BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
OBJEK DAN METODE PENELITIAN
2. Pengujian Secara Parsial
Melakukan uji-t, untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat hipotesis sebagai berikut :
1. Hipotesis parsial antara variabel bebas Kinerja Karyawan terhadap variabel terikat Komitmen.
H0 : β1 = 0 : Kinerja Karyawan tidak berpengaruh signifikan terhadap Komitmen.
2. Hipotesis parsial antara variabel bebas Human Capital terhadap variabel terikat Komitmen.
H0 : β2 = 0 : Human Capital tidak berpengaruh signifikan terhadap Komitmen.
Ha : β2 0 : Kinerja Karyawan berpengaruh signifikan terhadap Komitmen.
Rumus uji t yang digunakan adalah :
Hasilnya dibandingkan dengan tabel t untuk derajat bebas n-k-1 dengan taraf signifikansi 5%.
Kriteria Pengujian
H0 ditolak apabila thitung< dari ttabel(α = 0,05)
Jika menggunakan tingkat kekeliruan (α = 0,01) untuk diuji dua pihak, maka kriteria penerimaan atau penolakan hipotesis yaitu sebagai berikut:
a. Jika thitung ≥ ttabel maka H0 ada di daerah penolakan, berarti Ha diterima artinya antara variabel X dan variabel Y ada hubungannya. b. Jika Thitung ≤ t tabel maka H0 ada di daerah penerimaan, berarti Ha
ditolak artinya anatara variabel X dan Y tidak ada hubungannya. ...,5 1,2,3 I ) 1 ( ) 1 ( 2 ... 1 k n CRii R P t Xk XY YX i
Gambar 3.3
Uji Daerah Penerimaan dan Penolakan Hipotesis Penarikan kesimpulan
Daerah yang diarsir merupakan daerah penolakan, dan berlaku sebaliknya.Jika thitung dan Fhitung jatuh di daerah penolakan (penerimaan), maka Ho ditolak (diterima) dan Ha diterima (ditolak).Artinya koefisian regresi signifikan (tidak signifikan).Kesimpulannya,Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh (tidak berpengaruh) terhadap Kinerja Karyawan. Tingkat signifikannya yaitu 5 % (α = 0,05), artinya jika hipotesis nol ditolak (diterima) dengan taraf kepercayaan 95 %, maka kemungkinan bahwa hasil dari penarikan kesimpulan mempunyai kebenaran 95 % dan hal ini menunjukan adanya (tidak adanya pengaruh yang meyakinkan (signifikan) antara dua variabel tersebut.
Daerah Penolakan Ho Daerah Penolakan Ho Daerah Penerimaan Ho +t tabel -t tabel
126
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari hasil penelitian dan pembahasan data yang ada, mengenai Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Modal Manusia dan Komitmen Karyawan di PT. Aspex Kumbong Bogor, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Modal Manusia yang mana dalam penelitian ini dilakukan di PT. Aspex Kumbong Bogor didalamnya terdapat terdapat 4 indikator nyaitu, Akuntabilitas Kerja, Kompentensi, Kepemilikan Propesional dan Komitmen karyawan. Yang mana dari ke 4 indikator tersebut terdapat indikator dengan skor jaewaban responden nyaitu indikator Komitmen Karyawan, yang mana para karyawan PT. Aspex Kumbong Bogor beranggapan bahwa komitmen karyawan masih belum memiliki rasa bertanggung jawab dan loyalitas tinggi. Sehingga karyawan masih belum, bertanggung jawab dalam perkerjaan mereka sehari-hari.
2. Komitmen Karyawan dalam penelitian ini yang dilakukan di PT. Aspex Kumbong Bogor didalamnya terdapat 3 inidikator, yaitu Affective Commitment, Continaunce Commitmen dan Normative Commitment terdapat indikator dengan skor tanggapan responden yang terrendah dilihat dari prsentase skor jawaban responden nyaitu indikator Normative Commitmen, yang mana karyawan di PT. Aspex Kumbong Bogor masih banyak karyawan yang belum memiliki kewajiaban dan tanggung jawab dalam melaksanakan suatu tugas yang didiberikan oleh perusahaan.
3. Kinerja Karyawan yang terdapat di PT.Aspex Kumbong Bogor dapat diukur dengan 3 Indikator yaitu Kuantitas Kerja, Kualitas Kerja dan Pengetahuan. Yang mana artinya karyawan belum bisa meningkatkan mutu dan keakuratan (ketepatan) dari hasil kerja sebelumnya
5.2 Saran
Berdasarkan hasil dari penelitian dan kesimpulan diatas, penulis mencoba memberikan saran kepada pihak yang berkaitan maupun pihak lainnya, yaitu sebagai berikut :
1. Modal Manusia di PT. Aspex Kumbong bogor terbilang “Baik” dan jika ditinjau dari beberapa indikator yang terdapat dalam variable ini, terdapat indikator yang memiliki skor terendah, yaitu Komitmen karyawan yang harus diperhatiakan oleh perusahaan. Perusahaan harus melakukan perbaikan terhadap karyawan dan memberikan tunjangan-tunjungan agar karyawan dapat termotivasi dalam segala bidangnya. Semakin sesuai komitmen yang harus diperbaiki.
2. Komitmen karyawan di PT. Aspex Kumbong terbilang “Cukup Baik” dan jika di tinjau dari beberapa indikator yang memiliki skor terrendah , yaitu normative commitment. Hal yang harus dilakukan adalah dengan cara menunjukan adanya kewajiban dan tanggungjawab dalam melaksanakan suatu tugas yang diberikan oleh perusahaan.
3. Kinerja Karyawan di PT. Aspex Kumbong Bogor “Cukup Baik” dan jika ditinjau dari beberapa indikator memiliki skor terrendah yaitu Pengetahuan
dari masing-masing individu karyawan. Yang harus dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan seperti diklat dan pelatihan-pelatihan diluar jam kerja.
xviii
Tinjauan Teoritis Jurnal Administrasi Bisnis (2010), Vol.6, No.2: hal. 179–190, (ISSN:0216–1249) c 2010 Center for Business Studies. FISIP - Unpar .
Luminita Maria Gogan 2014, Human capital - the need to be evaluated. (Volume 7, Issue 1/2014), pp. 54 ISSN: 2247-6172;
Martina Dwi Puji Astri Ongkorahardjo, Antonius Susanto, Dyna Rachmawat 2001,
Analisis Pengaruh Human Capital Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Indonesia) Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, Vol. 10, No. 1, Mei 2008: 11-21 ISSN 1404-790X.
Muafi 2010, Pengaruh strategic human capital terhadap kinerja entrepreneurial pada organisasi sector publik. Jurnal Akuntansi Manajemen ISSN 1829-9857 Moh. Mavis YI-Ching Chen 2008 Developing Human Capital indicators; a three-way
approach ,Vol 5 no.4/4 pp.387-403.
Mukhlis dan Sri Wahyun 2014 Hubungan Human Capital Dengan Kinerja Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kpmd) Pada Program Pnpm Mandiri Perdesaan Di Kecamatan Peusangan Vol.3 No.6 .Juli 2014 Jurnal Kebangsaan ISSN: 2089-5917.
Nur Cahyani Ahyar Yuniawan 2010, Pengaruh Profesionalisme Pemeriksa Pajak, Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), Maret 2010, Hal. 10 – 23 Vol. 17, No. 1 ISSN: 1412-3126.
Robert L.Mathis & Jackson 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia, Penerbit Salemba empat.
Sugiyanto 2007, Pengaruh Human Capital, Motivasi Dan Dukungan Atasan Terhadap Kesuksesan Karir Karyawan: Studi Empiris Di Pt. Asian Cotton Bandung . JAMBSP Vol. 3 No. 3 – Juni 2007: 333 – 348 ISSN 1829 – 9857.
Sondang P. Siagian 2002, Manajemen SDM. Hal 121 Jakarta :Bumi Aksara.
Susanti Kurniawati dalam buku cheese&Bob Thomes(2003) Human Capital Measurement How To Do You Measure Up? Accenture Human Performance Insight.
Umi Narimawati. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif :Teori dan Aplikasinya. Bandung : Fakultas Ekonomi UNIKOM.
WWW.Goggle.Com Diakses Oleh Fuji Utama Selama Pengerjaan Usulan Penelitian tanggal 4 Juni 2015 pukul 22.00 WIB.
WWW.ijbssnet.com Diakses oleh Fuji Utama selama pengerjaan Usulan Penelitian tanggal 13 Juni 2015 pukul 19.00 WIB.
www.indjst.org Diakses oleh Fuji Utama selama pengerjaan Usulan Penelitian. 20 Juli 2015 pukul 20.00 WIB.