• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pengujian Hipotesis

Untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan analisis regresi berganda.Data diolah dengan

menggunakan program SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil pengolahan data maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 7

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 ,128a ,016 -,049 ,46798

a. Predictors: (Constant), LnProf, LnKomit, LnLR, LnKomin, LnSMan, LnSInst b. Dependent Variable: LnDTAC

Dari tabel 7 diketahui bahwa nilai adjusted R square sebesar -0,049. Hal ini menunjukkan bahwa hanya -4,9% variasi manajemen laba dapat dijelaskan oleh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen, komposisi komite audit, leverage dan profitabilitas. Sedangkan sisanya dapat dijelaskan oleh faktor – faktor lain selain variabel independen tersebut. Sedangkan Standard Error of

Estimate(SEE) sebesar 0,46798.

Semakin kecil nilai Standard Error of

Estimate (SEE) akan membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel dependen.

1. Uji Simultan (Uji F)

Uji simultan (Uji F) digunakan untuk menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama – sama terhadap variabel dependennya (Ghozali, 2009). Hasil Uji F dapat dilihat pada tabel 8:

Tabel 8

Dari hasil Uji F yang telah dilihat pada tabel 8, nilai F hitung 0,252

6. Uji F

ANOVAa

Model Sum of

Squares

df Mean Square F Sig.

Regression ,330 6 ,055 ,252 ,958b

Residual 19,930 91 ,219

Total 20,260 97

dengan probabilitas signifikansi yang menunjukkan 0,95. Nilai probabilitas pengujian lebih besar dari tingkat signifikan 0,05 dan nilai Fhitung<Ftabel. Karena nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 (0,95 > 0,05) dan nilai Fhitung lebih kecil dari nilai Ftabel (0,252 < 2,19) maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi manajemen laba. Dengan demikian, persamaan model regresi bersifat fit atau layak digunakan.

2. Uji Signifikansi Parsial (Uji t)

Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah variabel – variabel independen dalam model regresi berpengaruh secara individu terhadap variabel dependen. Untuk menentukan hipotesis diterima atau ditolak adalah dengan membandingkan t hitung dengan t tabel dan nilai signifikansinya dalam penelitian ini menggunakan tingkat signifikansi 0,05. Dalam hal ini, nilai ttabel adalah 1,661.

Hasil uji t dapat dilihat pada tabel 9 sebagai berikut

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized

Coefficients t Sig. B Std. Error Beta (Constant) -,813 ,846 -,961 ,339 LnSInst -,059 ,069 -,093 -,850 ,397 LnSMan ,003 ,108 ,003 ,027 ,979 LnKomin ,087 ,219 ,041 ,397 ,693 LnKomit -,100 ,170 -,062 -,588 ,558 LnLR -,004 ,037 -,010 -,096 ,924 LnProf ,025 ,045 ,059 ,548 ,585

a. Dependent Variable: LnDTAC

Berdasarkan hasil pengolahan data diatas, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :

DTAC = -0,813 - 0,059 SInst + 0,003 SMan + 0,087 Komin – 0,1 Komit – 0,004 LR + 0,025 Prof + e

Adapun penjelasan masing – masing variabel dalam ujio parsial sebagai berikut :

1. Kepemilikan Institusional

Koefisien regresi kepemilikan institusional adalah -0,059.Hal ini menunjukkan tingkat kepemilikan institusional mempunyai pengaruh negatif terhadap manajemen laba. Nilai

signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari

0,05 yaitu sebesar 0,397, artinya bahwa variasi variabel kepemilikan institusional secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan Nilai thitung yang lebih kecil dari nilai ttabel (thitung < ttabel = -0,850 < 1,661).

2. Kepemilikan manajerial (Sman) Koefisien regresi kepemilikan manajerial adalah 0,003.Hal ini

menunjukkan tingkat kepemilikan manajerial mempunyai pengaruh positif

terhadap manajemen laba. Nilai

signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari

0,05 yaitu sebesar 0,979, artinya bahwa variasi variabel kepemilikan manajerial secara parsial tidak mempengaruhi pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan hasil nilai thitung yang lebih kecil dari ttabel (thitung < ttabel = 0,027 < 1,661).

3. Proporsi komisaris independen (Komin)

Koefisien regresi komisaris independen adalah 0,087.Hal ini menunjukkan proporsi komisaris

independen mempunyai pengaruh positif terhadap manajemen laba. Nilai signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari

0,05 yaitu sebesar 0,693, artinya bahwa variabel komisaris independen secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan nilai thitung yang lebih kecil dari nilai ttabel (thitung < ttabel = 0,397 < 1,661).

4. Komposisi komite audit (komit) Koefisien regresi komite audit adalah -0,1. Hal ini menunjukkan komposisi komite audit mempunyai pengaruh negatif terhadap manajemen laba. Nilai signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,558, artinya bahwa variabel komite audit secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan nilai thitung yang lebih

kecil dari nilai ttabel (thitung < ttabel = -0,588 < 1,661).

5. Leverage (LR)

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage secara parsial terhadap manajemen laba. Koefisien regresi leverage adalah -0,004. Hal ini menunjukkan tingkat

leverage mempunyai pengaruh negatif terhadap manajemen laba. Nilai signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,924, artinya bahwa variabel leverage secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan nilai thitung yang lebih kecil dari nilai ttabel (thitung < ttabel = -0,096 < 1,661).

6. Profitabilitas

Pengujian ini bertujuan untuk

mengetahui pengaruh profitabilitas secara parsial

terhadap manajemen laba.Koefisien regresi profitabilitas adalah 0,025.Hal

ini menunjukkan t profitabilitas mempunyai pengaruh positif terhadap manajemen laba. Nilai

signifikansi pengujian menunjukkan lebih besar dari

0,05 yaitu sebesar 0,585, artinya bahwa variabel profitabilitas secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Hal tersebut diperkuat dengan hasil nilai thitung yang lebih kecil dari ttabel (thitung > ttabel = 0,548 > 1,661).

Kesimpulan dan Saran a. Kesimpulan

Variabel good corporate governance (kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen

dan komite audit), leverage dan profitabilitas secara simultan dan parsial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011.

b. Saran

Perlunya mempertimbangkan model berbeda dengan yang akan digunakan dalam menentukan

discretionary accrual sehingga dapat melihat adanya manajemen laba dengan sudut pandang yang berbeda.

Daftar Pustaka

Antonius Alijoyo dan Subarto Zaini. 2003. Komisaris Independen:

Penggerak Praktik GCG di

Perusahaan. PT Indeks Kelompok

Gramedia, Jakarta.

Beneish, Messod. (2001). Earnings Management: A Perspetive. Managerial Finance, vol. 27, no 12, pg. 3.

Emirzon, Joni. 2007. Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance, Genta Press : Jogjakarta.

Erlina, Sri Mulyani. 2007. Metodologi Penelitian, USU Press, Medan.

Ghozali, Imam, 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Edisi Keempat, Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang : Badan Penerbit UNDIP.

Jensen, Michael dan Meckling. 1976.

Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Cost and Ownership

Structure. Journal of

FinancialEconomics, Vol. 3, h. 305-360.

Kieso, Donal., Weygrandt, Jerry J., and Warfield, Terry. D. 2007.

IntermediateAccounting, 12th edition, John Wiley & Sons Pte Ltd.

Praditia, Okta Rezika. 2010. Analisis Pengaruh Mekanisme Corporate Governance terhadap Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2005-2008. Universitas Diponegoro, Semarang.

Prasetyantoko.2008.Corporate

Governance. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Tarjo.2008. Pengaruh Konsentrasi Kepemilikan Institusiona dan Leverage Terhadap Manajemen Laba, Nilai Pemegang saham serta Cost of Equity Capital.Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak.

Ujiantho, Arif Muh. danPramuka. 2007.

Mekanisme CorporateGovernance, Manajemen Laba dan Kinerja

Keuangan. SimposiumNasional

Akuntansi X, IAI, Makasar 2007 Widyaningdyah, Agnes Utari, 2001.

Analisis Faktor – Faktor yang

Berpengaruh Terhadap Earning

Management pada perusahaan Go Public di Indonesia

Dokumen terkait