BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
D. Pengujian Hipotesis Penelitian
3. Pengujian Hipotesis III
Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi ganda (Rxy) variabel motivasi kerja karyawan (X1), dan disiplin kerja
karyawan (X2) dengan produktivitas kerja karyawan (Y) sebesar 0,081
dan berkategori rendah. Uji korelasi ini menggunakan bantuan program SPSS dan hasilnya dapat dilihat pada lampiran III halaman 120. Untuk menguji signifikan atau tidaknya harga koefisien korelasi ganda tersebut digunakan statistik uji F, yang hasilnya disajikan pada tabel berikut ini :
Tabel 5.8
Hasil Pengujian Korelasi Ganda
Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Karyawan Dengan Produktivitas Kerja Karyawan
Variabel Bebas Df JK RK Fhitung Sign
Regresi 2 0,357 0,178 0,089 0,916 Residu 27 54,443 2,016
Total 29 54,800
Tabel 5.8 menunjukkan hasil perhitungan koefisien korelasi ganda pada pengujian hipotesis III. Nilai probabilitas sebesar 0,916 lebih besar
dari taraf signifikansi (α) = 5% atau 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak atau motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan secara bersama-sama tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan produktivitas kerja karyawan.
Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant ) 49.505 2.217 22.333 .000 motivasi .018 .044 .107 .414 .682 disiplin .015 .069 .057 .220 .828
a Dependent Variable: produktivitas
Rumusan hipotesis ketiga menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan. Dari hasil analisis regresi dari data motivasi kerja karyawan, disiplin kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan maka didapat koefisien variabel motivasi kerja karyawan (X1) 0,018, disiplin kerja karyawan (X2) 0,015, serta
konstanta (a) 49,505. Dengan demikian diperoleh persamaan garis regresi sebagai berikut :
Y = a + b1x1 + b2x2
Y = 49,505 +0,018x1 + 0,015x2
Dari hasil analisis regresi diperoleh koefisien X1 sebesar 0,018, dan
X2 sebesar 0,015 dengan konstanta 49,505 yang berarti jika variabel X1
dengan variabel X2, jika X2 bertambah 1 maka nilai Y akan bertambah
sebesar 0,015.
E. Pembahasan
1. Hubungan antara motivasi kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama yang menyatakan ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan tidak dapat diterima. Pernyataan ini berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi Product Moment, yang menunjuk bahwa rhitung sebesar 0,069, dengan nilai probabilitas 0,718 lebih
besar dari taraf signifikansi (α) = 5% atau 0,05. Dengan demikian motivasi kerja karyawan tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan produktivitas kerja karyawan.
Motivasi kerja memiliki peranan penting dalam peningkatan produktivitas kerja karyawan. Dengan adanya pemberian penghargaan misalnya pemberian bonus, dan penggajian yang tepat waktu maka hal tersebut dapat membuat karyawan merasa dihargai atau diperhatikan oleh pemilik perusahaan. Dari hasil pengisian kuesioner dapat dilihat bahwa sebenarnya karyawan telah memiliki motivasi yang tinggi. Tingginya motivasi kerja ini dapat disebabkan karena adanya hubungan yang baik antara karyawan dengan pemilik perusahaan. Rata-rata karyawan yang kenal dengan pemilik perusahaan menjadi salah satu alasan terjaganya
hubungan baik antara karyawan dengan pemilik perusahaan. Tingginya motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja karena pemilik menetapkan target bagi karyawannya untuk membuat dalam jumlah tertentu dalam satu hari kerja. Ini membuktikan teori yang dikemukakan oleh David McCleland beserta rekan-rekannya yang mengemukakan bahwa setiap orang memiliki standar untuk dicapai dalam upayanya untuk dipandang berhasil (Nach). Artinya setiap orang dapat menentukan bagi dirinya sendiri standar karya yang ingin dicapainya. Hal ini tampaknya yang menyebabkan motivasi kerja para karyawan tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja.
2. Hubungan antara disiplin kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis kedua yang menyatakan ada hubungan yang signifikan antara disiplin kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan tidak dapat diterima. Pernyataan ini berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi Product Moment, yang menunjuk bahwa rhitung sebesar 0,015, dengan nilai probabilitas 0,939 lebih
besar dari taraf signifikan (α) = 5% atau 0,05. Dengan demikian disiplin kerja karyawan tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan produktivitas kerja karyawam. Skor dalam kuesioner menunjukkan karyawan PG Madukismo memiliki tingkat disiplin yang sangat tinggi. Hal tersebut tidak berpengaruh terhadap tingkat produktivitas kerja karyawan. Dengan ditetapkannya target pencapaian oleh pemilik perusahaan, maka karyawan juga harus tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya.
3. Hubungan antara motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan menunjukkan hubungan yang tidak signifikan dengan produktivitas kerja karyawan. Pernyataan ini dapat dilihat pada hasil analisis regresi, dimana persamaan regresi dapat dituliskan sebagai berikut :
Y = a + b1x1 + b2x2
Y = 49,505 +0,018(motivasi) + 0,015(disiplin)
Dari hasil analisis regresi diperoleh koefisien X1 sebesar 0,018, dan
X2 sebesar 0,015 dengan konstanta 49,505 yang berarti jika variabel X1
bertambah 1 maka nilai Y akan bertambah sebesar 0,018. Begitu juga dengan variabel bertambah 1 maka nilai Y akan bertambah sebesar 0,015.
Dari hasil analisis data diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan, dengan produktivitas kerja karyawan. Pernyataan ini berdasarkan hasil analisis koefisien persamaan regresi, diketahui bahwa Rhitung sebesar
0,081 dengan probabilitas (ρ = 0,916) lebih besar dari taraf signifikan (α) = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat dilihat bahwa produktivitas kerja tidak dipengaruhi oleh motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan PT Madubaru. Hal ini membuktikan bahwa tinggi rendahnya produktivitas kerja karyawan tidak berhubungan dengan
motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan. Upaya peningkatan motivasi kerja karyawan dapat dilakukan dari sisi perusahaan seperti misalnya peningkatan upah, kesejahteraan. Upaya peningkatan motivasi ini perlu dibarengi upaya mempertahankan faktor kedisiplinan karyawan yang sudah cukup baik. Peningkatan pengawasan dari perusahaan untuk pencapaian target yang dibebankan, dan perlunya peningkatan pengawasan dalam hal penggunaan waktu kerja. Segala usaha tersebut di perlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
84
BAB VI
KESIMPULAN, KETERBATASAN, SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan dari analisis data, pada akhir penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan dengan nilai rhitung sebesar 0,069 dengan nilai
probabilitas sebesar 0,718 lebih besar dari taraf signifikan 5%. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja karyawan tidak memberikan sumbangan dalam peningkatan produktivitas kerja karyawan.
2. Tidak ada hubungan yang signifikan antara disiplin kerja karyawan dan produktivitas kerja karyawan dengan nilai rhitung 0,015 dengan nilai
probabilitas sebesar 0,939 lebih besar dari taraf signifikan 5%. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja karyawan tidak memberikan sumbangan dalam peningkatan produktivitas kerja karyawan. 3. Tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja karyawan dan
disiplin kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan dengan nilai rhitung 0,081 dengan probabilitas 0,916 lebih besar dari taraf signifikan 5%.
Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengolahan data yang menunjukkan angka-angka yang menguatkan pernyataan di atas. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan secara bersama-sama bahwa motivasi kerja dan
disiplin kerja karyawan tidak memberikan sumbangan dalam pencapaian peningkatan produktivitas kerja karywan.
B. Keterbatasan
Dalam melakukan penelitian ini, peneliti telah melakukan penelitian dengan semaksimal mungkin, namun masih juga terdapat keterbatasan yaitu : 1. Penulis tidak bisa melacak kebenaran jawaban responden dalam menjawab
kuesioner. Jika ternyata responden menjawab tidak jujur, maka hasil penelitian ini tentu tidak memberikan gambaran yang obyektif.
2. Penulis hanya meneliti mengenai produktivitas selama 1 bulan yaitu bulan Juli 2010, karena situasi dan kondisi perusahaan yang tidak memungkinkan.
C. Saran
1. Sejalan dengan hasil pengujian penulis menyarankan pihak perusahaan senantiasa perlu memperhatikan para karyawan dan juga selalu memberikan motivasi agar produktivitas kerja karyawan terus mengalami peningkatan. Contoh peningkatan motivasi kerja antara lain dengan memberikan penghargaan berupa bonus, pujian secara langsung atas prestasi yang dicapai, tanggung jawab serta rasa ikut memiliki perusahaan, keikutsertaan dalam pengambilan keputusan dalam berbagai hal yang menyangkut kesejahteraan karyawan. Pimpinan juga harus memperhatikan aturan-aturan yang diberlakukan dalam sistem penggajian dan pengupahan
agar karyawan tidak merasa dirugikan. Dan yang lebih membuat agar para karyawan merasa betah dan tidak bosan alangkah baiknya pimpinan bersikap dekat dengan para karyawannya agar dalam melaksanakan pekerjaannya karyawan merasa diperhatikan.
2. Penulis juga menyarankan pihak perusahaan perlu memperhatikan dan mempertahankan karyawan yang memiliki disiplin yang sangat tinggi, karena karyawan yang memiliki disiplin yang sangat tingggi dapat bekerja lebih efisien dan efektif. Dalam hal ini perusahaan bisa mengambil langkah-langkah agar karyawan betah bekerja pada perusahaan dengan cara menambah tunjangan, memberikan bonus, menyediakan fasilitas- fasilitas yang memadai, memberikan perhatian yang dapat mempertahankan disiplin yang sudah sangat tinggi sehingga karyawan dalam mencapai tingkat produktivitas yang memuaskan.
3. Selain itu juga pihak perusahaan perlu memperhatikan karyawan yang memiliki semangat kerja yang cukup. Dalam hal ini perusahaan perlu memberikan pengarahan-pengarahan yang jelas kepada karyawan agar karyawan dapat termotivasi untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, selain itu juga perusahaan perlu menambah tunjangan, memberikan bonus, menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai, memberikan perhatian yang dapat mendorong motivasi karyawan dalam mencapai tingkat produktivitas yang memuaskan. Diharapkan dengan adanya pengarahan tersebut karyawan akan lebih termotivasi dalam bekerja sehingga diharapkan produktivitas
karyawan akan meningkat yang nantinya akan berimbas pada tingkat penghasilan karyawan yang akan meningkat pula.
88
DAFTAR PUSTAKA
Alex, S. Nitisemito. 1992. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia
Arikunto, Suharsimi. 1987. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta
____________, 1989. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Purwanto. Joko. 2008. Hubungan Antara Disiplin Kerja, Motivasi
Kerja dengan Produktivitas Kerja. Skripsi. Yogyakarta:
Universitas Sanata Dharma.
Boedijoewono, Nugroho. 1987. Pengantar Statistik Ekonomi dan Bisnis. Edisi Keempat. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Cristina Rubiyanti. 2006. Analisis Hubungan antara Motivasi dan Prestasi Kerja dengan Kepuasan Kerja Karyawan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Dajan, Anto. 1973. Pengantar Metode Statistik. Jakarta : LP3ES Dessler, Gary. 1984. Manajemen Personalia. Jakarta: Erlangga
Ghozali, Imam. 2001 Aplikasi Analisis Multivariat Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Hadi, Sutrisno. 1991. Analisis Butir-Butir Instrumen Angket, Tes dan Skala Nilai dengan Basica. Yogyakarta : Andi Offset
Hadi, Sutrisno. 1992. Metode Research I Jilid 3. Yogya : Fakultas Psikologi UGM
Handoko, Hani.1995. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogya BPFE
Muhibin, Syah. 1995. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya
Ranupandojo, Heidjrachman. 1984. Manajemen Personalia. Yogyakarta: BPFE
Rao, T. V. 1986. Penilaian Prestasi Kerja. Jakarta : PT Pustaka Dinamis Presindo
Ravianto, J. 1986. Produktivitas dan Manusia Indonesia, Edisi 2, Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI
Ravianto. 1980. Produktivitas dan Mutu Kehidupan. Jakarta:LISUP _______, 1985. Produktivitas Tenaga Kerja. Jakarta: LISUP
Reksohadiprodjo, Sukanto. 1982. Manajemen Produksi. Yogyakarta: BPFE
Siagian, Sondang P. 1995. Teori Motivasi dan Aplikasinya, Jakarta: Bina Aksara
Siswanto, Boedjo. 1987. Manajemen Tenaga Kerja. Bandung: Sinar Agung
Sudjana. 1996. Metode Statistik. Bandung: Tarsito
Sugiyono. 1991. Statistika Untuk penelitian. Bandung: Alfabeta
____________, 1999. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Suprihanto, Jhon 1992. Penelitian Pelaksanaan Pekerjaan dan Pengembangan Karyawan. Yogyakarta: BPFE
Syarif, Rusli. 1992. Produktivitas : Seri Manusia dan Produksi. Bandung: Angkasa
LAMPIRAN I
PEDOMAN WAWANCARA &
KUESIONER
90
PEDOMAN WAWANCARA
A. Sejarah Perusahaan
1.
Siapa pendiri perusahaan dan kapan perusahaan didirikan ?
2.
Apa visi dan misi perusahaan ?
3.
Perusahaan bergerak dalam bidang apa ?
4.
Apa alasan didirikan usaha itu ?
B. Lokasi Perusahaan
1.
Di mana perusahaan didirikan ?
2.
Apa latar belakang pemilihan lokasi perusahaan ?
3.
Apakah lokasi perusahaan menguntungkan ?
C. Struktur Organisasi Perusahaan
1.
Bagaimana struktur organisasi perusahaan ?
2.
Bagan struktur perusahaan ?
3.
Berapa banyak jabatan yang ada dalam perusahaan ?
4.
Bagaimana tugas, wewenang, dan tanggung jawab tiap bagian ?
D. Fasilitas yang dimilki perusahaan
1.
Fasilitas apa saja yang dimiliki di dalam pabrik ?
2.
Fasilitas apa saja yang dimilki di luar pabrik ?
E. Personalia
1.
Bagaimana jam kerja karyawan ?
2.
Bagaimana cuti karyawan ?
3.
Apakah ada jaminan sosial bagi karyawan ?
F.
Produksi
1.
Apa produksi utama yang di hasilkan oleh perusahaan ?
2.
Apa bahan baku utama yang digunakan dalam proses produksi ?
3.
Apa saja bahan tambahan dalam proses produksi ?
4.
Bagaimana bagan proses produksi ?
5.
Alat-alat apa saja yang digunakan dalam proses produksi ?
G. Pemasaran
1.
Siapa pembeli hasil produksi Pabrik Gula Madukismo ?
2.
Bagaimana system pendistribusian gula ?
H. Permodalan
1.
Darimana sumber dana yang diperoleh perusahaan ?
2.
Darimana saja modal diperoleh untuk proses produksi ?
HUBUNGA KERJA KA JUR F AN ANTAR ARYAWAN (Studi Ka PROGRA RUSAN PEN FAKULTA UN RA MOTIV N, DENGAN sus Karyaw KUESION Di Lusi 0 AM STUDI NDIDIKAN S KEGURU NIVERSITA YO VASI KERJA N PRODUK wan PG PS M NER PENE susun Oleh ia Rini Nata 051334086 PENDIDIK N ILMU PE UAN DAN I AS SANATA GYAKART 2010 Kode A KARYAW KTIVITAS K Madukismo ELITIAN : alia KAN AKUN ENGETAHU ILMU PEN A DHARMA TA : WAN DAN KERJA KA o, Bantul) NTANSI UAN SOSIA DIDIKAN A DISIPLIN ARYAWAN AL N
Hal : Pengisian Kuesioner
Kepada Yth,
Bpk/Ibu/Sdr. Karyawan PG PS Madukismo
Desa Padokan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Dengan Hormat,
Saya adalah Mahasiswa Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma. Saya bermaksud mengadakan penelitian dengan judul “HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA KARYAWAN DENGAN
PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN”. Penelitian ini dimaksudkan untuk
penyelesaian skripsi sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma.
Sehubungan dengan hal tersebut saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara menjadi responden penelitian ini. Saya berharap Bapak/Ibu/Saudara berkenan untuk menjawab seluruh pertanyaan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sejalan dengan etika penelitian, saya akan menjamin kerahasiaan jawaban Bapak/Ibu/Saudara dan memastikan bahwa jawaban Bapak/Ibu/Saudara hanyalah semata-mata untuk mencapai tujuan ilmiah ini.
Saya menyadari bahwa pengisian kuesioner ini sedikit banyak menggangu aktivitas Bapak/Ibu/Saudara. Oleh sebab itu, saya mohon maaf sebelumya.
Demikian permohonan saya. Atas perhatiaan dan kerja sama Bapak/Ibu/Saudara, saya mengucapkan terima kasih.
Yogyakarta, 12 Juli 2010 Hormat Saya,
Lusia Rini Natalia
KUESIONER
Nama : ……….. 1. Umur : ... 2. Jenis kelamin : ………... 3. Lama bekerja : ……Tahun …… Bulan 4. Jam Kerja : ……....sampai ……... 5. Produksi per Bulan : …………Kwintal Petunjuk pengisian :
Pilihlah salah satu jawaban yang sesuai menurut pengalaman Bpk/Ibu/ Saudara dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban yang saudara pilih!
A. Motivasi Kerja
1. Perhatian dari atasan, dapat meningkatkan semangat kerja saya ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b.Sering d. Tidak pernah
2. Pekerjaan yang diberikan merupakan tantangan yang dapat mendorong semangat kerja saya ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
3. Saya mempunyai keinginan untuk diikutsertakan dalam setiap kegiatan atau pertemuan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
4. Saya berusaha keras untuk mencapai hasil yang memuaskan ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
5. Saya berusaha keras untuk menduduki posisi jabatan yang lebih tinggi ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
6. Waktu kerja di perusahaan benar-benar saya manfaatkan untuk melaksanakan kerja ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
7. Saya berusaha mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam menjalankan pekerjaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
8. Saya berusaha untuk mengembangkan kreativitas dalam bekerja ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
9. Saya berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya ? a. Selalu c. Kadang-kadang
10. Saya berusaha menyesuaikan diri dengan suasana kerja di lingkungan kerja ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
11. Saya ikut bertanggungjawab atas kemajuan perusahaan ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
12. Saya berusaha bekerja sama dengan rekan kerja dalam melaksanakan pekerjaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
13. Saya berusaha keras untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
14. Saya berusaha untuk bersaing secara sehat dengan teman-teman yang dapat berproduksi lebih banyak ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
15. Saya akan berusaha untuk belajar, bila merasa kesulitan dalam melaksanakan pekerjaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
16. Saya berusaha menyesuaikan diri, bila ada perubahan dalam pekerjaan maupun adanya pekerjaan baru ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
17. Saya mempunyai keinginan untuk pindah kerja di tempat lain ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
18. Dalam melaksanakan pekerjaan saya merasa bosan ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
B. Disiplin Kerja
1. Saya pernah meninggalkan pekerjaan atau pulang lebih awal dari batas waktu yang ditentukan oleh perusahaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
2. Apabila saya berhalangan hadir saya akan meminta ijin kepada pimpinan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
3. Saya menggunakan peralatan perusahaan dengan baik ? a. Selalu c. Kadang-kadang
4. Dalam menggunakan peralatan di perusahaan saya menjaganya dengan baik ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
5. Dalam melakukan pekerjaan, saya bekerja dengan penuh tanggung jawab? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah 6. Saya datang ke tempat kerja tepat waktu ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
7. Saya bersedia menanggung resiko atas apa yang saya lakukan jika saya melakukan kesalahan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
8. Dalam menjalankan tugas saya selalu mengenakan pakaian rapi dan sopan selama bekerja di perusahaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
9. Saya menggunakan waktu istirahat sesuai dengan waktu yang ditetapkan perusahaan ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
10. Setelah saya selesai mengerjakan pekerjaan, Saya mengatur kembali peralatan yang ada ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
11. Saya mengerjakan tugas dengan konsentrasi agar memperoleh mutu yang bagus ? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
12. Saya memiliki rasa tanggung jawab untuk bekerja lebih giat lagi? a. Selalu c. Kadang-kadang
b. Sering d. Tidak pernah
13. Saya berusaha untuk membuat hasil kerja yang sesuai dengan ketentuan ditempat kerja Saya ?
a. Selalu c. Kadang-kadang b. Sering d. Tidak pernah
LAMPIRAN II
DATA INDUK
PENELITIAN
97
LAMPIRAN III
100
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted MK1 55.13 40.395 .671 . .866 MK2 55.13 40.120 .650 . .867 MK3 54.87 42.809 .488 . .873 MK4 55.33 43.540 .442 . .875 MK5 55.33 40.782 .699 . .866 MK6 55.70 40.769 .482 . .874 MK7 55.03 43.344 .389 . .876 MK8 55.13 43.154 .375 . .877 MK9 55.43 42.530 .528 . .872 MK10 55.30 40.424 .610 . .868 MK11 55.03 41.826 .601 . .870 MK12 55.57 41.564 .451 . .875 MK13 55.73 43.237 .423 . .875 MK14 55.20 42.717 .399 . .876 MK15 54.90 41.472 .600 . .869 MK16 55.97 40.585 .372 . .883 MK17 55.03 40.861 .605 . .869 MK18 55.23 43.426 .482 . .874 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .879 .886 18Variabel Disiplin Kerja
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted DK1 43.20 17.476 .487 .662 .828 DK2 43.27 15.720 .564 .563 .826 DK3 43.17 17.523 .389 .560 .838 DK4 42.90 18.576 .423 .482 .832 DK5 43.00 18.345 .395 .498 .834 DK6 42.97 17.413 .482 .390 .829 DK7 42.70 18.286 .670 .696 .823 DK8 42.93 18.409 .455 .590 .831 DK9 42.97 17.206 .521 .605 .826 DK10 42.80 18.648 .451 .529 .831 DK11 42.87 17.637 .581 .510 .822 DK12 42.77 17.978 .669 .567 .821 DK13 42.87 18.051 .570 .590 .824 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .839 .856 13LAMPIRAN IV
102
DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI
A. Distribusi Frekuensi
Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian dibuat daftar distribusi
frekuens. Untuk membuat daftar distribusi frekuensi tersebut digunakan rumus
(Sudjana 1999:47-49) sebagai berikut :
1.
Menentukan Rentang (Range)
Range adalah data terbesar dikurangi data kecil
2.
Menentukan banyaknya kelas interval yang diperlukan.
Menentukan kelas hendaknya ditentukan sedemikian rupa sehingga data yang
diteliti terjaring seluruhnya. Dalam menentukan jumlah kelas ini digunakan
dengan AturanStruges sebagai berikut :
Banyaknya kelas (K) = 1+(3,322) log n
Keterangan :
n
= banyaknya kelas
3,322
= bilangan konstan
Dalam penelitian ini jumlah responden adalah 30 orang yaitu 6 karyawan dari
bagian pabrikasi dan 24 karyawan dari bagian instalasi, sehingga banyaknya
kelas adalah sebagai berikut :
K
= 1+(3,322) log n
= 1+(3,322) log 30
= 1+4,907
3.
Menentukan Interval Kelas (Class Interval)
Stuges memberikan pedoman dalam menentukan besarnya interval kelas
sebagai berikut :
P =
Keterangan :
p
= panjang kelas
k
= banyaknya kelas interval
Dengan menggunakan rumus di atas, maka panjang kelas untuk masing-
masing variabel dapat dihitung sebagai berikut :
1.
Variabel Motivasi Kerja
Skor tertinggi = 66 dan skor terendah = 40
Rentang = 66 – 40 = 26
P =
= 26 / 6
= 4,33 (dibulatkan ke atas menjadi 5)
Distribusi Frekuensi Variabel Motivasi Kerja
INTERVAL KELAS
FREKUENSI
PERSENTASE
40 – 44
7
23,34%
45 – 49
8
26,67%
50 - 54
5
16,67%
55 – 59
3
10%
60 - 64
4
13,34%
65 - 69
3
10%
JUMLAH 30 100%
2.
Variabel Disiplin Kerja
Skor tertinggi = 50 dan skor terendah = 35
Rentang = 50 – 35 = 15
P =
= 15 / 6
= 2,50 (dibulatkan ke atas menjadi 3 )
Distribusi Frekuensi Variabel Disiplin Kerja
INTERVAL KELAS
FREKUENSI
PERSENTASE
35 - 37
8
26,67%
38 – 40
4
13,34%
41 – 43
5
16,67%
44 – 46
2
6,67%
47 – 49
10
33,34%
50
1
3,34%
JUMLAH 30 100%
3.
Variabel Produktivitas Kerja
Skor tertinggi = 51 dan skor terendah = 45
Rentang = 51 – 45 = 6
P =
= 6 / 6
= 1
Distribusi Frekuensi Variabel Produktivitas Kerja
INTERVAL KELAS
FREKUENSI
PERSENTASE
45 – 46
1
3,34%
47 – 48
1
3,34%
49 – 50
14
46,67%
51
14
46,67%
JUMLAH 30 100%
B. Perhitungan Mean, Median, Modus
Untuk menghitung mean, median, modus, dan standar deviasi digunakan
rumus yang diambil dari Sudjana (1996:67). Rumus tersebut adalah :
1.
Harga rata-rata (Mean)
Rata-rata hitung diperoleh dari membagi jumlah nilai data dengan banyaknya
subjek. Rumus untuk menghitung rata-rata hitung adalah :
Me =
∑∑