• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III: METODE PENELITIAN

A. Hasil Penelitian

2. Pengolahan Data

1) Hasil Belajar Siswa

Setelah poses pembelajaran pada siklus 1 berlangsung, guru memberikan tes siklus 1. Adapun tes hasil belajar siswa pada siklus 1 dapat dilihat pada Tabel 4.12 sebagai berikut:

Tabel 4.12. Data Hasil Belajar Siswa Pada Siklus 1

No Nama Siswa Siklus 1 Keterangan

1 AA 45 Tidak tuntas 2 AK 45 Tidak tuntas 3 DN 50 Tidak tuntas 4 FF 85 Tuntas 5 GR 50 Tidak tuntas 6 HR 50 Tidak tuntas 7 IR 78 Tuntas 8 MK 55 Tidak tuntas 9 MS 40 Tidak tuntas 10 MA 78 Tuntas 11 NK 60 Tidak tuntas 12 NN 50 Tidak Tuntas 13 PR 80 Tuntas 14 RF 78 Tuntas 15 SW 80 Tuntas 16 SU 50 Tidak Tuntas 17 TM 45 Tidak tuntas 18 TA 40 Tidak tuntas Jumlah 1059 Rata – rata 58,83

Berdasarkan hasil tes belajar siklus I dapat dilihat bahwa nilai dari rata-rata hasil belajar siswa kelas XI MIA1 SMAN 1 Lhoknga adalah 58,83 dan KKM

untuk materi sistem koloid di SMAN 1 Lhoknga adalah 78. Pada tabel di atas dapat dikatakan bahwa terdapat 6 orang siswa yang telah mencapai nilai KKM sedangkan terdapat 12 orang siswa yang belum mencapai KKM (tidak tuntas).

2) Aktivitas siswa

Berdasarkan data hasil penelitian di SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 25 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.13 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.13. Aktivitas Siswa Pada Siklus 1 No Aspek Aktivitas siswa yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 1 1

Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah

dibagikan 93,4%

2

Siswa mendapatkan bahan ajar tentang materi

koloid dari guru kemudian membuat ringkasan 97,8%

3

Siswa menerima peran yang telah ditetapkan oleh guru (peran sebagai pembaca dan sebagai

pendengar )

85,8%

Siswa yang ditetapkan sebagai pembicara menyampaikan hasil ringkasan selengkap mungkin dengan memasukkan kata kunci dan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara, pendengar menyimak, mengoreksi ide-ide pokok yang kurang lengkap yang disampaikan oleh pembicara, membantiu mengingat ide-ide pokok yang berkaitan dengan materi koloid.

90,4%

5 Siswa bertukar peran (semula yang menjadi

pembicara bertukar menjadi pendengar) 96,6%

6 Membuat kesimpulan 95,7%

Data pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 1 dapat disimpulkan bahwa digolongkan baik, jika memiliki nilai reliabilitas ≥ 75%.

3) Aktivitas Guru

Pengamatan aktivitas tidak hanya dilakukan pada siswa saja akan tetapi juga dilakukan pada guru. Berdasarkan data hasil penelitian di SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 25 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.14 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.14. Pengamatan Aktivitas Guru No Aspek Aktivitas guru yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 1 Waktu Ideal (%) Menit Toleransi 5% 1

Guru membagi peserta didik untuk berpasangan (yaitu peserta didik tipe A dan tipe B)

11,11 % 11,11% 6,11≤P≤16,11

2

Guru membagikan bahan ajar tentang materi koloid kepada siswa dan menginstruksikan untuk membuat ringkasan

27,77 % 44,44% 39,44≤P≤49,44

3

Guru menetapkan peran (peran sebagai pembaca dan peran sebagai pendengar)

5,55 % 5,55 % 0,55≤P≤10,55

4

Guru memberi instruksi kepada siswa yang ditetapkan sebagai pembicara untuk menyampaikan hasil ringkasan selengkap

mungkin dengan

memasukkan kata kunci dan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara, pendengar menyimak, mengoreksi ide-ide pokok yang kurang lengkap yang disampaikan oleh pembicara, membantu mengingat ide-ide pokok yang berkaitan dengan materi sistem koloid

5,55 % 11,11% 6,11≤P≤16,11

5

Guru memberi instruksi agar siswa dapat bertukar peran (semula yang menjadi pembicara bertukar menjadi pendengar)

11,11 % 11,11% 6,11≤P≤16,11

6

Guru melakukan refleksi dan memberi evaluasi berupa soal tes yang berkaitan dengan materi

Hasil analisis data pengamatan aktivitas guru dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 1 kegiatan yang relevan memperoleh presentase 77,2% dan kegiatan yang tidak relevan memperoleh persentase 22,22%.

b) Siklus 2

1) Hasil belajar siswa

Setelah poses pembelajaran pada siklus 2 berlangsung, guru memberikan tes siklus 2. Adapun tes hasil belajar siswa pada siklus 2 dapat dilihat pada Tabel 4.15 sebagai berikut:

Tabel 4.15. Data Hasil Belajar Siswa Pada Siklus 2

No Nama Siswa Siklus 2 Keterangan

1 AA 50 Tidak tuntas 2 AK 65 Tidak tuntas 3 DN 80 Tuntas 4 FF 85 Tuntas 5 GR 50 Tidak tuntas 6 HR 60 Tidak tuntas 7 IR 50 Tidak tuntas 8 MK 60 Tidak tuntas 9 MS 50 Tidak tuntas 10 NA 75 Tidak Tuntas 11 NK 80 Tuntas 12 NN 80 Tuntas 13 PR 85 Tuntas 14 RF 80 Tuntas 15 SW 85 Tuntas 16 SU 75 Tidak Tuntas 17 TM 85 Tuntas 18 TA 90 Tuntas Jumlah 1345 Rata-rata 74,72 yang dipelajari

7 Kegiatan yang tidak

Berdasarkan hasil tes belajar siklus I dapat dilihat bahwa nilai dari rata-rata hasil belajar siswa kelas XI MIA1 SMAN 1 Lhoknga adalah 74,72 dan KKM untuk materi sistem koloid di SMAN 1 Lhoknga adalah 78. Pada tabel di atas dapat dikatakan bahwa terdapat 10 orang siswa telah mencapai KKM (tuntas) sedangkan terdapat 8 orang siswa yang belum mencapai KKM (tidak tuntas). Untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih baik maka harus diperbaiki kekurangannya pada siklus selanjutnya sehingga tujuan dari pembelajaran ini dapat tercapai.

2) Aktivitas siswa

Berdasarkan data hasil penelitian di SMANegeri 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 26 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.16 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.16. Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus 2 No Aspek Aktivitas siswa yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 2 1

Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah

dibagikan 96,3%

2

Siswa mendapatkan bahan ajar tentang materi

koloid dari guru kemudian membuat ringkasan 96%

3

Siswa menerima peran yang telah ditetapkan oleh guru (peran sebagai pembaca dan sebagai

pendengar )

93,4%

4

Siswa yang ditetapkan sebagai pembicara menyampaikan hasil ringkasan selengkap mungkin dengan memasukkan kata kunci dan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara, pendengar menyimak, mengoreksi ide-ide pokok yang kurang lengkap yang disampaikan oleh pembicara, membantiu mengingat ide-ide pokok yang berkaitan dengan materi koloid.

5 Siswa bertukar peran (semula yang menjadi

pembicara bertukar menjadi pendengar) 87%

6 Membuat kesimpulan 95,3%

7 Kegiatan yang tidak relevan 88%

Analisis data pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 2 dapat disimpulkan bahwa digolongkan baik, jika memiliki nilai reliabilitas ≥ 75%.

3) Pengamatan Aktivitas Guru

Berdasarkan data hasil pengamatan aktivitas guru yang dilakukan oleh pengamat (observer)di SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 26 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.16 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.17. Pengamatan Aktivitas Guru No Aspek Aktivitas guru yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 2 Waktu Ideal (%) Menit Toleransi 5% 1

Guru membagi peserta didik untuk berpasangan (yaitu peserta didik tipe A dan tipe B)

11,11% 11,11% 6,11≤P≤16,11

2

Guru membagikan bahan ajar tentang materi koloid kepada siswa dan menginstruksikan untuk membuat ringkasan

33,33% 44,44% 39,44≤P≤49,44

3

Guru menetapkan peran (peran sebagai pembaca dan peran sebagai pendengar)

5,55% 5,55% 0,55≤P≤10,55

4

Guru memberi instruksi kepada siswa yang ditetapkan sebagai pembicara untuk menyampaikan hasil ringkasan selengkap

mungkin dengan

memasukkan kata kunci dan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara, pendengar menyimak, mengoreksi ide-ide pokok yang kurang lengkap yang disampaikan oleh pembicara, membantu mengingat ide-ide pokok

Hasil analisis data pengamatan aktivitas guru dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 2 kegiatan yang relevan memperoleh presentase 83,32% dan kegiatan yang tidak relevan memperoleh persentase 16,66%.

c) Siklus 3

Setelah poses pembelajaran pada siklus 3 berlangsung, guru memberikan tes siklus 3. Adapun tes hasil belajar siswa pada siklus 3 dapat dilihat pada Tabel 4.17 sebagai berikut:

Tabel 4.18 Data Hasil Belajar Siswa

No Nama Siswa Siklus 3 Keterangan

1 AA 70 Tidak Tuntas 2 AK 75 Tidak tuntas 3 DN 80 Tuntas 4 FF 90 Tuntas 5 GR 90 Tuntas 6 HR 90 Tuntas 7 IR 90 Tuntas 8 MK 70 Tidak tuntas 9 MS 80 Tuntas 10 MA 95 Tuntas 11 NK 80 Tuntas 12 NN 95 Tuntas 13 PR 100 Tuntas 14 RF 80 Tuntas

yang berkaitan dengan materi sistem koloid

5

Guru memberi instruksi agar siswa dapat bertukar peran (semula yang menjadi pembicara bertukar menjadi pendengar)

11,11% 11,11% 6,11≤P≤16,11

6

Guru melakukan refleksi dan memberi evaluasi berupa soal tes yang berkaitan dengan materi yang dipelajari

11,11% 16,66% 11,6≤P≤21,66

7 Kegiatan yang tidak

15 SW 80 Tuntas 16 SU 78 Tuntas 17 TM 80 Tuntas 18 TA 100 Tuntas Jumlah 1523 Rata- rata 84,61

Berdasarkan hasil tes belajar siklus 3 dapat dilihat bahwa nilai dari rata-rata hasil belajar siswa kelas XI MIA1 SMAN 1 Lhoknga adalah 84,61 dan KKM untuk materi sistem koloid di SMAN 1 Lhoknga adalah 78. Pada tabel di atas dapat dikatakan bahwa terdapat 15 orang siswa telah mencapai KKM (tuntas) sedangkan terdapat 3 orang siswa yang belum mencapai KKM (tidak tuntas). Terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus 3 sehingga dapat dipertahankan agar pada proses pembelajaran selanjutnya akan tercapai dengan sebaiknya.

Berdasarkan hasil penilaian di atas dapat diketahui distribusi frekuensi hasil tes pada tabel 4.18 berikut ini:

Tabel 4.19. Distribusi Frekuensi Hasil Tes Siklus 1, Siklus 2, Dan Siklus 3 Nilai Kriteria Frekuensi Presentase (100%) Siklus 1 Siklus 2 Siklus 3 Siklus 1 Siklus 2 Siklus 3 80-100 Baik sekali 1 4 12 5,55 22,22 66,66 66-79 Baik 1 2 6 5,55 11,11 33,33 56-65 Cukup 2 2 0 11,11 11,11 0 40-55 Kurang 13 10 0 72,22 55,55 0 30-39 Gagal 1 0 0 5,55 0 0 Total 18 18 18 100 100 100

Berdasarkan hasil perhitungan data ketuntasan klasikal di atas menunjukkan bahwa hasil ketuntasan siswa pada siklus 3 lebih meningkat dibandingkan dengan nilai ketuntasan klasikal pada siklus 1 dan siklus 2, yaitu pada siklus 1 58,83 dan siklus 2 yaitu 74,72 sedangkan pada siklus 3 yaitu 84,61.

Hal itu menandakan bahwa penerapan model kooperatif tipe script pada materi sistem koloid di SMANegeri 1 Lhoknga Aceh Besar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

1) Aktivitas siswa

Berdasarkan data hasil penelitian di SMAN 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 27 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.19 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.20. Pengamatan Aktivitas Siswa No Aspek Aktivitas siswa yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 3 1

Siswa duduk berdasarkan kelompok yang telah

dibagikan 96,3%

2

Siswa mendapatkan bahan ajar tentang materi

koloid dari guru kemudian membuat ringkasan 97,5%

3

Siswa menerima peran yang telah ditetapkan oleh guru (peran sebagai pembaca dan sebagai

pendengar )

94,2%

4

Siswa yang ditetapkan sebagai pembicara menyampaikan hasil ringkasan selengkap mungkin dengan memasukkan kata kunci dan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara, pendengar menyimak, mengoreksi ide-ide pokok yang kurang lengkap yang disampaikan oleh pembicara, membantiu mengingat ide-ide pokok yang berkaitan dengan materi koloid.

96%

5 Siswa bertukar peran (semula yang menjadi

pembicara bertukar menjadi pendengar) 96,6%

6 Membuat kesimpulan 95,5%

Hasil data pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 3 dapat disimpulkan baik, jika memiliki nilai reliabilitas ≥ 75%.

2) Pengamatan Aktivitas Guru

Berdasarkan data hasil penelitian di SMANegeri 1 Lhoknga Aceh Besar pada tanggal 27 April 2018, diperoleh data seperti pada tabel 4.20 di bawah ini sebagai berikut:

Tabel 4.21. Aktivitas Guru Pada Siklus 3 No Aspek Aktivitas guru yang Diamati Pembelajaran(%) siklus 3 Waktu Ideal (%) Menit Toleransi 5% 1

Guru membagi peserta didik untuk berpasangan (yaitu peserta didik tipe A dan tipe B)

11,11% 11,11% 6,11≤P≤16,11

2

Guru membagikan bahan ajar tentang materi koloid kepada siswa dan menginstruksikan untuk membuat ringkasan

33,33% 44,44% 39,44≤P≤49,44

3

Guru menetapkan peran (peran sebagai pembaca dan peran sebagai pendengar)

5,55% 5,55% 0,55≤P≤10,55

4

Guru memberi instruksi kepada siswa yang ditetapkan sebagai pembicara untuk menyampaikan hasil ringkasan selengkap

mungkin dengan

memasukkan kata kunci

Hasil pengolahan data pengamatan aktivitas guru dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus 3 kegiatan yang relevan memperoleh presentase 88,87% dan kegiatan yang tidak relevan memperoleh persentase 11,11%.

Dokumen terkait