No Sasaran Strategis Indikator kinerja Capaian 2015 2016 Target Akhir RPJMD (2021) Capain 2016 terhadap 2021 (%) Target Realisasi Realisasi %
1 Meningkatnya kualitas pendidikan dasar APK SD/MI 96.06 96,11 93,44 99,86 96,50 99,61 APK SMP/MTs 93.82 95,10 97,80 101,06 96.00 98,96 APM SD/MI 84.09 84,09 83.73 99,94 84.75 99,23 APM SMP/MTs 67.64 67,64 75.27 105,01 68.22 104,21 2 Meningkatnya kualitas peserta didik Persentase kelulusan SD/MI 99.99 100 100 100,00 100 100 Persentase kelulusan SMP/MTs 100 100 100 100,00 100 100 3 Meningkatnya kualitas pendidikan dasar Angka melanjutkan SD/Mi 100 100 100 100,00 100 100 Angka melanjutkan SMP/MTs 100 100 100 100,00 100 100 4 Meningkatnya kualitas sikap dan mental peserta didik Angka Putus Sekolah SD/MI 0.02 0,02 0,01 150,00 0,02 50,00 Angka Putus Sekolah SMP/MTs 0.06 0,06 0,03 150,00 0,02 150,00
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page28 Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator sasaran per Sasaran Strategis adalah sebagai berikut:
Tabel 7.
EVALUASI PENCAPAIAN SASARAN 1 PENGUKURAN KINERJA
No. Indikator Kinerja Realisasi 2015
2016 Target Akhir RPJMD (2012) Capain 2016 terhadap 2021 (%) Target Nasional (2019) Target Realisasi % Realisasi 1 APK SD/MI/PAKET A 96.06 96.11 93,44 99.86 96.50 99.61 114.10 2 APK SMP/MTS 93.82 95.10 97,80 101.06 96.00 98.96 106.90 3 APM SD/MI 84.09 84.09 83.73 105.01 84.75 99.23 94.80 4 APM SMP/MTS 67.64 67.64 75.27 104.21 68.22 104.21 82.00 Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Pada sasaran strategis 1 (satu) terdiri dari 4 (empat) indikator sasaran dengan nilai rata-rata capaian sasaran sebesar lebih dari 99 ( sembilan puluh sembilan )dengan kategori sangat baik.
Untuk memperjelas paparan diatas, terkait dengan trend perkembangan capaian APK dan APM SD/MI/Paket A dan SMP/MTs dari tahun 2012 sampai dengan 2016 dapat digambarkan sebagai berikut :
Tabel 8.
Trend Perkembangan Capaian APK dan APM SD/MI/Paket A dan SMP/MTs Tahun 2012 – 2016 Indikator Kinerja 2012 2013 2014 2015 2016 1. APK SD/MI/PAKET A 92,91 93.83 93,94 96,11 93,44 2. APK SMP/MTS 87,53 93.73 97,65 95,10 97,80 3. APM SD/MI 80,87 81.04 81,90 84,09 83.73 4 APM SMP/MTS 67,02 69.83 72,89 67,64 75.27
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page29 Grafik 1.
Grafik Perkembangan Capaian APK dan APM Tahun 2012 – 2016
Adapun selengkapnya nilai capaian indikator sasaran pada sasaran strategis (satu) sesuai hasil pengukuran kinerja tahun 2016 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 96,11% terealisir sebesar 93,44%, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 99,86% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 93,44% diperoleh dari data Jumlah siswa di jenjang SD/MI/Paket A sebanyak 79.014 siswa dibanding dengan Jumlah penduduk kelompok usia 7-12 tahun sebanyak 86.299 jiwa. Jika dibanding dengan tahun 2015 Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI terealisir sebesar 96,06%, sehingga terjadi kenaikan sebesar 0,01% pada tahun 2016. Hal ini dikarenakan adanya komitmen dan kemauan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 1 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajib Belajar Sembilan Tahun dengan kegiatan Perijinan SD dan SMP baru dan Penyelenggaraan pendidikan dasar SD/MI. Tujuan dilaksanakan pengukuran indikator sasaran ini adalah untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang SD/MI. Semakin tinggi APK berarti semakin banyak anak usia sekolah yang bersekolah. 2. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/Mts Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar
95.10% terealisir sebesar 97.80%, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 101,06% dengan kategori sangat berhasil. Jika dibanding dengan tahun 2015 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/Mts terealisir sebesar 97,80%, sehingga terjadi penurunan sebesar 0,10% pada tahun 2016. Realisasi sebesar 97,80% dperoleh dari data Jumlah
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page30 siswa di jenjang SMP/MTs/Pkt.B dan SMP sebanyak 40.869 siswa dibanding dengan jumlah penduduk kelompok usia 13-15 tahun sebanyak 41.781 jiwa sehingga terealisir sebesar 97,80 %. Hal ini disebabkan tidak semua orang tua siswa menyekolahkan anaknya di Bantul dan dimungkinkan anak usia sekolah SMP ini sudah menduduki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMA/SMK). Upaya pemecahan terhadap permasalahan ini melaksanakan sosialisasi Sekolah Terbuka/Paket B kepada 75 Desa se Kabupaten Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan 1 Program dan 1 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajib Belajar 9 tahun dengan kegiatan Penyelenggaraan Pendidikan Dasar SMP. Pengukuran indikator sasaran ini dengan maksud untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang SMP/MTs. Semakin tinggi APK berarti semakin banyak anak usia sekolah yang bersekolah.
3. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 84,09% terealisir sebesar 83,73%, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 99,94% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 83,73% diperoleh dari data Jumlah siswa usia 7-12 tahun di jenjang SD/MI/Paket A sebanyak 72.580 siswa dibanding dengan Jumlah penduduk kelompok usia 7-12 thn sebanyak 86.299 jiwa sehingga terealisir sebesar 83,73%. Jika dibanding dengan tahun 2015 realisasi Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI sebesar 84,09%, maka terjadi penurunan sebesar 0,26% pada tahun 2016. Hal ini disebabkan karena minat sekolah di Bantul khususnya pada Kecamatan pinggiran yang berbatasan dengan Kabupaten/Kota dan dimungkinkan anak usia sekolah SD/MI ini sudah menduduki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMP/MTs). Upaya yang dlakukan terhadap permasalahan ini adalah dengan memberikan sosialisasi kepada Penduduk Bantul di wilayah perbatasan Kab/Kota untuk menyekolahkan anaknya di Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 1 Program dan 1 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 tahun dengan kegiatan Penambahan ruang kelas sekolah. Bentuk dari kegiatan ini adalah dengan Pengembangan kompentensi Lulusan, pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, pengembangan PTK, pengembangan sarpras sekolah, pengembangan dan implementasi manajemen sekolah, pengembangan dan implementasi sistem penilaian. Maksud dilaksanakan pengukuran indikator sasaran ini adalah untuk mengetahui banyaknya anak usia sekolah yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan yang sesuai di suatu daerah. Semakin tinggi APM berarti banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah pada tingkat pendidikan tertentu.
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page31 4. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/Mts Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar
67,64% terealisir sebesar 71,09%, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 105,01% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 75,27% diperoleh dari data Jumlah siswa usia 13-15 tahun di jenjang SMP/MTs/Pkt.B sebanyak 29.704 siswa dibanding dengan Jumlah penduduk kelompok usia 13-15 tahun sebanyak 41.781 jiwa sehingga terealisir sebesar 75.27%. Jika dibanding dengan tahun 2015 Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/Mts 67,64% , maka terjadi kenaikan sebesar 3,45% pada tahun 2016. Hal ini disebabkan semua orang tua siswa menyekolahkan anaknya di bantul dan ingin kerja. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 1 Program dan 1 kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 tahun dengan kegiatan Pembangunan Pepustakaan Sekolah SMP. Kegiatan ini adalah dalam bentuk Pengembangan kompentensi Lulusan, pengembangan kurikulum, pengembangan proses pembelajaran, pengembangan PTK, pengembangan sarpras sekolah, pengembangan dan implementasi manajemen sekolah, pengembangan dan implementasi sistem penilaian. Pembinanan Minat Bakat dan Kreativitas serta Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi tentang pendidikan dasar. Maksud dilaksanakan pengukuran indikator sasaran ini adalah untuk mengetahui banyaknya anak usia sekolah menengah yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan yang sesuai di suatu daerah. Semakin tinggi APM berarti banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah pada tingkat pendidikan tertent
Tabel 9.
EVALUASI PENCAPAIAN SASARAN 2 PENGUKURAN KINERJA No. Indikator Kinerja Realisasi 2015 2016 Target Akhir RPJMD (2012) Capain 2016 terhadap 2021 (%) Target Nasional (2019) Target Realisasi % Realisasi 1 Pesentase Kelulusan SD/MI 99.99 100 100 100 100 100 - 2 Pesentase Kelulusan SMP/Mts 100 100 100 100 100 100 -
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page32 Pada sasaran strategis 2 (dua) terdiri dari 2 (dua) indikator sasaran dengan nilai rata-rata capaian sasaran sebesar lebih dari 99( sembilan puluh sembilan) dengan kategori sangat baik.
Untuk memperjelas paparan diatas, terkait trend perkembangan capaian tingkat kelulusan SD/MI dan SMP/MTs dari tahun 2012 sampai 2016 dapat digambarkan sebagai berikut :
Tabel 10.
Trend Perkembangan Capaian Tingkat Kelulusan SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2012 – 2016
No. Indikator Kinerja 2012 2013 2014 2015 2016 1. Persentase Kelulusan
SD/MI 100% 100% 100% 99.99% 100%
2 Persentase Kelulusan
SMP/Mts 99,66 99,66% 100% 100% 100%
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Grafik 2.
Grafik Perkembangan Capaian Tingkat Kelulusan SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2012 – 2016
Adapun selengkapnya nilai capaian indikator sasaran pada sasaran strategis (satu) sesuai hasil pengukuran kinerja tahun 2016 dapat dijelaskan sebagai berikut :
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page33 1. Tingkat Kelulusan SD/MI Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 100% terealisir
sebesar 100% , maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 100,00% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 100% diperoleh dari data Jumlah lulusan pada jenjang SD/MI sebanyak 12.223 dengan jumlah peserta ujian nasional SD/MI sebanyak 12.223 sehingga terealisir sebesar 100%. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa tingkat Kelulusan SD/MI terealisir 99,99%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 0,01% pada tahun 2016. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk sukses Ujian Nasional (UN). Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 1 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dengan kegiatan penyelenggaraan UNAS/UASBN pendidikan dasar dan Penguatan mapel yang diujikan dalam US/M. Bentuk dari kegiatan ini yaitu Penajaman bedah SKL UASBN, Try out mulai dari Tingkat Kecamatan , MKKS ,Tingkat Kabupaten dan Tingkat Propinsi. Maksud dilaksanakan pengukuran indikator sasaran ini adalah untuk mengetahui banyaknya siswa yang lulus dari jenjang pendidikan tertentu di suatu daerah.
2. Tingkat kelulusan SMP/MTs pada Tahun 2016 mentargetkan sebesar 100% terealisir sebesar 100%, maka nilai capaian indicator sasaran ini sebesar 100% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 100% diperoleh dari data Jumlah lulusan pada jenjang SMP/Mts sebanyak 12.290 siswa dengan jumlah peserta ujian nasional SMP/Mts sebanyak 12.290 siswa sehingga terealisir sebesar 100%. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa tingkat Kelulusan SMP/MTs terealisir 100%, pada tahun 2016 tidak mengalami penurunan. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk sukses UN disamping itu didukung pula adanya penyelenggaraan bedah SKL dan Tryout UN. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 2 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dan Manajemen Pelayanan Pendidikan dengan kegiatan Penguatan mapel yang diujikan dalam UN dan Achivement Motivation Training (AMT) untuk mencapai prestasi dalam Ujian Nasional melalui TPM dan Tryout serta pemberdayaan MKKS.Bentuk dari kegiatan ini adalah berupa Penajaman bedah SKL UN, Try out mulai dari Tingkat Kecamatan, MKKS , Tingkat Kabupaten dan Tingkat Propinsi serta pemetaan kemampuan anak didik yang dibawah nilai 30% disatukan dalam satu kelas untuk lebih dikembangkan kemampuannya. Maksud dilaksanakan pengukuran ini adalah untuk mengetahui banyaknya siswa yang lulus dari jenjang pendidikan tertentu di suatu daerah.
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page34 Tabel 11.
EVALUASI PENCAPAIAN SASARAN 3 PENGUKURAN KINERJA
No. Indikator Kinerja Realisasi
2015 2016 Target Akhir RPJMD (2012) Capain 2016 terhadap 2021 (%) Target Nasional (2019) Target Realisasi % Realisasi 1 Angka melanjutkan SD/MI - 100 100 100 100 100 - 2 Angka melanjutkan SMP/MTs 106.67 100 107.35 107.35 100 100 87.70
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Pada sasaran strategis 3 (tiga) terdiri dari 2 (dua) indikator sasaran dengan nilai rata-rata capaian sasaran sebesar lebih dari 97( sembilan puluh tujuh)dengan kategori sangat baik.
Tabel 10.
Trend Perkembangan Capaian Angka Melanjutkan SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2014 – 2016
No. Indikator Kinerja 2014 2015 2016 1. Angka melanjutkan
SD/MI 100% 100% 100%
2 Angka melanjutkan
SMP/MTs 107.52% 106.67% 107.35%
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Untuk memperjelas paparan diatas, terkait trend perkembangan capaian angka melanjutkan SD/MI dan SMP/MTs dari tahun 2014 sampai 2016 dapat digambarkan sebagai berikut :
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page35 Grafik 3.
Grafik Capaian Angka melanjutkan SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2014 - 2016
Adapun selengkapnya nilai capaian indikator sasaran pada sasaran strategis tiga sesuai hasil pengukuran kinerja tahun 2016 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Capaian Nilai Angka melanjutkan rata-rata SD/MI. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 100% terealisir sebesar 100
%
maka nilai capaian indicator sasaran ini sebesar 100% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 100% diperoleh dari data Jumlah lulusan pada jenjang TK sebanyak 13.269 siswa yang melanjutkan sekolah di jenjang SD/MI sebanyak 13.269 siswa sehingga terealisir sebesar 100%. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa angka melanjutkan terealisir 100%. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk mensukseskan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 2 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dan Manajemen Pelayanan Pendidikan.2. Capaian Nilai Angka melanjutkan rata-rata SMP/MTs. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 100% terealisir sebesar 107.35% maka nilai capaian indicator sasaran ini sebesar 107.35% dengan kategori sangat berhasil. Realisasi sebesar 100% diperoleh dari data Jumlah lulusan pada jenjang SD/MI sebanyak 12.223 siswa yang melanjutkan sekolah di jenjang SMP/MTs sebanyak 13.122 siswa sehingga terealisir sebesar 107.35%. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa angka melanjutkan terealisir 106.67% pada tahun 2016 terjadi kenaikan sebesar 0.68%. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk mensukseskan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 2 Program dan 2
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page36 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dan Manajemen Pelayanan Pendidikan.
Tabel 12.
EVALUASI PENCAPAIAN SASARAN 4 PENGUKURAN KINERJA
No. Indikator Kinerja Realisasi 2015
2016 Target Akhir RPJMD (2012) Capain 2016 terhadap 2021 (%) Target Nasional (2019) Target Realisasi Realisasi %
1 Angka Putus Sekolah SD/MI 0.02 0.02 0.01 150 0.02 50 0.57 2 Angka Putus Sekolah SMP/MTs 0.03 0.06 0.03 150 0.02 150 1.01 Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Pada sasaran strategis 4 (empat) terdiri dari 2 (dua) indikator sasaran dengan nilai rata-rata capaian sasaran sebesar lebih dari 99( sembilan puluh sembilan)dengan kategorisangat baik.
Tabel 10.
Trend Perkembangan Capaian Angka Putus SekolahSD/MI dan SMP/MTs Tahun 2013 – 2016
No. Indikator Kinerja 2013 2014 2015 2016
1. Angka Putus Sekolah
SD/MI 0.02 0.02 0.02 0.01
2 Angka Putus Sekolah
SMP/MTs 0.09 0.13 0.03 0.03
Sumber : Dinas Dikpora, 2017, data diolah
Untuk memperjelas paparan diatas, terkait trend perkembangan capaian angka Putus Sekolah SD/MI dan SMP/MTs dari tahun 2013 sampai 2016 dapat digambarkan sebagai berikut :
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page37 Grafik 4.
Grafik Menurunnya Angka Putus Sekolah SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2013 - 2016
Adapun selengkapnya nilai capaian indikator sasaran pada sasaran strategis empat sesuai hasil pengukuran kinerja tahun 2016 dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Angka Putus Sekolah SD/MI. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 0,02% terealisir sebesar 0,01 %, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 150 % dengan kategori sangat baik. Realisasi sebesar 0.01 diperoleh dari data Jumlah anak putus sekolah pada jenjang SD/MI sebanyak 7 siswa, sedangkan jumlah siswa SD/MI di jenjang SD/MI sebanyak 78.835 siswa sehingga terealisir sebesar 0.01. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa angka putus sekolah terealisir 0.02 angka putus sekolah ditahun 2016 terjadi penurunan sebesar 0.01. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk mensukseskan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 2 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dan Manajemen Pelayanan Pendidikan dengan kegiatan Pemetaan Kompetensi Siswa SD/MI serta Penguatan kurikulum baru SD. Semakin menurun angka putus sekolah Sekolah semakin besar jumlah penduduk yang berkesempatan mengenyam pendidikan
2. Angka Putus Sekolah SMP/MTs. Pada tahun 2016 mentargetkan sebesar 0,06 % terealisir sebesar 0,03 %, maka nilai capaian indikator sasaran ini sebesar 150%
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page38 dengan kategori sangat baik. Realisasi sebesar 0.03 diperoleh dari data Jumlah anak putus sekolah pada jenjang SMP/MTs sebanyak 10 siswa, sedangkan jumlah siswa di jenjang SMP/MTs sebanyak 38.157 siswa sehingga terealisir sebesar 0.03. Jika dibanding dengan tahun 2015 bahwa angka putus sekolah terealisir 0.03 angka putus sekolah ditahun 2016 terjadi kesamaan. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari seluruh pemangku pendidikan untuk mensukseskan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Bantul. Indikator sasaran ini dilaksanakan melalui 2 Program dan 2 Kegiatan. Program tersebut yaitu Program Wajar 9 Tahun dan Manajemen Pelayanan Pendidikan dengan kegiatan Pemetaan Kompetensi Siswa SMP/MTs serta Penguatan kurikulum baru SMP/MTs. Semakin menurun angka putus sekolah Sekolah semakin besar jumlah penduduk yang berkesempatan mengenyam pendidikan.
LAPORAN KINERJA Dinas Dikdas Kabupaten Bantul 2016
Page39 Tabel 13