BAB 3 AKUNTABILITAS KINERJA
3.1. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
Dalam hal capaian kinerja suatu organisasi haruslah dilaksanakan secara terencana, sistematis, terpadu dan terukur. Indikator keberhasilan atau kinerja, keluaran (output), hasil (outcome), dan dampak (impact) haruslah menjadi ukurannya. Pengukuran kinerja adalah suatu alat manajemen untuk meningkatkan mutu pengambilan keputusan dan meningkatkan akuntabilitas organisasi.
Pengukuran capaian kinerja Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi Tahun 2021 dilakukan melalui penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU). Indikator Kinerja Utama (IKU) Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi sebagaimana yang tertuang di dalam Rencana Strategis BPIP adalah sebagai berikut : a. Jumlah dokumen internalisasi dan institusionalisasi Pancasila di bidang hukum,
advokasi, apresiasi, serta pengawasan regulasi yang dimanfaatkan;
b. Jumlah rekomendasi atas regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang ditindaklanjuti.
A. Jumlah Dokumen internalisasi dan institusionalisasi Pancasila di Bidang Hukum, Advokasi, Apresiasi, serta pengawasan regulasi yang dimanfaatkan.
Dalam rangka mendukung indikator kinerja utama tersebut di atas, capaian kinerja sepanjang tahun 2021 telah di laksanakan kegiatan yang mendukung indikator kinerja kegiatan sebagai berikut :
1) Koordinasi Persiapan Penguatan Karakter Remaja Dalam Rangka Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Dengan Pembiasaan Nilai-Nilai Pancasila di Kampung KB Desa Tirtakalingan Kabupaten Indramayu. Laporan Rekomendasi institusionalisasi atas Kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat;
2) Koordinasi Preventif Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) terhadap Pencegahan Korupsi yang dilaksanakan di Pemerintah Kota Malang. Laporan rekomendasi institusionalisasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Pemerintah Kota Malang;
3) Advokasi Pembinaan Ideologi Pancasila Dalam Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas di Provinsi Kepulauan Riau. Laporan Rekomendasi Institusionalisasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Pemerintah Kota Batam;
4) Kegiatan Internalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam hal “Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden terkait Memasukkan Materi Pancasila Sebagai Kurikulum Wajib Pada Pendidikan Formal”. Laporan rekomendasi atas kegiatan dilakukan dan dimanfaatkan bersama Deputi Bidang Kajian dan Materi;
5) Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden tentang Badan Riset Inovasi Nasional, Rancangan Peraturan BPIP tentang Perubahan Atas Peraturan BPIP Nomor 4 Tahun 2019, Rancangan Peraturan BPIP tentang Perubahan Atas Peraturan BPIP Nomor 5 Tahun 2019, Rancangan Peraturan BPIP tentang
Halaman 8
Pengendalian Grativikasi di Lingkungan BPIP Pembahasan Rancangan Peraturan Badan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila tentang Perubahan Atas Peraturan BPIP Nomor 1 Tahun 2018 dan Penyetaraan Jabatan di Lingkungan BPIP dan Surat Perintah Plt. Deputi Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor Sprint-031/BPIP/DII/04/2021 tanggal 6 April 2021, telah dilaksanakan kegiatan Pembahasan Rancangan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila tentang Perubahan Atas Peraturan BPIP Nomor 1 Tahun 2018 dan Penyetaraan Jabatan di Lingkungan BPIP. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Biro Hukum dan Organisasi BPIP;
6) Internalisasi dan Institusionalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembentukan Regulasi dan Kebijakan di Provinsi Bangka Belitung. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Badan Perumus Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Bangka Belitung, Sekretariat DPRD Provinsi Bangka Beliting dan Universitas Bangka Belitung. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
7) Strategi Implementasi Nilai Pancasila Pada Produk Hukum Daerah Di Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Bali. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Bali disampaikan kepada Pimpinan di lingkungan BPIP.
8) Institusionalisasi Pancasila dalam Implementasi Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Menteri Agama Republik Indonesia tentang Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut Bagi Peserta Didik, Pendidik,dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Sekolah yang diselenggarakan Pemerintah Daerah pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilakasanakan di Padang. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama Republik Indonesia dan disampaikan kepada pimpinan BPIP untuk ditindaklanjuti.
9) Rapat Koordinasi Pendalaman Materi (Internalisasi Nilai-nilai Pancasila) Perancangan Peraturan Daerah Dengan Instansi Terkait Di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Manokwari dan Rapat Koordinasi Dengan Kesbangpol Provinsi Papua Barat. Laporan rekomendasi atas kegiatan ini dilakukan dan dimanfaatkan bersama Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Papua Barat serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat.
B. Jumlah rekomendasi atas regulasi yang bertentangan dengan Nilai-nilai Pancasila yang ditindaklanjuti.
Dalam rangka mendukung indikator kinerja utama tersebut di atas, capaian kinerja sepanjang tahun 2021 telah di laksanakan kegiatan yang mendukung indikator kinerja kegiatan yakni analisis kajian kebijakan dan regulasi.
Halaman 9
Pelaksanaan analisis kajian kebijakan dan regulasi ini menghasilkan 29 (dua puluh Sembilan) rekomendasi peraturan perundang-undangan dari target di Perjanjian Kinerja Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi sebanyak 20 (dua puluh) rekomendasi. Rekomendasi atas analisis kajian kebijakan dan regulasi ini menghasilkan rekomendasi peraturan perundang-undangan yang telah ditindaklanjuti dan disampaikan ke Pimpinan di lingkungan BPIP. Berikut ini disampaikan Rekomendasi atas regulasi yang bertentangan dengan Nilai-nilai Pancasila yang ditindaklanjuti :
Daftar Hasil Kajian Peraturan Perundang-undangan dan Kebijakan Tahun 2021 No Peraturan Perundang-undangan / Kebijakan Rekomendasi
1 UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Direvisi 2 UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi
Pembangunan untuk Kepentingan Umum Direvisi
3 UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan Direvisi
4 PP Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah
Terlantar Direvisi
5 UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya Direvisi 6 UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan
Nelayan Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam Direvisi
7 UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan Direvisi
8 UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan Direvisi 9 UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan Tetap 10 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan Tetap 11 Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 132 Tahun 2019 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Antikorupsi
Dicabut / Dibatalkan 12 Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 29 Tahun 2016 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Provinsi Sumatera Utara
Dicabut / Dibatalkan 13 Peraturan Daerah Sumatera Selatan Nomor 5 Tahun 2018 tentang
Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Menjadi Perusahaan Perseroan Daerah Sumatera Selatan Energi Gemilang
Tetap / Selaras
14 Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jema’at Ahmadiyah di Jawa Ba rat
Tetap / Selaras 15 Peraturan Daerah Kabupaten Bondowoso Nomor 5 Tahun 2020
tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Toko Modern, dan Pusat Perbelanjaan di Kabupaten Bondowoso
Revisi 16 Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 69 Tahun 2015 tentang
Pendidikan Karakter Revisi
17 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat Revisi 18 Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010 tentang
Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat
Revisi 19 Peraturan Gubernur Bangka Belitung Nomor 48 Tahun 2018 tentang
Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bangka Belitung Revisi
Halaman 10
Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil
20 Peraturan Daerah Kota Pariaman Nomor 10 Tahun 2018 tentang
Ketentraman dan Ketertiban Umum Revisi
21 Peraturan Walikota Makasar Nomor 48 Tahun 2020 tentang Pemberian Izin Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil Lingkup Pemerintah Kota Makasar
Dicabut / Dibatalkan 22 Peraturan Bupati Bima Nomor 14 Tahun 2016 tentang Bantuan
Keuangan Terhadap Partai Politik
Dicabut / Dibatalkan 23 Peraturan Bupati Bombana Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman
Pelaksanaan Pelayanan Jaminan Kesehatan DaerahGerakan Membangun Bombana dengan Ridho Allah (JamkesdaGembira) Kabupaten Bombana
Dicabut / Dibatalkan 24 Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 4 Tahun
2012 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara
Dicabut / Dibatalkan 25 Peraturan Daerah Kabupaten Buton Utara Nomor 6 Tahun 2018
tentang Penyelenggaraan Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an Revisi 26 Peraturan Daerah Kabupaten Timor Tentah Selatan Nomor 2 Tahun
2017 tentang Kartu Identitas Kepemilikan Ternak Revisi 27 Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 4 Tahun 2020 tentang
Penyelenggaraan Manado Fiesta Revisi
28 Peraturan Daerah Kabupaten Mempawah Nomor 4 Tahun 2015
tentang Pengelolaan Tanggungjawab Sosial Perusahaan Revisi 29 Perda Kabupaten Konawe Nomor 1 Tahun 2014 tentang
Pembentukan dan Pendefinitifan Desa-Desa Dalam Wilayah Kabupaten Konawe
Revisi
Dalam rangka mendukung capain Indikator Kinerja Utama (IKU) perlu ditetapkan matrik target kinerja Tahun 2020 sampai 2024 melalui sasaran program dan sasaran kegiatan atau aktivitas pendukung capaiakan IKU. Matrik target kinerja Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi adalah sebagai berikut :
Tabel 4
Matrik dan Target Kinerja Tahun 2020 – 2024
Halaman 11
Matriks dan Target Kinerja di atas dalam rangka mendukung sasaran program Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi yaitu terwujudnya internalisasi dan institusionalisasi Pancasila di bidang hukum, advokasi, apresiasi, dan pengawasan regulasi. Indikasi atau aktivitas/kegiatan pendukung capaian Indikator Kinerja Utama Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi sebagai tercantum di bawah ini :
Dokumen Analisis dan Sinkronisasi Hukum Nasional Terhadap Nilai-Nilai Pancasila (PN)
1. Dokumen pencegahan masalah dan kendala dalam pembinaan ideologi
Pancasila yang
diselesaikan
2. Dokumen Pendampingan Penyelesaianan dan Ideologi Pancasila yang diselesaikan
1. Dokumen hasil internalisasi Pancasila dalam hukum nasional dan Perda
2. Dokumen rekomendasi regulasi yang bertentangan dengan nilai Pancasila
1. Penyusunan Dokumen Analisis dan Sinkronisasi Produk Hukum Tingkat Pusat Terhadap Nilai-Nilai Pancasila Wilayah I
2. Penyusunan Dokumen Analisis dan Sinkronisasi Produk Hukum Tingkat Daerah Terhadap Nilai-Nilai Pancasila Wilayah II 3. Penyusunan Dokumen
Analisis dan Sinkronisasi Produk Hukum Tingkat Daerah Terhadap Nilai-Nilai Pancasila Wilayah III
1. Penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis dan program strategi preventif pembinaan ideologi Pancasila
2. Penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis dan program strategi pendampingan pembinaan ideologi Pancasila
3. Penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis dan program strategi Pemberian Apresiasi pembinaan ideologi Pancasila
1. Penyusunan Hasil Pengawasan dan Kajian Produk Hukum Lembaga Tinggi Negara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Regulasi Pelembagaan Tingkat Pusat terhadap Produk Hukum Daerah (Wilayah II) terhadap Produk Hukum Daerah (Wilayah III)
4. Penyusunan Hasil Pengawasan dan Kajian Produk Hukum Lembaga Tinggi Negara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Regulasi Pelembagaan Tingkat Pusat
Halaman 12
Pengukuran capaian kinerja melalui cara membandingkan antara target (rencana) dan realisasi sasaran strategis, sasaran program/kegiatan, dan indikator kinerja (perfomance indicator) pada masing-masing indikator kinerja. Secara garis besar target kinerja Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi tahun 2021 tercapai bahkan melebihi target pada dokumen rekomendasi regulasi yang bertentangan dengan Pancasila, sebagaimana yang tercantum pada table dibawah ini :
Tabel 5
Target Kinerja dan Capaian Kinerja
TARGET KINERJA Jumlah CAPAIN KINERJA Jumlah
Jumlah dokumen
Jumlah rekomendasi atas regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang ditindaklanjuti didasarkan pada indikator kinerja yang telah diidentifikasi agar sasaran strategis dan tujuan strategis sebagaimana telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi pada tahun 2021 dapat tercapai. Pencapaian target kinerja atas indicator kinerja melalui penghitungan sebagai berikut :
Kinerja = Capaian yang diperoleh x 100 % Target
Capaian kinerja berdasarkan sasaran strategis tahun 2021 pada Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi sebagaimana terdapat pada penjelasan dibawah ini.
Sasaran Strategis : Terwujudnya internalisasi dan institusionalisasi Pancasila di bidang hukum, advokasi, apresiasi, dan pengawasan regulasi.
Indikator kinerja dalam mencapai sasaran strategis adalah “Jumlah dokumen internalisasi dan institusionalisasi Pancasila di bidang hukum, advokasi, apresiasi, serta pengawasan regulasi yang dimanfaatkan dan Jumlah rekomendasi atas regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang ditindaklanjuti (Tabel 4 Target Kinerja dan Capaian Kinerja)
Keberhasilan capaian kinerja Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi atas Target Kinerja dan Indikator Kinerja pada Rekomendasi Regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila berdasarkan Perjanjian Kinerja 2021 sebanyak 20
Halaman 13
Rekomendasi Regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila tercapai melebihi target kinerja sebanyak 29 Rekomendasi Regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila didasarkan atas penetapan target kinerja melebihi dari Penetapan Target Kinerja yang ditetapkan.
Tabel 6
Perbandingan Target Kinerja dengan Capaian Kinerja
TARGET KINERJA Jumlah CAPAIN KINERJA Jumlah
Pengawasan dan Kajian Produk Hukum Lembaga Tinggi Negara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Regulasi Pelembagaan Tingkat Pusat
Pengawasan dan Kajian Produk Hukum Lembaga Tinggi Negara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Regulasi Pelembagaan (wilayah II)
Pengawasan dan Kajian Produk Hukum Lembaga Tinggi Negara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Regulasi Pelembagaan (wilayah III)
Keberhasilan capaian kinerja Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi dalam mencapai sasaran strategis dapat digambarkan pada Tabel di bawah ini :
Tabel 7
Capaian Kinerja Sasaran Strategis Sasaran Strategis/ Sasaran
Program/ Sasaran Kegiatan Pagu Realisasi Capaian Terwujudnya internalisasi dan
institusionalisasi Pancasila di bidang hukum, advokasi, apresiasi, dan pengawasan regulasi.
4.845.591.000 4.696.107.857 97%
Halaman 14
Indikator kinerja dalam mencapai sasaran strategis (SS) Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi dapat tergambar dari capaian indikator kinerja dari masing-masing unit kerja (direktorat) antara lain sebagai berikut :
1) Direktorat Analisis dan Penyelarasan Sasaran Strategis/ Sasaran
Program/ Sasaran Kegiatan Target Pagu Realisasi Capaian Terlaksananya analisis dan
sinkronisasi nilai-nilai Pancasila terhadap hukum nasional Indikator Kinerja :
Jumlah dokumen analisis dan sinkronisasi hukum nasional terhadap nilai-nilai Pancasila yang diselesaikan
3 Dokumen 1.502.498.000 1.488.140.084
99,05%
2) Direktorat Advokasi Sasaran Strategis/ Sasaran
Program/ Sasaran Kegiatan Target Pagu Realisasi Capaian Terlaksananya penyusunan dan
pelaksanaan advokasi pembinaan ideologi Pancasila Indikator Kinerja :
1. Jumlah dokumen advokasi preventif pembinaan ideologi Pancasila yang diselesaikan
3) Direktorat Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi Sasaran Strategis/ Sasaran
Program/ Sasaran Kegiatan Target Pagu Realisasi Capaian Terlaksananya internalisasi dan
institusionalisasi Pancasila dalam hukum nasional.
Indikator Kinerja :
1. Rekomendasi Atas Regulasi Yang Bertentangan Dengan Nilai Pancasila
Berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian kinerja pada periode akhir pengukuran tahun 2021, diperoleh capaian kinerja pada masing-masing indikator kinerja sebesar 94,65%.