8.1. Umum
Dalam Panduan Umum, Outcomes dari pemantauan dan pengukuran digunakan untuk mengidentifikasi wilayah / area peningkatan sistem manajemen mutu dan proses penyelenggaraan dalam pendidikan.
8.2. Pemantauan dan Pengukuran 8.2.1. Kepuasan Pelanggan
Jurusan menetapkan persepsi kepada mahasiswa maupun pelanggan tentang tingkat layanan yang diberikan memenuhi harapannya. Informasi kepuasan mahasiswa maupun pelanggan (stakeholder / pengguna lulusan) harus didukung oleh hasil evaluasi dan penilaian melalui kuisoner yang diberikan kepada mahsaiswa setiap UTS dan UAS, diskusi pada saat temu alumni di fakultas dan hasil evaluasi pengisian form penilaian mahasiswa KKP serta kuisioner umpan balik penilaian kerjasama/ kinerja jurusan. Jurusan akan mendiskusikan dengan pelanggan tentang persepsi kepuasan tersebut.
8.2.2. Audit Internal
Jurusan dan unit kerja melaksanakan audit internal berdasarkan program audit internal untuk menilai kinerja implementasi sistem manajemen mutu dan penyelenggaraan pendidikan (PBM).
Audit internal pada unit kerja dilakukan oleh auditor dari unit kerja yang berkopeten dan tersertifikasi, hal ini dilakukan sebelum auditor di tingkat universitas.
Jurusan mendokumentasikan laporan akhir audit internal, umpan balik dari hasil audit digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan untuk tindakan korektif dan pencegahan.
Rekaman audit internal dipelihara.
Prosedur pelaksanaan audit internal mengacu pada Manual Prosedur (MP), Audit Internal UB. (00000 05021)
8.2.3. Pemantauan dan Pengukuran Proses
Jurusan mengukur dan memantau kinerja dan keefektifan proses yang digunakan untuk mengelola dan menyampaikan layanan. Pengukuran proses layanan inti dan penunjang dilakukan pada tahap yang sesuai selama realisasi proses.
Jurusan dalam hal ini selalu mendokumentasikan metode yang digunakan untuk mengukur kinerja dan keefektifan proses (lihat Dokumen : presensi mahasiswa/ dosen, ketersediaan modul, dan terlaksananya koordinasi team teaching (absen dan notulensi).
8.2.4. Pemantauan dan Pengukuran Layanan Pendidikan
Unit Kerja di Jurusan Sosial Ekonomi FP UB yang memberikan layanan pendidikan (termasuk memberi pelatihan) harus menetapkan dan menggunakan metode untuk pemantauan dan pengukuran layanan pendidikan pada interval yang direncanakan selama realisasinya dan outcomes akhir, untuk memverikasi bahwa mereka memenuhi persyaratan desain yang ditetapkan serta persyaratan peraturan dan perundangan-undangan dan akreditasi yang berlaku.
Untuk berbagai raga pendidikan/ pelatihan, alat evaluasi seperti asesmen, kuis, ujian atau peragaan sebaiknya digunakan untuk mengukur kemajuan pemenuhan persyaratan kurikulum.
Penilaian kinerja pada unit kerja yang memberikan layanan pendidikan/ pelatihan sebaiknya juga dilakukan sebagai bagian dari layanan pendidikan/ pelatihan.
Hasil proses evaluasi ini sebaiknya direkam dan digunakan untuk menunjukkan tingkat proses pengajaran mencapai sasaran yang direncanakan.
8.3. Analisa Data
Fakultas, Jurusan, dan Program Pascasarjana di FP-UB sebaiknya menganalisis data dan informasi yang dikumpulkan, dan digunakan sebagai data dasar di dalam proses pengambilan setiap pengambilan.
Data sebaiknya digunakan untuk mendukung perbaikan berkesinambungan (Continues improvement) melalui tindakan perbaikan, dan juga tindakan korektif dan pencegahan.
Metode statistik sebaiknya diterapkan untuk menganalisis setiap aspek sistem manajemen mutu. Analisis statistik untuk berbagai ukuran seperti indikator kinerja, angka drop out, rekaman capaian, kepuasan pelanggan, dan analisis kecenderungan dapat membantu dalam memjamin efektifitas pengendalian proses yang merupakan bagian dari sistem manajemen mutu.
Pengukuran dan evaluasi sebaiknya menerus dan dinyatakan dalam manual prosedur atau instruksi kerja. Lembaga atau unit kerja harus menganalisa data dari berbagai sumber untuk membandingkan sumber untuk membandingkan kinerja sistem manajemen mutu dan proses pendidikan untuk mengidentifikasi bidang perbaikan. Lihat B.4 dan ISO9001:2008, 8.4.
8.4. Perbaikan
8.4.1. Perbaikan berkesinambungan
Lembaga/ Unit Kerja harus meningkatkan keefektifan sistem manajemen mutu dan proses pendidikan secara berkesinambungan dengan mendorong personel untuk mengidentifikasi dan menerapkan usaha peningkatan sesuai dengan ruang lingkup bisnis.
Metode yang sesuai digunakan untuk mengidentifikasi peningkatan potensial yang didasarkan atas analisis mutu dan metode statistik.
Proses perbaikan harus juga mencakup tindakan yang diambil dalam penyelesaian keluhan, saran dan komentar pelanggan / mahasiswa.
8.4.2. Tindakan Perbaikan
Lembaga/ Unit Kerja harus menetapkan manual prosedur (prosedur terdokumentasi) untuk melaksanakan tindakan korektif yang teridentifikasi dari analisis penyebab ketidaksesuaian dan peluang peningkatan.
Tindakan korektif diambil untuk mengeliminasi ketidaksesuaian yang terjadi selama kinerja sistem manajemen mutu dan proses pemberian layanan pelanggan. Tindakan korektif sebaiknya terekam dengan baik.
8.4.3. Tindakan Pencegahan
Lembaga/ Unit Kerja harus menetapkan MP (prosedur terdokumentasi) untuk melaksanakan tindakan preventif yang dihasilkan dari analisis ketidaksesuaian potensial dan peluang perbaikan dalam sistem manajemen mutu dan layanan pada pelanggan/ mahasiswa.
Tindakan pencegahan sebaiknya direkam dan didokumentasikan ke bidang organisasi yang sesuai. Hasil dari perbaikan atas tindakan pencegahan sebaiknya didokumentasikan keseluruhan organisasi.
9. REFERENSI :
1. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku I Naskah Akademik Akreditasi Program Studi Sarjana. Jakarta.
2. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku II Standar dan Prosedur Akreditasi Program Studi Sarjana. Jakarta.
3. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku IIIA Borang Akreditasi Sajana. Jakarta.
4. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku IIIB Borang Fakultas-Sekolah Tinggi. Jakarta.
5. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku IV Panduan Pengisian Instrumen Akreditasi S1. Jakarta.
6. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku V Pedoman Penilaian Instrumen Akreditasi Program Sarjana. Jakarta.
7. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku VI Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Program Sarjana. Jakarta.
8. BAN-PT. 2008. Akreditasi Program Studi Sarjana. Buku VII Pedoman Asesmen Lapangan. Jakarta.
9. BAN-PT. 2008. Pedoman Evaluasi Diri. Untuk Akreditasi Program Studi dan Institusi Perguruan Tinggi. Jakarta.
10. BAN-PT 2008. Matriks Penilaian Laporan Evaluasi Diri. Jakarta.
11. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. BUKU I Naskah Akademik. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta
12. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. BUKU II. Standart dan Prosedur. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta
13. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. Buku IIIA Borang Program Studi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta
14. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. Buku IIIB Borang unit Pengelola Program Studi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
15. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. Buku IV. Panduan Pengisian Borang Akreditasi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
16. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. Buku VI. Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi.Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
17. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Magister. Buku VII. Pedoman Asesmen Lapangan. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
18. BAN-PT 2008. Akreditasi Program Studi Magister. Pedoman Evaluasi Diri. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
19. 0BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku I Naskah Akademik. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
20. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. BUKU II. Standart dan Prosedur. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
21. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku IIIA Borang Program Studi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
22. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku IIIB Borang unit Pengelola Program Studi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
23. AN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku IV. Panduan Pengisian Borang Akreditasi. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
24. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku VI. Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi.Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
25. BAN-PT 2009. Akreditasi Program Studi Doktor. Buku VII. Pedoman Asesmen Lapangan. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
26. BAN-PT 2008. Akreditasi Program Studi Doktor. Pedoman Evaluasi Diri. Edisi 7 Januari 2010. Jakarta.
27. Visi dan Misi Universitas Brawijaya. 28. StatutaUniversitas Brawijaya.
29. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya. Badan Layanan Umum .Departemen Pendidikan Nasional. Universitas Brawijaya. 2008.
30. Rencana Strategis (Renstra) Universitas Brawijaya tahun 2007. 31. Program Kerja Rektor Universitas Brawijaya, 2007 – 2011. 32. Buku Pedoman Pendidikan Universitas Brawijaya 2000/2010. 33. Manual Mutu Universitas Brawijaya. Tahun 2010.