• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengolahan Data

Dalam dokumen PENENTUAN NILAI KOORDINAT TITIK BENCHMARK (Halaman 30-38)

Data yang sudah diambil langsung di lapangan di bawa ke laboratorium Program Studi Geoinformatika Politeknik Pertanian Negeri Samarinda untuk di proses. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan komputer maupun laptop. Sebelum melakukan pengolahan data, komputer atau laptop yang akan digunakan harus diinstal software transit terlebih dahulu.

Untuk mendownload data dari total station ke komputer biasanya dilakukan dengan menggunakan software transit namun pada penelitian ini digunakan alat total station NPL-632 (lihat gambar 2.) yang memiliki kemampuan memindahkan data dengan menggunakan flashdisk. Data dari total station yang di download menggunakan flashdisk, type filenya akan menjadi Headerless RAW

Waveform (.RAW). data yang telah di download kemudian dibuka dengan

menggunakan software transit.

Untuk lebih jelas lihat langkah-langkah berikut :

1. Jalankan program transit dengan cara double klik pada icon atau dengan cara klik start > All Program > TransIt. Maka akan muncul tampilan seperti berikut.

2. Import job yang sebelumnya telah di download menggunakan flashdisk. Dengan cara klik file > Import Job maka akan muncul tampilan seperti berikut.

Gambar 9. Tampilan Import Job

3. Ubah Data Format menjadi Nikon Raw, buka directories yang menyimpan Job yang telah di download kemudian pilih job pada pilihan yang ada di sebelah kiri lalu klik OK.

4. jika muncul tampilan seperti berikut, klik Yes.

5. Pada program TransIt akan muncul tampilan seperti berikut.

Gambar 11. Proses Import Job yang Telah Selesai

6. Pada tampilan sebelah kiri merupakan hasil dari pengukuran yang telah dilakukan menggunakan total station.

7. Lakukan proses import job untuk job yang kedua.

8. Setelah semua job di importkan ke dalam program TransIt, proses selanjutnya adalah mengekspor data menjadi AutoCAD Drawing Interchange (.DXF) dengan cara klik file > Eksport job maka akan muncul tampilan seperti berikut.

9. Ubah eksport format menjadi DXF Format, kemudian tentukan directories untuk tempat penyimpanan data yang akan di eksport lalu klik OK.

Untuk mendapatkan nilai koordinat dari data yang telah di eksport menjadi DXF dianalisa menggunakan program AutoCad 2004 terlebih dahulu. Pada penelitian ini di butuhkan lebih dari satu sesi pengukuran. Hal ini dikarenakan harus ada pembanding nilai koordinat untuk membuat nilai koordinat BM yang fixed. Pada penelitian ini untuk sesi pertama menggunakan BM GI, BM Gerbang dan BM Gedung Biru (Sasana Piwulang). Untuk sesi ke dua menggunakan BM Gerbang, BM Kantor Jurusan Manajemen Hutan (MH) dan BM Gedung Biru (Sasana Piwulang). Untuk lebih jelasnya seperti berikut.

1. Buka program AutoCad 2004.

2. Klik File > Open kemudian pilih job yang telah di ubah formatnya menjadi DXF.

3. Setelah terbuka, untuk sesi pertama buat garis terlebih dahulu untuk membuat poligon dari titik-titik pengukuran dengan cara ketik L pada kolom

Command lalu tekan Enter kemudian klik pada titik awal pengukuran yaitu

BM GI di teruskan hingga kembali ke titik BM GI untuk menutup poligon.

4. Setelah garis poligon dibuat kemudian buat garis poligon lagi untuk menghubungkan titik BM GI, BM Gerbang dan BM Gedung Biru (Sasana Piwulang)

Gambar 14. Poligon antar BM Sesi Pertama

5. Untuk sesi ke dua, buka job lain dan buat garis poligon dengan langkah yang sama seperti langkah ke 3 kemudian klik pada titik awal pengukuran yaitu titik BM Gerbang dan dilanjutkan hingga poligon tertutup kembali ke titik BM Gerbang.

6. Untuk sesi kedua di buat juga garis poligon yang menghubungkan antar titik BM.

Gambar 16. Poligon Antar BM Sesi Kedua

7. Setelah ke dua sesi selesai di beri garis poligon untuk mengetahui nilai koordinatnya adalah dengan cara mengetikkan perintah ID pada kolom

Command lalu klik pada masing-masing titik koordinat pengukuran.

8. Nilai-nilai koordinat yang telah didapat dimasukkan ke dalam program

Microsoft Excel untuk diproses kembali agar dapat mengetahui

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil

Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil berupa titik-titik koordinat Easting, Northing dan Elevation yang ada di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Titik-titik koordinat tersebut didapat dengan melakukan pengukuran menggunakan Total Station. Pengukuran ini menggunakan metode poligon tertutup agar mendapatkan hasil yang maksimal. Penelitian ini dibagi menjadi dua sesi pengukuran. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan nilai pembanding antara sesi satu dan sesi dua. Pada sesi satu, yaitu membuat poligon dari BM GI menuju ke BM Gerbang kemudian dilanjutkan ke BM Gedung Biru (Sasana Piwulang) dan kembali lagi ke BM GI. Dari pengukuran sesi pertama didapatkan data titik-titik koordinat seperti yang terlihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Hasil Pengukuran pada Sesi Pertama

No. Nama Easting Northing Elevation

1 GI 513663.1080 9940568.7880 88.9410 2 AZ-GI 513665.3160 9940569.3830 88.6790 3 TB1 513648.1174 9940572.5188 87.4029 4 TB2 513704.7750 9940741.0992 80.3326 5 TB3 513716.4271 9940790.0205 80.1936 6 TB4 513696.8870 9940847.6465 79.7201 7 GATE 513716.9073 9940842.7254 80.4483 8 TB5 513726.6990 9940731.5967 80.9491 9 GB 513695.0996 9940691.5994 80.3966 10 TB6 513647.0950 9940566.1735 88.4256 11 GI1 513663.1080 9940568.7882 88.9349

Pada pengukuran sesi kedua yaitu membuat poligon dari BM Gerbang menuju BM Kantor Jurusan Manajemen Hutan (MH) kemudian dilanjutkan ke BM Gedung Biru (Sasana Piwulang) dan kembali ke BM Gerbang. Data yang didapatkan dari pengukuran sesi kedua dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Hasil Pengukuran Sesi Kedua

No. Nama Point Easting Northing Elevation

1 GATE 513716.9092 9940842.7250 80.4482 2 AZ-GATE 513720.0913 9940842.7214 81.0714 3 TB1 513744.0842 9940843.1823 84.4520 4 TB2 513820.7776 9940792.9545 89.3422 5 OFFICE 513852.3283 9940778.5757 92.1240 6 TB3 513813.5679 9940789.4573 88.7912 7 TB4 513741.4072 9940763.7905 80.7382 8 GB 513695.0792 9940691.6560 80.4012 9 TB5 513712.1259 9940736.7871 80.7288 10 TB6 513708.9541 9940840.4920 79.7493 11 GATE2 513716.9092 9940842.7250 80.4371

Data pengukuran lapangan sesi pertama dan kedua yang berupa titik koordinat di olah menggunakan program AutoCad 2004 sehingga mendapatkan data jarak dari BM satu ke BM lainnya seperti yang ditampilkan pada Tabel 4 dan Tabel 5 di bawah ini.

Tabel 4. Jarak Antar BM Sesi Pertama

No. Nama Point Jarak (m)

I II

1 GI Gerbang 279.1703

2 Gerbang Gedung Biru 152.6913

3 Gedung Biru GI 126.9098

Tabel 5. Jarak Antar BM Sesi Kedua

No. Nama Point Jarak (m)

I II

1 Gerbang Kantor MH 149.8448

2 Kantor MH Gedung Biru 179.6728

3 Gedung Biru Gerbang 152.6381

Σ 482.1557

Dalam dokumen PENENTUAN NILAI KOORDINAT TITIK BENCHMARK (Halaman 30-38)

Dokumen terkait