HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A.Deskripsi Data
B. Pengujian Hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan sementara atsa rumusan masalah untuk itu hipotesis harus diuji kebenarannya secara empiris. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana untuk hipotesis 1 dan 2 dengan analisis korelasi Product Moment serta menggunakan analisis regresi ganda untuk hipotesis 3. Analisis tersebut digunakan untuk mengetahui kooefisien korelasi baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama antara variabel bebas (penguasaan program produktif dan kinerja guru pembimbing industri ) terhadap variabel terikat (preatasi Prakerin).
1. Hipotesis 1
Ha : “Terdapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan program produktif terhadap prestasi prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”.
Ho : ”Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kinerja guru pembimbing industri terhadap prestasi prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”.
Pengujian regresi sederhana 1 dilakukan menggunakan analisis bervariat, yaitu analisis regresi sederhana 1 prediktor. Data diolah dengan bantuan
program komputer SPSS versi 15.0 for windows. Berikut tabel ringkasan hasil regresi sederhana 1 prediktor antara X1 terhadap Y.
Tabel 14. Ringkasan Hasil Uji Regresi X1 Terhadap Y Variabel Koefisien
X1 2,932
Konstanta -14,424
Rhitung 0,818
R2 0,669
Sumber : Data Primer diolah
Berdasarkan tabel di atas selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis 1, yaitu;
a. Membuat persamaan garis regresi 1 prediktor (regresi sederhana) dari perhitungan menggunakan SPSS versi 15.0 for windows dapat dikatakan besarnya konstanta (a) = -14,424 dan nilai koefisien regresi (b) = 2,932 Sehingga persamaan regresi linier sederhananya sebagai berikut:
Y = a + bX1
= -14,424 + 2,932X1
Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X1 sebesar 2,932 yang berarti apabila penguasaan program produktif (X1) meningkat 1 poin maka prestasi Prakerin (Y) akan meningkat sebesar 2,932 poin.
b. Mencari koefisien korelasi X1 terhadap Y
Koefisien korelasi (rx1y) dicari untuk menguji hipotesis dengan melihat seberapa besar pengaruh penguasan program produktif (X1) terhadap prestasi Prakerin (Y). Berdasarkan analisa SPSS versi 15.0 for windows, didapatkan koefisien korelasi antara X1 terhadap Y sebesar 0,818 nilai
koefisien korelasi ini selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel interprestasi koefisien korelasi sebagai berikut:
Tabel 15. Interprestasi Koefisien X1 Terhadap Y
Korelasi rhitung Nilai Interpretasi Keterangan X1 terhadap Y 0,818 0,80 – 1.00 Sangat Kuat
Sumber : Data Primer diolah
Tabel diatas menunjukan bahwa nilai r hitung berada diantara 0,80 – 1,00 sehingga koefisien korelasi yang dihasilkan termasuk dalam kategori sangat kuat dengan nilai positif. Hasil r hitung tersebut dikonsultasikan dengan harga r tabel dengan taraf signifikansi 5% dan N = 31 adalah 0,355 (digunakan N tabel = 31). Hal ini menunjukan bahwa r hitung > r tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penguasaan program produktif terhadap prestasi prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011.
c. Koefisien determinasi menunjukan tingkat ketetapan garis regresi. Garis digunakan menjelaskan proposi dan ragam prestasi Prakerin (Y) yang diterangkan oleh variabel independenya. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan program SPSS versi 15.0 for windows menunjukan R2 sebesar 0,669 nilai tersebut berarti 66,9% perubahan pada variabel prestasi Prakerin (Y) dapat diterangkan oleh variabel penguasaan program produktif (X1) sedangkan 33,1% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2. Hipotesis 2
Ha : “Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kinerja guru pembimbing industri terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK N 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”
Ho : “Tidak Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kinerja guru pembimbing industri terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK N 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”
Pengujian hipotesis 2 dilakukan menggunakan analisis bivariat, yaitu analisis regresi sederhana 1 prediktor. Data diolah dengan bantuan program komputer
SPSS versi 15.0 for windows.
Tabel 16. Ringkasan Hasil Uji Regresi X2 Terhadap Y Variabel Koefisien
X2 0,030
Konstanta 6,234
Rhitung 0,593
R2 0,352
Sumber : Data Primer diolah
Berdasrkan tabel diatas selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan pegujian hipotesis 2 yaitu ;
a. Membuat persamaan garis regresi 1 prediktor (regresi sederhana) dari perhitungan dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi
15.0 for windows didapatkan besarnya konstanta (a) = 6,234 dan nilai
koefisien regresi (b) = 0,030 sehingga presamaan regresi linier sederhananya sebagai berikut:
Y = a + bX
Persaman tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X2 sebesar 0,030 yang berati apabila kinerja guru pembimbing industri (X2) meningkat 1 poin maka prestasi Prakerin (Y) akan meningkat sebesar 0,030 poin. b. Mencari koefosien korelasi antara X2 terhadap Y.
Koefisien korelasi (rx1y) dicari untuk menguji hipotesis 2 dengan melihat seberapa besar kinerja guru pembimbing industri (X2) terhadap prestasi Prakerin (Y). berdasarkan analisis yang telah dilakukan mengunakan bantuan program komputer SPSS versi 15.0 for windows, didapat koefisien korelasi antara X2 terhadap Y sebesar 0,593 nilai koefisien korelasi ini selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel interprestasi koefisien korelasi.
Tabel 17. Interprestasi Koefisien Korelasi X2 Terhadap Y Korelasi r hitung Nilai Interpretasi Keterangan X2 terhadap Y 0,593 0,40 – 0,599 Sedang
Sumber : data primer diolah
Tabel diatas menunjukan bahwa nilai r hitung berada antara 0,40 – 0,599, sehingga koefisien yang dihasilkan termasuk dalam kategori sedang dengan nilai 0,593 hasil r hitung tersebut dikonsultasikan dengan harga r tabel
dengan taraf signifikan 5% dan N = 31 adalah 0,355 (digunakan N tabel = 31). Hal ini menunjukan bahwa r hitung > r tabel Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kinerja guru pembimbing industri terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011. c. Koefisien determinasi menunjukan tingkat ketetapan garis regresi. Garis
digunakan menjelaskan proposi dan ragam prestasi prakerin (Y) yang diterangkan oleh variabel independenya. Berdasarkan hasil analisa data
dengan menggunakan program SPSS versi 15.0 for windows menunjukan R2 sebesar 0,352 nilai tersebut bearti 35,2% perubahan pada variabel prestasi Prakerin (Y) dapat diterangkan oleh variabel kinerja guru pembimbing industri (X2) sedangkan 64,8% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
3. Hipotesis 3
Ha : “Tedapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan program produktif dan kinerja guru pembimbing industri secara bersama-sama terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”.
Ho : “Tidak tedapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan program produktif dan kinerja guru pembimbing industri secara bersama-sama terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”.
Pengujian hipotesis 3 dilakukan menggunakan analisis multivariant, yaitu analisis regresi ganda 2 prediktor. Data diolah dengan bantuan program komputer SPSS versi 15.0 for windows.
Tabel 18. Ringkasan Hasil Uji Regresi X1 dan X2 Terhadap Y Variabel Koefisien X1 2,932 X2 0,030 Konstanta -12,819 R hitung 0,902 R2 0,814
Sumber : Data Primer diolah
Berdasarkan tabel diatas selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis 3, yaitu:
a. Membuat persamaan garis regresi 2 prediktor (regresi ganda)
Berdasarkan hasil analisis, maka persamaan garis regresi dapat dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut:
Y = -12,819 + 2,932X1 + 0,030X2
Dari persamaan diatas dapat diketahui bahwa nilai koefisien X1 sebesar 2,932 yang berati apabila nilai penguasaan program produktif (X1) meningkat 1 poin maka pertambahan nilai pada prestasi Prakerin (Y) sebesar 2,932 poin dengan asumsi X2 tetap. Koefisien X2 sebesar 0,030 yang berati apabila kinerja guru pembimbing industri (X2) meningkat 1 poin maka pertambahan nilai pada pestasi Prakerin (Y) sebesar 0,030 poin dengan asumsi X1 tetap.
b. Mencari koefisien korelasi antara X1 dan X2 terhadap Y
Koefisien korelasi (Ry(1,2)) dicari untuk menguji hipotesis 3 dengan melihat seberapa besar pengaruh antara penguasaan program produktif (X1) dan kinerja guru pembimbing industri (X2) terhadap prestasi Prakerin (Y). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan menggunakan bantuan komputer SPSS versi 15.0 for windows, di dapat koefisien korelasi antara X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,902. Nilai koefisisn korelasi ini selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel interprestasi koefisien korelasi.
Tabel 19. Interprestasi koefisien korelasi X1 dan X2 terhadap Y korelasi R hitung Nilai
interpretasi Keterangan X1 dan X2 terhadap Y 0,902 0.80 – 1.00 Sangat Kuat
Tabel diatas menunjukan bahwa nilai R hitung berada diantara 0,80 – 1,00 sehingga koefisien korelasi yang dihasilkan termasuk dalam kategori sangat kuat dengan nilai positif. Hasil r hitung tersebut dikonsultasikan dengan harga r tabel dengan taraf signifikan 5% dan N = 31 adalah 0,355 (digunakan N tabel = 31). Hal ini menunjukan bahwa r hitung > r tabel
sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan program produktif dan kinerja guru pembimbing industri secara bersama-sama terhadap prestasi Prakerin siswa kelas 2 Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2010/2011”
c. Koefisien determinasi menunjukan tingkat ketetapan garis regresi. Garis digunakan menjelaskan proposi dan ragam prestasi Prakerin (Y) yang diterangkan oleh variabel independenya. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan program SPSS versi 15.0 for windows menunjukan R2 sebesar 0,814 nilai tersebut bearti 81,4% perubahan pada variabel prestasi Prakerin (Y) dapat diterangkan oleh variabel penguasaan program produktif (X1) dan kinerja guru pembimbing industri (X2) sedangkan 18,6% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
d. Mencari besarnya sumbangan relatif (SR) dan sumbangan efektif (SE) SE dan SR digunakan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan relatif dan sumbangan efektif setiap variabel. Dari perhitungan persamaan regresi
ganda dengan menggunakan program komputer SPSS versi 15.0 for
windows dihasilkan persamaan regresi sebagai berikut:
Y = -12,819 + 2,932X1 + 0,030X2
Rumus tersebut diguanakan untuk menghitung sumbangan relatif dan sumbangan efektif masing-masing variabel.
Tabel 20. Ringkasan Perhitungan SR dan SE
Variabel Sumbangan
Relatif (%)
Sumbangan Efektif (%)
Penguasaan program produktif 30,6 24,9
Kinerja guru pembimbing
industri 0,3 0,2
Total 30,90 25,1
Sumber : Data primer diolah
Dari data diatas dapat dilihat bahwa X1 dan X2 mempunyai sumbangan relatif 30,90% dan sumbangan efektifnya 25,1% sehingga pengaruh kedua variabel bebas terhadap prestasi Prakerin sebesar 25,1 % sedangkan 74,9% tidak diteliti pada penelitian ini.