BAB II PERENCANAAN DANA PERJANJIAN KINERJA
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Pengukuran Kinerja
Pengukuran Kinerja adalah kegiatan manajemen khususnya membandingkan tingkat kinerja yang dicapai dengan standar, rencana, atau target dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan (Permen 29/2010).
Pengukuran Kinerja ini berfungsi untuk mengetahui sampai sejauh mana realisasi dari target yang ditentukan Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II pada tahun 2016.
B. Hasil Pengukuran Kinerja Tahun 2016 1. Indikator Kinerja Utama (IKU)
Berdasarkan Perjanjian Kinerja antara Kepala Badan PPSDMK Kemenkes RI dan Direkur Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II tahun 2016 maka target dan realisasi dari Indikator Kinerja Utama tersebut sebagai berikut :
NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET(%) REALISASI (%)
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendidikan
Persentase lulusan tepat waktu 96 98.34
2. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendidikan
Persentase lulusan dengan IPK
≥ 2,75
100 100
3. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendidikan
Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu kurang dari 6 bulan)
85 85.05
4. Meningkatnya Kuantitas Penelitian
Melakukan kegiatan penelitian (jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun)
60 86.77
5. Meningkatnya Kualitas Penelitian
Publikasi karya ilmiah (jumlah karya ilmiah yang
dipublikasikan dalam jurnal (terakreditasi) per tahun
12 14
6. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pengabdian Masyarakat
Kegiatan pengabdian
masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun)
70 99.1
33
Capaian Indikator Utama pada Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II tahun 2016 telah mencapai target yang telah ditentukan. Uraian secara rinci adalah sebagai berikut :
1) Produktivitas Lulusan Tepat Waktu
Produktivitas lulusan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II dapat dilihat pada tabel 3.1 , dibawah ini:
Tabel 3.1 Produktivitas Lulusan Poltekkes Kemenkes Jakarta II Tahun 2016
No Program Studi Jml Mhs
Ketepatan Waktu Tepat Tdk Tepat
Jml % Jml %
1 DIII Teknik Radiodiagbostik & Radioterapi 65 63 100 2 3.0
2 DIII Gizi 62 62 100 0 0
3 DIII Kesehatan Lingkungan 49 48 97.9 1 2.0
4 DIII Analisa Farmasi & Makanan 70 68 97.1 2 2.8
5 DIII Teknik Gigi 30 30 100 0 0
6 DIII Teknik Elektromedik 67 67 100 0 0
7 DIII Farmasi 90 90 100 0 0
8 DIV Teknik Radiodiagnostik & Radioterapi 37 35 94.6 2 5.4
9 DIV Gizi 33 33 100 0 0
10 DIV Kesehatan Lingkungan 40 40 100 0 0
11 DIV Teknik Elektromedik 63 60 95.2 3 4.8
JUMLAH 606 596 98.34 10 1.65
Pada tahun 2016 produktivitas lulusan tepat waktu terealisasi sebanyak 98.34 % dari target tahun 2015 adalah 95.3%. Peningkatan lulusan tepat waktu ini dipengaruhi oleh adanya peningkatan pelayanan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, Rasio Dosen mahasiswa yang memadai, sarana dan prasarana dalam kegiatan pembelajaran yang makin meningkat, kurikulum yang dikembangkan, sistem informasi akademik yang sudah berjalan, peran serta dosen dalam bimbingan akademik dan kemahasiswaan,kedisiplinan dosen dalam pembuatan silabus,kontrak perkuliahan, bahan ajar, kehadiran dalam proses pembelajaran, absensi online dan memasukan nilai (KHS mahasiswa), serta ketepatan dalam melaksanakan kalender akademik, pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan beasiswa berprestasi sehingga memotivasi mahasiswa untuk berprestasi.
34 Kendala yang dihadapi adalah :
1. Masih adanya mahasiswa yang terlambat dalam melakukan pembayaran perkuliahan sehingga berimbas dalam melaksanakan registrasi online untuk pengisian KRS
2. Mahasiswa cuti dalam semester berjalan sehingga menghambat kelulusan
3. Masih adanya mahasiswa yang menghilang tanpa kabar sehingga statusnya non aktif.
Solusi Pemecahan Masalah :
1. Memberikan teguran dan sanksi bagi mahasiswa yang terlambat melakukan pembayaran ,pengisian KRS dan mahasiswa yang menghilang tanpa kabar.
2. Meminimalis mahasiswa cuti dengan alasan yang sangat penting
3. Meningkatkan kemampuan dosen dengan keikutsertaan dalam pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dosen sehingga akan berpengaruh pada peningkatan kualitas pembelajaran dikelas.
4. Mengadakan pelatihan pembimbingan akademik bagi dosen sehingga fungsi dosen sebagai pembimbing akademik lebih maksimal.
Tabel. 3.2 Trend Realisasi Produktivitas Lulusan Tepat Waktu 5 tahun terakhir
No Tahun Target Realisasi
1 Tahun 2016 96% 98.34%
2 Tahun 2015 93% 95.3%
3 Tahun 2014 96% 95.3%
5 Tahun 2013 100% 92.04%
6 Tahun 2012 100% 90.01%
35
Grafik Trend Target dan Realisasi Produktifitas Lulusan dalam 5 Tahun
Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa presentasi lulusan tepat waktu menunjukkan adanya peningkatan bila diperbandingkan antar tahun. Kecenderungan peningkatannya berkisar antara 2.03 %-3,26%. Peningkatan terendah (2.03%) terjadi antara tahun 2012 dan 2013 sedangkan tertinggi (3,26%) terjadi antara tahun 2014 ,2015 dan 2016.
36 2). Pendidikan Berkualitas IPK ≥ 2.75, ≥ 3.00, ≥ 3.25
Tabel 3.2 IPK Lulusan Poltekkes Kemenkes Jakarta II Tahun 2016
No Program Studi
1 DIII Teknik Radiodiagnostik
& Radioterapi 63 63 100 51 80.95 15 23.81
2 DIII Gizi 62 62 100 60 96.7 52 83.9
3 DIII Kesehatan Lingkungan 48 48 100 48 100 48 100 4 DIII Analisa Farmasi dan
Makanan
8 DIV Teknik Radiodiagnostik
& Radioterapi Kemenkes Jakarta II.
3). Meningkatnya Penyerapan Lulusan di Pasaran Kerja a. Daya Serap Lulusan
Data yang dipergunakan untuk daya serap lulusan adalah data tahun 2015, karena untuk lulusan tahun 2016 data serapan masih dalam proses pengumpulan data.
37 Tabel 3.3
Tabel Penyerapan Lulusan Tahun 2015 Pada Instansi Pemerintah Atau Swasta Dengan Masa Tunggu Kurang Dari 6 Bulan
No Jurusan/Prodi Penyerapan Lulusan
Jml Mhs Lulus Jumlah % 1 DIII Teknik Radiodiagnostik &
Radioterapi 79 73 92.4
2 DIII Gizi 79 78 98.7
3 DIII Kesehatan Lingkungan 79 70 88.6
4 DIII Analisa Farmasi dan Makanan 77 60 77.9
5 DIII Teknik Gigi 68 52 76.5
6 DIII Teknik Elektromedik 124 88 71
7 DIII Farmasi 106 88 83
8 DIV Radiologi 77 71 92.2
9 DIV Gizi 45 45 100
10 DIV Kesehatan Lingkungan 36 30 83.3
11 DIV Teknik Elektromedik 46 39 84.8
Jumlah 816 694 85.05
Dari tabel 3.3 Persentase daya serap lulusan pada instansi pemerintah dan swasta sesuai dengan bidang kompetensinya dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan sebesar 85.05 % . Data yang digunakan lulusan tahun 2015, karena yang lulus tahun 2016 , masa tunggu 6 bulannya jatuh pada bulan Februari 2017. Realisasi serapan melebihi target yang diharapkan yaitu sebesar 85.05%. Untuk melihat tren penyerapan lulusan dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2016 dapat dilihat pada diagram dibawah ini :
38
Diagram Tren Penyerapan Lulusan Sejak Tahun 2012 - 2016
Dari diagram diatas dapat dilihat tren serapan lulusan tahun 2012(50.14%),2013(46.22%),2014 (62.08%),dan 2015 (85.05) .
4). Meningkatnya Jumlah Penelitian yang Dilakukan Dosen
a) Terdapat 3 skema penelitian yaitu Penelitian Pemula, Penelitian Hibah bersaing dan Penelitian Unggulan
b) Terdapat 41 judul penelitian bervariasi dari 7 jurusan dengan perincian 6 Penelitian Pemula, 30 Penelitian Hibah bersaing dan 5 Penelitian Unggulan c) Jumlah dosen yang terlibat adalah 105 dosen
d) Penelitian unggulan Poltekkes harus melibatkan poltekkes lain, dan untuk tahun 2016 ini poltekkes yang dilibatkan adalah Poltekkes Jakarta I, Poltekkes Tanjung Karang, Poltekkes Semarang, dan Poltekkes Bandung.
e) Jumlah dana sebesar maksimal Rp. 10.000.000,- untuk penelitian Pemula, maksimal Rp. 40.000.000,- untuk Penelitian hibah bersaing dan Maksimal Rp.
60.000.000,- untuk penelitian Unggulan.
50,14 46,22
62,08
71,78
85,05
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
2011 2012 2013 2014 2015