• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

4.4 Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji t)

4.4.1 Pengujian Hipotesis Rasio Hutang (Leverage) Terhadap Nila

Dalam penelitian ini uji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dari masing-masing variabel independen dengan variabel dependen adapun hipotesis yang akan diuji adalah sebagai berikut :

Hipotesis :

H0 : β1 = 0, Rasio Hutang (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan secara

parsial terhadap Nilai Perusahaan (Y).

Hα : β1 ≠ 0, Rasio Hutang (X1) memiliki pengaruh signifikan secara

parsial terhadap Nilai Perusahaan (Y).

α = 5%

Tabel 4.17

Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji T) Leverage Terhadap Nilai Perusahaan

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 1.605 .507 3.162 .004 Leverage (DER) -.431 .458 -.179 -.942 .355

Dividend Yield (DY) .003 .057 .010 .054 .958

a. Dependent Variable: Nilai Perusahaan (PBV)

Berdasarkan tabel di atas diperoleh hasil tersebut dibandingkan dengan nilai . diperoleh dari tingkat kepercayaan dengan taraf nyata α = 0,05 dimana df = n-k-1 = 30-2-1 = 27, maka untuk pengujian dua sisi diperoleh sebesar ± 2,052.

Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui variabel Leverage -0,942 dengan nilai signifikan 0,355. Karena nilai -0,942 lebih kecil dari

2,052, maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara Leverage dan Nilai Perusahaan tidak berpengaruh signifikan dengan taraf signifikan sebesar 5%. Dengan kata lain maka karena T-hitung < T-tabel, maka Ho diterima dan Ha

ditolak, berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara Leverage terhadap Nilai Perusahaan.

Berdasarkan uji hipotesis diatas dapat digambarkan daerah penolakan dan penerimaan sebagai berikut :

Daerah penolakan Ho Daerah penolakan Ho

Daerah penerimaan Ho

Gambar 4.9

Daerah Penerimaan dan Penolakan Uji Parsial Leverage terhadap Nilai Perusahaan

Pada gambar diatas dapat dilihat nilai jatuh pada daerah penolakan H0, sehingga disimpulkan bahwa Leverage secara parsial tidak berpengaruh

signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

Hasil penelitian ini sama seperti hasil penelitian yang dilakukan sbelumnya oleh Etna Nur Afri Yuyetta (2009) yang menyatakan bahwa leverage berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.

4.4.2 Pengujian Hipotesis Kebijakan Dividen (Dividen Yield) terhadap Nilai Perusahaan

Dalam penelitian ini uji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dari masing-masing variabel independen dengan variabel dependen adapun hipotesis yang akan diuji adalah sebagai berikut :

Hipotesis:

, Tingkat Dividen Yield ( ) berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan (Y)

, Tingkat Dividen Yield ( ) berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan (Y)

= 5%

Tabel 4.18

Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji T) Kebijakan Dividen (Dividen Yield) terhadap Nilai Perusahaan

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 1.605 .507 3.162 .004 Leverage (DER) -.431 .458 -.179 -.942 .355

Dividend Yield (DY) .003 .057 .010 .054 .958

Berdasarkan tabel diatas diperoleh hasil untuk dividen yield sebesar 0,054. Hasil ini akan dibandingkan dengan nilai . Tingkat

kepercayaan dengan taraf nyata α = 0,05, dimana df = n-k-1 = 30-2-1 = 27. Maka untuk pengujian dua sisi diperoleh sebesar ± 2,052.

Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui nilai variabel Dividen Yield 0,054 dengan nilai signifikansi 0,05. Karena nilai 0,054 <

2,052 maka pada tingkat kekeliruan 5% diputuska H0 diterima. Artinya

dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa Dividen Yield berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

Berdasarkan uji hipotesis diatas maka dapat digambarkan daerah penolakan dan penerimaan sebagai berikut :

Daerah penolakan Ho Daerah penolakan Ho

Daerah penerimaan Ho

Gambar 4.10

Daerah Penerimaan dan Penolakan Uji Parsial Kebijakan Dividen (Dividen Yield) terhadap Nilai Perusahaan

Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa nilai jatuh pada daerah penolakan H0 , sehingga disimpulkan bahwa Kebijakan Dividen (Dividen Yield)

secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

Dalam penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh positif namun tidak signifikan dari dividend yield terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan para pemegang saham tidak suka dengan pajak yang tinggi. Semakin tinggi dividen yang diterima,m maka pajak yang dikenakan akan tinggi pula. Jadi pemegang saham lebih suka untuk menanamkan kembali dividen nya pada perusahaan daripada menerima pembagian dividen dari perusahaan. Oleh karena itu sebagian pemegang saham tidak suka pembagian dividen yang tinggi.

Hasil penelitian ini tidak sama dengan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Ni Gst. A. Pt. Silka Pratiska yang menyatakan bahwa dividend yield memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.

98

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dari pengaruh Rasio Hutang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor Manufaktur sub sektor Kimia yang terdaftar di BEI tahun 2008 sampai dengan 2012, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Perkembangan Rasio Hutang (leverage) pada perusahaan sektor manufaktur sub sektor kimia di BEI pada tahun 2008 sampai 2012 terjadi penurunan dan peningkatan. Pada tahun 2009, empat dari enam perusahaan mengalami penurunan. Namun di tahun 2010 hingga 2012 terus mengalami peningkatan. Adapun perusahaan yang mengalami kecenderungan meningkatnya Leverage secara terus-menerus adalah PT. Budi Acid Jaya Tbk dengan nilai debt to equity ratio selama tiga periode 2010 sampai 2012. Hal ini disebabkan oleh adanya penyimpangan (anomali) cuaca yang melanda berbagai belahan dunia. Indonesia yang merupakan imbas dari pemanasan global. Fenomena perubahan iklim tersebut berdampak pada penurunan produktivitas petani sehingga menjadi salah satu pemicu peningkatan harga komoditas, di samping meningkatnya permintaan. Sehingga harga bahan baku meningkat dan akhirnya membuat PT. Budi Acid Jaya Tbk. menggunakan hutang lebih banyak untuk menjalankan aktivitasnya daripada modal sendiri.

2. Perkembangan Dividend Yield dalam Kebijakan Dividen pada perusahaan sektor manufaktur sub sektor kimia di BEI pada tahun 2008 sampai 2012 terjadi peningkatan dan penurunan secara bergantian setiap tahunnya. Salah satunya adalah PT. Eterindo Wahanatama Tbk. yang tidak membagikan dividen yield sejak tahun 2008 sampai 2012. Hal ini karena berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan memutuskan untuk tidak membagikan dividen. Keputusan ini digunakan untuk mengurangi saldo defisit perusahaan.

3. Perkembangan Nilai Perusahaan (PBV) pada perusahaan sektor manufaktur sub sektor kimia di BEI pada tahun 2008 sampai 2012 mengalami peningkatan dan penurunan. Pada tahun 2009 mengalami peningkatan nilai perusahaan (PBV). Namun pada tahun 2010 sampai 2012 terus menurun hingga mendapatkan nilai di bawah satu (<1). Hal ini menunjukkan bahwa investor menilai rendah perusahaan. Karena semakin tinggi nilai rasio PBV ini (>1) maka semakin tinggi pula investor menilai perusahaan tersebut.

4. Hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh antara Rasio Hutang (Leverage) dan Kebijakan Dividen (Dividen Yield) terhadap Nilai Perusahaan adalah sebagai berikut :

a. Secara parsial Rasio Hutang (Leverage) berpengaruh namun tidak secara terus-menerus terhadap Nilai perusahaan. Untuk hubungan Leverage dengan Nilai Perusahaan adalah sebesar -0,94, artinya

apabila Leverage yang dihasilkan turun, maka Nilai perusahaan akan meningkat.

b. Secara parsial Kebijakan Dividen (dividen yield) berpengaruh namun tidak terus-menerus terhadap Nilai Perusahaan. Untuk hubungan Kebijakan Dividen dengan Nilai Perusahaan sebesar 0,054. Ini berarti Kebijakan Dividen (dividen yield) memiliki hubungan yang rendah terhadap Nilai Perusahaan. Apabila Kebijakan Dividen (dividen yield) meningkat, maka Nilai Perusahaan akan menurun.

5.2 Saran

Berdasarkan penelitian dan kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bagi perusahaan Manufaktur sub Sektor Kimia yang terdaftar di BEI sebagai bahan pertimbangan perusahaan maupun untuk pihak lainnya mengenai Rasio Hutang (Leverage) dan Kebijkana Dividen (dividen yield) terhadap Nilai Perusahaan, yaitu sebagai berikut :

1. Jika perusahaan mengalami kesulitan dalam pendanaan aktivitas perusahaan maka tidak ada salahnya melakukan pinjaman pada pihak lain, namun sebaiknya dana tersebut dikelola dengan baik agar proses bisnis dapat terus dilakukan dan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Hingga akhirnya keuntungan tersebut dapat digunakan untuk membayar hutang pinjaman pada waktu sebelumnya dan menambahkan modal sendiri untuk melakukan proses bisnis.

2. Bagi investor perlu ingat dengan adanya pajak yang tinggi. Oleh karena itu lebih baik dividen yang diperoleh digunakan kembali untuk mengembangkan perusahaan. Selain itu tingginya tingkat leverage perusahaan perlu diimbangi dengan kepercayaan yang baik terhadap perusahaan tersebut., agar investor dapat percaya untuk menanamkan modalnya pada perusahaan dengan leverage yang tinggi.

3. Perusahaan perlu memperhatikan setiap peluang bisnis yang ada. Agar perusahaan dapat terus bersaing di pasar yang ketat seperti sekarang ini. Apabila perusahaan sudah kuat dan memiliki keuntungan yang tinggi sehingga mampu memberikan dividen yang tinggi, maka para investor akan melirik perusahaan tersebut.

4. Bagi peneliti lain diharapkan dapat menggunakan variabel lain yang lebih berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

i

TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

(Studi Pada Perusahaan Sektor Manufaktur Sub Sektor Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

YOHANNA SETIANI SUSILO NIM. 21210006

Telah disetujui dan disahkan di Bandung sebagai Tugas Skripsi pada Juli 2014

Menyetujui,

Pembimbing

Prof. Dr. Hj. Ria Ratna Ariawati, SE., MS., AK. NIP. 4127.70.007

Mengetahui,

Dekan Fakultas Ekonomi Ketua Program Studi Manajemen

Prof. Dr. Hj. Dwi Kartini, SE., Spec. Lic Dr. Raeni Dwi Santy, SE., M.Si NIP. 4127.70.019 NIP. 4127.34.02.006

Bahwa yang bertandatangan di bawah ini, penulis dan pihak perusahaan tempat penelitian, menyetujui :

“Untuk memberikan kepada Universitas Komputer Indonesia Hak Bebas Royalty Noneksklusif atas penelitian ini dan bersedia untuk di-online-kan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk kepentingan riset dan pendidikan”.

Bandung, Juli 2014

Penulis PT. Bursa Efek Indonesia

Yohanna Setiani Susilo Gilman Pradana Nugraha, SE.,M.M NIM. 21210006 Kepala Kantor Perwakilan Bandung

Mengetahui,

Pembimbing

Prof. Dr. Hj. Ria Ratna Ariawati, SE., MS.,AK. NIP. 4127.70.007

Dokumen terkait