Pasal 100
(1) Inspektur Jenderal dapat memberikan penghargaan kepada Auditor, Tim
Pengawasan atau Pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal yang memiliki kinerja terbaik di bidang pengawasan berdasarkan hasil penilaian tim penilai.
(2) Tim Penilai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berjumlah gasal paling sedikit 5 (lima) orang, terdiri dari unsur Sekretariat Inspektorat Jenderal dan Inspektorat yang ditetapkan oleh Inspektur Jenderal.
(3) Penghargaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam bentuk piagam/sertifikat dan/atau penghargaan lainnya yang wajar, yang bila memerlukan biaya berasal dari sumber yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 101
(1) Dalam hal diperlukan setiap bentuk kegiatan pengawasan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan Inspektur Jenderal ini dapat disusun dalam bentuk program kerja pengawasan sesuai dengan substansi kegiatan yang disahkan oleh Inspektur dan/atau Sekretaris Inspektorat Jenderal sebagai penanggungjawab kegiatan.
(2) Untuk kegiatan pengawasan yang bersifat mandatory, penjabaran terhadap langkah-langkah kerja dan pelaporan mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 102
Pada saat Peraturan Inspektur Jenderal ini mulai berlaku, Peraturan Inspektur Jenderal Nomor 318 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Pengawasan Intern Lingkup Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 103
Peraturan Inspektur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 25 Mei 2022 INSPEKTUR JENDERAL
ttd
MUHAMMAD YUSUF
Salinan sesuai aslinya
Sekretaris Inspektorat Jenderal KKP
Hadi Pramono
LAMPIRAN
PERATURAN INSPEKTUR JENDERAL NOMOR 43 TAHUN 2022
TENTANG
PEDOMAN TEKNIS TATA KELOLA PENGAWASAN INTERN LINGKUP
INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
FORMAT 1
AUDIT UNIVERSE
AUDIT UNIVERSE
No Nama Unit
Kerja/Auditi/Layanan Alamat/Lokasi Anggaran yang Dikelola
Eselonering
Unit Kerja Keterangan
1 2 3 4 5 6
1. Contoh: Direktorat Produksi dan Usaha DJPB
GMB IV Rp... Es. II ...
2. Contoh: PBJ di lingkup DJPT
GMB II Rp... Es. I ...
3. Contoh: Pelayanan Perizinan Surat
Kelayakan Pengolahan
GMB III - Es. II ...
4.
5.
Dst.
Tempat,Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
Catatan:
Untuk unit layanan yang tidak mengelola anggaran secara spesifik, kolom 4 (Anggaran yang Dikelola) tidak usah diisi.
FORMAT 2 PETA RISIKO
PETA RISIKO a. PETA RISIKO UNTUK KEGIATAN PBJ
Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO.
UNIT ESELON II/
SATKER/
UPT
RINCIAN KEGIATAN
FAKTOR RISIKO (FR)
Total Nilai
Status Risiko:
(0-1 = Rendah;
1,1-2,0 = Sedang;
≥ 2,1 = Tinggi) CONTOH FR 1
Readiness Criteria (SIDCOM, Kepastian Lokasi Kegiatan, Calon Penerima, Ketersediaan Daya Dukung (sarpras), Ketersediaan Dokumen Lelang, Bussiness Plan,
Juknis/Juklak)
CONTOH FR 2 Skala Kegiatan (PN/PEN, Direktif MKP,
Non-PN)
CONTOH FR 3 Kompleksitas Pekerjaan (Teknologi Tinggi,
Kegiatan Baru, Keterlibatan Eselon I
Lain, Keterlibatan Instansi Lain)
CONTOH FR 4 Besarnya Anggaran
(Rp)
CONTOH FR 5 Temuan Berulang
atas Hasil Pengawasan BPK dan
Itjen
dst…..
Penjelasan:
3 = Tidak memenuhi 4 – 7 Parameter 2 = Tidak memenuhi 1
– 3 Parameter 1 = Memenuhi seluruh
Parameter (Tidak memenuhi 0 Parameter)
Penjelasan:
3 = Jika merupakan kegiatan Prioritas Nasional dan/atau PEN
2 = Jika merupakan Direktif MKP dan bukan
Prioritas Nasional/PEN 1 = Jika bukan merupakan kegiatan PN/PEN/Direktif MKP
Penjelasan:
3 = Memenuhi 4 Parameter 2 = Memenuhi 2 – 3
Parameter 1 = Memenuhi 1
Parameter
Penjelasan:
3 = > Rp.20 M 2 = Rp. 5 M –
Rp.20 M 1 = < Rp. 5 M
Penjelasan:
3 = Jika berulang selama ≥ 3 tahun berturut-turut 2 = Jika berulang selama 1 – 2 tahun
berturut-turut 1 = Jika tidak ada
temuan berulang secara berturut-turut
Penjelasan:
3 = Jika…..
2 = Jika....
1 = Jika.…
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
b. PETA RISIKO UNTUK IMPLEMENTASI SAKIP Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO.
UNIT ESELON II/
SATKER/
UPT
FAKTOR RISIKO (FR)
Total Nilai
Status Risiko:
(0-1 = Rendah;
1,1-2,0 = Sedang;
≥ 2,1 = Tinggi) CONTOH FR 1
Pelaksanaan Evaluasi SAKIP ITJEN
CONTOH FR 2 Nilai Hasil Evaluasi atas
Implementasi SAKIP
CONTOH FR 3 Tindak Lanjut atas Hasil
Pengawasan SAKIP
CONTOH FR 4 Capaian Kinerja pada
Aplikasi Kinerjaku dst…..
Penjelasan:
3 = Belum pernah dievaluasi sejak 2018
2 = Pernah dievaluasi, namun tidak berturut-turut selama 3
Tahun
1 = Pernah dievaluasi, secara berturut-turut selama 3 Tahun
Terakhir
Penjelasan:
3 = Nilai Evaluasi SAKIP <
CC
2 = Nilai Evaluasi SAKIP B s.d BB
1 = Nilai Evaluasi SAKIP A s.d AA
Penjelasan:
3 = Prosentase Tindak Lanjut Tuntas < 50%
2 = Prosentase Tindak Lanjut Tuntas 50% s.d 70%
1 = Prosentase Tindak Lanjut Tuntas > 70%
Penjelasan:
3 = Pimpinan satker belum definitif > 6 bulan 2 = Pimpinan satker belum
definitif 3 s.d 6 bulan 1 = Pimpinan satker belum definitif < 3 bulan atau sudah
definitif
Penjelasan:
3 = Jika …..
2 = Jika …...
1 = Jika ………
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
c. PETA RISIKO UNTUK PENGELOLAAN PNBP Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO.
UNIT ESELON II/
SATKER/
UPT
FAKTOR RISIKO (FR)
Total Nilai
Status Risiko:
(0-1 = Rendah;
1,1-2,0 = Sedang;
≥ 2,1 = Tinggi) CONTOH FR 1
Target PNBP (dari target unit eselon I)
CONTOH FR 2 Sumber PNBP
CONTOH FR 3 Realisasi PNBP (dari target tahun 2021)
CONTOH FR 4
Ketidakpatuhan atas Pengelolaan PNBP (temuan BPK dan/atau Itjen 3 tahun
terakhir (2019, 2020, 2021))
dst…..
Penjelasan:
3 = >75%
2 = ≥50 - ≤75%
1 = <50%
Penjelasan:
3 = Sumber Daya Alam (SDA)
2 = Jasa 1 = Administrasi
Penjelasan:
3 = <90%
2 = ≥90 - ≤100%
1 = >100%
Penjelasan:
3 = Ada temuan dan belum ditindaklanjuti 2 = Ada temuan dan sudah
ditindaklanjuti 1 = Tidak ada temuan
Penjelasan:
3 = Jika …..
2 = Jika …...
1 = Jika
………
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
d. PETA RISIKO UNTUK TATA KELOLA PERIJINAN Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO.
UNIT ESELON II/
SATKER/
UPT
RINCIAN KEGIATAN
FAKTOR RISIKO (FR)
Total Nilai
Status Risiko:
(0-1 = Rendah;
1,1-2,0 = Sedang;
≥ 2,1 = Tinggi) CONTOH FR 1
Penggunaan Teknologi Informasi
CONTOH FR 2 Penerapan Tarif PNBP atas PP 85 Tahun 2021
(T-1)
CONTOH FR 3 Metode Pembayaran
CONTOH FR 4
Ketidakpatuhan dalam Pengelolaan Perizinan
(temuan BPK dan/atau Itjen 3 tahun terakhir (2019, 2020, 2021))
CONTOH FR 5 Temuan Berulang atas Hasil
Pengawasan BPK dan Itjen
dst…..
Penjelasan:
3 = Belum berbasis IT 2 = Sebagian proses
berbasis IT 1 = Sepenuhnya
berbasis IT
Penjelasan:
3 = Bila terdapat tarif pada PP 85 namun tidak
dipungut 2 = Ketika terdapat
tarif dan dipungut 1 = Ketika tidak ada
tarif
Penjelasan:
3 = Jika pembayaran tunai
2 = Jika pembayaran belum sepenuhnya
non tunai 1 = Jika pembayaran
Non Tunai
Penjelasan:
3 = Ada temuan dan belum ditindaklanjuti 2 = Ada temuan dan sudah
ditindaklanjuti 1 = Tidak ada temuan
Penjelasan:
3 = Jika berulang selama ≥ 3 tahun berturut-turut
2 = Jika berulang selama 1 – 2 tahun berturut-turut
1 = Jika tidak ada temuan berulang secara berturut-turut
Penjelasan:
3 = Jika…..
2 = Jika....
1 = Jika.…
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
e. PETA RISIKO UNTUK PELAYANAN PUBLIK Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO.
UNIT ESELON II/
SATKER/
UPT
FAKTOR RISIKO (FR)
Total Nilai
Status Risiko:
(0-1 = Rendah;
1,1-2,0 = Sedang;
≥ 2,1 = Tinggi) CONTOH FR 1
Segmentasi Layanan CONTOH FR 2 Pelaksanaan Evaluasi
CONTOH FR 3 Jumlah Pengguna Jasa yang
Dilayani)
CONTOH FR 4
Metode Layanan dst…..
Penjelasan:
3 = Sumber Daya Alam (SDA)
2 = Jasa 1 = Administrasi
Penjelasan:
3 = Belum pernah dievaluasi 2 = Sudah pernah dievaluasi lebih dari 2 tahun sebelumnya 1 = Sudah pernah dievaluasi 1-2
tahun sebelumnya
Penjelasan:
3 = > 100 pengguna jasa 2 = 51-100 pengguna jasa
1 = < 50 pengguna jasa
Penjelasan:
3 = Belum berbasis IT 2 = Sebagian proses berbasis IT
1 = Sepenuhnya berbasis IT
Penjelasan:
3 = Jika …..
2 = Jika …...
1 = Jika
………
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
f. PETA RISIKO BARANG PERSEDIAAN Unit Kerja: KKP/Eselon I………..
NO. UNIT ESELON II/SATKER/UPT
RINCIAN KEGIATAN
FAKTOR RISIKO
Nilai
Status Risiko:
(0-2,10
= Rendah;
2,10-3,00 = Sedang;
≥ 3,00 = Tinggi) CONTOH FR 1
Nilai Saldo Persediaan (31 Des 21)
CONTOH FR 2 Persediaan menjadi temuan BPK atas LK
Tahun 2020
CONTOH FR 3 Memiliki Jenis Persediaan
Biota Air >60% dari Persediaan
CONTOH FR 4 Realisasi Anggaran dari
Belanja 526xxx Tahun 2021
CONTOH FR 5 Realisasi Anggaran dari
Belanja 5218xx Tahun 2021
Penjelasan:
5 = >6 Miliar 4 = >4,5 Miliar s.d 6 Miliar 3 = >3 Miliar s.d 4,5 Miliar 2 = >1,5 Miliar s.d 3 Miliar
1 = 0 s.d 1,5 Miliar
Penjelasan:
2 = Ya 1 = Tidak
Penjelasan:
2 = Ya 1 = Tidak
Penjelasan:
5 = > 8,8 Miliar 4 = >6,6 Miliar s.d 8,8
Miliar 3 = >4,4 Miliar s.d 6,6
Miliar 2 = > 2,2 Miliar s.d 4,4
Miliar 1 = 0 s.d 2,2 Miliar
Penjelasan:
5 = > 8 Miliar 4 = >6 Miliar s.d 8 Miliar 3 = >4 Miliar s.d 6 Miliar 2 = > 2 Miliar s.d 4 Miliar
1 = 0 s.d 2 Miliar
Nilai Status Risiko
NT
Nilai Status Risiko
NT
Nilai Status Risiko
NT
Nilai Status Risiko
NT
Nilai Status Risiko
NT
25.0% 20.0% 25.0% 15.0% 15.0% 100%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas)
FORMAT 3
PROGRAM KERJA PENGAWASAN TAHUNAN (PKPT)
PROGRAM KERJA PENGAWASAN TAHUNAN (PKPT) INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN ANGGARAN …….
Unit Kerja Eselon : Inspektorat …..
No Area
Pengawasan Objek
Pengawasan Lokasi Jenis
Pengawasan Subtansi
Pengawasan Teknis
Pengawasan Tahun/Periode Pengawasan
Tanggal Mulai Pengawasan (tgl/bulan/tahun)
Tanggal Selesai Pengawasan (Tgl/bulan/tahun)
Jumlah
Hari Tim
Pengawasan Peran Biaya Sarana Prasarana
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 2 dst
Tempat,Tanggal/Bulan/Tahun Penanggung Jawab Kegiatan Inspektur …..
(Nama Jelas) Petunjuk Pengisian:
a. Kolom 1 diisi dengan nomor urut
b. Kolom 2 diisi dengan jenis area pengawasan c. Kolom 3 diisi dengan unit kerja Eselon I
d. Kolom 4 diisi dengan Provinsi kedudukan unit kerja yang akan diawasi
e. Kolom 5 diisi dengan Audit/Reviu/Evaluasi/Pemantauan/Konsultansi (Pengawasan Lainnya) f. Kolom 6 diisi dengan nama subtansi kegiatan dari jenis pengawasan
g. Kolom 7 diisi dengan kategori mandiri/terpadu
h. Kolom 8 diisi dengan tahun periode yang akan diawasi i. Kolom 9 diisi dengan tanggal/bulan/tahun mulai penugasan j. Kolom 10 diisi dengan tanggal/bulan/tahun selesai penugasan k. Kolom 11 diisi dengan jumlah hari pengawasan sesuai ketentuan l. Kolom 12 diisi dengan nama auditor/pegawai yang ditugaskan m. Kolom 13 diisi dengan peran auditor/pegawai dalam penugasan
n. Kolom 14 diisi dengan biaya pelaksanaan penugasan per auditor
o. Kolom 15 diisi dengan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung penugasan
FORMAT 4.
PROGRAM KERJA PENGAWASAN (PKP) DALAM RANGKA PENJAMINAN KUALITAS
INSPEKTORAT JENDERAL KKP KKP No : …………..
Disusun
Oleh : …………..
Tgl/Paraf : …………..
Nama Auditi : ………….. Direviu Oleh : …………..
Tahun/Masa : ………….. Tgl/Paraf : …………..
PROGRAM KERJA PENGAWASAN (AUDIT/REVIU/EVALUASI/PEMANTAUAN)
No Uraian Dilaksanakan Oleh Waktu Yang
Diperlukan No.
KKP Catatan Rencana Realisasi Rencana Realisasi
A Pendahuluan
I (Tujuan, sasaran, Ruang Lingkup) II ……
B Informasi Umum kelembagaan dan kriteria yang mengatur kegiatan utama Auditi C Metodologi
D Langkah-Langkah Kerja I.1 Tentatif obyek
pengawasan, tujuan tentatif obyek
pengawasan, prosedur pengawasan
…… ……
I.2 …… ……
I.3 …… ……
dst …… ……
II.1 …… ……
II.2 …… ……
II.3 …… ……
dst …… ……
Jumlah HP ……
Mengetahui,
Pengendali Mutu/Teknis
(Nama Jelas)
Ketua Tim
(Nama Jelas)
FORMAT 5.
SURAT PERNYATAAN KOMITMEN DALAM PENEGAKAN INTEGRITAS
SURAT PERNYATAAN
KOMITMEN DALAM PENEGAKAN INTEGRITAS
Berdasarkan Surat Tugas Inspektur Jenderal Nomor ..., tanggal ... telah dilakukan pertemuan pendahuluan antara tim pengawasan dengan auditi … (nama auditi) …. pada hari …(nama hari)…, …(Tanggal/Bulan/Tahun).., waktu
… (pukul)…, bertempat di …....
Dihadiri oleh:
Tim Auditi (Pihak I):
1. ……….
2. ……….
3. ……….
Tim Pengawasan (Pihak II):
1. ……….
2. ……….
3. ……….
Masing-masing Pihak bersepakat untuk:
1. Pihak I dan Pihak II menjaga kehormatan diri dan menjunjung tinggi etika;
2. Pihak I dan Pihak II menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip etika, yaitu Integritas, Objektivitas, Kerahasiaan, Kompetensi, Akuntabel, dan Perilaku Profesional;
3. Pihak I tidak akan mempengaruhi independensi Pihak II melalui Gratifikasi dan/atau Suap;
4. Pihak II tidak akan mempengaruhi Integritas Pihak I melalui permintaan Gratifikasi dan/atau melakukan pemerasan;
5. Pihak I memberikan akses atas data dan informasi yang diperlukan dalam pengawasan dan tidak melakukan upaya menghambat dan/atau mengganggu kelancaran proses pelaksanaan penugasan pengawasan;
6. Pihak II tidak melakukan pengawasan di luar ruang lingkup penugasan yang ditetapkan dalam surat tugas;
7. Pihak I dan Pihak II mengikuti prosedur pelaporan dan tindak lanjut akan mengacu ketentuan peraturan perundang-undangan;
8. Pihak I melakukan tindak lanjut hasil pengawasan paling lambat 30 hari sejak diterimanya laporan hasil pengawasaan yang dikeluarkan oleh Inspektorat Jenderal;
dan
9. Pihak I menunjuk kontak person dari auditi adalah…..(nama)……, Telepon ………. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap hal-hal yang dinyatakan dalam Surat Pernyataaan, maka bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan penuh tanggung jawab dan untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Tempat, (Tanggal/Bulan/tahun) Pihak yang menyepakati,
Perwakilan Pihak I, Pimpinan Auditi
(…Nama Jelas…)
Perwakilan Pihak II, Ketua Tim Pengawasan
(…Nama Jelas…)
FORMAT 6.
TEMUAN SEMENTARA DAN KESANGGUPAN TINDAK LANJUT HASIL PENGAWASAN
TEMUAN SEMENTARA DAN
KESANGGUPAN TINDAK LANJUT HASIL PENGAWASAN
Nama Kegiatan Pengawasan : Audit/Evaluasi/Pemantauan/Reviu………...……..
Nama Auditi : ………..…………...…..
Periode Pengawasan : ………..…………...…..
Nomor Surat Tugas : ………..…………...…..
Tanggal Pertemuan Akhir Pengawasan : ………..…………...…..
URAIAN HASIL AUDIT/EVALUASI/PEMANTAUAN:
1. Judul temuan 1
Temuan dirinci berdasarkan atribut temuan, yang terdiri dari : - Kondisi
- Kriteria - Sebab - Akibat
- Rekomendasi
- Tanggapan dan Rencana Aksi Tindak Lanjut 2. Judul temuan 2
Temuan dirinci berdasarkan atribut temuan, yang terdiri dari : - Kondisi
- Kriteria - Sebab - Akibat
- Rekomendasi
- Tanggapan dan Rencana Aksi Tindak Lanjut 3. Dst.
Pihak yang menyepakati Pimpinan Auditi
(…Nama Jelas…)
Ketua Tim Pengawasan
(…Nama Jelas…)
Catatan:
1. Atribut temuan disesuaikan dengan jenis pengawasan.
2. Apabila Tim Pengawasan tidak sepakat dengan tanggapan dan rencana aksi dari Pimpinan Auditi maka Auditor memberikan tanggapan Tim Pengawasan atas tanggapan Auditi.
FORMAT 7.
LAPORAN HASIL PENGAWASAN (LHP) DALAM RANGKA PENJAMINAN KUALITAS BENTUK BAB
A. LAPORAN HASIL AUDIT KINERJA (BENTUK BAB)