AKUNTABILITAS KINERJA
3.2 Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Pada sasaran ketiga yaitu meningkatnya kualitas TPU (Taman Pemakaman Umum) dapat dilihat bahwa capaian kinerjanya melebihi target yang ditetapkan (tercapai sebesar 51,28%; 39,99% dan 98,42%).
3.2 Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah. Pengukuran kinerja dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Kepala LAN Nomor : 589/IX/618/2004 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Capaian indikator kinerja utama (IKU) dan capaian indikator kinerja makro diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerjanya masing-masing, sedangkan capaian kinerja sasaran diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerja sasaran strategis, cara penyimpulan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran.
Dalam laporan ini, Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung dapat memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target kegiatan dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan, dan penilaian tingkat
36
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
pencapaian target sasaran dari masing-masing indikator kinerja sasaran yang ditetapkan dalam dokumen Renstra 2013-2018 maupun Renja Tahun 2015. Sesuai ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah. Pelaporan Kinerja ini didasarkan pada Perjanjian Kinerja SKPD Tahun 2015 yang menetapkan 5 (lima) sasaran dengan 8 (delapan) indikator kinerja (outcomes) dengan rincian sebagai berikut :
Sasaran 1 terdiri dari 1 (satu) indikator Sasaran 2 terdiri dari 1 (satu) indikator Sasaran 3 terdiri dari 3 (tiga) indikator Sasaran 4 terdiri dari 2 (dua) indikator Sasaran 5 terdiri dari 1 (satu) indikator
Secara umum Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung telah dapat melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra 2013-2018. Jumlah Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai misi dan visi Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2013-2018 sebanyak 6 (enam) sasaran.
Pada tahun 2015 ditetapkan 5 (lima) sasaran strategis dengan 8 (delapan) indikator kinerja yang ditetapkan melalui Perjanjian Kinerja Tahun 2015. Dari 5 (lima) sasaran dengan indikator kinerja sebanyak 8 (delapan) indikator kinerja, pencapaian kinerja sasaran Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung adalah sebagai berikut :
37
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Tabel 8
Pencapaian Kinerja Sasaran Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
NO SASARAN STRATEGIS CAPAIAN
1 Tidak tercapai 6
2 Tercapai 1
3 Melebihi target 1
Jumlah 8
Adapun pencapaian kinerja sasaran dirinci dalam tabel, sebagai berikut : Tabel 9
Capaian Kinerja Sasaran Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
No Sasaran Indikator Jumlah Rata-rata
capaian <100% =100%
>100%
1 Meningkatnya kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) 1 72,73 Tidak tercapai 2 Meningkatnya kualitas taman di Kota Bandung 1 61,89 Tidak tercapai 3 Meningkatnya kualitas TPU (Taman Pemakaman Umum) 3 63,23 Tidak tercapai 4 Meningkatnya
akuntabilitas kinerja 2 90,66 tercapai Tidak 5 Meningkatnya kualitas
pelayanan publik 1 111,18 Melebihi target
38
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang. Selain itu, dalam evaluasi kinerja dilakukan pula analisis efisiensi dengan cara membandingkan antara output dengan input baik untuk rencana maupun realisasi. Analisis ini menggambarkan tingkat efisiensi yang dilakukan oleh instansi dengan memberikan data nilai output per unit yang dihasilkan oleh suatu input tertentu.
Dalam melakukan evaluasi kinerja, perlu juga digunakan pembandingan-pembandingan antara :
- kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan. - kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya.
- kinerja suatu instansi dengan kinerja instansi lain yang unggul di bidangnya ataupun dengan kinerja sektor swasta.
Analisis pencapaian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan secara rinci dapat dilihat sebagai berikut :
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan bagian dari ruang terbuka suatu kawasan yang diisi oleh tumbuhan dan tanaman atau area memanjang/jalur dan
Meningkatnya Kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sasaran 1
39
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
atau mengelompok yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. RTH memiliki beragam fungsi meliputi fungsi ekologis, sosial budaya, estetika dan ekonomi. RTH ditujukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan perkotaan dan mewujudkan keseimbangan antara lingkungan perkotaan yang sehat, indah, bersih dan nyaman. Keberadaan RTH tidak hanya menjadikan kota sebagai tempat yang sehat dan layak huni tapi juga nyaman dan asri.
Kriteria RTH yang berkualitas adalah RTH yang memenuhi fungsi ekologi, sosial dan estetika. Adapun pembagian kriterianya dapat dilihat pada tabel berikut ini :
No Kriteria RTH berkualitas
Fungsi ekologi Fungsi sosial Fungsi estetika
1 Sistem sirkulasi udara (paru-paru kota)
Sarana interaksi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas
Meningkatkan kenyamanan
2 Pengatur iklim mikro Tempat rekreasi Memperindah lingkungan kota 3 Sebagai peneduh Tempat bermain, olah raga dan
aktivitas sosial lainnya
Meningkatkan kreativitas dan produktivitas warga
4 Penghasil oksigen Tempat pendidikan, penelitian dan penyuluhan
5 Penyimpan cadangan air tanah
6 Penyedia habitat satwa 7 Penyerap polutan
(partikel debu, polusi udara, tanah dan air) 8 Penahan angin
40
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Pencapaian sasaran 1 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini : Tabel 10
Analisis Pencapaian Sasaran 1
Meningkatnya Kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH)
No Kinerja Utama Indikator Satuan
Tahun 2013 % Tahun 2014 % Tahun 2015 % Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi 1. Prosentase RTH
yang berkualitas % 8,61 19,04 221,14 15,72 12,58 80,02 36,42 26,49 72,73
Rata-rata Capaian IKU 221,14 80,02 72,73
Kinerja Capaian Sasaran 1 59,15 21,40 19,45
Pada tahun 2013 tercapai RTH yang berkualitas sebesar 19,04% dari target 8,61%. Pada tahun 2014 tercapai RTH yang berkualitas sebesar 12,58% dari target 15,72%. Pada tahun 2015 tercapai RTH yang berkualitas sebesar 26,49% dari target 36,42%.
Prosentase RTH yang berkualitas dihitung dengan menggunakan formulasi sebagai berikut :
RTH yang berkualitas
--- x 100 % RTH eksisting
Prosentase RTH yang berkualitas =
Pencapaian RTH yang berkualitas pada tahun 2015 rencananya dilaksanakan pada 220 (dua ratus dua puluh) lokasi yang terdiri dari : penataan taman sebanyak 83 (delapan puluh tiga) lokasi, penataan jalur hijau jalan (JHJ) sebanyak 10 (sepuluh) lokasi dan pemeliharaan taman sebanyak 127 (seratus dua puluh tujuh) lokasi.
41
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Pencapaian RTH yang berkualitas pada tahun 2015 terlaksana di 160 (seratus enam puluh) lokasi dengan rincian 130 (seratus tiga puluh) taman, 10 (sepuluh) jalur hijau jalan, 19 (sembilan belas) median jalan dan 1 (satu) RTH di bawah SUTET. Dengan jumlah RTH eksisting tahun 2015 sebanyak 604 lokasi, diperoleh % RTH yang berkualitas sebesar 26,49%.
Sedangkan RTH eksisting pada akhir tahun 2015 sebanyak 604 lokasi yang terdiri dari taman, median jalan dan jalur hijau jalan (JHJ). Tabel RTH eksisting dapat dilihat pada lampiran. Sedangkan rekapitulasi RTH di kota Bandung per Wilayah/Kecamatan dapat dilihat pada tabel berikut ini :
No Wilayah/Kecamatan Jumlah RTH Luas (M2)
A. WILAYAH BOJONEGARA 1 Kecamatan Sukasari 23 48,356.27 2 Kecamatan Sukajadi 29 57,759.53 3 Kecamatan Cicendo 31 47,823.83 4 Kecamatan Andir 15 44,368.18 Jumlah … 98 198,307.81 B. WILAYAH CIBEUNYING 1 Kecamatan Cidadap 7 9,766.08 2 Kecamatan Coblong 37 255,264.72 3 Kecamatan Bandung Wetan 54 310,661.75 4 Kecamatan Sumur Bandung 29 66,275.04 5 Kecamatan Cibeunying Kidul 9 9,571.29 6 Kecamatan Cibeunying Kaler 12 30,613.18
Jumlah … 148 682,152.06
C. WILAYAH TEGALLEGA
1 Kecamatan Astana Anyar 5 8,873.61 2 Kecamatan Babakan Ciparay 2 3,036.00 3 Kecamatan Bandung Kulon 3 6,709.23 4 Kecamatan Bojongloa Kidul 4 549.20 5 Kecamatan Bojongloa Kaler 15 9,498.83
Jumlah … 29 28,666.87 D. WILAYAH KAREES 1 Kecamatan Kiaracondong 17 8,866.50 2 Kecamatan Batununggal 8 29,173.85 3 Kecamatan Lengkong 41 60,126.90 4 Kecamatan Regol 12 209,341.14 Jumlah … 78 307,508.39 E. WILAYAH UJUNGBERUNG 1 Kecamatan Antapani 24 22,968.44 2 Kecamatan Arcamanik 33 686,384.19 3 Kecamatan Kecamatan Mandalajati 20 92,452.57 4 Kecamatan Ujung Berung 7 7,067.00 5 Kecamatan Panyileukan 44 28,227.06 6 Kecamatan Cibiru 6 8,409.00
Jumlah … 134 845,508.26
F. WILAYAH GEDEBAGE
1 Kecamatan Buah Batu 36 27,628.70 2 Kecamatan Rancasari 49 32,449.81 3 Kecamatan Bandung Kidul 27 25,621.00 4 Kecamatan Cinambo 5 5,745.00
42
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Realisasi pencapaian sasaran dibandingkan dengan target tahun terakhir sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung adalah sebagai berikut :
Tabel 11
Pencapaian Indikator Sasaran 1 pada Dinas Pemakaman dan Pertamanan Tahun 2015
dibandingkan Target Akhir Renstra Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung
Tahun 2018
No Indikator Sasaran Satuan Realisasi Tahun 2015 Rencana sesuai dengan Renstra Tahun 2018 Persentase Capaian Kinerja (%) 1 2 3 4 5 6 1 Prosentase RTH yang berkualitas % 36,42 45,69 79,71
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa realisasi tahun 2015 dibandingkan dengan rencana akhir Renstra pada tahun 2018 menunjukkan capaian kinerja sebesar 79,71%.
43
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Perubahan % RTH yang berkualitas dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 dapat terlihat pada grafik di bawah ini :
0 5 10 15 20 25 30 2013 2014 2015 % RTH yang berkualitas
Sasaran meningkatnya kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dilaksanakan dengan program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdiri dari 10 (sepuluh) kegiatan dan program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan).
Pagu anggaran program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada tahun 2015 adalah sebesar Rp. 47.254.237.260,- (Empat Puluh Tujuh Milyar Dua Ratus Lima Puluh Empat Juta Dua Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Dua Ratus Enam Puluh Rupiah) dengan realisasi sebesar Rp..39.687.380.766,- (Tiga Puluh
Sembilan Milyar Enam Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Enam Rupiah) atau sekitar 83,99% dengan rincian sebagai berikut :
Kegiatan Sosialisasi Kebijakan, Norma, Standard, Prosedur dan Manual Pengelolaan RTH
Kegiatan Penyusunan dan Analisis Data/Informasi Pengelolaan RTH Kegiatan Penataan RTH
44
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Kegiatan Pengembangan Taman Rekreasi Kegiatan Pengawasan dan Pengendalian RTH Kegiatan Penataan Dekorasi Kota
Kegiatan Pemeliharaan Ornamen Dekorasi Kota Kegiatan Penghijauan RTH dan Hutan Kota Kegiatan Penataan dan Pembangunan Taman
Meskipun realisasi penyerapan anggaran tahun 2015 mencapai 83,99% dari pagu anggaran; namun realisasi anggaran tersebut termasuk realisasi pekerjaan tahun 2014 yang penyerapan anggarannya baru dilakukan pada tahun 2015 dikarenakan pada akhir tahun 2014 waktunya tidak memungkinkan. Oleh karena itu Dinas Pemakaman dan Pertamanan mengalokasikan kembali beberapa pekerjaan yang telah selesai pada akhir tahun 2014 namun belum terserap anggarannya pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2015.
Pagu anggaran program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan) pada tahun 2015 adalah sebesar Rp. 1.591.300.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah) dengan realisasi sebesar
Rp..1.187.175.735,- (Satu Milyar Seratus Delapan Puluh Tujuh Juta Seratus
Tujuh Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Lima Rupiah) atau sekitar
74,60% hanya mengakomodir 1 (satu) kegiatan saja, yaitu kegiatan
45
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Keberhasilan/kegagalan dalam pencapaian kinerja maupun peningkatan/penurunan kinerja dipengaruhi oleh beberapa faktor/penyebab. Faktor pendukung dalam pencapaian kinerja, yaitu :
- Mempertahankan fungsi dan menata RTH yang ada, serta tidak memberi izin alih fungsi ke fungsi lain.
- Melaksanakan intensifikasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik maupun privat. - Meningkatkan gerakan penghijauan.
- Pengembangan pola kemitraan mengenai pengelolaan RTH dengan berbagai stakeholder.
Sedangkan faktor yang menjadi penghambat dalam pencapaian kinerja adalah sebagai berikut :
- Adanya pergeseran fungsi RTH pada lokasi RTH yang besar dan strategis berupa munculnya PKL, gepeng dan rumah liar.
- Keterbatasan lahan RTH yang tersedia di Kota Bandung, sedangkan Dinas Pemakaman dan Pertamanan hanya mengisi ruang yang sudah ada dan tidak mempunyai kewenangan untuk membebaskan lahan untuk RTH. Pembebasan lahan untuk RTH adalah kewenangan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Kota Bandung.
Agar pencapaian sasaran dapat terwujud, diperlukan perbaikan kinerja sebagai solusi/rekomendasi untuk tahun yang akan datang; yaitu :
- Meningkatkan koordinasi antar instansi terkait dalam pengelolaan RTH.
- Melibatkan peran serta aktif dari unsur kewilayahan dalam pengelolaan dan pengendalian RTH terutama yang berada di lingkungan sekitarnya.
46
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
- Meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan komunikasi tentang pentingnya peranan RTH yang memiliki fungsi ekologi, sosial dan estetika.
Beberapa dokumentasi pencapaian sasaran meningkatnya kualitas RTH :
47
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Taman adalah sepetak tanah yang dibuat hijau dengan tujuan melengkapi sarana dan prasarana sebuah kota. Selain itu taman berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem bagi lingkungan yang telah banyak mengalami perubahan di perkotaan.
Taman yang rindang ditanami dengan tumbuhan hijau membuat mata kita menjadi segar. Perasaan pun akan terasa tenang. Mengingat pentingnya fungsi dari taman, sangatlah perlu bagi kita untuk melestarikan dan ikut menjaga agar taman ini terawat. Tidak merusak tanaman dan membuang sampah pada tempatnya baik di taman maupun di dalam kota itu sendiri merupakan salah satu bentuk kepedulian kita dengan alam, khususnya akan kebersihan dan kesehatan lingkungan kota kita.
Taman dapat dipisahkan menjadi 2 (dua) macam, yaitu :
- Taman yang berfungsi untuk aktivitas publik, yaitu taman yang dapat dinikmati keindahan dan kerindangannya sekaligus dapat digunakan untuk melakukan aktivitas didalamnya. Dengan kata lain pengunjung dapat secara aktif menggunakan fasilitas yang ada pada taman sehingga memperoleh manfaat, kesenangan, kesegaran, kebugaran dan kepuasan.
- Taman yang hanya berfungsi sebagai estetika kota, yaitu taman yang dibangun agar dapat dinikmati keindahan dan kerindangannya tanpa mengadakan aktivitas dan kegiatan apa pun didalamnya.
Meningkatnya Kualitas Taman di Kota Bandung Sasaran 2
48
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Kriteria utama taman dalam kondisi baik :
- Tersedia elemen estetika yang merupakan ornamen/dekorasi pada taman seperti patung, air mancur, tugu, lampu taman, kursi/tempat duduk, pergola dan pot bunga.
- Tersedia utilitas taman sebagai sarana penunjang berupa pagar, instalasi air dan jaringan listrik.
- Tersedia fasilitas taman yang merupakan sarana pendukung yang dapat digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum seperti tempat sampah, wifi, toilet dan arena bermain anak.
Selanjutnya untuk pencapaian sasaran pada sasaran kedua dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 12
Analisis Pencapaian Sasaran 2
Meningkatnya Kualitas Taman di Kota Bandung
No Indikator Kinerja Utama Satuan Tahun 2013 % Tahun 2014 % Tahun 2015 % Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi 1 Prosentase taman
dalam kondisi baik % 5,19 13,34 257,03 13,15 10,57 80,38 36,40 22.53 61,89
Rata-rata Capaian IKU 257,03 81,37 61,89
Kinerja Capaian Sasaran 2 64,21 20,33 15,46
Tingkat capaian kinerja pada indikator prosentase taman dalam kondisi baik pada tahun 2013 tercapai realisasi sebesar 13,34% dari target 5,19% Pada tahun 2014 tercapai realisasi 10,57% dari target 13,15%% sedangkan pada tahun 2015 tercapai realisasi 22,53% dari target 36,40%.
49
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Prosentase taman dalam kondisi baik dihitung dengan menggunakan formulasi sebagai berikut :
Taman dalam kondisi baik
--- x 100 % Taman di Kota Bandung
Prosentase taman dalam kondisi baik =
Jumlah taman dalam kondisi baik diperoleh dari jumlah taman yang dibangun/ditata dan dipelihara. Pencapaian taman dalam kondisi baik pada tahun 2015 rencananya dilaksanakan pada 210 (dua ratus sepuluh) lokasi, namun hanya terlaksana di 130 (seratus tiga puluh) lokasi dengan rincian 85 (delapan puluh lima) lokasi penataan taman dan 45 (empat puluh lima) lokasi pemeliharaan taman. Dengan jumlah taman eksisting tahun 2015 sebanyak 577 lokasi, diperoleh % taman dalam kondisi baik sebesar 22,53%.
Penataan taman sebanyak 85 (delapan puluh lima) taman dilaksanakan pada lokasi sebagai berikut : taman di Jl. Padjadjaran, taman tenteram, taman di Jl..Sultan Ageng Tirtayasa-Jl..Gempol, taman Makmur, taman Bima-Kresna, taman Arjuna-Pandawa, taman Super Hero, taman Gajah Lumantung, taman Lansia Cilaki Atas, Taman Malabar, taman pulau jalan Cihampelas, taman Candrawulan, taman pulau jalan Tamansari, taman pulau jalan Kopo, taman pulau jalan Citarum-Martadinata, pet park, taman Maluku, taman Nyland, taman Perumahan Kawaluyaan Indah, taman Perumahan Puteraco Gading Regency, taman di Jl. Japati, taman Lesmana, taman pulau jalan Siliwangi-Sumur Bandung, taman Salam, taman Buton-Van de Venter, taman Liuzho-Brunsweigh-patung Macan, taman Wayang, taman Cipunagara, taman Cilaki, taman Ahmad Yani, taman Skatepark, taman DKK, taman di Kel. Cigereleng, taman di Kel. Cijaura Kec. Buah Batu, taman RW di Kec. Batununggal (taman RW Kel.
50
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Kebonwaru), taman RW di Kec. Ujungberung (taman Perumahan Ujungberung Indah), taman RW di Kec. Babakan Ciparay (Perumahan Sumber Sari), taman RW di Kec. Panyileukan (taman RW. 10 Kel. Cipadung), taman RW di Kec. Bandung Wetan (taman RW. 05 Kel. Citarum), taman RW di Kec. Lengkong (taman macan di Jl. Macan RW. 04 Kel. Burangrang, taman RW di Kec. Lengkong (taman kangkung), taman RW di Kec. Bojongloa Kidul (taman RW. 02 Komp. Cibaduyut Permai Kel. Cibaduyut Kidul), taman RW di Kec. Kiaracondong (taman di Jl. Pindad Selatan RT. 06 RW. 11 Kel. Sukapura), taman RW di Kec. Rancasari (taman Saturnus RW. 16 Kel. Manjahlega), taman RW di Kec. Andir (taman RW. 04 Kel. Dunguscariang), taman RW di Kec. Rancasari (taman RW. 10 Kel. Mekarjaya), taman RW di Kec. Ujungberung (komp. Mayang Ligar RT. 03 RW. 05 Kel. Pasir Endah), taman RW di Kec. Lengkong (taman RW. 09 Kel. Lingkar Selatan), taman RW di Kec. Arcamanik (taman di Jl. Atletik 13 RT. 03 RW. 13 Kel. Sukamiskin), taman RW di Kec. Regol (taman Sawah Kurung Raya Kel. Ciateul), taman RW di Kec. Cinambo, taman RW di Kec. Rancasari (taman RW. 4 Kel. Manjahlega), taman RW di Kec. Buah Batu (taman RW. 3 Kel. Sekejati), taman RW di Kec. Panyileukan (taman RW. 3 Kel. Mekarmulya), taman RW di Kec. Cibiru (2 lokasi), taman RW di Kec. Buah Batu (taman Pluto Margahayu Raya Kel. Margasari), taman RW di Kec. Antapani (taman di Jl. Jayapura), taman RW di Kec. Arcamanik (taman RW. 09 Komp. Guruminda Kel. Cisaranten Kulon), taman RW di Kec. Arcamanik (taman RW di Kel. Cisaranten Bina Harapan), taman RW di Kec. Kiaracondong (taman di Jl. Kiara Asri RT. 01 RW. 12 Kel. Sukapura), taman RW di Kec. Mandalajati, taman RW. di Kec. Cibeunying Kidul (taman RW. 10 Bumi Asri III Kel. Sukapada), taman RW di Kec. Cibeunying Kaler (taman RW. 02 Kel. Neglasari), taman RW di Kec. Lengkong (taman di Jl. Situlembang RT. 03 RW. 03 Kel. Cijagra), taman RW di Kec. Regol (taman RW.
51
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
09 Kel. Ciateul), taman RW di Kec. Bojongloa Kidul (taman di Jl. Muara Sari RW. 11 Kel. Kebonlega), taman RW di Kec. Bojongloa Kaler, taman RW di Kec. Sukasari (taman di Jl. Sarimanah Raya RW. 04 Kel. Sarijadi), taman RW di Kec. Sukasari (taman di Jl. Terusan Cilandak RW. 03 Kel. Sarijadi), taman RW di Kec. Sukasari (taman di Jl. Setrasari Tengah RW. 02 Kel. Sukarasa), taman RW di Kec. Cicendo (taman RW di Kel. Pasirkaliki), taman RW di Kecamatan Coblong, taman RW di Kecamatan Sumur Bandung, taman RW di Kecamatan Astana Anyar, taman RW di Kec. Bandung Kulon (taman RW. 04 Kel. Caringin), taman RW di Kec. Antapani (taman RW. 18 Kel. Antapani Tengah), taman RW di Kec. Cicendo (taman RW di Kel. Sukaraja), taman RW di Kec. Andir (taman RW di Kel. Kebun Jeruk), taman RW di Kec. Andir (pembuatan taman bermain), taman RW di Kec. Bandung Kulon (taman RW. 05 Kel. Caringin), taman RW di Kec. Babakan Ciparay (taman RW. 03 dan RW. 04 Kel. Sukahaji), taman RW di Kec. Gedebage (taman RW. 05 Kel. Rancabolang), taman RW di Kec. Ujung berung (taman RW. 13 Kel. Pasirjati) dan taman RW di Kec. Cidadap (taman RW. 05 Kel. Ciumbuleuit). Sedangkan pemeliharaan taman sebanyak 45 (empat puluh lima) lokasi dilaksanakan pada lokasi sebagai berikut : taman Burangrang BPI, taman Palasari-Lodaya, taman Tank Baja, taman KTT non Blok, Taman Cipto, taman Otten, taman Supadio I dan II, taman Viaduct, taman eks SPBU A.Yani, taman Kitri, taman Sumatra, taman Nias, taman Patung Bola, taman Katamso, taman Cisadea, taman Cicaheum, taman eks SPBU Cikapayang, taman Dequre, taman Bagusrangin, taman Bungur, taman Tugu, taman Gegerkalong, taman Arcamanik, taman Angklung, taman Sukajadi-Karangtineung, taman Astana Anyar, taman Pajagalan, taman Bunderan Cibiru, taman Secapa Bawah, taman Secapa Tengah, taman Secapa Atas, taman Trunojoyo, taman Diponegoro, taman Ariajipang, taman Warga, taman Bunderan Sudirman, taman di
52
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Jl.Sudirman/Jl.Garuda s.d perempatan Elang dan Kebonjati Waringin, taman Patung Ikan, taman Cikawao, taman pulau jalan Moh. Toha, taman Sriwijaya, taman Intersection Buah Batu dan Intersection Ibrahim Adjie/Jl. Soekarno-Hatta.
Rekapitulasi data taman di kota Bandung per Wilayah/Kecamatan dapat dilihat pada tabel berikut ini :
No Wilayah/Kecamatan Jumlah RTH Luas (M2)
A. WILAYAH BOJONEGARA 1 Kecamatan Sukasari 22 35,456.27 2 Kecamatan Sukajadi 25 45,384.47 3 Kecamatan Cicendo 32 47,823.83 4 Kecamatan Andir 9 34,156.37 Jumlah… 88 162,820.94 B. WILAYAH CIBEUNYING 1 Kecamatan Cidadap 8 9,766.08 2 Kecamatan Coblong 31 251,475.00
3 Kecamatan Bandung Wetan 49 306,333.99
4 Kecamatan Sumur Bandung 23 59,226.49
5 Kecamatan Cibeunying Kidul 9 9,571.29
6 Kecamatan Cibeunying Kaler 12 29,372.58
Jumlah… 132 665,745.43
C. WILAYAH TEGALLEGA
1 Kecamatan Astana Anyar 5 8,873.61
2 Kecamatan Babakan Ciparay 2 3,036.00
3 Kecamatan Bandung Kulon 3 6,709.23
4 Kecamatan Bojongloa Kidul 4 549.20
5 Kecamatan Bojongloa Kaler 13 7,021.37
Jumlah… 27 26,189.41 D. WILAYAH KAREES 1 Kecamatan Kiaracondong 8 4,495.76 2 Kecamatan Batununggal 7 29,089.25 3 Kecamatan Lengkong 37 53,809.40 4 Kecamatan Regol 12 205,931.14 Jumlah… 64 293,325.55 E. WILAYAH UJUNGBERUNG 1 Kecamatan Antapani 27 25,439.44 2 Kecamatan Arcamanik 34 687,045.69 3 Kecamatan Mandalajati 16 90,866.57
4 Kecamatan Ujung Berung 7 7,067.00
5 Kecamatan Panyileukan 47 17,134.26
6 Kecamatan Cibiru 6 8,409.00
Jumlah… 137 835,961.96
F. WILAYAH GEDEBAGE
1 Kecamatan Buah Batu 39 29,488.20
2 Kecamatan Rancasari 49 32,449.81
3 Kecamatan Bandung Kidul 27 25,621.00
4 Kecamatan Cinambo 3 1,904.00
53
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Perubahan % taman dalam kondisi baik dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 dapat terlihat pada grafik di bawah ini :
0 5 10 15 20 25 2013 2014 2015 % taman dalam kondisi baik
Tingkat capaian kinerja pada indikator prosentase taman dalam kondisi baik selama 3 (tiga) tahun dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 dapat terlihat pada grafik di bawah ini :
0 2 4 6 8 10 12 14 16 2013 2014 2015 Penataan taman Pemeliharaan taman
Realisasi pencapaian sasaran dibandingkan dengan target tahun terakhir sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung adalah sebagai berikut :
54
LKIP Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2015
Tabel 13
Pencapaian Indikator Sasaran 2 pada Dinas Pemakaman dan Pertamanan Tahun 2015
dibandingkan Target Akhir Renstra Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Tahun 2018
No Indikator Sasaran Satuan Realisasi Tahun 2015 dengan Renstra Rencana sesuai Tahun 2018 Persentase Capaian Kinerja (%) 1 2 3 4 5 6 1 Prosentase taman dalam kondisi baik % 22,53 44,36 50,79
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa realisasi tahun 2015 dibandingkan dengan rencana akhir Renstra pada tahun 2018 menunjukkan capaian kinerja 50,79%.
Sasaran meningkatnya kualitas taman di Kota Bandung dilaksanakan dengan program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdiri 2 (dua) kegiatan,