BAB III METODOLOGI PENELITIAN
B. Pendekatan Penelitian
4.9 Penggunaan Bahasa dan Istilah Tumming dan Abu
menggunakan sosial media sebelumyoutube. Jadi bisa dikatakan bahwa memang ciri
khas Tumming dan Abu sebagai artis dan youtubers Makassar. Asalkan
berkomunikasi dengan benar berdasarkan kejujuran, tidak berbelit-belit dan ambigu seperti menyampaikan yang fakta. Bukan isu yang tidak berdasarkan fakta dan opini
yang nyata. Al-Qur’an menyebutkan dalam Q.S An-nahl ayat 105 yang mengajarkan
setiap individu dalam berkomunikasi harus jujur dan bertanggung jawab, apapun yang dilakukan harus dengan kejujuran, walaupun itu hanya melalui dunia maya.
BAB V PENUTUP
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis maka pada bagian ini akan ditunjukkan berupa kesimpulan dan saran dalam skripsi tersebut.
A. kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dalam hal ini, penulis akan memberi kesimpulan dari skripsi ini. Adapun kesimpulannya adalah sebagai berikut.
1. Interaksi Sosial Tumming dan Abu pada mediayoutube
interaksi verbal dimana Tumming dan Abu saling tukar percakapan satu sama lain contoh pada tayangan talk show, Tanya-tanya Tumming dan Abu, Daily Tumming Abu. Tidak hanya itu interaksi verbal juga kerap dilakukan oleh para
subscriberdengan menggunakan alat pendukung seperti hp atau laptop dimana adasubscriberyang memberikan kritik dan saran melalui kolom komentar. Dari segi interaksi fisik Tumming dan Abu melakukan kontak dengan menggunakan bahasa-bahasa tubuh, posisi tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata seperti adegan-adegan lucu Tumming dan Abu dibeberapa clip videonya agar tidak terlihat garing. Dari segi interaksi emosional tidak semua bentuk interaksi emosional yang dilakukan oleh Tumming dan Abu, seperti curahan perasaan tidak pernah diperlihatkan begitupun dengan suasana haru dan sedih. Keduanya selalu kelihatan ekspresif. Jadi interaksi emosional melainkan hanyalah menggambarkan suasana yang seru penuh humoris.
2. Proses komunikasi yang dilakukan Tumming dan Abu seperti penggunaan bahasa hanya berkembang pada suatu wilayah tertentu dan dimengerti oleh orang-orang yang tinggal di dalam wilayah itu sendiri. Kurangnya pemahaman mengenai Bahasa Indonesia juga membuat Tumming dan Abu terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia seadanya yang sebagian besar tidak baik dan benar. Ditambah lagi dengan hadirnya istilah-istilah yang terkadang sering digunakan sebagai bahasa sehari-hari, dan akhirnya menjadi kebiasaan sehingga penonton saat ini susah membedakannya dengan bahasa Indonesia itu sendiri.
B. Implikasi
Adapun saran yang akan diuraikan oleh penulis adalah sebagai berikut:
1. Sebagai pengguna sosial media sebaiknya memperdalam pemahaman tentang
hal-hal yang sangat pokok dalam komunikasi, komunikasi mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi yang baik. Karena kita tidak tahu siapa yang nantinya kita ajak untuk berkomunikasi. Yang harus diketahui bahwa Interaksi sosial membentuk pola komunikasi hingga silaturahmi terjalin dengan baik dengan sesama.
2. Mengenai jaringan sosial seperti youtube, banyak manfaat yang bisa
didapatkan dari youtube. Bisa menjadi ajang penyaluran bakat yang
terpendam. youtube juga tentu memberi banyak informasi dan masukan bagi mahasiswa ataupun masyarakat. Pokoknya bagi siapa saja yang ingin mencari informasi meluas. Selain itu, sebagai orang yang cerdas maka kita tentunya hanya akan mencari informasi-informasi yang positif tentunya, bukan sesuatu
yang melenceng jauh. Hal ini tentunya akan sangat membantu kita belajar banyak melalui fasilitas internet.
3. Untuk menjadi seorang youtubers dibutuhkan hanyalah karya, buatlah karya yang original, jujur tidak mengambil karya orang lain, semua butuh proses karna secara garis besar, youtube bisa dianggap sebagai sebuah TV, dimana
youtuber adalah produser, creative, FD, editor, talent, marketing, manager,
dan lainnya. Seperti halnya Tumming dan Abu yang selalu membuat konten tayangan yang original, penuh proses dan totalitas dalam pembuatan video sehingga para pengguna youtube tertarik untuk menyaksikan konten tayangannya. Tidak hanya itu sebagai motivasi, Tumming dan Abu sekarang sudah mendapatkan hampir 10 juta bahkan lebih setiap perbulannya, itu karena konsisten membuat videodi youtube.
Alfabeta. 2006.
Azis, Firdaus,Menjadi Selebritis Melalui Youtube,Penerbit Bina Aksara. 2013. Bungin, Burhan. Sosiologi komunikasi teori, paradigma, dan diskursus teknologi
komunikasi di masyarakat.Penerbit Kencana Prenada media group. 2013 D. Holmes. Media Teknologi dan Masyarakat. Jogjakarta: Pustaka Pelajaran Clban
Timur UH III. 2005.
Handayanto, Andika. Berani Sukses Karena Andal Memakai Youtube. Penerbit :
Mediakom. 2014.
Helianthusonfri, Jefferly.YouTube Marketing.Jakarta : PT. Gramedia. 2014.
Herlanti ,Yanti. Blogquest+, Pemanfaatan Media Sosial Pada Pembelajaran Sains
Berbasis Isu Sosiosaintifik. Penerbit Erlangga. 2014.
J.R. Raco. Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya.
Bandung : Rosdakarya.2001.
Jeremy Wallach, Komunikasi dan Komodifikasi, mengkaji media dan budaya dalam dinamika globalisasi.PT. Gramedia. 2010
Julius, Onggo.Cyber Publict Relations,Penerbit : Bina Aksara. 1998. Kindarto, Asdani,. Belajar Sendiri Youtube :Rajawali Pers.2012
Nasrullah, Rulli. Komunikasi Antar Budaya di Era Budaya Siber . Jakarta: kencana Prenada Media Group. 2001.
Richard West. Pengantar teori komunikasi, analisis dan aplikasi. Penerbit Bina Aksara 2002
Sugiono.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif dan R&D.
Yogyakarta,Penerbit LKis. 2005.
Suprapto, Tommy. Pengantar Teori & Manajemen Komunikasi. Penerbit Erlangga. 2000
Bismar Eduard. Masyarakat Cyber. https://prezi.com/se8w5m1fwaf3/masyarakat-cyber/. 24 May 2015.
Forum Youtuber Indonesia. 20 Nama Youtuber Paling Terkenal.
http://www.youtuberid.com/20-nama-youtuber-indonesia-paling-terkenal/ 23 Agustus 2016.
Gee Jhon. Mengenal Youtube Lebih Dekat. https://erudisi.com/mengenal-youtube-lebih-dekat /. 9 Juli 2015.
Komunitas Pakar Online Indonesia. Manfaat Youtube dan Video Online.
http://www.pakaronline.com/youtube/mengenal-youtube-dan-manfaat-video-online /. 28 Desember 2012.
Milman Yusdi.Metodologi Penelitian.
http://milmanyusdi.blogspot.co.id/2009/11/metodologi-penelitian-bab-iii.html. 14 November 2009.
Qheelan. Abu dan Tumming, Artis Lokal Sosmed Rasa Seleb Ibukota.
https://fadhlancessar.wordpress.com/2015/06/26/abu-dan-tumming-artis-sosmed-lokal-rasa-selebriti-ibukota./. 26 Juli 2015.
Science Booth. Fenomena Youtube Sebagai Media Massa di Zaman Modern
https://sciencebooth.com/2013/06/26/fenomena-youtube-sebagai-media-massa-di-zaman-modern/. 26 Juni 2013.
Tribun Timur Makassar. Kisah Awal Tumming Kenalan dengan Abu, Lalu Jadi Terkenalhttp://makassar.tribunnews.com/2016/08/31/begini-kisah-awal-tumming-kenalan-dengan-abu-lalu-jadi-terkenal. Rabu. 31 Agustus 2016.
Yodhia Antariksa. Social Media Marketing melalui Twitter dan Youtube.
http://ahlimanajemenpemasaran.com/2015/04/social-media-marketing-melalui-twitter-dan-youtube/. April 2015.
Ilham Saputra. Motif dan Interaksi Sosial di Media Twitter” (Studi pada Mahasiswa
Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin
Makassar).Universitas Islam Negri Alauddin (UIN) Makassar. 2013.
Cristina, dampak sosial media terhadap pola interaksi remaja dengan orang tua ( Studi kasus remaja di kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kecamatan Nanga Pinoh Provinsi Kalimantan Barat). Universitas Tanjungpura Pontianak
3. Kapan dan di mana biasanya andamemposting konten tayangan ?
4. Apakah motivasi membuat chanel youtube, apa ikut-ikutan atau ada dorongan dari orang lain, atau menarik simpati orang terntentu, atau dorongan dari diri sendiri ?
5. Bagaimana konten utama dariyoutube anda? dan kenapa memilihi konten
tersebut ?
6. Apakah ada ciri khas yang anda tonjolkan disetiap konten ?
7. Menurut anda konten yang bagaimana yang menarik dalamyoutube ?
8. Apakah komunikasi yang anda gunakan terbilang efektif ? 9. Apakah lewatyoutubesangat efisien untuk berinteraksi ?
10. Bentuk interaksi apa yang kerap dilakukan disosial mediayoutube? 11. Melalui youtube pesan sosial apa yang sering anda jalankan ?
12. Apa anda sudah menjalin kerja sama dengan creatoryoutubelainnya 13. Apa alasan kenapa membuat vlog ?
14. Bagaimana respon anda terhadap semua subscriber dan para fans ?
15. Apakah dengan menggunakan media youtube, kebutuhan informasi anda
terpenuhi ?
16. Apakah youtube dapat menungjang kepercayaan diri anda?
17. Apa anda sering mendapat haters dan Bagaimana menanggapi haters ? 18. Apa youtube juga mempengaruhi kebutuhan finansial anda ?
Muh. Ayyub dan Indo Aflah. Penulis adalah anak ke 3 (tiga) dari 6 (Enam) Bersaudara. Penulis pertama kali menginjakkan kakinya di dunia pendidikan formal pada tahun 2002 di SD Negeri 1 Rumpia dan tamat pada tahun 2007.
Pada tahun yang sama, penulis melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Majauleng, Dan Tamat pada tahun 2010.
Kemudian pada tahun itu juga, Penulis melanjutkan pendidikanya di SMA Negeri 1 Majauleng. Kabupaten Wajo dan lulus Pada tahun 2013, Pada tahun itu pula Penulis diterima sebagai salah satu Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi.
Dengan status Mahasiswa, penulis memanfaatkan sebaik-baiknya dengan memasuki beberapa organisasi, baik itu organisasi ekstra kampus maupun organisasi intra kampus, menurut penulis jika mahasiswa yang hanya duduk di bangku kuliah tanpa didampingi dengan organisasi itu sangat minim ilmu atau pengalaman yang didapatkan, sebab mahasiswa adalah calon pemimpim yang harus betul-betul siap untuk terjung kedunia sesunguhnya yakni dunia masyarakat.
Masa pendidikannya di habiskan dengan butuh pengorbanan dan perjuangan, karena penulis yakin kesuksesan merupakan sebagian dari proses dan proses adalah awal dari kesuksesan itu,sehingga keinginan terbesar dalam hidupnya adalah membahagiakan orang-orang yang ada disekitarnya terutama membahagiakan kedua orang tua dengan melakukan yang terbaik hingga akhir hayatnya.