Pembacaan Mistar Sokkia Aluminium
3.7. Pengukuran Sipat Datar dengan Cara Double Stand Tujuan
Agar peserta dapatmemahami dan mengerti cara mengukur double stand, kegunaannya serta data-data yang diperlukan dalam pengukuran.
Mahasiswa dapat mengetahui cara mengukur jarak langsung maupun tidak langsung dan cara menghitung beda tinggi dengan cara double stand.
- Peralatan dan perlengkapan
Alat ukur waterpass (sesuai dengan yang tersedia di Lab).
Tripot
Baak Ukur atau mistar ukur
Patok kayu dan pilox (warna terang)
Paku payung Palu 170 190 180 160 150 Sudut Horisontal H = 185°30’
Rol meter (30 m atau 50 m)
Parang
Payung
Tabel pengukuran double stand
Hand board dan alat tulis menulis
Kamera - Petunjuk Umum
Bekerja menurut langkah yang benar
Gunakan alat sesuai dengan fungsinya, jika tidak mengerti tanya kepada Ass PL atau Co. Ass PL.
Jangan bercanda bergurau disaat praktikum berlangsung, semua alat-alat ukur tanah tidak boleh digunakan untuk main-main dan tidak boleh diletakkan sembarangan.
Jangan merusak tanaman atau lingkungan tempat praktikum berlangsung
Setelah praktikum selesai kumpul dan bersihkan alat-alat kemudian kembalikan ketempatnya.
- Langkah Kerja
Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan terlebih dahulu
Tel
iti terlebih dahulu alat-alat yang digunakan.
Alat diletakkan di antara 2 titik yang telah di tentukan (diusahakan di tengah – tengah), salah satu titik diketahui (ditentukan) datanya. Usahakan sedikit mungkin ke 2 titik dan alat berada dalam satu garis lurus (tergantung lokasi). Titik-titik/polygon diberi tanda dengan patok atau paku payung.
Lakukan proses leveling (mendatarkan) alat ukur waterpass dengan cara memutar sekrup A,B,C
Pasang atau dirikan mistar ukur di atas titik yang akan di ukur. Pada bagian belakang dan muka, posisi mistar/baak ukur harus lurus terhadap muka tanah setiap mistar dipegang oleh satu orang.
Bidik mistar ukur bagian belakang dengan cara melakukan visir kasar.
Tempatkan garis vertikal dalam teropong ditengah - tengah mistar, sehingga dapat memudahkan pembacaan.
Lakukan pembacaan benang pada posisi mistar di PMB (pembacaan mistar belakang), catat pembacaan benang : atas – tengah – bawah, yang terpenting adalah
pembacaan benang tengah karena dari situ akan diambil perbandingan beda tinggi. Catat data PMB di tabel Double Stand sebagai (Stand I).
Kemudian bidik pembacaan mistar muka (PMM), tapi ke arah depan. Lakukan pembacaan benang pada posisi mistar PMM, catat pembacaan benang : atas – tengah – bawah sebagai (Stand I).
Jika telah selesai, pada posisi alat yang sama lakukan perubahan tinggi alat bisa dinaikkan atau diturunkan, ini disebut (Stand II) lakukan langkah ke – 4. Posisi mistar tidak berubah tetap pada posisinya.
Lakukan langkah ke – 6 sampai ke – 9, kemudian untuk data PMB catat di tabel pengukuran (Stand II) dan data PMM dicatat juga pada tabel pengukuran (Stand II)
Jika telah selesai pindahkan ke titik selanjutnya, lakukan cara yang sama seperti cara di atas.
PMB Stand 1 PMM
Stand 2
P0 P1 3.8. Pengukuran Sipat Datar dengan Cara Pergi-Pulang.
- Tujuan
Agar peserta dapat memahami dan mengerti cara mengukur pergi-pulang serta data- data yang diperlukan dalam pengukuran
Mahasiswa dapat mengetahui cara mengukur jarak langsung maupun tidak langsung dan cara menghitung beda tinggi dengan cara pergi-pulang
- Perlengkapan dan peralatan
Alat ukur waterpass (sesuai dengan yang tersedia di lab )
Tripod
Baak ukur atau mistar ukur
Patok kayu dan pilox
Paku payung
Rol meter
Payung
Table pengukuran double stand
Hand board dan alat tulis menulis
Kamera - Petunjuk Umum
Bekerjalah menurut langkah kerja yang benar
gunakan alat sesuai fungsinya jika tidak mengerti tanya ke asissten PL atau ke co.asissten PL
jangan bercanda gurau di saat praktikum, semua alat-alat ukur tanah tidak boleh digunakan untuk main-main dan tidak boleh diletakkan sembarangan.
jangan merusak tanaman atau lingkungan tempat praktikum berlangsung.
bila perlu buat sketsa pengukuran
pencatatan data harus jelas
setelah pekerjaan selesai, kumpul dan bersihkan alat-alat kemudian kembalikan ke tempatnya.
- Langkah Kerja
Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan terlebih dahulu
Teliti dahulu alat-alat yang akan digunakan
Alat diletakkan di antara 2 titik yang telah di tentukan (diusahakan di tengah – tengah), salah satu titik diketahui (ditentukan) datanya. Usahakan sedikit mungkin ke 2 titik dan alat berada dalam satu garis lurus (tergantung lokasi). Titik-titik/polygon diberi tanda dengan patok atau paku payung.
Lakukan proses leveling (mendatarkan) alat ukur waterpass dengan cara memutar sekrup A,B,C
Pasang atau dirikan mistar ukur di atas titik yang akan di ukur. Pada bagian belakang dan muka, posisi mistar/baak ukur harus lurus terhadap muka tanah setiap mistar dipegang oleh satu orang.
Bidik mistar ukur bagian belakang dengan cara melakukan visir kasar.
Tempatkan garis vertikal dalam teropong ditengah - tengah mistar, sehingga dapat memudahkan pembacaan.
Lakukan pembacaan benang pada posisi mistar di PMB (pembacaan mistar belakang), catat pembacaan benang : atas – tengah – bawah, yang terpenting adalah
pembacaan benang tengah karena dari situ akan diambil perbandingan beda tinggi. Catat data PMB di tabel pengukuran sipat datar pergi - pulang.
Kemudian bidik pembacaan mistar muka (PMM), tapi ke arah dalam. Lakukan pembacaan benang pada posisi mistar PMM, catat pembacaan benang : atas – tengah – bawah sebagai bacaan (pergi)
Jika telah selesai pindahkan ke titik selanjutnya, lakukan cara yang sama seperti cara di atas sampai titik terakhir.
Setelah selesai, sampai di titik terakhir pengukuran diulangi kea rah berlawanan (pulang).
Lakukan langkah (4) sampai dengan langkah (10) untuk data PMB dicatat juga pada tabel pengukuran sebagai : Bacaan (pergi) dan data PMM di catat juga pada tabel bacaan (pulang), data dicatat dari arah bawah ke atas. Bagi pencatat data perhatikan cara-cara menulis dengan benar.
Jika telah selesai pindahkan ke titik selanjutnya, lakukan cara yang sama seperti cara di atas sampai titik awal.
PMM PMB PMB PMM
P0 A P1 P19 \T P20
Arah pengukuran pergi Arah pengukuran pulang
3.9. Pengukuran Profil Memanjang dan Melintang