BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3 Pengujian dan Analisis Hasil Pengenalan Kode Morse
Pengujian program pengenalan morse ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberasa jauh pengenal kode morse berbasis suara ini mampu mengenal suara kiriman dari pembangkit kode morse. Pengujian ini dilakukan dengan menguji seberapa jauh jarak yang mampu dicapai dalam rosess pengenalan suara ini berjalan, pengujian dilakukan dengan menguji jarak maksimal pengenalan, data percobaan yang diambil adalah mengirimkan kode morse “abc”. Pengujian dilakukan dengan mengenal suara dari jarak yang dekat, pembangkit suara dan pengenal suara di letakan berhadapan dengan posisi mic dan speaker sangat berdekatan, pengujian selanjutnya dilakukan dengan jarak yang berpariasi, pengujian jarak
close all;
clear all;
dihentikan sampai pada batas dimana pengenal suara kode morse tidak mampu lagi membaca atau mengenal suara yang dikirimkan, sehingga hasil yang didapatkan adalah error.
Berikut ini adalah gambar hasil pengambilan data suara kode borse yang diambil pada ruang kedap suara, pengambilan data yang dilakukan dari jarak terdekat 30cm sampai jarak terjauh 500cm, data diambil secara berulang-ulang dengan data kiriman yang berpariasi, gambar yang ditampilkan diambil dari hasil data yang terbaik.
Gambar 4.16 dengan kata kiriman “SANATA” dan jarak 30cm
Gambar 4.17 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.18 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 30cm
Gambar 4.19 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.20 dengan nama kiriman “Sanata” dan jarak 100cm
Gambar 4.21 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.22 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 100cm
Gambar 4.23 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.24 dengan nama kiriman “SANATA” dan jarak 200cm
Gambar 4.25 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.26 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 200cm
Gambar 4.27hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.28 dengan nama kiriman “SANATA” dan jarak 300cm
Gambar 4.29 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.30 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 300cm
Gambar 4.31 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.32 dengan nama kiriman “SANATA” dan jarak 400cm
Gambar 4.33 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.34 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 400cm
Gambar 4.35 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.36 dengan nama kiriman “SANATA” 500cm
Gambar 4.37 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.38 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 500 cm
Gambar 4.39 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Gambar 4.40 dengan nama kiriman “HERI” dan jarak 600 cm
Gambar 4.41 hasil tampilan pada guide (pada laptop 2 sebagai pengenal kode morse)
Tabel 4.1 Tabel Hasil Pengambilan Data Percobaan
DATA KIRIMAN KODE
MORSE JARAK (CM) HASIL PERCOBAAN BERHASIL GAGAL SANATA … .- -. .- - .- 30CM HERI …. . .-. .. 30CM SANATA … .- -. .- - .- 100CM HERI …. . .-. .. 100CM SANATA … .- -. .- - .- 200CM HERI …. . .-. .. 200CM SANATA … .- -. .- - .- 300CM HERI …. . .-. .. 300CM SANATA … .- -. .- - .- 400CM HERI …. . .-. .. 400CM SANATA … .- -. .- - .- 500CM HERI …. . .-. .. 500CM HERI …. . .-. .. 600CM
Dilihat dari hasil-hasil percobaan pada gambar diatas dapat disimpukan pengambilan data pembangkit dan pengenal kode morse bisa dilakukan dalam variasi jarak tertentu, keberhasilan pengamilan data dimulai dari jarak terdekat antara speaker yang dengan mic adalah sejauh 30cm dan jarak terjauh yang dapat dilakukan sejauh 500cm, saat melakukan percobaan pengambilan data pada jarak diatas 500cm terjadi eror pada hasil yang didapatkan. Dapat dilihat pada gambar 4.41 hasil sinyal pada pengenal kode morse tidak tampak, suara kode morse yang dibangkitkan tidak dapat dikenal dengan jelas oleh pengenal suara kode morse, ini disebabkan jarak yang cukup jauh antara pembangkit dan pengenal suara kode morse, selain dari itu penulis juga menyimpulkan kualitas speaker menghasilkan suara yang tidak stabil atau dapat dikatakan kualitas speaker yang kurang baik. Dengan adanya kendala suara yang dikeluarkan dari speaker tidak stabil dan ditambah dengan jauhnya jarak pengambilan data mengakibatkan pengenalan yang tidak maksimal sehingga hasil yang didapatkan adalah eror.
Setelah pengambilan data percobaan untuk jarak terjauh selanjutnya pengambilan ata percobaan untuk kiriman koe terpanjang, untuk kiriman kode terpanjang data yang dikirimkan adalah “JOYXPCZ” dengan kode morse yang mewakili setiap hurufnya “.--- --- -.-- -..- .--. -.-. --..” pengambilan data percobaan dilakukan dua sesi, dengan sesi pertama pengambilan data
dengan jarak 200cm (hasil dari percobaan sesi pertama dapat dilihat pada gambar 4.42 sampai 4.53) dan percobaan sesi kedua pengambilan data dilakukan dengan jarak 30cm (hasil dari percobaan sesi kedua dapat dilihat pada gambar 4.53 sampai 4.64), pengambilan data percobaan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa panjang kode yang dapat dikirimkan dan mampu dikenal dengan baik, berikut gambar hasil kiriman kode terpanjang.
Gambar 4.42 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 1)
Gambar 4.44 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 2)
Gambar 4.46 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 3)
Gambar 4.48 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 4)
Gambar 4.50 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 5)
Gambar 4.52 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 200cm percobaan 6)
Gambar 4.53 hasil tampilan pada guide
Dari gambar diatas untuk hasil percobaan kiriman data terbanyak tingkat keberhasilannya dirangkum dalam tabel 4.2 dibawah ini.
Tabel 4.2 Tabel Hasil Pengambilan Data Percobaan
DATA KIRIMAN KODE
MORSE HASIL DATA PERCOBAAN (GUIDE) HASIL PERCOBAAN BERHASIL GAGAL JOYXPCZ (percobaan 1) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. EOOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 2) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. ?O? JOYXPCZ (percobaan 3) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. J JOYXPCZ (percobaan 4) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. N????CZ JOYXPCZ (percobaan 5) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 6) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JTTTYPCZ
Setelah merangkum hasil percobaan untuk kode terpanjang pada jarak 200cm hasil yang didaptkan cenderung mengalami kegagalan, untuk mengetahui penyebab dari kegagalan hasil yang didapatkan maka dilakukan percobaan sesi kedua dengan jarak pengambilan data sejauh 30cm, pengambilan data ini bertujuan untuk membandingakan kedua data yang didapatkan, untuk dapat mengetahui apakah jarak adalah penyebab terbesar kegagalan pengenalan data tau pengaruh bunyi kiriman speaker yang tidak stabil juga berpengaruh pada hasil yang didapatkan, berikut gambar hasil dari percobaan sesi kedua untuk kiriman kode terpanjang yang berjarak 30cm.
Gambar 4.54 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 1)
Gambar 4.56 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 2)
Gambar 4.58 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 3)
Gambar 4.60 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 4)
Gambar 4.62 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 5)
Gambar 4.64 kiriman untuk kode terpanjang (jarak 30cm percobaan 6)
Dari gambar 4.54 sampai 4.65 diatas, untuk hasil percobaan kiriman data terbanyak tingkat keberhasilannya dirangkum dalam tabel 4.3 dibawah ini.
Tabel 4.3 Tabel Hasil Pengambilan Data Percobaan
DATA KIRIMAN KODE
MORSE HASIL DATA PERCOBAAN (GUIDE) HASIL PERCOBAAN BERHASIL GAGAL JOYXPCZ (percobaan 1) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 2) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JO?XPCZ JOYXPCZ (percobaan 3) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 4) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 5) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ JOYXPCZ (percobaan 6) .--- --- -.-- -..- .--. -.-. --.. JOYXPCZ
Untuk hasil percobaan pengambilan data kiriman kode terbanyak dengan jarak 30cm pada tabel 4.3 diatas, dapat dilihat hasil yang didapatkan cenderung mengalami keberhasilan, hasil dari sesi kedua (jarak 30cm) ini berbanding terbalik dengan hasil sesi pertama (jarak 200cm), dari perbandingan hasil data yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa jarak yang jauh berpengaruh terhadap pengenalan suara kode morse yang dikirimkan, selain karena jarak yang jauh kualitas suara yang tidak stabil yang dihasilkan dari speaker juga mempengaruhi hasil yang didapatkan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa
kualitas suara yang dikeluarkan oleh speaker tidak stabil, sehingga pada suara keluaran yang pelan tidak dikenal dengan maksimal sehingga hasil yang didapatkan menjadi salah.
Gambar 4.66 dibawah ini adalah hasil tampilan guide dari hasil kiriman kode terbanyak yang berhasil di kenal dengan baik.
Gambar 4.66 hasil tampilan yang dikenal dengan baik
Dari gambar 4.66 adalah hasil pengenalan suara kiriman dengan baik, sehingga didapatkan hasil grafik sinyal yang baik, dengan hasil didapatkan hasil sinyal yang baik maka pemisahan pengkodean yang mewakili setiap huruf dapat di bagi sesuai dengan kode yang telah di tentukan pada look up table, dengan sesuainya kode yang mewakli setiap huruf maka hasil kata yang dikeluarkan akan sesuai dengan kiriman data yang dikirimkan.
Gambar 4.67 dibawah ini adalah tampilan hasil keluaran pada guide yang gagal.
Gambar 4.67 hasil tampilan yang gagal dikenali dikenali
Dari gambar 6.67 adalah salah satu hasil yang gagal dikenali, hal ini dikarenakan dengan tidak maksimalnya suara yang dikenali, sehingga kiriman 3 kode morse “---“ yang mewakili huruf “O” tidak dikenal dengan baik, kode tersebut dikenal dan dibagikan secara terpisah menjadi huruf “T” (huruf “T” terdiri dari 1 kode morse saja “-“). Hal ini dikarekan suara kiriman yang tidak dikenal dengan baik sehingga terjadi jeda diantara kode-kode tersebut, sehingga 3 kode morse (---) yang mewakili huruf “0” yang seharusnya dirangkum menjadi satu berubah menjadi terpisah dan di rangkum secara satupersatu dan hasil yang didaptkan adlah huruf “T”, karena huruf “T” diwakili satu kode morse “-“ dan hasil akhil yang didapatkan adalah eror.
62