IV. 2. 2. 1 Pengujian Alat Pada Rangkaian Paralel Pada Pijakan Manusia Tegangan keluaran yang dihasilkan oleh prototipe pada rangkaian paralel dengan pijakan manusia diukur dengan menggunakan alat ukur multimeter digital. Data percobaan untuk percobaan ini dilakukan Sebanyak 3 kali pengambilan data. Percobaan pertama adalah sebagai berikut:
Tabel 4.10 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 14 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (V)
1. 20 2,3
2. 35 3,1
3. 42 3,6
4. 49 4,2
5. 55 4,7
Tabel 4.9 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian paralel. Data diatas merupakan pengujian rangkaian paralel pada pijakan manusia dimana massa berasal dari 5 orang yang berbeda. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan berat badan 20 kg didapatkan tegangan sebesar 2,3 volt. Pengujian kedua menggunakan berat badan 35 kg didapatkan tegangan sebesar 3,1 volt. Pengujian ketiga menggunakan berat badan 42 kg didaptkan tegangan sebesar 3,6 volt. Pengujian keempat menggunakan berat badan 49 kg didapatkan tegangan sebesat 4,2 volt. Pengujian kelima menggunakan berat badan 55 kg didapatkan tegangan sebesar 4,7 volt.
Data percobaan yang kedua pada prototipe untuk pengujian rangkaian paralel pada pada pijakan manusia adalah sebagai berikut:
50
Tabel 4.11 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 15 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (v)
1. 20 2,2
2. 35 3,1
3. 42 3,7
4. 49 4,1
5. 55 4,5
Tabel 4.10 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian paralel. Data diatas merupakan pengujian rangkaian paralel pada pijakan manusia dimana massa berasal dari 6 orang yang berbeda. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan berat badan 20 kg didapatkan tegangan sebesar 2,2 volt. Pengujian kedua menggunakan berat badan 35 kg didapatkan tegangan sebesar 3,1 volt. Pengujian ketiga menggunakan berat badan 42 kg didaptkan tegangan sebesar 3,7 volt. Pengujian keempat menggunakan berat badan 49 kg didapatkan tegangan sebesat 4,1 volt. Pengujian kelima menggunakan berat badan 55 kg didapatkan tegangan sebesar 4,5 volt.
Data percobaan yang ketiga pada prototipe untuk pengujian rangkaian paralel pada pada pijakan manusia adalah sebagai berikut:
Tabel 4.12 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 16 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (V)
1. 20 2,2
2. 35 3,2
3. 42 3,6
4. 49 4,1
51
Tabel 4.11 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian paralel. Data diatas merupakan pengujian rangkaian paralel pada pijakan manusia dimana massa berasal dari 6 orang yang berbeda. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan berat badan 20 kg didapatkan tegangan sebesar 2,2 volt. Pengujian kedua menggunakan berat badan 35 kg didapatkan tegangan sebesar 3,2 volt. Pengujian ketiga menggunakan berat badan 42 kg didaptkan tegangan sebesar 3,6 volt. Pengujian keempat menggunakan berat badan 49 kg didapatkan tegangan sebesat 4,1 volt. Pengujian kelima menggunakan berat badan 55 kg didapatkan tegangan sebesar 4,6 volt.
Gambar 4.33 Grafik Perbandingan Percobaan 1, 2, dan 3 Rangkaian Paralel Dengan Pijakan Manusia
Gambar 4.13 menunjukkan perbedaan yang tidak terlalu besar pada percobaan yang dilakukan 3 hari berturut-turut. Data yang dihasilkan oleh 3 percobaan pada prototipe rangkaian paralel untuk pijakan manusia menunjukkan perbedaan yang tidak terlalu besar. Hal ini dikareakan rangkaian yang disusun secara paralel sehingga hanya menghasilkan kenaikan ± 1 volt untuk kenaikan berat badan 10 kg. Walaupun ada beberapa data yang mengalami penurunan tegangan keluaran namun tidak menunjukkan perbedaan yang begitu besar. Hasil dari ketiga percobaan tersebut didapatkan tegangan rata-ratanya. Tegangan rata-rata untuk tiga percobaan didapatkan dengan cara menjumlahkan ketiga data hasil percobaan, lalu hasil penjumlahan dari ketiga data tersebut dibagi 3.
52
Tegangan rata-rata yang dihasilkan oleh prototipe pada rangkaian seri dengan pijakan manusia adalah sebagai berikut:
Tabel 4.13 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel No. Massa (kg) Tegangan Rata-Rata (V)
1. 20 2,23
2. 35 3,167
3. 42 3,63
4. 49 4,13
5. 55 4,6
Tabel 4.12 menunjukkan tegangan rata-rata yang diperoleh dari 3 hasil percobaan yang dilakukan untuk pengujian rangkaian paralel pada pijakan manusia. Pengujian pertama dengan berat badan 20 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 2,23 volt dalam satu kali pijakan. Pengujian kedua dengan berat badan 35 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 3,167 volt dalam satu kali pijakan. Pengujian ketiga dengan berat badan 42 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 3,63 volt dalam satu kali pijakan. Pengujian keempat dengan berat badan 42 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 4,13 volt dalam satu kali pijakan. Kemudian pengujian terakhir dengan berat badan 55 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 4,6 volt dalam satu kali pijakan.
IV. 2. 2. 2 Pengujian Alat Pada Rangkaian Paralel Pada Beban Selain Pijakan Manusia
Tegangan keluaran yang dihasilkan oleh prototipe pada rangkaian paralel dengan bebean selain pijakan manusia diukur dengan menggunakan alat ukur multimeter digital. Adapun massanya berasal dari beras yang ditimbang kemudian dilakukan pengambilan data seperti pengujian prototipe pada rangkaian paralel dengan massa berasal dari pijakan manusia. Data percobaan untuk percobaan ini dilakukan Sebanyak 3 kali pengambilan data. Percobaan pertama adalah sebagai berikut:
53
`Tabel 4.14 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 20 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (V)
1. 1 0,2
2. 2 0,25
3. 3 0,31
4. 4 0,36
5. 5 0,41
Tabel 4.13 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian paralel. Data diatas merupakan pengujian rangkaian paralel pada beban massa selain pijakan manusia dimana massa berasal beban beras. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan massa beras 1 kg didapatkan tegangan sebesar 0,2 volt. Pengujian kedua menggunakan massa beras 2 kg didapatkan tegangan sebesar 0,25 volt. Pengujian ketiga menggunakan massa beras 3 kg didapatkan tegangan sebesar 0,31 volt. Pengujian keempat menggunakan massa beras 4 kg didapatkan tegangan sebesat 0,36 volt. Pengujian terakhir menggunkan massa beras 5 kg didapatkan tegangan sebesar 0.41 volt.
Data percobaan yang kedua untuk percobaan prototipe pada rangkaian paralel untuk beban selain pijakan manusia adalah sebagai berikut:
Tabel 4.15 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 20 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (V)
1. 1 0,19
2. 2 0,26
3. 3 0,30
4. 4 0,34
54
Tabel 4.14 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian paralel. Data diatas merupakan pengujian rangkaian paralel pada beban massa selain pijakan manusia dimana massa berasal beban beras. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan massa beras 1 kg didapatkan tegangan sebesar 0,19 volt. Pengujian kedua menggunakan massa beras 2 kg didapatkan tegangan sebesar 0,26 volt. Pengujian ketiga menggunakan massa beras 3 kg didapatkan tegangan sebesar 0,30 volt. Pengujian keempat menggunakan massa beras 4 kg didapatkan tegangan sebesat 0,34 volt. Pengujian terakhir menggunkan massa beras 5 kg didapatkan tegangan sebesar 0,39 volt.
Data percobaan yang kedua untuk percobaan prototipe pada rangkaian paralel untuk beban selain pijakan manusia adalah sebagai berikut:
`Tabel 4.16 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel Tanggal 21 April 2017
No. Massa (kg) Tegangan (V)
1. 1 0,20
2. 2 0,25
3. 3 0,31
4. 4 0,36
5. 5 0,41
Tabel 4.15 menunjukkan tegangan yang dihasilkan prototipe pada rangkaian seri. Data diatas merupakan pengujian rangkaian seri pada beban massa selain pijakan manusia dimana massa berasal beban beras. Pengujian pertama pada prototipe bahwa dengan massa beras 1 kg didapatkan tegangan sebesar 0,2 volt. Pengujian kedua menggunakan massa beras 2 kg didapatkan tegangan sebesar 0,25 volt. Pengujian ketiga menggunakan massa beras 3 kg didapatkan tegangan sebesar 0,31 volt. Pengujian keempat menggunakan massa beras 4 kg didapatkan tegangan sebesat 0,36 volt. Pengujian terakhir menggunkan massa beras 5 kg didapatkan tegangan sebesar 0,41 volt.
55
Gambar 4.34 Grafik Perbandingan Percobaan 1, 2, dan 3 Rangkaian Paralel Dengan Beban Selain Pijakan Manusia
Gambar 4.14 adalah data yang dihasilkan oleh 3 percobaan pada prototipe rangkaian paralel pada beban (massa) selain pijakan manusia yang menunjukkan tegangan keluaran yang didapat bertambah sesuai dengan penambahan massa yang diberikan. Beberapa data mengalami penurunan tegangan keluaran namun tidak menunjukkan perbedaan yang begitu besar. Percobaan 1 dan 3 terihat hanya diwakili oleh satu garis yang menandakan bahwa tegangan keluaran yang dihasilkan sama besar. Hasil dari ketiga percobaan tersebut didapatkan tegangan rata-ratanya. Tegangan rata-rata untuk tiga percobaan didapatkan dengan cara menjumlahkan ketiga data hasil percobaan, lalu hasil penjumlahan dari ketiga data tersebut dibagi 3. Tegangan rata-rata yang dihasilkan oleh prototipe pada rangkaian seri dengan pijakan manusia adalah sebagai berikut:
56
`Tabel 4.17 Data Pengujian Prototipe Pada Rangkaian Paralel No. Massa (kg) Tegangan Rata-Rata (V)
1. 1 0,196
2. 2 0,253
3. 3 0,306
4. 4 0,353
5. 5 0,403
Tabel 4.16 menunjukkan tegangan rata-rata yang diperoleh dari 3 hasil percobaan yang dilakukan untuk pengujian rangkaian paralel pada beban selain pijakan manusia. Pengujian pertama dengan berat beras 1 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 0,196 volt. Pengujian kedua dengan berat beras 2 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 0,253 volt. Pengujian ketiga dengan berat beras 3 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 0,306 volt. Pengujian keempat dengan berat beras 4 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 0,353 volt. Kemudian pengujian terakhir dengan berat beras 5 kg menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 0,403 volt. Walaupun data yang didapatkan tergolong kecil namun terdapat kenaikan tegangan disetiap penambahan berat suatu benda. Tegangan keluaran yang dihasilkan kecil dikarenakan piezoelektrik disusun secara paralel sehingga tegangan keluarannya tidak terlalu besar.