METODE PENELITIAN
3. Loyalitas Nasabah (Z) ,
3.1.2. Pengukuran Variabel
Skala pengukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Semantic Defferencial Scale yaitu teknik pengukuran yang digunakan untuk mengetahui sikap responden terhadap produk dan jasa, dan teknik pembobotannya menggunakan Interval yaitu memberikan skor pada jawaban yang dipilih responden (Sugiyono,2003:16).
Digunakan jenjang 7 dalam penelitian ini, dengan gambar sebagai berikut :
Sangat Sangat
Buruk 1 7 baik
3.2. Teknik Penentuan Sampel a. Populasi
Menurut Sugiyono ( 2003:90 ) Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Dalam penelitian ini yang menjadi polulasi adalah seluruh nasabah Bank Jatim Cabang Dr. Soetomo Surabaya.
b. Sampel
Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono,1997:57). Tekhnik pengambilan sampel dalam penyusunan penelitian ini peneliti menggunakan teknik non probability sampling. Menurut Sugiyono (2007:66) teknik non probability sampling
adalah teknik pengambilan yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, sehingga setiap sampel yang terpilih dalam penelitian dapat mewakili populasinya.
Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling artinya teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono,
49
2007:68). Purposive sampling dikenal dengan sampling pertimbangan artinya teknik sampling yang digunakan peneliti jika peneliti mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu didalam pengambilan sampelnya atau penentuan sampel untuk tujuan tertentu, (Riduwan, 2007:248). Dalam penelitian ini Purposive sampling nasabah bank jatim dengan kriteria sebagai berikut :
1. Lama menjadi Nasabah. 2. Umur
3. Pendidikan
4. Saldo dari nasabah
Dalam penentuan jumlah sampel penelitian ini mengacu pada Sugiyono (2007:74) yaitu minimal sampel yang diambil sebanyak 10 x jumlah variabel. Berdasarkan keterangan tersebut, maka anggota sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah anggota sampel yang mewakili anggota populasi yang ada minimal sebanyak 10 X 3 variabel = 30 responden. Dengan demikian jumlah minimal sampel yang diambil dari nasabah Bank Jatim sebanyak 30 nasabah.
3.3. Teknik Pengumpulan Data a. Jenis Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Data primer
Data primer yaitu data yang dikumpulkan sendiri oleh suatu individu, kelompok, atau instansi langsung dari sumbernya yaitu
nasabah PT. Bank Jatim Cabang DR. Soetomo melalui penyebaran kuesioner
2. Data Sekunder
Data sekunder yaitu data yang diperoleh langsung dari perusahaan (Zanbar Sholeh; 2005:8). Data sekunder peneletian ini diperoleh dari buku-buku referensi dari perusahaan seperti peraturan perundang-undangan tenaga kerja, buku daftar pegawai, sejarah perusahaan, dan sumber lain yang relevan dengan penelitan
b. Sumber Data
Sumber data penelitian ini diperoleh dari :
- Bank Jatim Cabang Dr. Soetomo Surabaya.
- Nasabah Bank Jatim Cabang Dr. Soetomo Surabaya.
- Internet.
c. Pengumpulan Data
Menurut Riduwan (2007:24) teknik pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, menunjuk suatu kata yang abstrak dan tidak diwujudkan dalam benda, tetapi hanya dapat dilihat penggunaannya melalui: kuesioner, wawancara, pengamatan, dan dokumentasi.
3.4. Teknik Analisis dan Uji Hipotesis 3.4.1. Teknik Analisis
Teknik analsis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
51
menyatakan SEM adalah suatu analisis yang menggabungkan pendekatan analisis faktor, model struktural, dan analisis jalur. Penaksiran pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat menggunakan koefisien jalur. Langkah-langkah dalam analisis SEM model pengukuran dengan contoh faktor komitmen dapat dilakukan sebagai berikut:
X1 = komitmen + er_1 X2 = komitmen + er_2 X3 = komitmen + er_3
Bila persamaan tersebut dinyatakan dalam sebuah pengukuran model untuk diuji melalui Confirmatory Factor Analisys (CFA), maka model pengukuran dengan contoh komitmen akan nampak seperti gambar berikut:
Gambar 3.1 Model Pengukuran Faktor Komitmen
3.4.2. Asumsi Model (Structural Equation Modelling) a. Uji Normalitas Sebaran dan Linieritas
Adapun langkah-langkah untuk menguji normalitas sebaran adalah: 1. Normalitas dapat diuji dengan melihat gambar histrogram atau
dengan metode statistik lain. Komitmen X1 X2 X3 Er_1 1 Er_2 1 Er_3 1
2. Menggunakan critical ratio yang diperoleh dengan membagi koefisien sampel dengan standard errornya dan skewness value
yang biasanya disajikan dalam statistik untuk menguji normalitas itu disebut sebagai Z value pada tingkat signifikan 1%, jika Z score
lebih besar dari nilai kritis, maka dapat diduga bahwa distribusi data adalah tidak normal.
3. Gfarik Normal P-P Plot of regresion standard, dengan pengujian ini disyaratkan bahwa distribusi data penelitian harus mengikuti garis diagonal antara 0 dan pertemuan sumbu X dan Y.
4. Dengan grafik scatterplot. Jika sebaran titik-titik berada diatas dan dibawah angka nol pada sumbu Y dan tidak membentuk pola yang jelas, maka data berdistribusi normal.
b. Evaluasi atas Outliners
1. Mengamati Nilai Z-score : ketentuan di antara 3,0 non outliner. 2. Multivaiate Outliners diuji dengan kriteria jarak mahanalobis pada
tingkat p < 0,001. Jarak di uji dengan Chi Square (2) pada df sebesar jumlah variabel bebasnya. Ketentuan : bila Mahanalobis > dari nilai 2 adalah Multivariate Outiliners.
Outliners adalah observasi atau data yang memiliki karakteristik unik yang terlihat sangat jauh dari observasi lainnya dan muncul dalam bentuk nilai ekstrim untuk sebuah variabel tunggal atau variabel kombinasi, (Hair, et.al., 1998).
53
c. Deteksi Multicollinierity dan Singuarity.
Dengan mengamati determinant matrik kovarieans. Dengan ketentuan apabila determinan matrik mendekati angka 0 (kecil),f maka terjadilah multikolineritas dan singularitas, (Tabachnick, 1998).
d. Uji Validitas dan Reliabilitas
Validitas menyangkut tingkat akurasi yang dicapai sebuah indikator dalam menilai sesuatu atau akuratnya pengukuran atas apa yang seharusnya di ukur. Sedangkan reliabilitas adalah konstruk yang menunjukkan / faktor laten yang umum.
Karena indikator Multidimensi, maka uji validitas dari setiap
laten variabel atau contrucst akan diuji dengan melihat loading faktor dari hubungan antara setiap observed dan laten variabel. Sedangkan reliabilitas di uji dengan cotraks realibility dan variance-exttracted. Contrast reliability dan variance extracted di hitung dengan rumus sebagai berikut: Contruct Reliability =
tanarizeloading
j ing darizeload tan 2 2 S S Σ Variance Extracted =
ΣStandarizeloading
Σ j ing darizeload tan ΣS 2 2Standarzie loading dapat diperoleh dari output AOS 4.01, dengan melihat estimasi setiap contrus standardized regression weighs
terhadap setiap butir sebagai indikatornya. Sementara €j dapat dihitung dengan formula €j = 1 (standardize loading).2 secara umum, nilai
contructy reliability yang dapat diterima adalah 0,7 dan variance extracted0,5.