kebutuhan pengguna perpustakaan yaitu segenap civitas akademika.

Setiap perpustakaan dalam melakukan pengadaan bahan pustaka mempunyai cara yang berbeda-beda. Begitu pula dengan Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu yang mempunyai cara tersendiri dalam melakukan pengadaan bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi di perpustakaannya.

Pada perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu, pengadaan bahan pustakla dilakukan dengan cara:

3.2.1 Pembelian

Salah satu cara yang dilakukan dalam pengembangan koleksi adalah dengan cara pembelian. Pembelian merupakan cara yang paling efektif dalam proses pengadaan bahan pustaka. Apabila suatu perpustakaan memiliki dana yang memadai, maka pembelian adalah satu cara yang paling mudah untuk dilakukan demi kelancaran proses pengadaan.

Saat ini, pembelian bahan pustaka merupakan salah satu cara yang banyak dilakukan oleh suatu perpustakaan. Pada perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu, pembelian bahan pustaka dilakukan langsung ke toko buku dan penerbit atau melalui agen.

1.

Adapun prosedur pembelian bahan pustaka melalui agen di Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah sebagai berikut:

2.

Agen/ penjaja buku dari penerbit datang ke perpustakaan dan memberikan katalog penerbit pada pustakawan.

3.

Setelah itu, bagian pengadaan menentukan bahan pustaka apa saja yang akan dibeli. Namun sebelumnya bagian pengadaan sudah mendapat persetujuan dari kepala perpustakaan, dosen, dan mahasiswa.

4.

Setelah selesai melakukan pemilihan bahan pustaka, bagian pengadaan kemudian mengantarkan daftar buku-buku yang akan dibeli kepada agen atau penjajah buku.

5.

Agen buku mencari buku yang diminta oleh perpustakaan ke penerbit, setelah itu buku-buku yang sudah ada langsung diantarkan ke perpustakaan.

6.

Setelah bahan pustaka diterima, maka pihak perpustakaan melakukan pemeriksaan. Apakah pesanan bahan pustaka sesuai dengan permintaan atau tidak. Apabila terdapat kerusakan pada bahan pustaka, maka pihak perpustakaan akan mengembalikan bahan pustaka dan meminta tukar atas kerusakan bahan pustaka, setelah itu pihak agen/ penjaja buku akan menggantinya sesuai dengan bahan pustaka yang rusak.

Pihak perpustakaan kemudian melakukan pembayaran langsung kepada agen secara tunai. 3.2.2 Hadiah atau Sumbangan

Selain dengan cara pembelian, Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu juga melakukan pengadaan bahan pustaka dengan cara menerima hadiah atau sumbangan. Pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu, hadiah atau sumbangan bahan pustaka tidak atas permintaan berasal dari: siswa dan Staf Pengajar

Prosedur penerimaan hadiah atau sumbangan tidak atas permintaan pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah sebagai berikut:

1) Bagi siswa, perorangan ataupun Departemen yang ingin menyumbangkan bukunya, langsung mendatangi pihak Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu.

2) Setelah itu, pihak perpustakaan akan mencatat jumlah buku yang disumbangkan. Dalam hal ini, pihak perpustakaan tidak menentukan berapa jumlah buku yang akan disumbangkan. Bahan pustaka yang disumbangkan yaitu berupa: Buku, Jurnal, dan Buletin.

1.

Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu juga melakukan pengadaan bahan pustaka dengan cara Silang layang (Tukar-menukar), yaitu dengan tujuan:

2.

Untuk memperoleh buku-buku tertentu yang tidak dapat dibeli di toko buku.

3.

Sistem pertukaran memberi jalan bagi perpustakaan untuk membuang buku-buku duplikat dan hadiah yang tidak sesuai.

Pertukaran mengembangkan kerjasama yang baik antar perpustakaan. Adapun prosedur dalam tukar menukar bahan pustaka adalah sebagai berikut:

1. Pihak perpustakaan menyusun bahan pustaka yang tidak diperlukan lagi dalam bentuk daftar, untuk ditawarkan.

2.

a. Sebelum ditawarkan, setiap bahan pustaka harus diproses terlebih dahulu sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk dinyatakan dapat dikeluarkan dari inventaris perpustakaan b. Daftar penawaran disusun menurut subjek, kemudian pengarang dan judul. Sedangkan majalah disusun menurut judul, tahun, dan nomor telepon.

Pihak perpustakan mengirimkan penawaran kepada perpustakaan-perpustakaan lain yang diperkirakan memiliki koleksi yang sesuai dengan bahan pustaka yang ditawarkan, dan telah mempunyai hubungan kerjasama.

3. perpustakaan yang menerima penawaran, mempelajari tawaran yang diterima beserta persyaratannya dan membandingkan dengan kebutuhan dan kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan sendiri. 4. Perpustakaan yang menerima tawaran dari perpustakaan lain, memilih bahan pustaka yang sesuai

dan memilih bahan penukar yang sesuai bobotnya, serta menyusunya dalam daftar bahan pustaka yang akan ditawarkan sebagi bahan penukar.

5. Perpustakaan yang menerima tawaran perpustakaan lain, mengirimkan daftar bahan pustaka yang diinginkan disertai dengan daftar bahan pustaka yang akan dipakai sebagi bahan penukar.

6. Kemudian perpustakaan yang telah menerima tanggapan atas penawarannya, melakukan penukaran keseimbangan bahan pertukaran tentang subjek dan bobotnya.

7. Aplikasi kedua perpustakaan telah sepakat, maka tukar-menukar dapat dilaksanakan. Dan perpustakaan jawaban persetujuannya.

Sistem pengadaan bahan pustaka selain dengan cara pembelian, hadiah/sumbangan, silang layang (tukar-menukar), pengadaan bahan pustaka pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu juga dilakukan dengan cara penerbitan sendiri.

Pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu koleksi yang diperoleh dari penerbitan sendiri antara lain:.

a. Makalah, laporan penelitian yang dihasilkan siswa. 3.3 Seleksi Bahan Pustaka

1.

Mekanisme pemilihan bahan pustaka pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu yakni:

2.

Pemilihan bahan pustaka dilakukan oleh petugas perpustakaan, guru, dan siswa, dengan cara petugas perpustakaan memberikan selebaran kertas kepada guru dan siswa yang berisi bahan pustaka apa saja yang harus dibeli, setelah itu petugas perpustakaan melakukan penyeleksian kembali.

3.

Bahan pustaka yang akan dipilih, dibuatkan daftar pemilihan yang akan diisi sesuai dengan prosedurnya. Dengan begitu, petugas perpustakaan akan mengetahui bahan pustaka apa saja yang akan dibutuhkan pengguna perpustakaan.

4.

Setelah itu, petugas perpustakaan atau pustakawan memeriksa kembali daftar pemilihan tersebut, dan mencatat bahan pustaka apa saja yang akan dibeli.

Selanjutnya, kepala perpustakaan akan melakukan proses pembelian. 3.3.1 Pihak yang Melakukan Seleksi Bahan Pustaka

Pada suatu perpustakaan, terdapat pihak-pihak yang berwenang melakukan pemilihan bahan pustaka. Hal ini dilakukan agar koleksi bahan pustaka yang akan dibeli nantinya sesuai dengan kebutuhan pengguna.

1.

Adapun pihak-pihak yang berwenang dalam melakukan seleksi bahan pustaka pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah:

2.

Staf Perpustakaan

3.

Kepala Sekolah Siswa

Terlibatnya pihak-pihak tersebut diatas diharapkan dapat membantu proses penyeleksian bahan pustaka demi tercapainya kepuasan pengguna perpustakaan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan.

1.

Alat bantu seleksi bahan pustaka sangat diperlukan dalam proses pemilihan bahan pustaka untuk mempermudah pemilihan. Untuk memudahkan dalam penyeleksian bahan pustaka Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu menggunakan alat bantu seleksi sebagai berikut:

2.

Katalog Penerbit

3.

Silabus/Mata Pelajaran Brosur

3.4 Kebijakan Pengembangan Koleksi di Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu

Koleksi pada sebuah perpustakaan memegang peranan yang sangat penting, karena produk utama yang ditawarkan oleh sebuah perpustakaan adalah koleksi, dimana koleksi tersebut juga harus disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya. Oleh karena itu, koleksi merupakan daya tarik utama dari perpustakaan termasuk perpustakaan sekolah.

A.

Ada beberapa kebijakan Pengembangan koleksi yang di lakukan oleh SMA Negeri 1 Pancur Batu diantaranya:

Pembelian

B.

Pembelian yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Pancur Batu dilakukan dalam jangka waktu sekali dalam setahun. Dana yang di peroleh oleh SMA Negeri 1 Pancur Batu berupa santunan atau pemberian oleh Pemerintah. Dana yang diberikan tidak bisa diketahui berapa nominalnya dikarenakan adanya pemberitahuan dari kepala sekolah, bahwa hanya pegawai dan staf SMA Negeri 1 Pancur Batu yang mengetahui. Ada beberapa kendala yang dihadapi misalnya, dana yang di sediakan oleh Pemerintah sering terhambat dikarenakan faktor-faktor tertentu.

Hadiah

A.

Koleksi perpustakaaan SMA Negeri 1 Pancur Batu mendapat tambahan koleksi berupa hadiah yang di berikan oleh Ketua SMA Negeri 1 Pancur Batu. Hadiah yang di berikan oleh Ketua SMA Negeri 1 Pancur Batu berupa buku-buku pelajaran. Hadiah diberikan kepada sekolah SMA Negeri 1 Pancur Batu Buku-buku hadiah yang diberikan antara lain:

B.

Buku pendidikan agama

C.

Buku pendidikan komputer

D.

Buku fisika, kimia, dan lain-lain

sumbangan. Sumbangan tersebut di berikan oleh alumni-alumni SMA Negeri 1 Pancur Batu dan sumbangan dari Universitas. Sumbangan yang diberikan oleh alumni berupa

buku-buku pelajaran agar membantu jumlah Koleksi Perpustakaan. Alumni-alumni SMA Negeri 1 Pancur Batu memberikan buku-buku sumbangan sekali dalam setahun. Sumbangan tersebut diberikan ketika siswa yang akan tamat memberikan cendramata kepada sekolah berupa buku. Koleksi yang diberikan oleh alumni berupa buku fiksi, buku pelajaran, dan lain-lain. Buku-buku tersebut yang nantinya akan membantu koleksi perpustakaan.

Diantara Kebijakan Pengembangan Koleksi diatas, SMA Negeri 1 Pancur Batu lebih menekankan Pengembangan Koleksi dari hadiah dan sumbangan. Dikarenakan lebih menjamin ketersediaan koleksi.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1.

Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

2.

Pengadaan bahan pustaka dilakukan dengan cara pembelian dan sumbangan/ hadiah

3.

Alat bantu seleksi yang digunakan pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu yaitu Katalog Penerbit, Silabus/Mata Kuliah dan Brosur.

4.

Staf Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu belum memiliki latar belakang ilmu perpustakaan, tetapi semua staf perpustakaan mengikuti pelatihan-pelatihan khusus atau seminar tentang Ilmu Perpustakaan.

5.

Pengguna Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah siswa, staf pegawai, guru, staf administrasi dan pengguna dari luar dengan hak yang terbatas.

6.

Sistem pelayanan yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 1 Pancur Batu adalah system pelayanan terbuka. Dengan system ini pengguna diberi kebebasan untuk membuka-buka dan mencari bahan pustaka yang dibutuhkan.

Koleksi Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu hingga tahun 2011 sebanyak 5.000 judul dengan 8.000 eksemplar. Jumlah koleksi tersebut mencakup bidang hukum, pertanian, ekonomi, teknik, komputer, dan buku fiksi. Jumlah anggota perpustakaan yang aktif adalah 950 orang, sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah koleksi buku teks yang dimiliki Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu sudah memadai.

B. Saran

1.

Berdasarkan pembahasan hasil dari observasi dan wawancara yang telah dilakukan, maka penulis mencoba untuk mengemukakan beberapa saran :

2.

Akan lebih baik jika Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu memiliki koleksi audio visual, agar bisa menambah jumlah koleksi bahan pustakanya.

3.

Sebaiknya para petugas perpustakaan yang bekerja pada Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu memiliki latar belakang ilmu perpustakaan serta penambahan anggota pustakawan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu Perpustakaan SMA Negeri 1 Pancur Batu.

Pengadaan bahan pustaka hendaknya dapat diadakan melalui sarana-sarana lain misalnya melalui internet, karena sangat membantu dalam menopang kekurangan koleksi dan memudahkan pustakawan untuk mengetahui informasi terbaru dalam penerbitan buku.

DAFTAR PUSTAKA

Sulistyo-Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2004. Sutarno, NS. Perpustakaan Dan Masyarakat. Jakarta : Sagung Seto, 2004. Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, 2004. Philip, Eva. Membina Perpustakaan. Jakarta : PDII - LIPI, 1999.

Rudiyono, Pengadaan Bahan pustaka Monograf Di Perpustakaan Universitas

Gadjah Mada.

Yulia, Yuyu. Pengadaan Bahan Pustaka. Jakarta : Universitas Terbuka, 2006.

Departemen Pendidikan Nasional RI Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Perpustakaan Perguruan Tinggi : Buku Pedoman. Jakarta : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan,2000.

Sjahrial-Pamuntjak, Rusiana. Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan. Jakarta : Djambatan, 2000.

Massofa, Pengadaan Bahan Pustaka.

Perpustakaan Perguruan Tinggi : Buku Pedoman. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional RI Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan, 2004.

Soetminah. Perpustakaan Pustakawan dan Kepustakawanan . Yogyakarta : Kanisius, 1992.

Indonesia, Perpustakaan Nasional RI.1999. Pedoman Umum Pengelolaan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta : Proyek Pengembangan Sistem Nasional Perpustakaan.

Dokumen terkait